• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

B. Prosedur Penelitian dan Pengembangan

68

1. Analyze (Analisis)

Tahap analalis memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab kesenjangan pembelajaran yang terjadi disekolah, khususnya pada mata pelajaran biologi. Pada tahap ini terdapat beberapa prosedur yaitu:

a. Memvalidasi kesenjangan pembelajaran

Tujuan pada prosedur ini adalah mengidentifikasi permasalahan pembelajaran pada mata pelajaran biologi. Pada prosedur ini dilakukan analisis kebutuhan siswa dan wawancara kepada guru biologi di SMAN 1 Bangorejo. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa didapatkan hasil bahwa sebesar 56,3% siswa sulit memahami pelajaran biologi, sebesar 75% siswa kesulitan memahami isi materi bahan ajar dan bahan ajar yang tersedia kurang menarik minat belajar siswa. Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan guru biologi di SMAN 1 Bangorejo siswa cenderung kurang memahami materi pembelajaran karena bahan ajar yang tersedia kurang mendukung pembelajaran.

b. Menentukan tujuan instruksional

Prosedur ini bertujuan untuk menghasilkan tujuan pembelajaran yang menanggapi kesenjangan pembelajaran yang disebabkan karena kurangnya pengetahyan dan keterampilan. Pada prosedur ini dilakukan analisis kurikulum untuk menentukan tujuan pembelajaran. Kurikulum yang digunakan di SMAN 1 Bangorejo adalah kurikulum merdeka.

Tabel 3.1

Capaian Pembelajaran

Elemen Capaian Pembelajaran

Pemahaman Biologi

Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan.

Keterampilan Proses

1. Mengamati

Mampu memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran dan pengamatan.

Memperhatikan detail yang relevan dari obyek yang diamati.

2. Mempertanyakan dan memprediksi

Mengidentifikasi pertanyaan dan permasalahan yang dapat diselidiki secara ilmiah. Peserta didik menghubungkan pengetahuan yang telah dimiliki dengan pengetahuan baru untuk membuat prediksi.

3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan

Peserta didik merencanakan penyilidikan ilmiah dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan.

Peserta didik melakukan pengukuran atau membandingkan variabel terikat dengan menggunakan alat yang sesuai serta memperhatikan kaidah ilmiah.

4. Memproses, menganalisis data dan informasi

Menafsirkan informasi yang didapatkan dengan jujur dan bertanggung jawab. Menganalisis menggunakan alat dan metode yang tepat, menilai relevansi informasi yang ditemukan dengan mencantumkan referensi rujukan, serta menyimpulkan hasil penyelidikan.

5. Mengevaluasi dan refleksi

Mengevaluasi kesimpulan melalui Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi dan mengusulkan saran perbaikan untuk proses penyelidikan selanjutnya.

6. Mengomunikasikan hasil

Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh termasuk di dalamnya pertimbangan keamanan, lingkungan, dan etika yang ditunjang dengan argumen,

bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.

Sumber: Kemenristekdikti, 2022

Tabel 3.2 Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran

10.1 Mendeskripsikan ciri-ciri virus secara lisan dan tertulis berdasarkan gambar

10.2 Membedakan proses reproduksi virus baik secara litik ataupun Lisogenik

10.3 Mendeskripsikan peranan virus yang menguntungkan ataupun yang merugikan

Sumber: Dokumen pribadi

Tabel 3.3

Alur Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran JP Profil

Pelajar Pancasila

Materi Inti 10.1 Mendeskripsikan

ciri-ciri virus secara lisan dan tertulis berdasarkan gambar

2x45 Bernalar kritis

Ciri-ciri Virus

10.2 Membedakan proses reproduksi virus baik secara litik ataupun Lisogenik

2x45 Bernalar Kritis

Reproduksi Virus

10.3 Mendeskripsikan peranan virus yang menguntungkan ataupun yang merugikan

1x45 Bernalar Kritis

Peranan Virus

Sumber: Dokumen pribadi

c. Mengkonfirmasi siswa

Prosedur ini memiliki tujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik siswa. Pada prosedur ini peneliti melakukan analisis karakteristik terhadap 32 orang siswa dari kelas X9. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, mulai dari visual, audio visual dan kinestetik. Selain itu siswa juga memiliki kemampuan serta sikap yang berbeda-beda.

d. Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan

Tujuan dari prosedur ini adalah mengidentifikasi sumber daya yang akan dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proses ADDIE.

