BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
A. Penyajian Data Uji Coba
Penelitian dan pengembangan ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian Research and Development adalah metode yang digunakan dalam suatu kajian ataupun tinjauan yang sistematik untuk mengembangkan dan memvalidasi suatu produk yang digunakan dalam bidang keilmuan. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus untuk siswa kelas X.
Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE dengan 5 tahapan yaitu Analyze (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implement (pelaksanaan), Evaluate(evaluasi). Dengan keseluruhan prosedur sebagai berikut:
1. Analyze
Pada tahap ini terdapat empat prosedur yang dilakukan dalam penelitian dan pengembangan ini, sebagai berikut:
a. Memvalidasi kesenjangan pembelajaran
Tujuan pada prosedur ini adalah mengidentifikasi permasalahan pembelajaran pada mata pelajaran biologi. Pada prosedur ini dilakukan analisis kebutuhan siswa dengan menyebar angket kepada siswa dan wawancara kepada guru biologi di SMAN 1 Bangorejo yang dilakukan
pada tanggal 11 Maret 2022. Berikut merupakan hasil analisis kebutuhan siswa:
Gambar 4.1
Hasil Angket Analisis Kebutuhan Siswa
Gambar 4.2
Hasil Angket Analisis Kebutuhan Siswa
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan didapatkan hasil bahawa sebesar 56,3% siswa sulit memahami pelajaran biologi (Gambar 4.1), sebesar 75% siswa kesulitan memahami isi materi bahan ajar dan bahan ajar yang tersedia kurang menarik minat belajar siswa (Gambar 4.2). Berdasarkan hasil wawancara guru bilogi, materi virus merupakan materi yang tergolong sulit dipahami oleh siswa, dikarenakan banyak menggunakan istilah latin dan bersifat abstrak.
Selain itu,menurut guru biologi pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa cenderung pasif dan kurang bersemangat dalam
mengikuti pelajaran. Hal tersebut menyebabkan siswa kurang memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Salah satu penyebab kepasifan siswa serta kemalasan siswa dalam belajar adalah kurangnya inovasi dalam sumber belajar ataupun bahan ajar yang digunakan siswa. Oleh karena itu dibutuhkan inovasi pengembangan bahan ajar yang bisa mendukung proses pembelajaran siswa.
Berdasarkan analisis angket kebutuhan siswa dan wawancara terhadap guru biologi dapat disimpulkan bahwa permasalahan pada pembelajaran biologi di kelas X SMAN 1 Bangorejo adalah siswa sulit memahami pembelajaran biologi dan bahan ajar yang tersedia di sekolah kurang menarik minat siswa dalam belajar.
b. Menentukan tujuan instruksional
Pada prosedur ini dilakukan analisis kurikulum yang digunakan di SMAN 1 Bangorejo. Kurikulum yang digunakan di sana adalah kurikulum merdeka. Analisis kurikulum dilakukan untuk menentukan tujuan pembelajaran melalui Capaian Pembelajaran berdasarkan Surat Keputusan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 008 Tahun 2022. Melalui Capaian Pembelajaran yang telah ditentukan kemudian peneliti akan membuat tujuan pembelajaran serta alur tujuan pembelajaran terhadap materi virus. Analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1
Capaian Pembelajaran
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman Biologi
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan.
Keterampilan Proses
1. Mengamati
Mampu memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari obyek yang diamati.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Mengidentifikasi pertanyaan dan permasalahan yang dapat diselidiki secara ilmiah. Peserta didik menghubungkan pengetahuan yang telah dimiliki dengan pengetahuan baru untuk membuat prediksi.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik merencanakan penyilidikan ilmiah dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Peserta didik melakukan pengukuran atau membandingkan variabel terikat dengan menggunakan alat yang sesuai serta memperhatikan kaidah ilmiah.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menafsirkan informasi yang didapatkan dengan jujur dan bertanggung jawab.
Menganalisis menggunakan alat dan metode yang tepat, menilai relevansi informasi yang ditemukan dengan mencantumkan referensi rujukan, serta menyimpulkan hasil penyelidikan.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada.
Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data.
