RELIGIUSITAS DAN MULTI ETNIS KOTA MATARAM
E. Profil Singkat SMA Negeri (SMAN) 3 Mataram
Sekolah ini adalah salah satu dari sepuluh sekolah PASCH pertama di Indonesia dan merupakan salah satu dari 1000 sekolah PASCH di dunia. PASCH (Schulen: Partner Der Zunkunft) yang artinya School: Partners Towards the Future, adalah program yang digagas oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier.
Program ini bertujuan untuk membangun jaringan internasional yang melibatkan sekitar 1000 sekolah di seluruh dunia selama tiga tahun atau lebih. Untuk program ini, pemerintah Jerman memberikan tambahan dana sebesar 45 juta Euro yang dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri Jerman. Dan melalui program ini SMA 3 Mataram selalu mengirimkan minimal dua siswanya ke Jerman untuk melanjutkan pendidikannya.37
SMA 3 Mataram merupakan sekolah yang tidak dipercaya sebagai satu-satunya sekolah yang ditetapkan oleh Pusat Kurikulum dan Buku Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sekolah percontohan pelaksanaan Pendidikan Karakter di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2010. Mulai tanggal 5 Januari 2018 Kepala Sekolah di selenggarakan oleh Bapak Kun Andrasto, S. Pd.
Program terbaru dan pengembangan kedepan SMA 3 Mataram untuk menjadi sekolah unggulan dalam bidang IQ, EQ dan SQ sejalan dengan visi sebuah sekolah zero waste dan sekolah sehat di tingkat Kota Mataram. Wakil Kepala bidang Kurikulum dijabat oleh Faizin, M. Pd., bidang Mahasiswa, Dra. Ida Ayu Nym Padmi, deputi bidang sarana: H. Dwi Sunarto, M. Pd. Dan bidang Humas, H. Lalu Salapuddin, M. Pd.
SMAN 3 Mataram didirikan pada tahun 1973 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0236/O/1973 tanggal 18 Desember 1973 dengan nama Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP). Kemudian pada tanggal 9 Agustus 1985 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0353/O/1985 berubah nama menjadi SMA Negeri 2 Mataram. Selanjutnya pada tanggal 21 April 1997, Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 035/O/1997 berubah nama lagi menjadi SMU Negeri 3 Mataram menjadi SMA Negeri 3 Mataram sampai sekarang.
Berdasarkan Visi dan Misi sekolah, Visi Sekolah Membentuk Manusia Indonesia Seutuhnya yang “ Shiddiq (jujur), Amanah (terpercaya), Fathonah (cerdas) dan Tabligh (menyeru kebenaran)” adapun Misi Sekolah :
Meningkatkan Amaliah Imtaq, Iptek, Kebahasaan dan Keindonesiaan Kemanusiaaan dan Kemandirian
1. Meningkatkan sumber daya manusia yang beriman dan bertawa terhadap Allah SWT
2. Meningkatkan kemampuan dalam ilmu pengetahuan teknologi dan keterampilan
3. Meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar serta kemampuan berbahasa asing
4. Memperkokoh ikatan silaturrahmi sehingga budaya toleransi dan perdamaian sebagai warga bangsa dan usmat manusia
5. Menanam, memupuk, dan memelihara sikap kemandirian.38 Tabel: 3.13
Jumlah Peserta Didik SMA 3 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019
NO KELAS
JENIS
KELAMIN AGAMA JUM
L P ISLAM HINDU KRISTEN KATOLIK BUDHA
1 X 191 239 352 63 9 5 1 430
2 XI 190 224 329 79 6 0 0 414
3 XII 204 221 333 84 5 2 1 425
585 684 1014 226 20 7 2 1269
Sumber: Dokumentasi SMA 3 Mataram
Berdasarkan tabel tersebut, jumlah siswa yang beragama Islam adalah 1.014, Hindu, 226, Kristen 20, Katolik, 7 dan Budha, 2. Meskipun Islam adalah agama besar, SMAN 3 Mataram menyediakan Musalla, tempat ibadah untuk umat Hindu, tempat peribadatan Kristiani, termasuk juga bagi pemeluk agama lain.
Dalam perkembangan kehidupan, setiap sekolah telah menerapkan kurikulum 2013 sesuai dengan penerapannya, ketiga SMA Darul Falah merupakan sekolah yang berada di lingkungan pesantren dimana siswanya otomatis homogen, sedangkan siswa SMA 3 Mataram beragama Hindu, sedangkan SMA 3 Mataram memiliki siswa. dengan total 1014 Muslim sebanyak 226 orang Hindu, 20 Kristen, 7 Mahasiswa Katolik dan 2 orang Budha.
