• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Daerah

PERMASALAHAN DAN SOLUSI:

II. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Daerah

1. Pembinaan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran Sebesar Rp. 15.400.000,- dan terealisasi sebesar Rp. 15.315.000,- atau 99,45%.

Keluaran dan hasil yang dicapai adalah : Kalpataru

 Melaksanakan pengiriman kuisioner serta mendampingi Tim Penilai kelapangan untuk mendapatkan data yang lengkap mengenai Calon penerima Kalpataru Tahun 2014.

 Untuk tahun 2014 ini, Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo tidak menemukan calon yang dapat diusulkan untuk menerima penghargaan Kalpataru.

2. Peningkatan Peran Serta Masyarakat

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan anggaran sebesar Rp. 27.142.000,- dan terealisasi sebesar Rp 27.125.000,- 99.94%.

Keluaran dan hasil yang dicapai adalah terlaksananya penilaian lomba K-3 (kebersihan, keindahan dan ketertiban) serta penghijauan tingkat kantor camat, SKPD, dan sekolah se- Kabupaten Bungo serta penilaian sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bungo dengan Tim Penilai yang terdiri dari Dinas dan Instansi terkait serta Tim Independen (wartawan).

3. Koordinasi Penilaian Kota Sehat/Adipura

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan anggaran sebesar Rp. 67.003.000,- dan terealisasi sebesar Rp. 66.702.000,- 99,55%. Bahwa pelaksanaan koordinasi penilaian Adipura sudah terlaksana 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai adalah :

1. Diterbitkannya SK Bupati Bungo Nomor : 78/KLH Tahun 2014 tentang pembentukan Tim Koordinasi Program Kota Bersih (ADIPURA) dalam Kabupaten Bungo Tahun 2014 yang

beranggotakan seluruh Stakeholder/Dinas/Instansi terkait

dalam Kota Muara Bungo.

2. Terlaksanakannya Rapat Koordinasi bersama Tim Koordinasi Program Kota Bersih (ADIPURA) Kabupaten Bungo untuk persiapan penilaian Adipura Tahap I Tahun 2014 dan penilaian tersebut telah selesai dilaksanakan oleh Tim Penilai dari PPLH Regional Sumatera dan menunggu Penilaian Tahap II yang akan direncanakan pada Bulan Maret Tahun 2015.

3. Untuk kegiatan Program Adipura Tahun 2014 Kabupaten Bungo telah mendapatkan Sertifikat Adipura dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

4. Terbentuknya tim untuk sekolah Adiwiyata tahun 2014 dengan dikukuhkan oleh SK Bupati Bungo Nomor : 76/KLH Tahun 2014 tentang Pembentukan Tim Pembina dan Monitoring Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (Adiwiyata) Kabupaten Bungo.

5. Terbitnya SK Bupati Bungo Nomor : 369/KLH Tahun 2014 Tentang Penetapan Pemenang Lomba Sekolah Peduli Lingkungan ( ADIWIYATA ) Kabupaten Bungo Tahun 2014 adalah sebagai berikut :

Tingkat Sekolah Dasar (SD) :

 Pemenang I, SDN 164 Gapura Suci Kec. Pelepat.

 Pemenang II, SDN 134 Purwosari Kecepatan Pelepat Ilir.  Pemenang III, SDN 100 Muara Bungo Kec. Bungo Dani.

Tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) :

 Pemenang I, SMPN 1 Muara Bungo Kec. Pasar Muara Bungo.

 Pemenang II, MTS Diniyyah Muara Bungo Kec. Rimbo Tengah.

 Pemenang III, SMPN 6 Pelepat Ilir Kec. Pelepat Ilir.

Tingkat Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) :

 Pemenang I, SMAN 2 Pelepat Ilir Kec. Pelepat Ilir.

 Pemenang II, SMAN 4 Muara Bungo Kec. Rimbo Tengah.  Pemenang III, MAN LABOR Muara Bungo Kec. Bungo

6. Untuk kegiatan Adiwijaya tahun 2014, ada 3 sekolah yang

memenangkan penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat

Provinsi Jambi yaitu :

1. SDN 100 Muara Bungo Kecamatan Bungo Dani, Pemenang Juara III Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2014.