Menunjukkan permasalahan pada metodologi
dan mengusulkan saran perbaikan untuk proses penyelidikan selanjutnya.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh termasuk di dalamnya pertimbangan keamanan, lingkungan, dan etika yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.
Sumber: Kemenristekdikti, 2022.
Tabel 4.2 Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran
10.1 Mendeskripsikan ciri-ciri virus secara lisan dan tertulis berdasarkan gambar
10.2 Membedakan proses reproduksi virus baik secara litik ataupun Lisogenik
10.3 Mendeskripsikan peranan virus yang menguntungkan ataupun yang merugikan
Sumber: Dokumen pribadi
Tabel 4.3
Alur Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran JP Profil Pelajar Pancasila
Materi Inti 10.1 Mendeskripsikan ciri-ciri
virus secara lisan dan tertulis berdasarkan gambar
2x45 Bernalar kritis Ciri-ciri Virus
10.2 Membedakan proses reproduksi virus baik secara litik ataupun Lisogenik
10.3 Mendeskripsikan peranan virus yang menguntungkan ataupun yang merugikan
2x45 Bernalar Kritis Reprodu ksi Virus
Sumber: Dokumen pribadi
c. Mengkonfirmasi siswa
Prosedur ini memiliki tujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik siswa. Pada prosedur ini peneliti melakukan analisis karakteristik terhadap 32 orang siswa dari kelas X9. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, mulai dari visual, audio visual dan kinestetik. Selain itu siswa juga memiliki kemampuan serta sikap yang berbeda-beda.
d. Mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan
Pada prosedur ini dilakukan untuk mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan dalam menyelesaikan seluruh proses penelitian.
Sumber daya yang dimaksud merupakan sumber daya bahan ajar yang tersedia dan dibutuhkan disekolah. Pada prosedur ini dilakukan wawancara terhadap guru biologi serta memberikan angket analisis kebutuhan terhadap siswa.
Berdasarkan hasil waancara terhadap guru biologi SMAN 1 Bangorejo bahan ajar yang tersedia di sekolah khususnya pada mata pelajaran biologi hanyalah buku paket dan buku lks saja. Menurut beliau bahan ajar yang tersedia kurang menarik minat siswa sehingga dibutuhkan inovasi bahan ajar lainnya. Selain itu beliau juga menuturkan bahwasanya tidak pernah membuat atau mengembangkan bahan ajar lain dikarenakan kurangnya kemahiran dalam penggunaan teknologi.
Hasil angket kebutuhan siswa juga menyatakan bahwa siswa membutuhkan pengembangan bahan ajar, sebagai berikut:
Gambar 4.3
Hasil Angket Analisis Kebutuhan Siswa
Gambar 4.4
Hasil Angket Analisis Kebutuhan Siswa
Berdasarkan gambar 4.3 diperoleh hasil bahwa sebesar 93,8%
membutuhkan pengembangan bahan ajar modul elektronik. Selain itu, berdasarkan gambar 4.4 diperoleh hasil bahwa 100% siswa setuju jika diadakan pengembangan bahan ajar modul elektronik.
Berdasarkan hsil wawancara guru biologi SMAN 1 Bangorejo dan hasil angket analisis kebutuhan siswa dapat disimpulkan bahwa di butuhkan pengembangan bahan ajar di SMAN 1 Bangorejo.
2. Design (perancangan)
a. Penyusunan daftar rancangan produk
Pada prosedur ini terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan, sebagai berikut:
1) Perancangan langkah pembelajaran
Pada tahapan ini dilakukan perancangan langkah-langkah pembelajaran berdasarkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Perancangan langkah pembelajaran dilakukan untuk menyusun isi modul elektronik yang berbasis inkuiri terbimbing yang terdiri dari 6 kegiatan belajar. 6 kegiatan belajar tersebut antara lain:
a) Orientasi
Orientasi merupakan sub-pembelajaran awal yang bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan peserta didik.
