• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III : METODE PENELITIAN

3.6. Prosedur Pelaksanaan Penelitian

Prosedur pelaksanaan penelitian menurut Hasan (2001:26) adalah langkah yang harus dikerjakan dalam suatu penelitian.

Mengumpulkan data yang diperlukan

Merepresentasikan data-data yang diperoleh matematis

Menganalisis data menggunakan algoritma Welch-Powell untuk menentukan jadwal mata kuliah

Menulis hasil penelitian

Membuat laporan penelitian

BAB VI

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Analisis dari Data Wawancara

Berdasarkan wawancara dengan narasumber N yang bertanggung jawab untuk membuat jadwal perkuiahan Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma, diperoleh beberapa informasi sebagai berikut:

1. Jadwal perkuliahan dibuat dengan menggunakan Ms. Excel

P Apa alat yang Bapak gunakan untuk membuat jadwal perkuliahan pada Prodi Pendidikan Fisika?

N

Biasanya saya membuat secara manual, dengan menyusun satu persatu mata kuliah sesuai kendala dengan menggunakan Ms. Excel.

2. Ada beberapa kendala dalam menyusun jadwal, seperti jadwal yang sudah ditentukan oleh universitas dan fakultas yaitu Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) dan Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), jadwal dosen pejabat, dan jadwal dosen yang mengampu di luar Prodi Pendidikan Fisika.

P Bagaimana proses Bapak menyusun jadwal perkuliahan pada Prodi Pendidikan Fisika?

N Pertama, saya harus menunggu terlebih dahulu jadwal MPK dan MKK yang sudah dibuat oleh pihak universitas dan fakultas. Selanjutnya saya menanyakan jadwal dosen pejabat, seperti Pak Rohandi, Pak Atmadi, dan Romo Paul yang menjabat sebagai WR 1, WR 2, dan SJ. Perlu diingat juga bahwa ada beberapa dosen Pendidikan Fisika yang mengampu diluar prodi Pendidikan Fisika. Saya langsung menyusun jadwal ke Ms. Excel setelah semuanya sudah pasti. Lalu mata kuliah lainnya menyesuaikan dengan kendala-kendala yang sudah saya sebutkan tadi.

3. Jadwal MPK dan MKK sudah ditentukan oleh universitas dan fakultas.

Jadwal dosen pejabat, seperti Romo Paul pada hari Senin-Rabu, Pak

Rohandi dan Pak Atmadi pada hari Selasa-Rabu. Jadwal dosen yang mengajar di luar Prodi Pendidikan Fisika pada semester gasal, yaitu Bu Sri pada hari Rabu pukul 08.00-10.00, Pak Luluk pada hari Selasa pukul 11.00-13.00, Pak Domi pada hari Selasa pukul 09.00-11.00, dan Romo Paul pada hari Senin pukul 07.00-09.00. Sedangkan semester genap yaitu Pak Edi dan Bu Dian pada hari Rabu pukul 07.00-10.00. Lalu ada Bu Sri dan Pak Luluk pukul 13.00-16.00.

P Bagaimana ketentuan jadwal mata kuliah umum, dosen pejabat, dan dosen yang yang mengajar di luar Prodi Pendidikan Fisika ?

N Saya akan jelaskan jadwal pada semester gasal tahun ajaran 2020/2021. Jadi jadwal MPK dan MKK sudah disusun oleh universitas dan fakultas. Nanti akan saya berikan jadwal MPK dan MKK. Romo Paul hanya dapat mengajar pada hari Senin sampai Rabu. Kemudian untuk jamnya, pada semester gasal itu pukul 07.00 sedangkan semester genap itu mulai dari pukul 09.00. Pada semester gasal, Pak Rohandi dan Pak Atmadi hanya dapat mengajar pada hari Selasa dan Rabu.