2. SDN 164 Gapura Suci Kecamatan Pelepat, Pememang Juara Harapan I Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2014.

3. SMAN 2 Pelepat Ilir Kecamatan Pelepat Ilir, Pemenang Juara II Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2014

7. Sedangkan pemenang Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional tahun 2014 yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia pada bulan Desember 2014 ada 2 sekolah yaitu:

1. SDN 131/II Muara Bungo Kecamatan Bathin III 2. SMAN 1 Pelepat Ilir Kecamatan Pelepat Ilir

4. Kegiatan Koordinasi Penyusunan AMDAL/ UKL & UPL

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesarRp. 12.850.000,,- dan terealisasi sebesarRp. 12.830.000,- atau 99,84%.Bahwa pelaksanaan koordinasi sudah terlaksana 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai adalah :

1. Terlaksananya penilaian UKL-UPL yang sesuai dengan

peraturan perundang-undangan yang berlaku yang

dilaksanakan oleh Tim Evaluasi UKL-UPL Kabupaten Bungo dengan rincian : 18 Dokumen untuk kegiatan yang wajib UKL-UPL dan 6 dokumen untuk kegiatan yang wajib SPPL selama tahun 2014.

2. Terlaksananya pembuatan laporan UKL-UPL yang dibuat secara periodik oleh penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan yang dilaporkan secara rutin dan tertib setiap 6 bulan sekali ke Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo.

3. Terkendalinya pembuang limbah cair untuk kegiatan industri dan pertambangan serta terkelolanya limabh B3 yang dihasilkan oleh kegiatan dan/atau usaha dengan diterbitkannya izin pembuangan limbah cair dan izin penyimpanan sementara limbah B3.

5. Peningkatan Pembinaan Pengelolaan Pengusahaan Walet

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 3.401.000,- dan terealisasi sebesar Rp 3.401.000,- atau 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai adalah :

1. Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Kantor Lingkungan Hidup telah menerbitkan izin Pengusahaan Sarang Burung Walet sebanyak 41 pengusaha pada Tahun 2012. Dan pada tahun 2014 inti kantor Lingkungan Hidup tidak menerbitkan Izin Pengusahaan Sarang Burung Walet untuk wilayah dalam Kota Muara Bungo meliputi Pasar Muara Bungo, Rimbo Tengah (Kecuali Dusun Sungai Mengkuang).

2. Berdasarkan hasil pengawasan dari 41 pengusaha sarang burung walet yang telah memiliki izin hanya tinggal 35 pengusaha sarang burung walet yang masih aktif.

6. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 16.310.000,-

dan terealisasi sebesar Rp 16.310.000,- atau100%. Keluaran dan hasil yang dicapai adalah :

1. Terlaksananya pengawasan terhadap kegiatan dan/atau usaha yang berdampak terhadap lingkungan dengan baik yang dilakukan dengan kerjsama tim yang baik dengan adanya 2 orang Pejabat Pengawasa Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD).

2. Terkendalinya dan terlaksananya penegakan hukum

lingkungan yang berupa penerapan sanksi administratif bagi kegiatan yang belum taat terhadap lingkungan.

3. Terlaksananya penanganan terhadap Pengaduan Masyarakat mengenai adanya dugaan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

7. Sosialisasi Peraturan dan Perundang-undangan tentang Lingkungan Hidup

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 25,387.500,- dan terealisasi sebesar Rp. 25.387.500,- atau 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai :

 Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Kantor Lingkungan Hidup telah melakukan sosialisasi mengenai pentingnya pelestarian sungai dan sempadan sungai bagi kehidupan manusia khususnya warga di Kabupaten Bungo

 Pengetahuan Aparat pemerintah khususnya di Kecamatan dan kelurahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tentang dampak aktifitas PETI terhadap kehidupan.