Pada modul elektronik ini terdapat pembelajaran yang memuat 3 bab materi virus, yang mana pada setiap sub-babnya terdapat sub-pembelajaran orientasi. Sub-pembelajaran orientasi menyajikan suatu fenomena atau peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan sub-bab materi virus yang dimuat dalam modul elektronik. Tujuan dari sub-pembelajaran orientasi adalah untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan motivasi belajar peserta didik.
b) Merumuskan masalah
Merumuskan masalah merupakan sub-pembelajaran yang akan dilakukan siswa setelah sub-pembelajaran orientasi. Siswa diberikan pertanyaan yang merupakan rumusan masalah dari fenomena atau peristiwa yang terdapat pada sub-pembelajaran orientasi.
c) Merumuskan hipotesis
Merumuskan hipotesis merupakan sub-pembelajaran yang akan dilakukan siswa setelah sub-pembelajaran merumuskan masalah. Sub-pembelajaran merumuskan hipotesis terdapat pada setiap pembelajaran. Pada tahap ini siswa diminta untuk memberikan jawaban atas pertanyaan pada sub-pembelajaran merumuskan masalah. Jawaban tersebut merupakan sebuah hipotesis awal terhadap masalah yang telah diberikan sebelumnya.
d) Mengumpulkan data
Pada tahapan ini dalam modul elektronik merupakan uraian materi mengenai sub-bab virus yang terdapat pada setiap sub-bab pembelajaran. Siswa diminta mengumpulkan data dari uraian materi untuk menguji hipotesis awal yang telah mereka buat pada sub-pembelajaran merumuskan hipotesis. Sehingga peserta didik dapat menemukan sendiri
konsep yang dipelajari melalui kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
e) Menguji hipotesis
Menguji hipotesis merupakan sub-pembelajaran yang dilakukan siswa untuk menentukan jawaban yang benar dan sesuai dengan data yang diperoleh pada saat mengumpulkan data pada sub-pembelajaran uaraian materi.
f) Merumuskan kesimpulan
Merumuskan kesimpulan merupakan tahap akhir dari pembelajaran. Pada tahap ini siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan berdasarkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan.
2) Pengumpulan referensi yang berkaitan dengan isi modul
Pada kegiatan dilakukan pengumpulan referensi yang berkaitan dengan isi modul, dimulai dengan mencari sumber materi virus, mencari gambar-gambar yang berkaitan dengan materi serta ikon-ikon yang digunakan melalui google chrome, dan mencari video yang sesuai dengan isi materi modul elektronik yaitu virus melalui Youtube.
3) Penyusunan storyboard modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing
Pada kegiatan ini dilakukan perancangan format modul elektronik berdasarkan langkah pembelajaran inkuiri
terbimbing serta referensi yang telah didapatkan. Rancangan penulisan modul elektronik terdiri dari, sebagai berikut:
a) Sampul b) Halaman home c) Kata pengantar d) Daftar isi e) Daftar gambar
f) Petunjuk penggunaan modul elektronik
g) Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran serta Alur Tujuan Pembelajaran
h) Peta konsep
i) Sub-pembelajaran ciri-ciri virus (berbasis inkuiri terbimbing)
j) Sub-pembelajaran reproduksi virus (berbasis inkuiri terbimbing)
k) Sub-pembelajaran peranan virus (berbasis inkuirir terbimbing)
l) Evaluasi m) Glosarium n) Daftar pustaka
Setelah selesai membuat rancangan penulisan modul elektronik maka, selanjutnya adalah membuat storyboard modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing. Penyusunan
storyboard dilakukan untuk dasar panduan pembuatan modul elektronik sehingga dapat mempermudah proses pembuatan modul elektronik. Adapun storyboard pada modul elektronik sebagai berikut:
Gambar 4.5
Storyboard Modul Elektronik
b. Menghasilkan strategi pengujian
Prosedur ini dilakukan untuk membuat strategi dalam menguji modul elektronik. Strategi pengujian modul elektronik dilakukan dengan cara pengujian pengetahuan siswa melalui pre-test dan post-test. Pada prosedur ini dilakukan penyusunan kisi-kisi soal pre-test dan post-test. Adapun kisi-kisi soal pre-test dan post-test sebagai berikut:
Cover Modul Elektronik Berbantuan Aplikasi Flip PDF Corporate
Logo universitas s
Logo kurikulum
Judul cover
Nama penulis
Kata pengantar Daftar isi
Daftar gambar
Petunjuk penggunaan
Sub-Pembelajaran Evaluasi
Glosarium Peta konsep
Daftar Pustaka
Judul Sub-Pembelajaran Tahap orientasi
(Wacana, Ayo membaca, orientasi)
Merumuskan Masalah (ayo menganalisis) Merumuskan Hipotesis
Mengumpulkan data (Uraian Materi) Kesimpulan (Menguji Hipotesis, Kesimpulan)
Tabel 4.4
Kisi-kisi Soal Pre-test dan Post-test Indikator
Soal
Jenjang Kognitif
Soal Jawaban
Menganalisi s replikasi virus
L-2 (C4) 1. Seorang ilmuan hendak membiakkan virus untuk diteliti strukturnya, berdasarkan sifat virus, media yang dapat memungkinkan virus untuk berkembang baik adalah...