Tabel: 3.14
Jumlah Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA 3 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019
Tenaga Pendidik (Guru) L P S1 S2 Jumlah
a. ASN b. Tidak Tetap 27 17 25 22 41 32 11 7 52 39 Jumlah Total 44 47 73 18 91
Tenaga Kependidikan (Pegawai)
a. ASN b. Tidak Tetap 11 14 6 1 16 0 1 0 17 15 Jumlah Total 25 7 16 1 32 69 54 89 19 123
Sumber: Dokumentasi SMA 3 Mataram
Tabel 3.14 menunjukkan jumlah tenaga pendidik dan tenaga pendidikan di SMA 3 Mataram, jumlah guru Aparat Sipil Negara (ASN) sebanyak 52 orang, lebih banyak dari guru tidak tetap sebanyak 39 orang, demikian juga untuk tenaga kependidikan yang berstatus ASN sebanyak 17 orang, sedangkan yang tidak tetap sebanyak 15 orang, beberapa guru merangkap jabatan, baik sebagai guru maupun sebagai penanggung jawab profesi lainnya seperti labotorium, bimbingan konseling (BK), maupun penaggung jawab kehumasan, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan lulusan di SMA 3 Mataram.
1. Tujuan SMA 3 Negeri Mataram
SMAN 3 Mataram didirikan memiliki tujuan untuk: Meningkatkan suasana sekolah yang kondusif, nyaman dan asri, terciptanya kehidupan religius dan lingkungan sekolah yang tercermin dalam perilaku ikhlas, mandiri, sederhana, ukhuwah dan kebebasan berkreasi, terciptanya suasana kehidupan yang kreatif, inovatif, apresiatif, sehat, senang dan religius, tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan kegiatan proses pembelajaran yang berkualitas.
Termotivasi warga sekolah dalam memanfaatkan fasilitas sekolah seperti perpustakaan, labotorium dan media pembelajaran lainnya secara optimal, tersedianya bahan dan alat praktik siswa dalam menunjang proses pembelajaran yang diharapakan, meningkatkan kemampuan dalam memotivasi diri setiap siswa untuk menghadapi persaingan baik dalam lingkup intern maupun ekstern, meningkatkan tingkat kedisiplinan para siswa mengikuti kegiatan, baik untuk kegiatan akademik maupun dalam bidang non akademik, peningkatkan kompetensi kemampuan guru dalam proses belajar mengajar, dengan cara ikut berpartisipasi dalam semua kegiatan seminar dan lokakarya baik secara lokal maupun nasional 39
2. Nilai dan Budaya Sekolah (School and Culture Value)
Nilai-nilai budaya sekolah SMA 3 Mataram dari setiap sudut tempat dengan memasang tagline yang memotivasi setiap warga sekolah untuk menjalankan pesan moral, misalnya tagline tentang pribadi yang luar biasa, sederhana dalam kata-katanya tetapi hebat dalam tindakannya, Pemimpin yang baik akan muncul dari, kematangan pribadi, buah karya, keterpaduan antara perkataan dan perbuatan, manusia terbaik adalah pribadi yang bermanfaat bagi sesama manusia, dan beberapa pesan moral lainnya yang menempel di berbagai dinding lingkungan sekolah, serta SMA 3 Mataram, untuk pengembangan kedepannya menjadi Sekolah Unggulan dalam IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spritual Quotient) sejalan dengan misi sekolah, Zero Waste, sekolah sehat setingkat Kota Mataram, NTB Provinsi dan Nasional. Setiap nilai ditanamkan melalui penanaman nilai dalam kegiatan ekstra dan intra sekolah.
SMAN 3 Mataram sebagai sekolah pertama menjadi percontohan Zero Waste yang dicanangkan oleh Gubernur NTB, memanfaatkan sampah daur ulang, dan memilahnya menjadi kompos atau pupuk, setiap tempat sampah di sekolah ini sudah dipisahkan antara sampah plastik, sampah dari kebutuhan rumah tangga itu sendiri. mereka bawa dari rumah, perbekalan untuk sekolah dan sampah daur ulang. Setelah itu siswa membuat ide-ide kreatif tentang kerajinan tangan yang dapat digunakan sebagai peralatan rumah tangga.
BAB IV
DINAMIKA HUBUNGAN DAN MODEL PENDIDIKAN