• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program pembinaan dan peningkatan partisipasi masyarakat

EVALUASI PELAKSANAAN

4) Program pembinaan dan peningkatan partisipasi masyarakat

a) Peningkatan pemahaman tata cara, mekanisme, prosedur penerbitan dokumen dukcapil di Keluarahan, Kecamatan, Sudin dan loket Dukcapil lainnya

II-66

b) Penanganan advokasi kasus adminduk pada lembaga hukum dan penyelesaian kasus pelayanan adminduk

c) Pelayanan administrasi kependudukan bagi warga binaan panti/lapas/rutan di provinsi DKI Jakarta

d) Biduk orang asing

Adapun hasil dari pelaksanaan program dan kegiatan urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, antara lain:

1) Dihasilkannya regulasi/ kebijakan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil sesuai ketentuan sebanyak 21 SOP.

2) Terlaksananya perekaman register akta sebanyak 19.250 buku atau 962.500 lembar, lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 450.746 buah.

3) Dihasilkannya penerbitan KK sebesar 97,12 persen, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 0,43% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 97,55 persen dikarenakan data ini merupakan data semester I tahun 2017 dikarenakan data konsolidasi tahun 2017 belum disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

4) Dihasilkannya penerbitan KTP sebesar 97,96 persen, jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu sebesar 98,67 persen.

5) Dihasilkannya penerbitan Kutipan Akta Kelahiran sebesar 99,97 persen. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 93,20 persen.

6) Dihasilkannya penerbitan Kutipan Akta Kematian sebesar 100 persen. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 82,98 persen.

7) Dihasilkannya pemanfaatan database penduduk bagi instansi vertikal maupun horizontal sebanyak 26 instansi.

Terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 22 instansi.

8) Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi kependudukan sebesar 96,55 persen meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 91,00 persen.

9) Terlaksananya pembinaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dan stakeholders di bidang administrasi kependudukan sejumlah 95,48 persen pada tahun 2017 atau menurun dibandingkan tahun 2016 sebesar 99,23 persen

10) Terlaksananya pembinaan administrasi kependudukan bagi masyarakat rentan (adminduk) di 11 lokasi binaan yang ada di Provinsi DKI Jakarta.

11) Dihasilkannya persentase keterlambatan pengurusan KTP sebesar 0,79 persen, terdapat penurunan dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,7 persen, hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya terbatasnya ketersediaan blangko KTP.

12) Dihasilkannya persentase keterlambatan pengurusan Akta Kelahiran sebesar 5,19 persen terdapat kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebesar 0,03 persen.

II-67

13) Menurunnya persentase keterlambatan pengurusan Akta Kematian sebesar 3,13 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar 12,17 persen.

14) Terlaksananya perecepatan pelayanan akta kematian dikarenakan dengan masih rendahnya partisipasi masyarakat tentang pembuatan Akta Kematian maka diperlukan kerjasama dengan Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Rumah Sakit dan PTSP dan selain itu juga sebagai amanat Permendagri No. 69 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Permendagri Nomor 62 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimum

15) Terlaksananya penyediaan barang cetakan khusus (security printing dan formulir) antara lain berupa: KK sebanyak 800.000 set, Blanko Akta Kematian sebanyak 50.000 lembar, Buku Register 11.500 buku, Cetak Formulir (F.1.06 Formulir Biodata Penduduk untuk perubahan data WNI) sebanyak 200 blok, Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 30.000 keping dan Surat Keterangan (OS 20; Pindah Orang Asing Pemegang ITAS (EPO)) SKTT sebanyak 200 blok

16) Terlaksananya pencatatan perkawinan massal di 5 wilayah kota, dengan hasil kegiatan ini adalah sebagai berikut:

Tabel 2.21 Jumlah Pasangan Perkawinan Massal di provinsi DKI Jakarta tahun 2017 No Wilayah Jumlah Pasangan Perkawinan Massal

(1) (2) (3)

1 Jakarta Pusat 63

2 Jakarta Utara 55

3 Jakarta Barat 44

4 Jakarta Selatan 50

5 Jakarta Timur 30

Total 242

Sumber: LKPJ Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017

17) Terlaksananya percepatan pelayanan Akta Kelahiran di Rumah Sakit Bersalin dan Umum, kegiatan ini berupa monitoring pada Rumah Rumah Sakit Bersalin dan Umum, hal ini merupakan optimalisasi pelaksanaan percepatan kepemilikan akta kelahiran yang bekerja sama dengan rumah sakit, yang bertujuan untuk menciptakan anak lahir langsung mendapat akta kelahiran.