a. Susu segar b. Bangkai tikus
c. Embrio ayam yang sudah mati d. Telur yang mengandung
embrio yang masih hidup e. Agar-agar yang mengandung
gula dan kaldu
d. Telur yang mengand ung embrio yang masih hidup
Mengelomp okkan ciri-ciri virus
L-1 (C2) 2. Perhatikan sifat-sifat berkut ini!
1) Dapat dikristalkan
2) Tidak memiliki sitoplasma 3) Dapat bereproduksi
4) Memiliki asam nukleat berupa DNA atau RNA Sifat-sifat yang menunjukkan bahwa virus tergolong benda mati adalah...
a. 1) dan 2) b. 1) dan 3) c. 2) dan 3) d. 2) dan 4) e. 3) dan 4)
a. 1) dan 2)
Menentukan ciri-ciri virus
L-1 (C1) 3. Salah satu ciri dari virus adalah...
a. Inti sel eukariotik b. Inti sel prokariotik c. Sel berbentuk batang
d. Hanya memiliki satu asam nukleat (DNA saja atau RNA saja)
e. Sel berbentuk bola
d. Hanya memiliki satu asam nukleat (DNA saja atau RNA saja) Menentukan
ciri-ciri virus
L-1 (C2) 4. Bentuk virus bermacam-macam, virus berikut ini yang berbentuk T adalah....
a. Bakteriofage
a. baktriofa ge
b. Virus HIV c. Virus Ebola d. Adenovirus e. Tobbaco Virus Menentukan
reproduksi virus
L-1 (C2) 5. Rangkaian tahapan reproduksi virus pada siklus litik secara berurutan adalah...
a. Penetrasi – adsorpsi – perakitan – sintesis – lisis b. Adsopsi – sintesis –
penetrasi – perakitan – lisis c. Sintesis – adsopsi –
penetrasi – perakitan – lisis d. Adsorpsi – penetrasi –
sintesis – perakitan – lisis e. Penetrasi – perakitan –
adsorpsi – lisis – sintesis
d. Adsorpsi –
penetrasi –
sintesis – perakita n – lisis
Menentukan reproduksi virus
L-1 (C2) 6. Peristiwa yang terjadi pada saat penetrasi dalam daur litik viruas adalah...
a. Virus menempel pada sel inang
b. Terbentuknya bagian-bagian tubuh virus
c. Virus-virus baru meninggalkan sel inang d. Materi genetik virus
menginjeksi sel inang
e. Terjadi penggabungan antara perakitan bagian-bagian tubuh virus
d. Mat
eri genetik virus menginjek si sel inang
Menentukan replikasi virus
L-3 (C4) 7. Perhatikan data tahapan replikasi virus berikut ini....
