• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

D. Prosedur Penelitian

Model Kemmis Mc Taggart yang akan dilaksanakan dalam siklus-siklus. Setiap siklus dalam penelitian ini mencakup 4 kegiatan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini menggunakan 2 siklus. Kegiatan siklus pertama akan dilaksanakan dengan rangkaian tahapan sebagai berikut:

1. Perencanaan

Pada tahap perencanan ini peneliti bersama dengan kolaborator melakukan diskusi untuk merencanakan tindakan yang akan dilakukan pada siklus I terkait dengan masalah yang ditemukan. Adapun rencana yang akan dilaksanakan sebagai berikut

a. Peneliti dan guru bahasa Indonesia menyamakan pendapat dan berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam pembelajaran bahasa Indonesia terutama pada saat pembelajaran berdiskusi.

Two Stay Two Stray.

c. Menentukan bahan materi yang akan digunakan dalam kegiatan diskusi

d. Menentukan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran diskusi dalam meyampaikan persetujuan, sanggahan, penolakan pendapat dengan model pembelajran Two Stay Two Stray.

Kegiatan awal: Pada kegiatan ini pertama-tama guru mengajak siswa untuk berdoa lalu mempresensi siswa. Setelah itu dilanjutkan dengan memberikan apersepsi terkait dengan materi yang akan dipelajari. Guru juga menjelaskan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti: Dalam kegiatan ini pertama-tama guru menjelaskan tentang prinsip model pembelajaran Two Stay Two Stray yang akan dilakukan oleh peserta didik. Setelah guru menjelaskan prinsip model pembelajaran. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik dan peserta didik membaca artikel dan mengerjakan soal yang ada secara individu dengan seksama. Setelah membaca artikel, guru meminta peserta didik untuk berkelompok yang tiap kelompoknya beranggota 4 orang. Setelah terbentuk kelompok peserta didik berdikusi mendiskusikan artikel yang telah dibacanya. Setiap kelompok yang sudah berdiskusi memilih 2 orang untuk meninggalkan kelompok untuk bertamu kekelompok lain dan 2 orang sisanya menjadi tuan rumah untuk menerima tamu dari kelompok lain.

Setelah semua kelompok selesai membagi hasil kerja dan informasi mereka kembali kekelompoknya masing-masing untuk mencocokan hasil kerja mereka.

Kegiatan akhir: Kegiatan guru menarik kesimpulana bersama siswa dan dilanjutkan tindak lanjut.

e. Menyiapkan instrumen penelitian berupa lembar pengamatan. 2. Implementasi Tindakan

Tahapan ini merupakam realisasi dari rencana yang sudah dirancang sebelumnya. Dalam realisai tindakan yang akan memimpin proses pembelajaran / mengajar adalah peneliti. Tugas peneliti adalah mengajarkan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. Tugas guru dan dibantu mahasiswa Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia yaitu mengamati setiap siswa dan setiap kelompok pada waktu berlangsungnya proses belajar mengajar dengan rubrik pengamatan yang terdiri dari tiga aspek pokok yaitu persetujuan, sanggahan, penolakan pendapat.

Dalam proses pembelajaran terdapat tiga kegiatan yaitu kegiatan awal, Inti, dan akhir. Tindakan yang dilakukan pada siklus I adalah sebagai berikut:

Kegiatan awal:

Peneliti mengajak peserta didik untuk berdoa sebelum mengawali pembelajaran.

a. Apersepsi, peneliti memberi pertanyaan rangsangan terkait materi yang akan dipelajari.

c. Peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Kegiatan inti:

a. Peserta didik diarahkan oleh peneliti untuk mencari informasi yang luas dan dalam mengenai topik materi yang akan dipelajari dari sumber buku.

b. Peneliti menjelaskan tentang prinsip model pembelajaran Two Stay Two Stray yang meliputi tentang prosedur pelaksanaan serta menjelaskan hal apa saja yang akan dilakukan pada saat diskusi. c. Peserta didik mendapatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)dari

peneliti.

d. Peserta didik membaca bacaan artikel dan mengerjakan soal yang ada dalam LKPD secara individu dengan seksama.

e. Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok, tiap kelompok terdiri atas 4 anak.

f. Peserta didik mendiskusikan bersama-sama kelompok.

g. Setelah selesai, dua orang dari masing-masing kelompok akan meninggalkan kelompoknya dan bertamu ke dua kelompok lain. h. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil

kerja dan informasi mereka ke tamu mereka.

i. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain.

Kegiatan akhir:

a. Peserta didik beserta peneliti membuat kesimpulan pelajaran.

b. Peneliti melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.

c. Peneliti memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.

d. Peneliti merencanakan tindak lanjut sesuai dengan hasil belajar siswa. 3. Pengamatan/Observasi

Pengamatan dilakukan oleh peneliti, guru, dan mahasiswa. Pada saat pengamatan peneliti haruslah mencatat semua peristiwa atau hal yang terjadi di kelas yang berkaitan dengan kegiatan diskusi. Pengamatan tersebut meliputi bagaimana sikap siswa saat menyampaikan persetujuan, sanggahan, penolakan pendapat, keaktifan siswa, serta keseluruhan kegiatan siswa dari awal hingga akhir pembelajaran. Kegiatan- kegiatan tersebut tercermin dalam lembar pengamatan dan catatan lapangan.

4. Refleksi

Peneliti bersama guru mata pelajaran bahasa Indonesia melakukan analisis dan memaknai hasil perlakuan tindakan siklus I. Kemudian dari refleksi tersebut, jika siklus I terdapat aspek yang belum berhasil, maka akan diperbaiki pada siklus II. Siklus II ini akan dilaksanakan setelah siklus I berakhir dan perencanaannya setelah refleksi siklus I. Refleksi ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan tindakan dan digunakan untuk merancang pada siklus yang selanjutnya.

Kegiatan siklus kedua akan dilaksanakan dengan rangkaian tahapan sebagai berikut:

1. Perencanaan

Pada tahapan ini, peneliti dan Guru merencanakan kembali tindakan yang akan dilakukan pada siklus II untuk memperbaiki aspek yang masih belum optimal.

2. Pelaksanaan Tindakan

a. Pada pertemuan pertama siklus II, guru menjelaskan kembali mengenai prinsip model Two Stay Two Stray. Akan tetapi pada pertemuan kali ini materi juga ditekankan pada aspek yang belum optimal.

b. Pada siklus II memang tidak jauh berbeda dengan siklus I. Pada siklus II ini lebih fokus pada upaya peningkatan untuk pencapaian hasil pada setiap aspek agar menjadi lebih optimal.

3. Pengamatan

Peneliti melakukan pengamatan terhadap situasi pembelajaran yang ada di kelas. Pengamatan tersebut meliputi sikap siswa saat menyampaikan persetujuan, sanggahan, penolakan pendapat, keaktifan siswa, serta keseluruhan kegiatan siswa dari awal hingga akhir pembelajaran. Kegiatan-kegiatan tersebut tercermin dalam lembar pengamatan dan catatan lapangan.

4. Refleksi

Refleksi dilaksanakan berdasarkan data yang masuk ketika pelaksanan tidakan. Peneliti dan guru berdiskusi untuk menganalisis dan memaknai pelaksanaan pada tindakan siklus II. Refleksi ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan tindakan dan digunakan untuk merancang pada siklus yang selanjutnya.

Dokumen terkait