18) Tersedianya sewa license perangkat lunak anti virus, sistem operasi dan database kependudukan sehingga keberlangsungan operasional pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil dapat berjalan dengan baik.

19) Terlaksananya ATS aplikasi perekaman sidik jari (aplikasi KTP-el), dengan hasil untuk menjamin keberlangsungan operasional pelayanan KTP-el agar dapat berjalan dengan baik dan lancar dalam melayani warga masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan berupa KTP-el termasuk menyelesaikan permasalahan yang ada di

II-68

lokasi perekaman, jaminan keberlangsungan operasional pelayanan KTP-el ditujukan untuk kebutuhan 267 unit perangkat perekaman KTP-el.

20) Terlaksananya Monitoring Teknis Operasional SIAK, KTP-el dan e-AKTA hasil dari kegiatan ini adalah:

a) Terlaksananya operasional layanan kependudukan dan pencatatan sipil di Kelurahan, Kecamatan, dan Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan.

b) Kepuasan masyarakat dengan layanan kependudukan dan pencatatan sipil yang diterima.

21) Terlaksananya penyajian data dalam bentuk buku hasil registrasi pendaftaran penduduk sementara orang asing pemegang ITAS dan ITAP di Provinsi DKI Jakarta

Tabel 2.22 Jumlah orang asing pemegang ITAS di provinsi DKI Jakarta tahun 2017

No Wilayah Tahun 2016 Tahun 2017

Sumber: LKPJ Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017

Tabel 2.23 Jumlah orang asing pemegang ITAP di provinsi DKI Jakarta tahun 2017 No Kegiatan/Pelayanan Tahun 2016 Tahun 2017

(1) (2) (3) (4)

1 Pelayanan EPO 7.988 6.654

2 Perubahan Status 1.195 1.416

3 Pelayanan Mutasi Alamat/

Jabatan

467 225

4 Pelayanan SKDLN 217 54

Total 9.867 8.349

Sumber: LKPJ Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017

22) Tersedianya buku profil kependudukan sebanyak 200 buku dan buku tematik profil anak, tematik mobilitas penduduk dan tematik kelahiran dan kematian sebanyak 60 buku

23) Terlaksananya penyusunan data statistik vital dan penyajian data hasil registrasi penduduk dan pencatatan sipil dalam bentuk buku laporan statistik vital triwulan dan tahunan sebanyak 170 buku, buku saku layanan informasi kependudukan sebanyak 800 buku dan buku laporan statistik vital semesteran sebanyak 60 buku dan tahunan sebanyak 110 buku

II-69

24) Terlaksananya perawatan arsip register akta catatan sipil berupa fumigasi pada regiser yang berada di gudang arsip Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta Jl. S. Parman No. 7 Jakarta Barat

25) Terlaksananya peningkatan pemahaman tata cara, mekanisme, prosedur penerbitan dokumen Dukcapil di Keluarahan, Kecamatan, Sudin dan loket Dukcapil lainnya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penegakan mekanisme dan tata kerja antara peraturan dan kondisi di lapangan

26) Terlaksananya penanganan advokasi kasus adminduk pada lembaga hukum dan penyelesaian kasus pelayanan adminduk, kegiatan ini bertujuan untuk menangani/

menyelesaikan permasalahan hukum yang timbul dalam pelaksanaan tugas administrasi kependudukan, memberikan keterangan dan informasi kepada lembaga hukum terkait dengan permasalahan administrasi kependudukan serta menangani dan menghadapi tuntutan hukum terhadap kasus administrasi kependudukan yang ditujukan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta pada lembaga hukum

27) Terlaksananya biduk orang asing pada 11 lokasi, dengan jumlah WNA sebanyak 200 orang

2.2.2.7 Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 2.2.2.7.1 Alokasi APBD dan Realisasi Anggaran

Untuk urusan pemberdayaan masyarakat dan desa, telah dialokasikan APBD sebesar Rp.

304.171.068.670,- dengan total penyerapan sebesar Rp. 239.673.160.666,- atau 78,80 persen

2.2.2.7.2 Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan

Pada tahun 2017 telah dilaksanakan program dan kegiatan antara lain sebagai berikut:

1) Program peningkatan keberdayaan masyarakat kelurahan