1) Adsorbsi 2) Penetrasi 3) Penggabungan 4) Sintesis
5) Pembelahan sel inang 6) Lisis
Dari tahapan tersebut yang tidak terdapat pada replikasi virus secara litik adalah...
a. 1) dan 2) b. 1) dan 3) c. 3) dan 5)
c. 3) dan 5)
d. 3) dan 6) e. 5) dan 6) Menentukan
replikasi virus
L-1 (C2) 8. Virus akan menghancurkan sel induk setelah melakukan reproduksi. Pernyataan di atas termasuk dalam infeksi secara...
a. Litik b. Lisogenik
c. Fase absorpsi dan infeksi d. Fase penggabungan e. Replikasi
a. Litik
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 9. Setelah dinding sel terhidrolisis (rusak) maka DNA virus masuk ke dalam sel bakteri (sel inang) disebut..
a. Fase penetrasi b. Fase absorpsi c. Faae perakitan d. Fase pembebasan
e. Fase replikasi dan sintesis
a. Fase penetrasi
Menetukan ciri-ciri virus
L-1 (C2) 10. Perhatikan gambar dibawah ini !
Bagian yang menunjukkan kapsid virus yaitu……
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5
a. 1
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 11. Pada siklus lisogenik, terjadi proses penggabungan materi genetik virus dan sel inang.
Gabungan materi genetik virus dan sel inang yang dapat diwariskan pada sel anakan dinamakan….
a. Plasmid b. Genom c. Makrofag d. Profag e. Replika
d. Prof age
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 12. Rangkaian tahapan pada reproduksi virus secara Lisogenik secara berurutan adalah………
a. Penetrasi-perakitan-lisis-sintesis-pembelahan
b. Adsorpsi-sintesis-perakitan-penetrasi-pembelahan c.
Adsorpsi-penetrasi- penggabungan-pembelahan-sintesis
d. Adsorpsi-penggabungan- penetrasi-pembelahan-sintesis
e. Penggabungan-adsorpsi- penetrasi-sintesis-pembelahan
c. Adsorpsi- penetrasi-penggabu ngan-pembelah an-sintesis
Menentukan hubungan siklus litik dengan lisogenik
L-2 (C3) 13. Replikasi virus dalam keadaan lingkungan tertentu pada saat mengalami fase Lisogenik dapat berpindah ke fase Litik, hal tersebut dikarenakan…………
a. Daya tahan sel inang (sel bakteri) menjadi semakin kuat sehingga sel yang terinfeksi menjadi lisis b. Daya tahan sel inang (sel
bakteri) menjadi lemah sehingga sel yang terinfeksi menjadi lisis
c. Sel inang kekurangan energi d. Sel inang dapat membelah
menjadi banyak
e. Sel inang mati sehingga terjadi lisis
b. Day
a tahan sel inang (sel bakteri) menjadi lemah sehingga sel yang terinfeksi menjadi lisis
Menentukan replikasi virus
L-1 (C1) 14. Replikasi virus tanpa menghancurkan sel inang disebut siklus……..
a. Siklus Litik b. Siklus replikasi c. Siklus Lisogenik d. Siklus sintesis e. Siklus genik
c. Siklus lisogenik
Menentukan replikasi virus
L-2 (C2) 15. Berikut pernyataan yang benar mengenai rerproduksi virus yaitu……….
a. Pada siklus litik, sel
a. Pada siklus litik, sel inang
akan hancur dan
menyebabkan virus keluar dan menyebar
b. Pada siklus Lisogenik pembelahan genom tanpa diikuti oleh pembelahan sel c. Pada siklus Litik terdapat
fase pembelahan
d. Pada siklus Lisogenik tidak terdapat fase adsorpsi
e. Pada siklus litik, DNA virus disisipkan kedalam DNA bakteri
inang akan hancur dan menyebab kan virus keluar dan menyebar
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 16. Pernyataan yang benar mengenai gambar dibawah ini adalah…….
a. Fase adsorpsi, penempelan serabut ekor pada sel inang b. Fase adsorpsi, virus
menginjeksikan DNA/RNA ke sel inang
c. Fase replikasi, DNA/RNA virus merusak dan mengendalikan DNA/RNA sel inang
d. Fase penetrasi, virus menginjeksikan DNA/RNA ke sel inang
e. Fase adsorpsi, DNA/RNA virus merusak dan mengendalikan DNA/RNA sel inang
d. Fase penetrasi, virus menginjek sikan DNA/RN A ke sel inang
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 17. Perhatikan gambar dibawah ini!!!!
