METODE PENELITIAN A. Model Pengembangan
B. Prosedur Pengembangan
Berdasarkan rancangan 4D, maka prosedur penelitian yang dilaksanakan tiga tahap pelaksanaan, yaitu:
1. Tahap Pendefenisian (define)
Tahap ini bertujuan untuk menetapkan dan mendefenisikan syarat-syarat pembelajaran. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui keadaan lapangan. Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap define adalah sebagai berikut:
a. Melakukan observasi ke sekolah
Pada tahap ini peneliti akan melihat bagaimana situasi dan kondisi proses pembelajaran disekolah serta media yang dipakai oleh guru PAI dan budi pekerti dalam proses pembelajaran. Peneliti juga akan melihat media pendukung apa yang digunakan oleh guru PAI dan Budi pekerti dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran.
b. Wawancara dengan guru bidang studi
Wawancara yang peneliti lakukan dengan guru PAI dan Budi pekerti bertujuan untuk mengetahui masalah serta hambatan yang dihadapi oleh guru PAI sehubungan dengan media pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI dalam proses pembelajaran.
37
Wawancara yang dilakukan juga bertujuan untuk mengetahui pentingnya produk yang akan dikembangkan dan untuk mengetahui berapa besar kebutuhan guru dan siswa terhadap media pembelajaran yang akan dikembangkan dalam pembelaran PAI di SMP.
c. Analisis Silabus
Dalam analisis silabus ini ada tiga aspek yang perlu diperhatikan yaitu:
1) Analisis Kompetensi Inti (KI)
Kompetensi inti pada mata pelajaran PAI kelas VII SMP yaitu:
KI.I Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI.2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya K1.3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
K.I.4 Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
38
2) Analisis Kompetensi Dasar (KD)
Analisis kompetensi dasar (KD) dari kompetensi Inti di atas (Muhammad Ahsan, 2016:24)
1.7 Menghayati ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam
2.7 Menghayati perilaku hidup bersih sebagai wujud ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syariat Islam
3.7 Memahami ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam
4.7 Menyajikan cara bersuci dari hadas 3) Analisis Indikator
Analisis indikator sebagai berikut:
a) Menjelaskan pengertian thaharah
b) Mengklasifikasikan macam-macam najis dan hadas c) Menjelaskan tata cara bersuci dari hadas kecil dan
besar
d) Mendemonstrasikan tata cara bersuci e) Menjelaskan hikmah thaharah d. Analisis Karakter Siswa
Analisis karakter siswa dilakukan bertujuan untuk mengetahui gaya belajar peserta didik. Apakah peserta didik cendrung memiliki gaya belajar audio, visual, maupun audio visual. Selain itu peneliti juga menganalisa tingkat pemahaman siswa. Hal ini dilakukan untuk merancang produk yang akan dikembangkan, agar produk yang dihasilkan bisa sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu peneliti melakukan wawancara dengan salah seorang siswa, serta observasi kegiatan peserta didik di kelas.
e. Analisis Buku Teks PAI Kelas VII Semester Satu
39
Dilakukan analisis terhadap buku rujukan yang sesuai dengan materi pelajaran. Tujuan analis buku ini agar dapat membantu merumuskan materi-materi pembelajaran. Pada penelitian ini peneliti mengembangkan pada satu materi, yaitu terkhus pada tata cara berwhuduk.
2. Tahap Perancangan (Design)
Tujuan tahap ini adalah untuk menyiapkan protype media berbasis video menggunakan software adobe premier pro. Protype adalah model atau simulasi dari semua aspek produk sesungguhnya yang akan dikembangkan, model ini harus bersifat reprensentive dari produk akhirnya. Langkah-langkah yang dilakukan adalah menentukan konsep utama pada pokok bahasan thaharah. Konsep dikembangkan sedemikian rupa sehingga mudah dipahami dan menarik bagi siswa.
Pada tahap ini yang akan dilakukan adalah merancang media pembelajaran interaktif berbasis video materi thaharah mata pelajaran PAI khususnya tentang tata cara berwudhu. Tahap ini terdiri dari beberapa langkah.
a. Mengidentifikasi dan menganalisis judul, tujuan dam materi pembelajaran yang dituangkan dalam garis besar program media.
b. Pengumpulan materi dan gagsan untuk membuat flowchart.
Flowchatr ini digunakan sebagai panduan merancang storyboard.
Flowchart adalah alur program yang dibuat dimulai dari pembuka, isi, sampai keluar.
c. Membuat storyboard. Storyboard adalah uraian yang berisi visual dan audio penjelasan masing-masing alur dalam flowchart.
d. Pengumpulan bahan-bahan yang diperlukan. Pengambilan gambar dan suara, dengan cara merekam kegiatan sesuai dengan materi pembelajaran akan ditampilkan melalui video.
e. Programing yaitu merangkai semua bahan-bahan yang ada dan melakukan tahap editing, tahap editing dilakukan melalui software adobe premier pro. Tahap editing merupakan tahap
40
menghubungkan antara visual atau suara dengan menggunakan transisi tertentu agar menjadi kesatuan informasi yang berkesinambungan. Pada tahap ini dilakukan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi saat merekam.
f. Finishing, dilakukan validasi oleh beberapa orang ahli dan revisi menurut masukan dari validator. Kemudian video yang telah utuh di burning ke DVD.
3. Tahap Pengembangan (Develop)
Tujuan tahap ini adalah untuk memvalidasi media pembelajaran interaktif berbasis video menggunakan adobe premier pro. Setelah video jadi, maka akan dilakukan pengujian untuk memastikan apakah video menggunakan software adobe premier pro sudah berjalan dengan baik atau tidak, apakah sesuai dengan perancangan atau tidak, apakah video ini sesuai dengan yang diharapkan atau tidak dan sebagainya. Berikut ada beberapa tahap yang dilakuakn dalam penelitian pengembangan adalah:
a. Tahap validasi media
Media yang baik salah satunya ditandai dengan kevalidannya. Tahap validasi ini dimulai dengan analisis dari para pakar/ validator.
b. Tahap praktikalitas
Tahap praktikalitas ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepraktisan penggunaan media pembelaran interaktif berbasis video dalam membantu proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran pada materi thaharah mata pelajaran PAI.
41 Tahap Define
1. Observasi 2. Wawacara
3. Analisis silabus mata pelajaran PAI (KI, KD, Indikator) 4. Analisis Karakteristik 5. Analisis buku teks
PAI kelas VII semester satu
Rancangan penelitian di atas digambarkan dalam prosedur penelitian yang dapat dilihat dari bagan berikut:
Valid tidak
Praktis tidak
Gambar 2. Prosedur Penelitian
Tahap Design
Merancang protype media pembelajaran
Tahap Develop validasi prototype media
pembelajaran
Uji coba media pembelajaran interaktif berbasis video pada
pembelajaran PAI untuk melihat pratikulasi
Media interaktif berbasis video software adobe premier pro untuk materi thaharah pembelajaran PAI dan Budi Pekerti
Revisi
Revisi
42 C. Subjek Uji Coba
Subjek uji coba dalam penelitian pengembangan media pembelajaran ini adalah:
1. Subjek uji coba adalah siswa kelas VII.2 SMPN 5 Sawahlunto. Subjek penelitian ini diberikan pembelajaran dengan menggunakan video pembelajaran pada materi thaharah mata pelajaran PAI
2. Subjek evaluasi, dilakukan penilaian terhadap produk yang dibuat.
Penilain tersebut dilakukan oleh satu orang dosen ahli dan dua orang guru PAI dan Budi Pekerti .