Sumber daya yang dimaksud pada prosedur ini adalah sumber daya bahan ajar yang tersedia dan yang dibutuhkan di sekolah. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru biologi SMAN 1 Bangorejo didapatkan hasil bahwa bahan ajar yang tersedia di sekolah adalah buku paket dan LKS, sehingga dibutuhkan inovasi bahan ajar lain, seperti modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing yang dilengkapi gambar dan video yang menarik.

Kemudian, berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa didapatkan hasil bahwa sebesar 93,8% membutuhkan pengembangan bahan ajar.

2. Desain (desain/perancangan)

Tahap ini bertujuan untuk memverifikasi produk yang diinginkan dan dan pemilihan metode pengujian yang sesuai. Pada tahapan ini terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan, antara lain:

a. Penyusunan daftar rancangan produk

Pada prosedur ini dilakukan penyusunan daftar rancangan produk yang akan dikembangkan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan sebelumnya. Penyusunan daftar rancangan awal pada modul eketronik ini adalah sebagai berikut:

1) Perancangan langkah pembelajaran yang disesuaikan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing

2) Pengumpulan referensi materi, gambar, dan video yang berkaitan dengan materi virus.

3) Penyusunan storyboard modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing. Berikut ini merupakan storyboard dari modul elektronik:

Sumber: Dokumen pribadi

Gambar 3.1

Storyboar Modul Elektronik Cover Modul Elektronik

Berbantuan Aplikasi Flip PDF Corporate

Logo universitas s

Logo kurikulum

Judul cover

Nama penulis

Kata pengantar Daftar isi

Daftar gambar Petunjuk penggunaan

Sub-Pembelajaran Evaluasi

Glosarium Peta konsep

Daftar Pustaka

Judul Sub-Pembelajaran Tahap orientasi

(Wacana, Ayo membaca, orientasi)

Merumuskan Masalah (ayo menganalisis) Merumuskan Hipotesis

Mengumpulkan data (Uraian Materi) Kesimpulan (Menguji Hipotesis, Kesimpulan)

b. Menghasilkan strategi pengujian

Pada prosedur ini dilakukan penyusunan berupa kisi-kisi soal yang sesuai dengan materi beserta kunci jawabannya.

3. Develop (pengembangan)

Tahap ini bertujuan untuk menghasilkan dan mevalidasi bahan ajar yang telah dipilih. Terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan, antara lain:

a. Menghasilkan konten

Pada prosedur ini dilakukan pembuatan konten sehingga menghasilkan sebuah produk yang memuat isi konten tersebut. Seluruh konten yang berkaitan dengan isi modul elektronik dikumpulkan dan rancangan atau kerangka bahan ajar diterapkan menjadi produk awal dari modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus menggunakan aplikasi perangkat lunak Microsoft Word 2016 yang kemudian di ekspor menjadi file PDF.

b. Memilih atau mengembangkan bahan ajar

Pada prosedur ini dilakukan pengembangan bahan ajar yang telah selesai dibuat pada prosedur menghasilkan konten yang berupa modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus dalam bentuk file PDF. File PDF yang berisikan modul elektronik berbasis inkuri terbimbing pada materi virus dikembangkan menggunakan aplikasi Flip PDF Corporate. Pada saat pengembangan modul elektronik, ditambahkan berbagai fitur yang bisa memudahkan siswa

dalam belajar, seperti menambahkan video, fitur home, next, dan previous, serta soal yang sudah tersambung dengan google form, sehingga siswa bisa mengerjakan secara langsung melalui modul elektronik. Hasil dari prosedur ini adalah sebuah modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus dengan format html, sehingga bisa diakses melalui internet.

