• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Peningkatan Kreativitas Desain

Dalam dokumen Bab IV Hasil Penelitian dan Analisis (Halaman 60-65)

IV. 4.12. Program Kerja Pusat Inovasi Cibaduyut

2. Program Peningkatan Kreativitas Desain

Program Peningkatan Kreativitas Desain diterapkan untuk mengatasi permasalahan peniruan desain yang bertujuan antara lain yaitu:

• Membantu para pengusaha untuk dapat menghasilkan gagasan atau ide-ide kreatif untuk kemajuan bisnisnya.

Menjalin hubungan kerjasama dengan komunitas desainer dengan membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa desainer sekaligus kesempatan berbagi ilmu dan pengetahuan dengan para IKM alas kaki di Cibaduyut. • Membantu para IKM alas kaki di Cibaduyut untuk mendesain produk

• Meningkatkan kesadaran, konsistensi dan komitmen para IKM alas kaki untuk tidak melakukan plagiat atau meniru produk orang lain melalui proses edukasi dan pelatihan.

Kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut terdiri atas:

Membuat software desain yang dapat membantu para IKM alas kaki mendesain produknya dengan lebih mudah.

• Mengadakan kerjasama dengan komunitas desainer dalam rangka untuk membantu para pelaku IKM alas kaki di Cibaduyut mendapatkan ide-ide mengenai model desain, penyediaan prototype desain untuk diperjual belikan serta dengan membuka kesempatan mahasiswa desainer untuk magang di pusat inovasi sehingga dapat berbagi ilmu dan pengalaman dengan IKM alas kaki di Cibaduyut.

• Memberikan pelayanan pelatihan dan konsultasi desain alas kaki dan packaging dengan melibatkan pengusaha yang sukses, berpengalaman dan ahli di bidang alas kaki untuk mengadakan pelatihan dan pengajaran tentang cara mendesain produk alas kaki dalam rangka meningkatkan kreativitas pelaku usaha agar lebih lebih kreatif membuat desain produknya.

3. Program Forum Informasi dan Komunikasi.

Program Forum Informasi dan Komunikasi diterapkan untuk mengatasi permasalahan bahan baku yang bertujuan antara lain yaitu :

Membantu perluasan jaringan informasi ke supplier-supplier/daftar supplier bahan baku.

• Mempertemukan pelaku usaha dengan komunitas akademik, pemerintah dan organisasi atau lembaga independent untuk untuk berdiskusi dan berbagi informasi.

Membuat data base supplier kulit, imitasi dan bahan-bahan lainnya.

• Bekerjasama dan menyusun jadwal pertemuan antar komunitas pelaku usaha, akademik, pemerintah dan organisasi independent untuk membahas perkembangan informasi terbaru minimal satu kali dalam sebulan.

4. Program Peningkatan Kualitas Produk dan SDM

Program Peningkatan Kualitas Produk dan SDM diterapkan untuk mengatasi permasalahan persaingan usaha dan SDM yang bertujuan antara lain yaitu:

• Meningkatkan kemampuan SDM melalui kegiatan pelatihan teknis pembuatan alas kaki yang tepat, pelatihan mengenai wawasan bidang kewirausahaan serta memfasilitasi pemanfaatan teknologi.

• Memberikan jasa konsultasi dalam rangka pemberian masukan, ide-ide, pengetahuan atau informasi yang dibutuhkan oleh para pengusaha maupun pengrajin dalam usaha memajukan industrinya.

• Mengubah pola pikir para IKM alas kaki menjadi lebih maju melalui kegiatan seminar.

• Meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan keamanan kerja pengrajin. • Meningkatkan kemampuan manajemen perusahaan melalui program

pendampingan.

• Meningkatkan kualitas produk melalui pengembangan teknologi berbasis komputer dan perluasan pasar.

Kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut terdiri dari:

Mengadakan seminar dan pendidikan dengan menyediakan tenaga pengajar atau konsultan untuk membimbing dan mengajarkan ilmu kewirausahaan dalam rangka mengubah mind set serta membuka wawasan para pelaku maupun pengrajin alas kaki di Cibaduyut agar menjadi pengusaha yang berjiwa profesional.

Mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan atau skill para pengrajin alas kaki dalam memproduksi produknya sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi sekaligus menstandardisasi kemampuannya berdasarkan skill, knowledge and attitude (SKA) serta menumbuhkan perhatian terhadap kesehatan dan keamanan kerja.

• Menyediakan layanan konsultasi untuk memberikan masukan, ide, pengetahuan baru yang dibutuhkan para pelaku dan pengrajin industri alas kaki dalam usaha mengembangkan usahanya.

• Menyediakan layanan pendampingan dalam bidang manajemen, pembukuan, pemasaran, produksi serta kontrol kualitas dengan cara mengundang pelaku IKM alas kaki di Cibaduyut dengan kriteria tertentu untuk menjadi klien dan jika terbukti memberikan dampak positif bagi kemajuan usahanya, klien akan dikenakan uang jasa dengan tarif yang disesuaikan dengan kemampuan klien tersebut.

• Bekerjasama dengan komunitas komputer untuk mengembangkan teknologi berbasis komputer yang dapat mendukung produksi alas kaki dalam menciptakan produk yang sesuai dengan anatomi kaki sehingga lebih nyaman dan customize.

Mengembangkan sistem katalog, majalah dan e-base untuk memasarkan dan mempromosikan produk alas kaki Cibaduyut.

Pendapat para informan mengenai program kerja pusat inovasi didukung oleh hasil literatur, Sipilä (1999) yang menyebutkan bahwa pusat inovasi memiliki beberapa tugas penting yang terdiri dari:

1. Promosi dan komunikasi dari aktivitas inovasi. 2. Memberikan saran dan evaluasi dari penemuan.

3. Memberikan saran dan membantu dalam pengamanan hak kekayaan intelektual, yang sebagian besar berupa hak paten.

5. Memberikan saran dalam pemasaran dan komersialisasi dari inovasi produk baru.

6. Pembiayaan sebagian atau secara penuh yang menyangkut hal pematenan, pengembangan produk dan komersialisasi biaya dari suatu penemuan.

Selain itu, menurut Sipilä (1999), pusat inovasi juga mempunyai beberapa kegiatan kerja yang terdiri dari:

1. Pemberian saran pada pendirian perusahaan baru.

2. Kegiatan pengembangan untuk memulai perusahaan atau kerjasama dengan penerapan teknologi.

3. Berpartisipasi atau bekerjasama dalam hal kegiatan penanaman modal, terutama pada tahap awal pembiayaan.

4. Pendidikan dan kegiatan pelatihan untuk para investor dan wirausaha. 5. Kerjasama internasional dan kontak bisnis.

Dari pendapat tersebut, ada program kerja yang memiliki persamaan dengan program kerja Pusat Inovasi Cibaduyut terutama mengenai pengembangan usaha melalui pelatihan, pengembangan produk dengan inovasi, konsultasi, promosi dan komunikasi baik mengenai produk pelaku usaha maupun aktivitas Pusat Inovasi Cibaduyut itu sendiri. Konsep program kerja pusat inovasi sebagaimana yang diungkapkan oleh para informan sangat sesuai dengan kondisi industri alas kaki di Cibaduyut, karena semua program tersebut dibentuk berdasarkan permasalahan industri tersebut beserta solusinya sehingga pelaksanaan program tersebut dinilai mampu untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi para pelaku IKM Alas Kaki Cibaduyut.

Penjelasan di atas didukung oleh pernyataan informan sebagai berikut:

//...jadi program nya kalau bisa yang terpadu aja...kaya untuk bahan baku ini..kalau memang kurang informasi ya udah kita bikin program informasi gitu..kita bikin daftar supplier bahan baku itu siapa aja dan di mana..jadi kalau mereka butuh tinggal search aja maunya yang di mana..kan mudah...references B2//

(Keterangan transkrip informan A1, A2, B1, B2, C1, C2, D1, dan D2 dapat dilihat pada Lampiran B halaman 192).

Dalam dokumen Bab IV Hasil Penelitian dan Analisis (Halaman 60-65)