Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, serta Sasaran Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Tahun 2015-2019
AKUNTABILITAS KINERJA
1. Pusat Penyuluhan Pertanian
Kelembagaan Penyuluhan Pert anian yang difasilit asi
a.
Berdasarkan hasil serapan t erhadap indikat or kinerja jumlah kelembagaan penyuluhan pert anian t ingkat provinsi, kabupat en/ kot a dan kecamat an berdasarkan realisasi anggaran mencapai 94,17% persen at au sebesar Rp 150.108.959.143,- (Serat us lima puluh miliar serat us delapan jut a Sembilan rat us lima puluh sembilan ribu serat us empat puluh t iga rupiah) dari pagu anggaran Rp.
159.404.592.00,-(Serat us lima puluh Sembilan miliyar empat rat us empat jut a lima rat us Sembilan puluh dua ribu rupiah).
Kelembagaan Pet ani dan Ekonomi Pet ani yang difasilit asi
b.
Berdasarkan hasil serapan t erhadap indikat or kinerja jumlah kelembagaan pet ani dan ekonomi pet ani t ingkat provinsi, kabupat en/ kot a dan kecamat an berdasarkan realisasi anggaran mencapai 93,16% persen at au sebesar Rp 77.305.241.800 (Tujuh puluh t ujuh miliar t iga rat us lima jut a dua rat us empat puluh sat u ribu delapan rat us). dari pagu anggaran Rp.82.982.150.000,- (Delapan puluh dua miliar sembilan rat us delapan puluh dua jut a serat us lima puluh jut a rupiah)
Ket enagaan Penyuluhan yang difasilit asi
c.
Berdasarkan hasil serapan t erhadap indikat or kinerja jumlah ket enagaan penyuluhan t ingkat provinsi, kabupat en/ kot a dan kecamat an berdasarkan realisasi anggaran mencapai 98,23 % persen at au sebesar Rp 477.310.631.940 (Empat rat us t ujuh puluh t ujuh miliar t iga rat us sepuluh jut a enam rat us t iga puluh sat u ribu sembilan rat us empat puluh rupiah) dari pagu anggaran Rp. 485.929.162.000 ,- (Empat rat us delapan puluh lima miliar Sembilan rat us dua puluh Sembilan jut a serat us enam puluh dua ribu rupiah).
Dokumen Program dan Kerjasama, Penyelenggaraan, M onev
d.
dan Pembinaan Ket enagaan
Berdasarkan hasil capaian kinerja t erhadap indikat or kinerja jumlah Dokumen Bidang Program dan Evaluasi Penyuluhan, Dokumen Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Dokumen Kelembagaan dan Ket enagaan Penyuluhan dari t arget 57 dokumen, t erealisasi 57 dokumen (100%).
Beberapa permasalahan yang menghambat dalam pencapaian kinerja t ersebut adalah adanya revisi DIPA sampai 8 (delapan) kali menghambat t erealisasnya pelaksanaan kegiat an.
Solusi unt uk permasalahan t ersebut adalah dibuat nya jadw al palang kegiat an, sehingga kegiat an yang akan dilaksanakan sesuai jadw al yang t elah dibuat di aw al.
Pusat Pendidikan Pertanian
2.
Berdasarkan sasaran st rat egis Pusdik t an sepert i t ercant um dalam Renst ra Pusdikt an t ahun 201 5-2019, hasil analisis capai an kinerja masing-masing sasaran st rat egis t ersebut pada Tahun 2016 ant ara lain disebabkan :
Disebabkan t erjadi pemot ongan anggaran sehingga jumlah
a.
M ahasisw a/ Alumni yang menjadi pet ugas pendampingan program sw asembada pangan disent ra produksi pangan t idak mencapai t arget .
Ket erbat asan anggaran juga menyebabkan kegiat an kegiat an
b.
Generasi M uda Pert anian yang mengikut i Pendidikan M enengah Pert anian t idak mencapai t arget.
Realisasi serapan anggaran pada Tahun 2016 secara global
c.
t idak mencapai t arget 100% ant ara lain karena t erjadinya Penghemat an PAGU anggaran pada pert engahan t ahun berjalan mengakibat kan t erganggunya penyelenggaraan kegiat an, baik di Pusat dan Daerah; Perubahan kode akun oleh Kemenkeu mengakibat kan perubahan beberapa bent uk kegiat an dan revisi POK menunggu pengesahan Kanw il dan DJA; dan meningkat nya minat lulusan SLTP unt uk mengikut i pendidikan menengah kejuruan pert anian (SM K-PP) namun karena ket erbat asan dana jadi hanya sebagian yang t erfasilit asi.
