Persaingan berdasarkan substitusi merupakan persaingan dari
produk pesaing dari PT Ultrajaya. Strategi yang dilakukan pada PT Ultrajaya adalah penciptaan nilai tambah bagi pelanggan melalui pembaharuan kemasan, peningkatan layanan, meyakinkan dan memberikan keamanan produk-produk PT Ultrajaya kepada pelanggan.
Kekuatan Tawar Menawar Pembeli
Untuk pembeli, diumumkan untuk semua kalangan namun
khususnya lebih kepada para anak-anak dan remaja. Apalagi untuk produk minuman Teh Kotak, banyak sekali para remaja dan anak-anak yang mengkonsumsi teh.
Kekuatan Tawar Menawar Pemasok
Pemasok untuk PT Ultrajaya dimulai dari bahan baku untuk
proses produksi hingga para investor yang menanakan modalnya di perusahaan ini.
Ancaman Pendatang Baru
Pendatang baru bagi PT Ultrajaya khususnya untuk minuman
sejenis produk Teh Kotak saat ini ada banyak seperti nu green tea, teh gelas, mountea. Karena itu diperlukan lebih banyak promosi dan penentuan harga agar produk Teh Kotak dapat tetap bertahan di pasaran walaupun sudah datang banyak pesaiang sejenis.
Persaingan Antar Perusahaan
48 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
teh sangatlah menjadi sebuah tantangan untuk PT Ultrajaya dalam memajukan usahanya dan tidak mengalami kemunduran di dalam melakukan produksi. PT Ultrajaya dituntut mampu bersaing dengan para kompetitor domestik maupun internasional dengan strategi improvement layanan kepada para customer yang ada.
49 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
17. ALFAMART
Persaingan Antar Perusahaan
Pada poin pendekatan ini, Alfamart memiliki beberapa pesaing
dalam bisnis minimarket retail dari mulai yang terbesar sampai yang terkecil. Alfamart boleh dikatakan mampu dalam mengalahkan pesaing-pesaing lamanya yang telah lebih dahulu memasuki dunia bisnis ini (seperti Indomaret, dll). Dapat terlihat dari banyaknya jumlah cabang dan toko yang tersebar di beberapa Pulau di Indonesia. Selain itu, pesaing utama Alfamart adalah minimarket Indomaret, karena secara kasat mata persaingan antara kedua minimarket ini terlihat dari letak toko yang sering bersebelahan atau berdekatan jaraknya.
Dalam kasus ini, Alfamart berusaha menggunakan strategi
competitive advantage dan differentiation advantage. Strategi competitive advantage nya adalah dengan menggunakan pendekatan keunggulan harga (cost advantage). Alfamart berusaha menjual produknya dengan harga yang lebih murah dan dengan kualitas yang sama baiknya atau bahkan lebih, karena jenis produk yang dipasarkan sama. Selain itu strategi competitive advantage yang lain yang dilakukan adalah dengan melakukan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan yang diberikan. Inovasi yang diciptakan oleh Alfamart adalah dengan membuat program member bagi pelanggan setianya. Dengan program member ini pelanggan akan diberikan kartu anggota/member card yang akan digunakan pada saat pelanggan akan melakukan pembayaran. Pelanggan hanya perlu memberikan kartu membernya kepada kasir, lalu kasir akan mencatat ID kartu member dan secara otomatis pelanggan tersebut akan mendapatkan potongan/diskon dalam pembayarannya tersebut.
50 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
Setiap penggunaan kartu member pelanggan juga mendapatkan poin-poin yang akan tercatat dalam kartu member. Poin-poin-poin tersebut berguna untuk mendapatkan berbagai undian-undian berhadiah. Semakin banyak poin, kesempatan untuk memenangkan undian semakin terbuka lebar. Alfamart berusaha mencipatakan customer relationship yang baik dengan memberikan hadiah hiburan kepada pelanggan setianya.
Dapat dikatakan bahwa lingkungan persaingan dalam bisnis
minimarket retail ini cukup besar, dilihat dari pertumbuhan industrinya yang cukup pesat, hambatan keluar yang sangat kecil, dan kompetitor yang berusaha mengejar pertumbuhan pasar secara agresif.
Ancaman Pendatang Baru
Hambatan masuk yang berusaha diciptakan oleh Alfamart adalah
dengan memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggannya, tempat yang nyaman dan bersih untuk berbelanja, dan harga barang yang murah. Namun selain itu, Alfamart juga berusaha untuk membuka cabang di banyak tempat agar mudah ditemukan oleh pembeli. Hampir di setiap daerah jalan-jalan pemukiman sekitar 200m – 300m terdapat toko Alfamart. Target Market Alfamart adalah untuk kalangan rumahtangga, oleh sebab itu toko-toko Alfamart terdapat di kawasan pemukiman warga. Hal ini mempersulit pendatang baru utk masuk, karena melihat sempitnya celah/peluang untuk masuk. Dan strategi tersebut telah merubah sedikit kebiasaan/ mindset para pembeli yaitu jika mereka membutuhkan sesuatu hal untuk dibeli, mereka akan langsung datang ke Alfamart bukan ke warung, karena tokonya yang mudah dijangkau dari tempat tinggal mereka, barang-barang yang dijual
51 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
lebih beragam, harga yang sama murahnya, serta toko yang bersih dan nyaman.
Kekuatan Tawar Menawar Pembeli
Kekuatan pembeli besar terjadi pada kasus ini, karena jumlah
pelanggannya yang besar. Oleh sebab itu Alfamart tidak dapat memonopoli harga jual produknya. Karena Alfamart dapat kehilangan pelanggannya jika pelanggannya berpindah kelain hati hanya karena perubahan harga yang tidak sesuai/ pas dengan kemampuan pelanggannya. Apalagi target utama pasarnya ditujukkan untuk rumahtangga ekonomi rendah sampai ke ekonomi menengah.