8. Pemantauan Kualitas Lingkungan

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 138.540.000,-

terealisasi keuangan sejumlah Rp.138.420.000,- atau 99.91%. Pelaksanaan kegiatan sudah terlaksana 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai :

1. Tersedianya data kualitas hasil uji air sungai Batang Bungo, Sungai Batang Tebo, Sungai Batang Jujuhan, Sungai Batang Pelepat dan Sungai Batang Senamat dalam Kabupaten Bungo, masing-masing 5 (lima) titik pantau pada musim kemarau dan musim hujan.

2. Terlaksananya pengujian di laboratorium KLH Bungo, untuk parameter pH, DO, DHL, turbidimeter, TDS dan TSS.

3. Terlaksananya inventarisasi dan pemantauan terhadap kualitas fisik anak-anak sungai yang bermuara ke sungai-sungai besar yang ada di wilayah Kabupaten Bungo.

9. Koordinasi Penertiban Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Kegiatan ini dilaksanakan olehKantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 175.000.000,- realisasi keuangan sebesar Rp 174.836.000,- atau 99.91%. Kegiatan Koordinasi Penertiban sudah terlaksana 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai :

1. Menurunnya aktifitas kerusakan lingkungan akibat PETI. 2. Meningkatnya kualitas lingkungan sumber daya air.

10. Pengelolaan Lingkungan Pertambangan

Kegiatan ini dilaksanakan olehKantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 14.645.000,- realisasi keuangan sebesar Rp 14.365.000,- atau 98.09%.

Kegiatan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan sudah

Keluaran dan hasil yang dicapai :

1. Tersedianya data awal pemohon kegiatan WPR untuk diterbitkan izin.

2. Terlaksananya inventarisasi terhadap kegiatan WPR di Wilayah Kabupaten Bungo.

11. Peningkatan Peringkat Kinerja Perusahaan

Kegiatan ini dilaksanakan olehKantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 9.485.000,- realisasi keuangan sebesar Rp 9.458.000,- atau 100%.

Keluaran dan hasil yang dicapai :

1. Hasil penilaian dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI terhadap perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bungo yang diikutsertakan dalam penialian Proper tahun 2014 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 180 Tahun 2014 tentang Peringkat Proper adalah sebagai berikut :

No Nama Perusahaan Jenis Kegiatan Peringkat

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

PT. Sari Aditya Loka PT. Djambi Waras Jujuhan PT. Megasawindo Perkasa PT. Megasawindo Perkasa PT. Kuansing Inti Makmur PT. Jamika Raya

PT. Nusantara Thermal Coal

Pabrik Kelapa Sawit Pabrik Karet Remah Pabrik Kelapa Sawit Pabrik Karet Remah Pertambangan Batubara Pabrik Kelapa Sawit Pertambangan Batubara Hijau Biru Biru Biru Biru Biru Biru

2. Sebagai tanda penghargaan atas kepedulian terhadap lingkungan hidup, bagi perusahaan-perusahaan tersebut diatas akan mendapatkan piagam penghargaan dan tropi dari Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

3. Untuk penilaian Proper tingkat Provinsi Jambi perusahaan diikutsertakan yaitu :

No Nama Perusahaan Jenis Kegiatan Peringkat

1. 2.

PT. Tambulun Panual Jaya PT. Anugrah Bungo Lestari

Pertambangan Batubara

Pabrik Karet Remah

Taat Taat

12. Peningkatan Sarana dan Prasarana Lingkungan Hidup (DAK dan Sharing).

Kegiatan ini dilaksanakan olehKantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo dengan Anggaran sebesar Rp. 1.249.279.000,- terealisasi sebesar Rp 1.018.594.700,- atau 81,53%. Hal ini dikarenakan HPS mesin pencacah sampah lebih rendah dari harga yang tertera di DPA.

Keluaran dan hasil yang dicapai :

1. Tersedianya sepeda motor roda 3 (tiga) sebanayak 20 (dua puluh) unit, sebagai alat pengangkutan sampah dari TPS ke TPA

2. Tersedianya mesin pencacah sampah sebanyak 10 (sepuluh) unit yang digunakan untuk membuat sampah organik menjadi pupuk kompos.

Dokumen terkait