Untuk semester genap, Pak Rohandi tetap pada hari Selasa dan Rabu sedangkan Pak Atmadi itu pada hari Kamis. Kemudian pada semester gasal, untuk dosen yang mengajar di luar Prodi Pendidikan Fisika pada semester gasal, yaitu Bu Sri pada hari Rabu pukul 08.00-10.00, Pak Luluk pada hari Selasa pukul 11.00-13.00, Pak Domi pada hari Selasa pukul 09.00-11.00, dan Romo Paul pada hari Senin pukul 07.00-09.00. Untuk semester genap, Pak Edi dan Bu Dian pada hari Rabu pukul 07.00-10.00. Lalu ada Bu Sri dan Pak Luluk pukul 13.00-16.00.

4. Distribusi dosen mengajar sebanyak 2 kali per hari. Sedangkan distribusi mahasiswa mengikuti kelas minimal 1 mata kuliah per hari. Minimal ada 1 jam jeda per mata kuliah, kecuali mata kuliah pilihan.

P Apakah ada ketentuan-ketentuan lainnya? Seperti jam minimal dosen dan mahasiswa per harinya?

N Iya, ada. Kalau konteksnya Prodi Pendidikan Fisika, kami mengusahakan kalau bisa dalam satu hari dosen mengajar satu mata kuliah, maksimal dua mata kuliah.

Untuk distribusi semester mahasiswa itu harus rata. Jangan sampai misalnya dalam satu hari itu jadwalnya penuh namun hari Jumat libur. Ya, minimal tiap angkatan itu ada per harinya satu mata kuliah atau dalam artian dari hari Senin sampai hari Jumat itu tidak boleh libur. Lalu, perlu diperhatikan juga bahwa minimal ada 1 jam jeda per mata kuliahnya, kecuali mata kuliah pilihan. Kalau ada mahasiswa yang mengambil mata kuliah pilihan, ya resiko dari mahasiswa itu sendiri.

5. Ada 3 ruangan belajar yang digunakan oleh Prodi Pendidikan Fisika, yaitu R.402, R.406, dan Lab Mikro. Lab Micro hanya dapat digunakan untuk angkatan 2019 dan 2020. Prodi Pendidikan Fisika mempunyai 4 Lab Fisika yang digunakan untuk pratikum.

P Berapa banyak ruangan yang digunakan oleh Prodi Pendidikan Fisika?

N Ruangan yang digunakan untuk belajar itu ada 3, yaitu R.402, R.406, dan Lab Micro. Namun Lab Mikro itu kapasitasnya sedikit. Lab Micro hanya dapat menampung sekitar 20 mahasiswa, seperti angkatan 2019 dan 2020. Kemudian Prodi Pendidikan Fisika mempunyai 4 Lab Fisika yang digunakan untuk pratikum.

4.2. Proses Pewarnaan Graf menggunakan Algoritma Welch-Powell

Langkah-langkah proses pewarnaan graf menggunakan Algoritma Welch-Powell adalah sebagai berikut :

1. Mendata nama mata kuliah mata kuliah prodi Pendidikan Fisika Sanata Dharma beserta kode mata kuliah.

2. Mendata jadwal Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) dan Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) yang telah ditentukan oleh universitas dan fakultas.

3. Mendata nama dan kode dosen prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma beserta mata kuliah yang diampu oleh setiap dosen.

4. Mendata jadwal dosen pejabat

5. Mendata jadwal dosen diluar prodi Pendidikan Fisika

6. Mendata ruangan belajar yang digunakan oleh prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma.

7. Menggambar graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Mata kuliah direpresentasikan sebagai titik sedangkan nama dosen direpresentasikan sebagai sisi.