Kekuatan Tawar Menawar Pemasok
Kekuatan supplier disini tidak terlalu besar dikarenakan jenis
barang yang dijual adalah barang kebuthan sehari-hari. Barang-barang ini memang telah memiliki harga pasaran yang tidak mahal, serta jumlah suppliernya banyak. Tidak membutuhkan biaya yang bisar jika perusahaan ingin berpindah ke supplier yang lainnya.
Ancaman Produk Substitusi
Akhir-akhir ini banyak bermunculan pesaing-pesaing baru dalam
ranah bisnis minimarket. Para pendatang tersebut memasuki industri ini dengan membawa inovasi baru, yaitu minimarket yang beroperasi selama 24 jam dan memberikan fasilitas-fasilitas tambahan yang membuat pelanggan lebih nyaman. Dengan konsep minimarket yang sekaligus menjadi tempat untuk “nongkrong” sedang digandrungi pada saat ini, khususnya bagi kaum muda (13thn - 30thn). Fasilitas yang diberikan adalah tempat duduk dengan meja kecil yang nyaman
52 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
untuk 2 orang -5 orang, dilengkapi dengan saluran internet wi-fi yang gratis, tersedia makanan-makan ringan yang tepat untuk bersantai (hot dog, roti, kopi, teh, hot chocolate, minuman bersoda, dll) dimana pelanggan dapat melayani dirinya sendiri dengan membuat kopi yang sesuai dengan selera masing-masing sebagai contohnya. Ruangan yang nyaman dan ber-AC pun disediakan, namun bagi pelanggan yang suka untuk menikmati pemandangan luar, tempat ini pun tersedia.
53 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
18. INDOMARET
Persaingan Antar Perusahaan
Indomaret sampai saat ini masi terus-menerus membangun
tokonya yang bisa dibilang sudah ada dimana-mana, salah satu tujuan mereka membangun toko mereka dimana-mana adalah menghalangi pesaing untuk masuk dan bertahan. jika pesaing mereka membangun di tempat A maka Indomaret juga akan membangun di tempat A. Mereka sangat berani untuk menyewa atau membeli tempat yang tergolong kecil hanya untuk menanamkan ke pikiran konsumen kalau indomaret lah satu – satunya toko untuk membeli kebutuhan pangan mereka dan toko lain hanya sebagai alternatif.
Ancaman Pendatang Baru
Menurut Pearce dan Robinson (2008, p125) pendatang baru akan
membawa kapasitas baru, keinginan untuk merebut pangsa pasar, dan sering kali sumber daya yang substansial. Jika hambatan terhadap masuknya pendatang baru cukup tinggi dan pendatang baru mengharapkan adanya tindakan balasan yang tajam dari pesain yang ada, maka pendatang baru tersebut mungkin tidak akan membawa ancaman serius ketika masuk. Beberapa tahun ini perusahaan ritel seperti Indomaret sudah beberapa yang masuk ke Indonesia dan langsung menjadi ancaman yang serius bagi Indomaret. Para pendatang baru ini menggunakan konsep semi-cafe dimana para konsumen bisa bersantai terlebih dahulu sesudah membeli barang dan mesin pembuat coffe sebagai pilihan untuk menemani mereka bersantai.
54 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
Ancaman Produk Substitusi
Menurut Pearce dan Orbinson (2008, p132) produk-produk
substitusi yang perlu diperhatikan secara strategis adalah produk-produk substitusi yang memiliki tren membaiknya kinerja harga dibandingkan dengan produk industry tersebut, diproduksi oleh industru yang memperoleh laba tinggi. Jika industry tidak dapat meningkatkan kualitas produk atau melakukan diferensiasi, maka industru itu akan mengalami kemunduran dalam laba dan mungkin juga dalam pertumbuhannya.
Ancaman produk subtitusi Indomaret yang paling berbahaya
adalah carefour, Indomaret hanya menjual produk kebutuhan sembako, bahan rumah tangga yang paling penting saja sedangkan carefour menjual hampir semua kebutuhan sembako, sehari-hari dan rumah tangga sampe ke detilnya. tetapi kelemahan mereka adalah carefour tidak dimana-mana.
Kekuatan Tawar Menawar Pembeli
Menurut David (2009, p151) ketika pembeli berkonsentasi atau
berbelanja, daya tawar mereka dapat merepresentasikan kekuatan besar yang mempengaruhi intensitas persaingan di suatu industri. Daya tawar pembeli lebih tinggi ketika produk yang dibeli adalah standar atau tidak terdifferensiasi.
Indomaret sudah menguasai kekuatan tawar-menawar pembeli
karena harga produk atau jasa seperti pulsa handphone sudah sangat berada dalam garis standar pasar walaupun sedikit lebih mahal tapi mereka menawarkan tempat yang sejuk dan aman untuk berbelanja, selain itu harga nett yang menjadi kekuatan mereka, customer hanya mempunyai pilihan beli atau tidak, tawar-menawar barang sudah tidak ada seperti pasar tradisional.
55 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n
Kekuatan Tawar Menawar Pemasok
Menurut David (2009, p150) daya tawar pemasok mempengaruhi intensitas persaingan di suatu industry khususnya ketika terdapat sejumlah besar pemasok, atau ketika hanya terdapat sedikit bahan mentah pengganti yang bagus, atau ketika biaya peralihan ke bahan mentah lain sangat tinggi.
Karena Indomaret mempunyai pemasok yang banyak dengan
berbagai macam produk, Indomaret mempunyai keuntungan untuk tawar-menawar apalagi dalam pembelian produk dalam skala yang besar.
56 | A n a l y s i s P o r t e r P e r u s a h a a n