Analisis Efisiensi capaian indikat or kinerja kegiat an dapat
d.
dilihat dari perbandingan proporsi ant ara besarannya capaian indikat or kinerja sasaran yang diperoleh dengan besarnya masukan/ input yang digunakan (Proporsi Out put / input ). Efisien t erjadi apabila nilai rasio Perbandingan dengan input mencapai 1 at au lebih dari 1. Perbandingan proporsi capaian global indikat or kinerja sasaran st rat egis Pusat Pendidikan Pert anian dengan input yang digunakan pada t ahun 2016 adalah 92,95 % berbanding 91,04 % dengan demikian nilai efisensi yang di peroleh adalah 1.02 Nilai t ersebut t ermasuk kedalam efisiensi.
Pusat Pelatihan Pertanian
3.
Hasil analisis bahw a Jumlah Aparat ur dan Non Aparat ur Pert anian,
a.
Jumlah Ket enagaan yang meningkat kompet ensinya Jumlah Kelembagaan Pert anian yang meningkat Kompet ensinya , Layanan Int ernal Organisasi dan Jumlah dukungan Pemant apan Sist em Pelat ihan Pert anian t elah mencapai dan melebihi t arget .
Tidak t ercapainya t arget sert ifikasi sebesar dikarenakan out put
b.
sert ifikasi sebanyak 60 orang di BBPP Lembang t idak dapat dilaksanakan karena anggarannya t erkena self blocking.
Efisiensi capaian indikat or kinerja kegiat an dapat dilihat dari
c.
perbandingan proporsi ant ara besarnya capaian indikat or kinerja sasaran yang diperoleh dengan besarnya masukan/ input yang digunakan (proporsi out put / input ). Efisiensi t erjadi apabila nilai rasio out put dibandingkan dengan input mencapai
≥
1.Nilai efisiensi Kegiat an PSPP dipengaruhi oleh beberapa fakt or, ant ara
d.
lain adanya opt imalisasi sumber daya yang dimiliki dan anggaran yang t ersedia, sumber daya manusia yang cukup memadai dalam menyelenggarakan kegiat an sert a sarana dan prasarana yang mendukung. Adanya revisi DIPA mengakibat kan beberapa perubahan pent ing pada jumlah anggaran dan out put yang dihasilkan, jenis kegiat an dan jadw al pelaksanaan. Revisi DIPA juga berpengaruh t erhadap capaian out put , namun di sisi lain, revisi DIPA dapat unt uk memanfaat kan anggaran yang t ersisa secara opt imal.
Analisis Program/ Kegiat an yang menunjang Keberhasilan at au
e.
Kegagalan Pencapaian PK, ant ara lain :
Kebut uhan diklat didasarkan pada hasil ident ifikasi kebut uhan dengan
1.
Eselon I lingkup Kement erian Pert anian, melalui implement asi e-proposal, rapat koordinasi dengan Eselon I lingkup Kement erian Pert anian dan UPT Pelat ihan Pert anian Pert anian Pusat dan Provinsi. Penyelenggaraan diklat selain melibat kan Widyaisw ara sebagai
2.
fasilit at or, juga para Penyuluh Pert anian (PNS dan Sw adaya), dosen dan prakt isi.
Peningkat an mut u penyelenggaraan diklat diarahkan dengan
3.
pemanfaat an informasi t eknologi unt uk proses evaluasinya sert a adanya penjaminan mut u (qualit y assurance) t erhadap hasil diklat . Adanya part isipasi masyarakat dalam pemberdayaan pet ani melalui
4.
diklat t emat ik, kunjungan, dan magang.
Penumbuhkembangan kelembagaan pet ani/ P4S yang direspon posit if
5.
masyarakat .
Hal-hal yang menghambat pada pencapaian kualit as kinerja
f.
adalah:
Belum merat anya pemahaman pelaksana diklat , kelembagaan
1.
penyuluhan baik dit ingkat provinsi, kabupat en/ kot a dalam pelaksanaan penyiapan SDM GPPT melalui pelaksanaan diklat t emat ik Koordinasi, pembinaan dan pendampingan merupakan salah sat u
2.
kegiat an yang t erkena dampak dari penghemat an (volume kegiat annya dikurangi), sehingga mengakibat kan kurangnya koordinasi ant ar inst ansi t erkait ;
Belum merat anya kualit as dan kompet ensi t enaga kediklat an
3.
(w idyaisw ara, Penyuluh Pert anian PNS dan Sw adaya, dosen dan prakt isi);
Pelaksanaan IKL dan AKL belum sepenuhnya memenuhi kebut uhan
4.
pesert a lat ihan;
Penet apan Kurikulum, met ode, dan pola diklat belum sepenuhnya
5.
sesuai sesuai dengan ket ent uan;
Seleksi pesert a kurang ket at dan cermat , kualifikasi , dan sasaran
6.
kurang sesuai yang dit ent ukan/ diharapkan.