8. Merepresentasikan graf dalam matriks.

9. Mencari derajat titik pada graf

10. Melakukan proses pewarnaan titik menggunakan Algoritma Welch-Powell.

4.2.1. Semester Gasal

Berikut merupakan nama mata kuliah prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma beserta kode mata kuliah pada semester gasal:

Tabel 4.2.1. 1. Nama Mata Kuliah Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma Beserta Kode Mata Kuliah pada Semester Gasal

No Mata Kuliah SKS Kode Mata Kuliah

1 Kimia Dasar 2 MK1

2 Metode Pengukuran 2 MK2

3 Pendidikan Pancasila 2 MK3

4 Bahasa Indonesia 3 MK4

5 Pendidikan Agama 2 MK5

6 Kinematika 3 MK6

7 Matematika Dasar 3 MK7

8 Biologi Dasar 2 MK8

9 Eks. Alat Ukur 3 MK9

10 Gelombang 3 MK10

11 Manajemen Sekolah 2 MK11

12 Media Pembelajaran Fisika 3 MK12

13 Pengelolaan Kelas 2 MK13

14 Deret dan Analisis Vektor 3 MK14

15 Eks Listrik Magnet 3 MK15

16 Elektro dan RABB 3 MK16

17 Psikologi Belajar 2 MK17

18 Eks. Gelombang 3 MK18

19 Elektronika 2 MK19

20 Teori Belajar 2 MK20

21 Termo dan Fisika Statistika 3 MK21

22 Fisika Atom Molekul 2 MK22

23 Statistika 3 MK23

24 Met. Penelitian Fisika 2 MK24

25 Fisika Kuantum 3 MK25

26 Fisika Zat Padat 3 MK26

27 Penelitian Tindakan Kelas 2 MK27

28 Fisika SMA 3 MK28

29 Pengelolaan Lab 2 MK29

30 Kajian Kurikulum Fisika SMP 2 MK30

31 Fisika Sehari-hari 2 MK31

Berikut merupakan data jadwal Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) pada semester gasal :

Tabel 4.2.1. 2. Jadwal Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian pada Semester Gasal.

Mata Kuliah Hari Jam

MK5 Selasa 16.00-17.50

MK3 Selasa 07.00-08.50

MK4 Selasa 10.00-12.50

Berikut merupakan data jadwal Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) yang telah ditentukan oleh universitas dan fakultas pada semester gasal :

Tabel 4.2.1. 3. Jadwal Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) pada Semester Gasal

Mata Kuliah Hari Jam

MK17 Jumat 09.00-10.50

MK11 Senin 13.00-14.50

Berikut merupakan data nama dan kode dosen prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma beserta mata kuliah yang diampu oleh setiap dosen :

Tabel 4.2.1. 4. Nama dan Kode Dosen Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma Beserta Mata Kuliah yang Diampu oleh Dosen

Nama Dosen Kode Dosen Mata Kuliah

Franasisca Ditawati Nur

Pamenang D1 MK1

Dr. Ign. Edi Santosa, M.S. D2 MK2, MK22, MK24, MK29

Ir. Sri Agustini, M.Si. D3 MK10, MK18

Drs. Severinus Domi, M.Si. D4 MK11, MK16, MK31 Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D. D5 MK20, MK6

Alb Hariwangsa Panuluh , M.Sc. D6 MK26, MK15, MK25 Dr. Lorensius Hendrowibowo,

M.Si. D7 MK3

Elisabeth Dian Atmajati, M.S. D8 MK19, MK7, MK28, MK9 Kristina Wasiyati, S.Pd., M.Hum. D9 MK4

P. Banyu Dewa HS., M.Si. D10 MK5

Drs. R. Rohandi, M.Ed, Ph.D. D11 MK12, MK27

Drs. A.Atmadi, M.Si. D12 MK13, MK14

Prof. Dr. Paulus Suparno, M.S.T,

S.J. D13 MK21, MK30, MK23

Yoanni Maria Lauda Feroniasanti, D14 MK8

Drs. H. Wahyudi, M.Si. D15 MK17

Berikut merupakan jadwal dosen pejabat semester gasal:

Tabel 4.2.1. 5. Jadwal Dosen Pejabat Semester Gasal

Kode Dosen Hari

D11 Selasa dan Rabu

D12 Selasa dan Rabu

D13 Senin, Selasa, dan Rabu

Berikut merupakan jadwal dosen diluar prodi Pendidikan Fisika semester gasal :

Tabel 4.2.1. 6. Jadwal Dosen Diluar Prodi Pendidikan Fisika Semester Gasal

Kode Dosen Hari Waktu

D3 Rabu 08.00-10.00

D6 Selasa 11.00-13.00

D4 Selasa 09.00-11.00

D13 Senin 07.00-09.00

Ruangan Belajar yang digunakan oleh Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma adalah Ruang 402, Ruang 406, Ruang Lab Mikro, dan Lab PFIS 1, Lab PFIS. Lab Mikro hanya dapat menampung 20 mahasiswa. Terdapat 4 Lab PFIS digunakan untuk kegiatan pratikum.

