• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Berbasis Kawasan Prioritas Penanganan Layanan Air Minum dan Air Limbah

5 PROGRAM DAN KEGIATAN

5.4 Program Berbasis Kawasan Prioritas Penanganan Layanan Air Minum dan Air Limbah

Minum dan Air Limbah Domestik DKI Jakarta 2018-2022

Berdasarkan kondisi 27 kelurahan yang termasuk dalam kawasan prioritas rawan air minum dan sanitasi (layanan pengelolaan air limbah domestik), terdapat beberapa program kunci yang harus menjadi prioritas di tahap awal agar permasalahan mendasar dapat segera ditangani. Program kunci untuk setiap lokasi disusun sesuai karakteristik dan isu utama di kawasan tersebut.

Program Pembangunan Layanan Air Minum

1. Kawasan dengan karakteristik cakupan akses air minum paling rendah, sumber air minum saat ini hanya air minum perpipaan, dan cakupan akses air minum pada MBR hampir tidak ada. Kelurahan yang termasuk dalam hal ini adalah:

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan

1 Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu Selatan Pulau Untung Jawa 2 Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu Utara Pulau Harapan 3 Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu Utara Pulau Kelapa 4 Kepulauan Seribu Kepulauan Seribu Utara Pulau Panggang Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

Kelurahan tersebut menjadi prioritas lokasi program/intervensi kunci berikut ini:

 Pengembangan teknologi layanan air minum

 Pengembangan pilihan pembiayaan dan kelembagaan

 (percepatan) Pengembangan layanan air minum aman melalui sistem perpiaan dan non- perpipaan

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan

1 Jakarta Utara Penjaringan Kamal Muara

2 Jakarta Pusat Sawah Besar Mangga Dua Selatan

3 Jakarta Selatan Kebayoran Baru Gandaria Utara

4 Jakarta Barat Tambora Pekojan

5 Jakarta Pusat Sawah Besar Pasar Baru

6 Jakarta Selatan Mampang Prapatan Kuningan Barat

7 Jakarta Utara Tanjung Priok Tanjung Priok

8 Jakarta Utara Penjaringan Penjaringan

9 Jakarta Barat Taman Sari Maphar

10 Jakarta Timur Pulo Gadung Kayu Putih

11 Jakarta Pusat Tanah Abang Karet Tengsin

12 Jakarta Utara Cilincing Kalibaru

13 Jakarta Timur Jatinegara Cipinang Besar Utara

14 Jakarta Pusat Tanah Abang Bendungan Hilir

15 Jakarta Selatan Tebet Tebet Barat

16 Jakarta Utara Koja Koja

17 Jakarta Selatan Kebayoran Baru Gunung

18 Jakarta Pusat Senen Kramat

19 Jakarta Barat Tambora Duri Selatan

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

Kelurahan tersebut menjadi prioritas lokasi program/intervensi kunci berikut ini:

 Peningkatan layanan air minum aman melalui jaringan perpipaan

 Pengembangan SPAM BJP pada kawasan yang tidak ada (sulit dijangkau) jaringan perpipaan

 Pengembangan pilihan layanan air minum perpipaan bagi MBR/informal

 Pengembangan pembiayaan alternatif (Smart Financing) untuk layanan perpipaan bagi MBR/informal/kawasan prioritas

3. Kawasan dengan karakteristik cakupan akses air minum rendah dan akses air minum didominasi air minum perpipaan, dan di satu kelurahan kualitas air tanah teridentifikasi tercemar sedang. Kelurahan yang termasuk dalam hal ini adalah:

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan

1 Jakarta Barat Taman Sari Keagungan

2 Jakarta Barat Taman Sari Pinangsia

3 Jakarta Timur Jatinegara Cipinang Besar Utara

4 Jakarta Utara Pademangan Ancol

5 Jakarta Barat Tambora Duri Utara*

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber *) kelurahan yang kualitas air sumurnya terindentifikasi tercemar sedang

 Penegakan aturan pembatasan penggunaan air tanah, dengan prioritas pada kawasan air tanah tercemar