Tahapan siklus Lisogenik pada no.5 adalah……
c. Pembelah an
a. Adsorpsi b. Penetrasi c. Pembelahan d. Penggabungan e. Lisis
Menentukan replikasi virus
L-1 (C2) 18. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai siklus Lisogenik adalah, kecuali…….
a. Pada siklus Lisogenik tidak terdapat fase lisis
b. Siklus Lisogenik merupakan replikasi virus tanpa menghancurkan sel inang c. Tahapan penggabungan
pada siklus Lisogenik merupakan tahap ke-empat d. Siklus Lisogenik tidak
terdapat fase perakitan e. Pada siklus Lisogenik
terdapat fase lisis
e. Pada siklus Lisogenik terdapat fase lisis
Mengetahui peranan merugikan virus
L-2 (C3) 19. Seorang anak menderita penyakit yang disebabkan oleh virus sehingga mengalami kelumpuhan. Virus Apakah yang menyebabkan penyakit tersebut………
a. HIV
b. Herpes Simpleks Virus c. Poliovirus
d. RSV
e. Paramyxovirus
c. Poliovirus
Menentukan peranan merugikan virus
L-1 (C2) 20. HIV sebagai penyebab AIDS akan mengakibatkan orang yang terinfeksi mengalami ....
a. Peningkatan leukosit b. Kerusakan hati dan limpa c. Peningkatan trombosit d. Lemahnya sistem kekebalan
tubuh
e. Penurunan kadar eritrosit
d. Lem
ahnya sistem kekebalan tubuh
3. Develop (pengembangan)
Pada pengembangan bertujuan untuk menghasilkan dan memvalidasi modul elektronik yang telah dipilih pada tahapan
sebelumnya. Pada tahapan ini terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan sebagai berikut:
a) Menghasilkan konten
Pada prosedur ini dilakukan pembuatan konten dalam bahan ajar modul elektronik. Seluruh rancangan bahan ajar produk yang telah selesai dilakukan pada tahap perancangan akan direalisasikan pada prosedur ini. Pembuatan konten menggunakan aplikasi perangkat lunak Microsoft Word 2016 yang kemudian di ekspor menjadi file PDF. Hasil konten yang telah dibuat adalah sebagai berikut:
Tabel 4.5
Hasil Pembuatan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing Menggunakan Perangkat Lunak Microsoft Word 2016
Tampilan Halaman Keterangan
Halaman Cover: pada halaman ini terdapat judul modul elektronik, gambar yang berkaitan dengan materi virus, logo kurikulum, logo universitas, serta nama penyusun
Halaman Home: pada halaman ini terdapat ikon pra-kata, ikon daftar isi, ikon petunjuk penggunaan modul elektronik, ikon analisis kurikulum, ikon peta konsep, ikon sub materi ciri-ciri virus, ikon sub materi replikasi virus, ikon sub materi peranan virus dalam kehidupan, ikon evaluasi, ikon glosarium serta ikon next.
Halaman pra-kata: pada halaman ini memuat sambutan awal mengenai moul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporatei berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus.
Halaman daftar isi: halaman ini memuat kerangka modul elektronik yang dilengkapi dengan nomor halaman.
Halaman daftar gambar: pada halaman ini memuat nama-nama gambar yang terdapat dalam modul elektronik beserta dengan nomor halamannya.
Halaman petunjuk penggunaan modul elektronik: pada halaman ini memuat petunjuk menggunakan modul elektronik serta terdapat penjelasan fungsi dari ikon tombol yang tersedia pada modul elektronik.
Halaman analisis kurikulum:
pada halaman ini memuat Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), serta Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dari materi virus.
Halaman peta konsep: pada halaman ini memuat diagram yang menggambarkan hubungan antar konsep untuk menyusun pengetahuan.
Halaman sub materi ciri-ciri virus: pada halaman ini memuat sub materi ciri-ciri virus berdasarkan langkah-langkah inkuiri terbimbing. Langakh-langkah tersebut antara lain orientasi (Ayo membaca), merumuskan masalah (ayo berfikir), merumuskan hipotesis (ayo berhipotesis), mengumpulkan data (uraian materi), menguji hoptesis dan kesimpulan (kesimpulan), serta penilaian diri.