Setelah kegiatan mendata, maka selanjutnya adalah menggambar graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Mata kuliah direpresentasikan sebagai titik sedangkan nama dosen direpresentasikan sebagai sisi. Berikut adalah gambar graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Gambar 4.2.1. 1. Graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu

Dari graf yang diperoleh, dapat dibuat tabel representasi dari graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu. Berikut merupakan tabel repsresentasi graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Tabel 4.2.1. 7. Representasi dari Graf Hubungan Dosen dengan Mata Kuliah yang Diampu

MK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 9 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 11 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 13 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 15 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 16 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

17 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 18 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 19 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 20 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 21 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 22 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 23 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 24 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 25 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 26 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 27 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 28 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 29 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 30 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 31 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Dari tabel representasi graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu dapat peroleh matriks A yang anggota-anggotanya besesuaian pada tabel dan matriks tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.

𝐴 =

[

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ]

Dari matriks A dapat diperoleh derajat masing masing titik pada graf, yaitu:

𝑑(𝑀𝐾1) = 0 𝑑(𝑀𝐾12) = 1 𝑑(𝑀𝐾23) = 2

𝑑(𝑀𝐾2) = 3 𝑑(𝑀𝐾13) = 1 𝑑(𝑀𝐾24) = 3

𝑑(𝑀𝐾3) = 0 𝑑(𝑀𝐾14) = 1 𝑑(𝑀𝐾25) = 2

𝑑(𝑀𝐾4) = 0 𝑑(𝑀𝐾15) = 2 𝑑(𝑀𝐾26) = 2

𝑑(𝑀𝐾5) = 0 𝑑(𝑀𝐾16) = 2 𝑑(𝑀𝐾27) = 1

𝑑(𝑀𝐾6) = 1 𝑑(𝑀𝐾17) = 0 𝑑(𝑀𝐾28) = 3

𝑑(𝑀𝐾7) = 3 𝑑(𝑀𝐾18) = 1 𝑑(𝑀𝐾29) = 3

𝑑(𝑀𝐾8) = 0 𝑑(𝑀𝐾19) = 3 𝑑(𝑀𝐾30) = 2

𝑑(𝑀𝐾9) = 3 𝑑(𝑀𝐾20) = 1 𝑑(𝑀𝐾31) = 2

𝑑(𝑀𝐾10) = 1 𝑑(𝑀𝐾21) = 2

𝑑(𝑀𝐾11) = 2 𝑑(𝑀𝐾22) = 3

Setelah mencari masing-masing derajat titik, selanjutnya adalah proses pewarnaan titik menggunakan Algoritma Welch-Powell. Urutkan semua titik berdasarkan derajatnya dari besar ke yang kecil. Baris warna pada tabel diberi warna abu-abu artinya tidak boleh diisi oleh warna karena saling bertetangga. Sedangkan baris warna pada tabel yang berwarna putih artinya boleh diisi warna yang sama karena titik tidak saling bertetangga.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1

MK2 diberi warna 1. Karena MK2 bertetangga dengan MK22, MK24, dan MK29, maka dipilih MK7 sehingga MK7 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1

MK7 diberi warna 1. Karena MK7 bertetangga dengan MK9, MK19, dan MK28, maka dipilih MK11 sehingga MK11 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1

MK11 diberi warna 1. Karena MK11 bertetangga dengan MK16 dan MK31, maka dipilih MK15 sehingga MK15 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1

MK15 diberi warna 1. Karena MK15 bertetangga dengan MK25 dan MK26, maka dipilih MK21 sehingga MK21 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1