 Pengembangan pembiayaan alternatif (smart financing) untuk layanan perpipaan bagi MBR/informal/kawasan prioritas

Program Pembangunan Layanan SPALD

1. Kawasan dengan karakteristik kualitas air sungai tercemar dan belum semua rumah memiliki tangki septik (cakupan rumah tangga yang memiliki tangki septik < 75% - BPS 2010). Kelurahan yang termasuk dalam hal ini menjadi prioritas utama penanganan pelayanan SPALD, yaitu:

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan Kualitas Air

Sungai Cakupan KK masih BABS (%)* Akses Jamban Sehat Permanen (%)* Termasuk Zona Pengembangan sd 2022** 1 Jakarta Utara Penjaringan Penjaringan Tercemar

Berat

1.4 59 √

2 Jakarta Selatan Mampang Prapatan Kuningan Barat Tercemar Berat 1 84

3 Jakarta Utara Pademangan Ancol Tercemar Sedang

15 83 √

4 Jakarta Utara Penjaringan Kamal Muara

Tercemar Sedang

46 51 √

5 Jakarta Selatan Kebayoran Baru Gandaria Utara Tercemar Ringan 0 93

6 Jakarta Pusat Tanah Abang Karet Tengsin

Tercemar Ringan

5 71 √

7 Jakarta Barat Taman Sari Maphar Tercemar Ringan

N.A N.A √

8 Jakarta Pusat Tanah Abang Bendungan Hilir

Tercemar Ringan

1 75 √

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

* www.stbm-indonesia.org/monev per 27 Oktober 2017

** PerGub nomor 41 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Prasarana Dan Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik

Kelurahan tersebut menjadi prioritas utama lokasi program/intervensi kunci berikut ini:

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal (L2T2)

 Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempat aman

 Percepatan realisasi pengembangan SPALD sistem terpusat

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan Kualitas Air Sungai Cakupan KK masih BABS (%)* Akses Jamban Sehat Permanen (%)* Termasuk Zona Pengembangan sd 2022** 1 Kepulauan Seribu Kepulauan

Seribu Utara Pulau Kelapa

N.A N.A N.A -

2 Kepulauan Seribu

Kepulauan

Seribu Utara Pulau Panggang

N.A N.A N.A -

3 Kepulauan Seribu

Kepulauan

Seribu Utara Pulau Harapan

N.A N.A N.A -

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

* www.stbm-indonesia.org/monev per 27 Oktober 2017

** PerGub nomor 41 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Prasarana Dan Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik

Kelurahan tersebut menjadi prioritas lokasi program/intervensi kunci berikut ini:

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan sistem pengolahan lumpur tinja setempat (dengan didahului kajian untuk mencari metode/teknologi yang sesuai)

 Pengembangan layanan sistem pengelolaan SPALD setempat aman

 Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempat aman

3. Kawasan dengan karakteristik tingkat kepemilikan tangki septik rendah (54%—72%, BPS 2010). Kelurahan yang termasuk dalam hal ini adalah:

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan Kualitas Air Sungai

Cakupan KK masih BABS (%)* Akses Jamban Sehat Permanen (%)* Termasuk Zona Pengembangan sd 2022** 1 Jakarta

Barat Taman Sari Keagungan

N.A 5 76 √

2 Jakarta

Pusat Sawah Besar

Mangga Dua Selatan

N.A N.A N.A √

3 Jakarta Timur Jatinegara Cipinang Besar Utara NA 0.1 98% √ 4 Jakarta Selatan Kebayoran Baru Gunung

N.A N.A N.A

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

* www.stbm-indonesia.org/monev per 27 Oktober 2017

** PerGub nomor 41 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Prasarana Dan Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal (L2T2)

 Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempat aman

 Percepatan realisasi pengembangan SPALD sistem terpusat

 Promosi sistem terpusat pada wilayah pengembangan sampai dengan 2022

4. Kawasan dengan karakteristik tingkat kepemilikan tangki septik relatif tinggi (72% -- 90% - BPS 2010). Kelurahan yang termasuk dalam hal ini adalah:

No Kab/Kota Kecamatan Kelurahan Kualitas Air Sungai Cakupan KK masih BABS (%)* Akses Jamban Sehat Permanen (%)* Termasuk Zona Pengembangan sd 2022** 1 Jakarta Barat

Taman Sari Pinangsia N.A 3 65 √

2 Jakarta Pusat

Senen Kramat Tidak

dilewati sungai

16 60 √

3 Jakarta Utara

Cilincing Kalibaru Tidak dilewati sungai 43 43 √ 4 Jakarta Utara Tanjung Priok Tanjung Priok N.A 31 63 √ 5 Jakarta Barat

Tambora Pekojan N.A 0 70 √

6 Jakarta Utara

Koja Koja N.A 30 64 √

7 Jakarta Pusat

Sawah Besar

Pasar Baru N.A 2 86 √

8 Jakarta Barat

Tambora Duri Utara Tidak dilewati sungai 2 60 √ 9 Jakarta Barat Tambora Duri Selatan Tidak dilewati sungai 5 51 √

Sumber: Peta Interaktif 2017 – data dikumpulkan dari berbagai sumber

* www.stbm-indonesia.org/monev per 27 Oktober 2017

** PerGub nomor 41 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Prasarana Dan Sarana Pengelolaan Air Limbah Domestik

Kelurahan tersebut menjadi prioritas lokasi program/intervensi kunci berikut ini:

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

Gambar 18 Program Air Minum di Kawasan Prioritas

Keterangan:

Program prioritas air minum untuk lokasi karakteristik a (Kepulauan Seribu):  Pengembangan teknologi layanan air minum

 Pengembangan pilihan pembiayaan dan kelembagaan

 (percepatan) Pengembangan layanan air minum aman melalui sistem perpipaan dan non- perpipaan

Program prioritas air minum untuk lokasi karakteristik b:

 Peningkatan layanan air minum aman melalui jaringan perpipaan

 Pengembangan SPAM BJP pada kawasan yang tidak ada (sulit dijangkau) jaringan perpipaan  Pengembangan pilihan layanan air minum perpipaan bagi MBR/informal

 Pengembangan pembiayaan alternatif (Smart Financing) untuk layanan perpipaan bagi MBR/informal/kawasan prioritas

Program prioritas air minum untuk lokasi karakteristik c:

 Peningkatan layanan air minum aman melalui jaringan perpipaan

 Penegakan aturan pembatasan penggunaan air tanah, dengan prioritas pada kawasan air tanah tercemar

 Pengembangan pembiayaan alternatif (smart financing) untuk layanan perpipaan bagi MBR/informal/kawasan prioritas

Gambar 19 Program Sanitasi/Air Limbah Domestik di Kawasan Prioritas

Keterangan:

Program prioritas sanitasi/air limbah domestik untuk lokasi karakteristik a:

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal

 Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempay aman  Percepatan realisasi pengembangan SPALD sistem terpusat

 Promosi sistem terpusat pada wilayah pengembangan sampai dengan 2022

Program prioritas sanitasi/air limbah domestik untuk lokasi karakteristik b (Kepulauan Seribu):

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan sistem pengolahan lumpur tinja setempat (dengan didahului kajian untu mencari metode/teknologi yang sesuai)

 Pengembangan layanan sistem pengelolaan SPALD setempat aman  Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempat aman

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal (L2T2)

 Pengembangan pilihan pembiayaan layanan SPALD setempat aman  Percepatan realisasi pengembangan SPALD sistem terpusat

 Promosi sistem terpusat pada wilayah pengembangan sampai dengan 2022 Program prioritas sanitasi/air limbah domestik untuk lokasi karakteristik d:

 Promosi perubahan perilaku dan edukasi masyarakat tentang sanitasi aman melalui sistem setempat individu/komunal

 Promosi pilihan jamban sehat permanen (dilengkapi tangki septik aman) dan komunal, dengan layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal

 Percepatan realisasi pengembangan SPALD sistem terpusat

 Promosi sistem terpusat pada pada wilayah yang telah ada jaringan terpusat (sewerage) dan wilayah pengembangan sampai dengan 2022