Halaman sub materi replikasi virus: pada halaman ini memuat sub materi replikasi virus berdasarkan langkah-langkah inkuiri terbimbing. Langakh-langkah tersebut antara lain orientasi (orientasi), merumuskan masalah (ayo menganalisis), merumuskan hipotesis (ayo berhipotesis), mengumpulkan data (uraian materi), menguji hoptesis dan kesimpulan (kesimpulan) serta penilaian diri.
Halaman sub materi replikasi virus: pada halaman ini memuat sub materi ciri-ciri virus berdasarkan langkah-langkah inkuiri terbimbing. Langakh-langkah tersebut antara lain orientasi (Wacana), merumuskan masalah (Ayo menganalisis), merumuskan hipotesis (ayo berhipotesis), mengumpulkan data (uraian materi), menguji hoptesis dan kesimpulan (kesimpulan), serta penilaian diri.
Halaman evaluasi: halaman ini memuat soal evaluasi yang disajikan dalam bentuk link google form, sehingga siswa dapat langsung mengerjakan pada modul elektronik.
Halaman glosarium: halaman ini berisikan daftar istilah sulit yang disertai dengan artinya.
Halaman daftar pustaka:
halaman ini memuat semua referensi materi, gambar dan video yang digunakan dalam modul elektronik.
Halamancover belakang:
halaman ini berisikan gambar cover belakang modul elektronik.
b) Memilih atau mengembangkan bahan ajar
Pada prosedur ini dilakukan pengembangan modul elektronik berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus yang telah dibuat pada prosedur sebelumnya. Modul elektronik ini dikembangkan menggunakan aplikasi Flip PDF Corporate. Pada saat pengembangan modul elektronik ini, diberikan berbagai fitur yang bisa memudahkan siswa dalam belajar, seperti menambahkan video, fitur home, next, dan previous, serta soal yang sudah tersambung dengan google form. Prosedur ini akan menghasilkan
sebuah modul elektronik berbantuan aplikasi Flip PDF Corporate berbasis inkuiri terbimbing pada materi virus yang bisa diakses melalui handphone. Terdapat beberapa tahapan yang dilakukan pada saat mengembangkan modul elektronik ini, sebagai berikut:
1) Membuka aplikasi Flip PDF Corporate, kemudian meng-upload file PDF hasil pembuatan modul elektronik pada prosedur sebelumnya.
2) Mengedit file PDF pada aplikasi Flip PDF Corporate dengan membuka edit page untuk menambahkan fitur go to page pada halaman home, ikon next, ikon previous, dan ikon home sehingga bisa menuju ke halaman yang dituju.
Gambar 4.6
Mengedit File PDF Modul Elektronik
Gambar 4.7
Memberikan Fitur Go To Page Pada Ikon Home, Ikon Next, Ikon Previous Untuk Menuju Ke Halaman Yang Dituju.
3) Memberikan fitur open link yang berupa link google form pada bagian ayo berhipotesis dan evaluasi, sehingga siswa bisa mengerjakan langsung pada modul elektronik.
Gambar 4.8
Memberikan fitur open link yang berupa link pada sub ayo berhipotesis dan evaluasi
4) Menambahkan video pada bagian materi
Gambar 4.9
Menambahkan Video Pada Materi
5) Menyimpan file pdf yang telah diedit dan dikeluarkan dari halaman edit page
6) Meng-upload file yang telah diedit dengan mengklik bagian upload online
7) Menunggu beberapa saat sampai muncul link modul elektronik yang telah dikembangkan selesai dan kemudian link yang telah muncul bisa disalin. Link tersebut merupakan link untuk membuka modul elektronik yang telah selesai dikembangkan sehingga bisa digunakan sebagai bahan ajar.
c) Mengembangkan petunjuk siswa dan petunjuk guru
Pada prosedur ini dilakukan pengembangan petunjuk penggunaan modul elektronik untuk siswa dan guru. Petunjuk penggunaan ini memuat tata cara penggunaan modul elektronik dan penjelasan mengenai fungsi ikon-ikon yang terdapat pada