MK21 diberi warna 1. Karena MK21 bertetangga dengan MK23 dan MK30, maka dipilih MK6 sehingga MK6 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1

MK6 diberi warna 1. Karena MK6 bertetangga dengan MK20, maka dipilih MK10 sehingga MK10 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 1

MK10 diberi warna 1. Karena MK10 bertetangga dengan MK18, maka dipilih MK12 sehingga MK12 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 1 1

MK12 diberi warna 1. Karena MK12 bertetangga dengan MK27, maka dipilih MK13 sehingga MK13 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK13 diberi warna 1. Karena MK13 bertetangga dengan MK14, maka dipilih MK1 sehingga MK1 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK1 diberi warna 1. MK1, MK3, MK4, MK5, MK8, dan MK17 tidak bertetangga dengan MK lainnya sehingga MK3, MK4, MK5, MK8, dan MK17 diberi warna 1.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK9 diberi warna 2. Karena MK9 bertetangga dengan MK7, MK19, dan MK28, maka dipilih MK22 sehingga MK22 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK22 diberi warna 2. Karena MK22 bertetangga dengan MK2, MK24, dan MK29, maka dipilih MK16 sehingga MK16 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK16 diberi warna 2. Karena MK16 bertetangga dengan MK11 dan MK31, maka dipilih MK23 sehingga MK23 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK23 diberi warna 2. Karena MK23 bertetangga dengan MK21 dan MK30, maka dipilih MK25 sehingga MK25 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

MK25 diberi warna 2. Karena MK25 bertetangga dengan MK15 dan MK26, maka dipilih MK14 sehingga MK14 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1

MK14 diberi warna 2. Karena MK14 bertetangga dengan MK13, maka dipilih MK18 sehingga MK18 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 2 1 1 1 1 1 1

MK18 diberi warna 2. Karena MK18 bertetangga dengan MK10, maka dipilih MK20 sehingga MK20 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK20 diberi warna 2. Karena MK20 bertetangga dengan MK6, maka dipilih MK27 sehingga MK27 diberi warna 2.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK19 diberi warna 3. Karena MK19 bertetangga dengan MK7, MK9, dan MK28, maka dipilih MK24 sehingga MK24 diberi warna 3.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 3 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK24 diberi warna 3. Karena MK24 bertetangga dengan MK2, MK22, dan MK29, maka dipilih MK26 sehingga MK26 diberi warna 3.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 3 1 1 2 1 2 2 3 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK26 diberi warna 3. Karena MK26 bertetangga dengan MK15 dan MK25, maka dipilih MK30 sehingga MK30 diberi warna 3.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 3 1 1 2 1 2 2 3 3 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK30 diberi warna 3. Karena MK30 bertetangga dengan MK21 dan MK23, maka dipilih MK31 sehingga MK31 diberi warna 3.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 3 4 1 1 2 1 2 2 3 3 3 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

MK28 diberi warna 4. Karena MK28 bertetangga dengan MK7, MK9, dan MK19, maka dipilih MK29 sehingga MK29 diberi warna 4.

MK 2 7 9 19 22 24 28 29 11 15 16 21 23 25 26 30 31 6 10 12 13 14 18 20 27 1 3 4 5 8 17 Derajat 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

Warna 1 1 2 3 2 3 4 4 1 1 2 1 2 2 3 3 3 1 1 1 1 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1

Karena semua titik sudah diberi warna, maka proses pewarnaan selesai. Jadi bilangan kromatik dari graf A adalah 4.