c. Mengembangkan petunjuk untuk siswa

Pada prosedur ini dilakukan pengembangan petunjuk penggunaan modul elektronik untuk siswa, sehingga memudahkan siswa dalam penggunaan modul elektronik dan sebagai panduan siswa dalam meningkatkan pengalaman belajar.

d. Mengembangkan petunjuk untuk guru

Pada prosedur ini dilakukan pengembangan petunjuk penggunaan modul elektronik untuk guru sehingga memudahkan guru dalam membimbing siswa untuk menggunakan modul elektronik.

e. Melakukan revisi formatif

Prosedur ini bertujuan untuk merevisi bahan ajar yang dikembangkan sebelum pada akhirnya digunakan pada tahapan implementasi. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan pada prosedur ini, antara lain:

1) Uji coba satu-ke-satu

Uji coba ini dilakukan untuk menghilangkan kesalahan yang paling jelas dari hasil pengembangan modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus. Kegiatan yang dilakukan pada uji coba satu-ke-satu ini adalah memvalidasi modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus kepada 6 orang validator ahli materi, ahli bahasa, ahli media serta guru biologi.

2) Uji coba kelompok kecil

Uji coba kelompok kecil kelompok kecil ini dilakukan kepada 9 siswa kelas X guna mendapatkan respon siswa. Apabila produk mendapatkan respon yang baik dan tidak terdapat revisi maka produk akan diujikan dalam skala besar pada tahap implementasi.

4. Implement (implementasi)

Tahap implementasi bertujuan untuk mempersiapkan lingkungan belajar dengan melibatkan siswa. Terdapat beberapa prosedur yang dilakukan pada tahap ini, antara lain:

a. Mempersiapkan guru

Pada prosedur ini bertujuan mempersiapkan guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran. Pada prosedur ini guru mempersiapkan strategi pembelajaran yang digunakan pada saat proses

belajar mengajar berlangsung. Dalam proses pembelajaran guru menjelaskan mengenai materi virus dengan menerapkan modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing. Selain itu, guru juga mempersiapkan evaluasi mengenai materi yang diajarkan berupa soal-soal evaluasi.

b. Mempersiapkan siswa

Pada prosedur ini dilakukan proses pembelajaran dengan siswa kelas X9 SMAN 1 Bangorejo yang berjumlah 30 siswa. Proses pembelajaran dilakukan dengan menerapkan modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus.

5. Evaluate (evaluasi)

Tahap evaluasi merupakan tahapan akhir dari keseluruhan proses ADDIE. Tahapan ini bertujuan untuk menilai kualitas produk bahan ajar yang dikembangkan baik sebelum ataupun sesudah tahap implementasi.

a. Menentukan kriteria evaluasi

Prosedur ini bertujuan untuk mengidentifikasi presepsi, pembelajaran, dan kinerja sebagai tiga tingkat utama evaluasi yang terkait dengan bahan ajar yang telah dikembangkan menggunakan rubrik angket validasi ahli, angket respon siswa, serta kisi-kisi soal pre-test dan post-test.

b. Menentukan alat evaluasi

Pada prosedur ini bertujuan untuk menentukan atribut utama untuk setiap alat evaluasi dalam pendekatan ADDIE pada desain pembelajaran. Alat evaluasi yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket validasi ahli, angket respon siswa, lembar soal pre-test dan post-test, serta skala likert.

c. Melakukan evaluasi

Pada prosedur ini bertujuan membantu menilai kualitas pembelajaran dan menilai proses yang digunakan untuk menghasilkan sumber belajar. Evaluasi ini dilakukan dengan cara evaluasi secara formatif dan sumatif. Evaluasi secara formatif dilakukan pada uji satu-ke-satu dan uji coba kelompok kecil. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan dengan cara pre-test dan post-test.

Dokumen terkait