• Tidak ada hasil yang ditemukan

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Yang Profesional dan

INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET REALISASI

2 Proses APBD Kota Malang

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang disingkat APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. APBD disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan pendapatan daerah dalam rangka mewujudkan pelayanan kepada masyarakat. Penyusunan APBD didasarkan prinsip sebagai berikut: 1 Sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan

yang menjadi kewenangan daerah;

2 Tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat;

3 Tepat waktu, sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan;

4 Transparan, untuk memudahkan masyarakat mengetahui dan mendapatkan, akses informasi seluas-luasnya tentang APBD; 5 Partisipatif, dengan melibatkan masyarakat; dan

6 Tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan peraturan daerah lainnya.

Kebijakan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017 (sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 31 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

Tahun Anggaran 2017), maka Pemerintah Kota Malang dan DPRD harus memperhatikan antara lain : “Kepala Daerah dan DPRD wajib menyetujui bersama rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2016 paling lambat 1 (satu) bulan sebelum dimulainya Tahun Anggaran 2017 atau paling lambat tanggal 30 November 2016”

Pada Pasal 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 31 Tahun 2016 disebutkan

“Dalam hal peraturan perundang-undangan mengenai pelaksanaan urusan pemerintahan dan organisasi perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan sebagaimana diatur dalam

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah belum ditetapkan, maka penyusunan APBD Tahun 2017

diasarkan pada urusan pemerintahan dan organisasi perangkat daerah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,

Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupatan/Kota dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007

tentang Organisasi Perangkat Daerah “

Maka Rancangan Rencana Kerja ( Renja ) Tahun Anggaran 2017 SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Malang sebagai dasar penganggaran SKPD telah disusun mengacu Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

Tahapan dan Jadwal penyusunan APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2017 adalah sebagai berikut :

1) Penyusunan dan penyampaian rancangan KU-APBD dan PPAS-APBD Tahun Anggaran 2017 kepada DPRD Kota Malang, tanggal 9 November 2016

2) Kesepakatan bersama antara Walikota dan DPRD Kota Malang atas rancangan KU- APBD dan PPAS-APBD Tahun Anggaran 2017, tanggal 11 November 2016

3) Penerbitan Surat Edaran Kepala Daerah perihal Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan RKA-PPKD, tanggal 6 September 2016

4) Penyusunan dan pembahasan RKA-SKPD dan RKA-PPKD serta penyampaian rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2017 kepada DPRD Kota Malang, tanggal 16 November 2016

5) Persetujuan bersama antara Walikota dan DPRD Kota Malang atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2017, tanggal 30 November 2016 melalui Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang Nomor : 188.4/59/35.73.200/2016 tentang Persetujuan Penetapan Kesepakatan Bersama Antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang Dengan Pemerintah Kota Malang Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

6) Penyampaian rancangan Peraturan Daerah tentang APBD dan rancangan Peraturan Walikota Malang tentang Penjabaran APBD kepada Gubernur untuk dievaluasi, tanggal 5 Desember 2016

7) Penyempurnaan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD sesuai hasil evaluasi yang ditetapkan dengan keputusan pimpinan DPRD tentang penyempurnaan rancangan Peraturan Daerah tentang APBD, tanggal 10 Desember 2016

8) Penetapan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang APBD Tahun Anggaran 2017 dan Peraturan Walikota Nomor 93 Tahun 2016 tanggal 29 Desember 2016 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2017.

Reward and punishment,

Reward; Kebijakan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017 selain memenuhi amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 31 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017, dimana Pemerintah Kota Malang dan DPRD harus memperhatikan antara lain : “Kepala Daerah dan DPRD wajib menyetujui bersama rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2016 paling lambat 1 (satu) bulan sebelum dimulainya Tahun Anggaran 2017 atau paling lambat tanggal 30 November 2016”, tidak kalah pentingnya dipergunakan

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

sebagai tolokukur keberhasilan kinerja pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan memberikan apresiasi dan penghargaan/ anugerah “ Dana Rakca” kepada daerah yang berkinerja baik dalam aspek pengelolaan keuangan daerah termasuk aspek penyelenggaraan layanan dasar publik dan perekonomian daerah dengan memenuhi kriteria utama maupun kriteria jinerja daerah yang telah ditentukan. Selain dengan memberikan anugerah “Dana Rakca” tersebut pemerintah pusat mencanangkan program pemberian Dana Insentif Daerah ( DID) dengan alokasi minimum Rp 7,5 Milyar per daerah. Dana Insentif Daerah dialokasikan kepada daerah tertentu/berprestasi dengan mempertimbangkan kriteria tertentu. Oleh karena itu kriteria dan indikator penertapan daerah penerima DID meliputi 3 (tiga) kriteria yaitu:

1. Kriteria kinerja yang pertama adalah Kriteria Pengelolaan Keuangan yang terdiri dari :

a) Opini BPK atas LKPD ( mendapatkan opini WTP atau WDP )

b) Penetapan APBD tepat waktu c) Upaya (effort) peningkatan PAD

2. Kriteria kedua adalah Kriteria Kinerja Pendidikan yang terdiri dari :

a) Partisipasi Sekolah/ Angka Partisipasi Kasar ( APK ) b) Upaya (effort) peningkatan Indeks Pembangunan

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

3. Kriteria kinerja ketiga adalah Kriteria Kinerja Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat yang terdiri dari :

a) Peningkatan Angka Pertumbuhan Ekonomi Lokal b) Penurunan Angka Kemiskinan

c) Penurunan Angka Pengangguran Tujuan program Dana Insentif Daerah ( DID ) adalah :

a. Mendorong agar daerah berupaya untuk mengelola keuangannya dengan lebih baik yang ditunjukkan dengan perolehan opini BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD )

b. Memotivasi daerah agar berupaya untuk selalu menetapkab APBD tepat waktu

c. Mendorong agar daerah menggunakan instrumen politik dan instrumen fiskal untuk secara optima; mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan penduduknya

Pada tahun 2017 Pemerintah Pusat memberikan program DID kepada 83 daerah yang salah satunya adalah Kota Malang dengan alokasi DID sebesar Rp 7.500.000.000,00 (Tujuh Milyar Lima Ratus Juta Rupiah ).

B A B I I I AKUNTABILITAS KINERJA

“Punishment”

Namun sebaliknya jika penetapan APBD tidak tepat waktu,maka daerah mendapatkan sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yaitu Pasal 311 ayat (1) dan (2) sebagai berikut :

Ayat (1)

“ Kepala Daerah wajib mengajukan rancangan Perda tentang APBD disertai penjelasan dan dokumen-dokumen pendukungnya kepada DPRD sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan untuk memperoleh persetujuan bersama”

Ayat (2)

“ Kepala Daerah yang tidak mengajukan rancangan Perda tentang APBD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi administrasi berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangannya yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama 6 (enam) bulan”

3 Persentase Penyajian L/K SKPD sesuai Standar Akuntansi