4.2.2. Semester genap

Berikut merupakan mata kuliah prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma beserta kode mata kuliah pada semester genap:

Tabel 4.2.2. 1. Mata Kuliah Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma Beserta Kode Mata Kuliah pada Semester Genap

No Mata Kuliah SKS JP Kelas Kode Mata

7 Elektrostatika dan Rangkaian

Arus Searah 3 3 MK7

8 Fisika Medis 2 2 MK8

9 Eksperimen Fisika Modern 1 3 A MK9

10 Eksperimen Elektronika 1 3 A MK10

11 Eksperimen Optika 1 3 MK11

12 Diferensial dan Integral

Lanjut 3 3 MK12

13 Fisika Lingkungan 2 2 MK13

14 Pengantar Pendidikan 2 2 MK14

15 Metodologi Penelitian

Pendidikan 3 3 MK15

23 Dinamika dan Mekanika

Fluida 3 3 MK23

29 Teologi Moral dan Filsafat

Moral 2 2 MK29

30 Pengantar Bimbingan dan

Konseling 2 2 MK30

31 Metoda Peng Fis Berbantuan

Komputer 2 2 MK31

32 Micro Teaching 2 4 B MK32

33 Micro Teaching 2 4 B MK33

Berikut merupakan data jadwal Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) pada semester genap :

Tabel 4.2.2. 2. Jadwal Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) pada Semester Genap

Mata Kuliah Hari Jam

MK29 Selasa 09.00-10.50

MK2 Rabu 11.00-12.50

MK1 Rabu 10.00-12.30

Berikut merupakan data jadwal Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) yang telah ditentukan oleh universitas dan fakultas pada semester genap :

Tabel 4.2.2. 3. Jadwal Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) pada Semester Genap

Mata Kuliah Hari Jam

MK14 Kamis 07.00-08.50

MK30 Kamis 11.00-12.50

Berikut merupakan data nama dan kode dosen prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma beserta mata kuliah yang diampu oleh setiap dosen pada semester genap :

Tabel 4.2.2. 4. Nama dan Kode Dosen Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma Semester Genap

Nama Dosen Kode Dosen Mata Kuliah

Harsa Permata. S.Fil., M.Phil. D1 MK2

Dr. Ign. Edi Santosa, M.S. D2 MK20, MK13, MK31

Ir. Sri Agustini, M.Si. D3 MK16, MK11

Drs. Severinus Domi, M.Si. D4 MK8, MK32, MK33, MK7 Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D. D5 MK14, MK26

Alb Hariwangsa Panuluh , M.Sc.

D6 MK21, MK19, MK25, MK27

Maulita Eka Santi, S.Pd., M.A. D7 MK30

Elisabeth Dian Atmajati, S.Pd., D8 MK4, MK9, MK22, MK23,

M.Si. MK6, MK10, Drs. R. Rohandi, M.Ed, Ph.D. D9 MK24, MK15

Drs. A.Atmadi, M.Si. D10 MK12

Prof. Dr. Paulus Suparno, M.S.T,

S.J. D11 MK18, MK17, MK28, MK3,

MK5, MK29 Christophorus Gloria LCAM,

M.Ed. D12 MK1

Berikut merupakan jadwal dosen pejabat semester genap:

Tabel 4.2.2. 5. Jadwal Dosen Pejabat Semester Genap

Kode Dosen Hari

D9 Selasa dan Rabu

D10 Kamis

D11 Senin, Selasa, dan Rabu

Berikut merupakan jadwal dosen diluar prodi Pendidikan Fisika semester genap :

Tabel 4.2.2. 6. Jadwal Dosen Diluar Prodi Pendidikan Fisika Semester Genap

Kode Dosen Hari Waktu

D2 Rabu 07.00-10.00

D8 Rabu 07.00-10.00

D3 Kamis 13.00-16.00

D6 Kamis 13.00-16.00

Ruangan Belajar yang digunakan oleh Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma adalah Ruang 402, Ruang 406, Ruang Lab Mikro, dan Lab PFIS 1, Lab PFIS. Lab Mikro hanya dapat menampung 20 mahasiswa. Terdapat 4 Lab PFIS digunakan untuk kegiatan pratikum.

Setelah kegiatan mendata, maka selanjutnya adalah menggambar graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Mata kuliah direpresentasikan sebagai titik sedangkan nama dosen direpresentasikan sebagai sisi. Berikut adalah gambar graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Gambar 4.2.2. 1. Graf hubungan dosen dengan mata kuliah semester genap yang diampu

Dari graf yang diperoleh, dapat dibuat tabel representasi dari graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu. Berikut merupakan tabel repsresentasi graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu.

Tabel 4.2.2. 7. Representasi dari Graf Hubungan Dosen Dengan Mata Kuliah Semester Genap yang Diampu

MK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

3 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0

4 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

5 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0

6 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

8 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

9 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

10 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

11 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

13 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0

14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0

15 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0

16 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

17 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0

18 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0

19 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0

20 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0

21 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0

22 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

23 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

25 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0

26 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

27 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

28 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0

29 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0

30 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

31 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

32 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

33 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0

Dari tabel representasi graf hubungan dosen dengan mata kuliah yang diampu dapat peroleh matriks B yang anggota-anggotanya besesuaian pada tabel dan matriks tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.

𝐵 =

[

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0]

Dari matriks B dapat diperoleh derajat masing masing titik pada graf, yaitu:

𝑑(𝑀𝐾1) = 0 𝑑(𝑀𝐾12) = 0 𝑑(𝑀𝐾23) = 5

𝑑(𝑀𝐾2) = 0 𝑑(𝑀𝐾13) = 2 𝑑(𝑀𝐾24) = 1

𝑑(𝑀𝐾3) = 5 𝑑(𝑀𝐾14) = 1 𝑑(𝑀𝐾25) = 3

𝑑(𝑀𝐾4) = 5 𝑑(𝑀𝐾15) = 1 𝑑(𝑀𝐾26) =1

𝑑(𝑀𝐾5) = 5 𝑑(𝑀𝐾16) = 1 𝑑(𝑀𝐾27) = 3

𝑑(𝑀𝐾6) = 5 𝑑(𝑀𝐾17) = 5 𝑑(𝑀𝐾28) = 5

𝑑(𝑀𝐾7) = 3 𝑑(𝑀𝐾18) = 5 𝑑(𝑀𝐾29) = 5

𝑑(𝑀𝐾8) = 3 𝑑(𝑀𝐾19) = 3 𝑑(𝑀𝐾30) = 0

𝑑(𝑀𝐾9) = 5 𝑑(𝑀𝐾20) = 2 𝑑(𝑀𝐾31) = 2

𝑑(𝑀𝐾10) = 5 𝑑(𝑀𝐾21) = 3 𝑑(𝑀𝐾32) = 3

𝑑(𝑀𝐾11) = 1 𝑑(𝑀𝐾22) = 5 𝑑(𝑀𝐾33) = 3

Setelah mencari masing-masing derajat titik, selanjutnya adalah proses pewarnaan titik menggunakan Algoritma Welch-Powell. Urutkan semua titik berdasarkan derajatnya dari besar ke yang kecil. Baris warna pada tabel diberi warna abu-abu artinya tidak boleh diisi oleh warna karena saling bertetangga. Sedangkan baris warna pada tabel yang berwarna putih artinya boleh diisi warna yang sama karena titik tidak saling bertetangga.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1

MK3 diberi warna 1. Karena MK3 bertetangga dengan MK5, MK17, MK18, MK28, dan MK29, maka dipilih MK4 sehingga MK4 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1

MK4 diberi warna 1. Karena MK4 bertetangga dengan MK6, MK9, MK10, MK22, dan MK23, maka dipilih MK7 sehingga MK7 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1

MK7 diberi warna 1. Karena MK7 bertetangga dengan MK8, MK32, dan MK33, maka dipilih MK7 sehingga MK19 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1

MK19 diberi warna 1. Karena MK19 bertetangga dengan MK21, MK25, dan MK27, maka dipilih MK13 sehingga MK13 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1

MK13 diberi warna 1. Karena MK13 bertetangga dengan MK20 dan MK31, maka dipilih MK11 sehingga MK11 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1

MK11 diberi warna 1. Karena MK11 bertetangga dengan MK16, maka dipilih MK14 sehingga MK14 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 `1

MK14 diberi warna 1. Karena MK14 bertetangga dengan MK26, maka dipilih MK15 sehingga MK15 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 `1 1 1

MK15 diberi warna 1. Karena MK15 bertetangga dengan MK24, maka dipilih MK1 sehingga MK1 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 1 1 1 1 `1 1 1

MK1 diberi warna 1. MK2, MK12, dan MK30 tidak bertetangga dengan MK lainnya sehingga MK2, MK12, dan MK30 diberi warna 1.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 1 1 1 1 `1 1 1 1 1 1

MK5 diberi warna 2. Karena MK5 bertetangga dengan MK3, MK17, MK18, MK28, dan MK29, maka dipilih MK6 sehingga MK6 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 1 1 1 `1 1 1 1 1 1

MK6 diberi warna 2. Karena MK6 bertetangga dengan MK4, MK9, MK10, MK22, dan MK23, maka dipilih MK8 sehingga MK8 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 2 1 1 1 `1 1 1 1 1 1

MK8 diberi warna 2. Karena MK6 bertetangga dengan MK7, MK32, dan MK33, maka dipilih MK21 sehingga MK21 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 2 1 2 1 1 `1 1 1 1 1 1

MK21 diberi warna 2. Karena MK21 bertetangga dengan MK19, MK25, dan MK27, maka dipilih MK20 sehingga MK20 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 2 1 2 1 2 1 `1 1 1 1 1 1

MK20 diberi warna 2. Karena MK20 bertetangga dengan MK13 dan MK31, maka dipilih MK16 sehingga MK16 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 2 1 2 1 2 1 `1 1 2 1 1 1 1

MK16 diberi warna 2. Karena MK16 bertetangga dengan MK11, maka dipilih MK24 sehingga MK24 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 1 2 1 2 1 2 1 `1 1 2 2 1 1 1 1

MK24 diberi warna 2. Karena MK24 bertetangga dengan MK15, maka dipilih MK26 sehingga MK26 diberi warna 2.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 1 2 1 2 1 2 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK9 diberi warna 3. Karena MK10 bertetangga dengan MK4, MK6, MK10, MK22, dan MK23, maka dipilih MK17 sehingga MK17 diberi warna 3.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 3 1 2 1 2 1 2 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK17 diberi warna 3. Karena MK17 bertetangga dengan MK3, MK15, MK18, MK28, dan MK29, maka dipilih MK25 sehingga MK25 diberi warna 3.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 3 1 2 1 2 3 1 2 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK25 diberi warna 3. Karena MK25 bertetangga dengan MK19, MK21, dan MK27, maka dipilih MK32 sehingga MK32 diberi warna 3.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 3 1 2 1 2 3 3 1 2 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK32 diberi warna 3. Karena MK32 bertetangga dengan MK7, MK8, dan MK33, maka dipilih MK31 sehingga MK31 diberi warna 3.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 4 3 1 2 1 2 3 3 1 2 3 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK10 diberi warna 4. Karena MK4 bertetangga dengan MK4, MK6, MK9, MK22, dan MK23, maka dipilih MK18 sehingga MK18 diberi warna 4.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 4 3 4 1 2 1 2 3 4 3 1 2 3 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK18 diberi warna 4. Karena MK4 bertetangga dengan MK3, MK5, MK17, MK28, dan MK29, maka dipilih MK33 sehingga MK33 diberi warna 4.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 4 3 4 5 1 2 1 2 3 4 3 4 1 2 3 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

MK22 diberi warna 5. Karena MK4 bertetangga dengan MK4, MK6, MK9, MK10, dan MK23, maka dipilih MK28 sehingga MK28 diberi warna 5.

MK 3 4 5 6 9 10 17 18 22 23 28 29 7 8 19 21 25 27 32 33 13 20 31 11 14 15 16 24 26 1 2 12 30

Derajat 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0

Warna 1 1 2 2 3 4 3 4 5 5 1 2 1 2 3 4 3 4 1 2 3 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

Warna 1 1 2 2 3 4 3 4 5 5 1 2 1 2 3 4 3 4 1 2 3 1 `1 1 2 2 2 1 1 1 1

Dokumen terkait