OEMAH HERBORIST
4. Quality Control
Perseroan memiliki pekerja yang didedikasikan untuk memenuhi aspek kepatuhan terhadap peraturan dan kualitas untuk membantu memastikan semua bahan dapat dilacak dan semua produk mengandung
komposisi yang diberi label pada produk jadi.Perseroan memiliki program jaminan kualitas komprehensif yang memberi Perseroan visibilitas ke dalam kualitas produk Perseroan selama siklus produksi.
Semua bahan baku dan komponen kemasan, yang disuplai pihak ketiga semua dilakukan inspeksi incoming saat kedatangan sesuai dengan standar pemerikasaan dan untuk produk jadi, dilakukan pengujian kompatibilitas dan stabilitas. Tim pengembangan produk Perseroan juga menyelesaikan pengujian produk jadi secara berkala melalui tahap pengembangan produk. Perseroan juga bekerja sama dan telah mendapatkan sertifikat GMP Kosmetik (CPKB) dan ijin edar dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia) terkait kepatuhan terhadap semua proses produksi untuk menjamin mutu produk Perseroan. Selain itu Perseroan juga telah mendapatkan sertifikasi Halal dari LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) dimana hal ini sangat penting mengingat mayoritas penduduk Indonesia merupakan Muslim. Sehingga dengan adanya sertifikasi CPKB dari BPOM dan MUI membuat kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk Perseroan meningkat.
4.5. PENJUALAN DAN PEMASARAN
Perseroan menggunakan strategi pemasaran berbasis kinerja dan hemat biaya. Sebagian besar anggaran pemasaran Perseroan digunakan di outlet-outlet Perseroan dan kemitraan dengan retailer tertentu dengan menambah banyaknya produk yang di display di rak-rak penjualan retailer untuk mendorong konsumen menyadari eksistensi produk Perseroan dan membeli Produk Perseroan. Perseroan juga menggunakan berbagai saluran pemasaran dan media untuk mengembangkan koneksi konsumen Perseroan, menghasilkan kesadaran terhadap merek Perseroan dan mendorong permintaan konsumen dan mitra retailer terhadap produk Perseroan.
Dalam strategi pemasaran, Perseroan selalu menempatkan pelanggan baik konsumen juga mitra retailer sebagai prioritas dan cepat beradaptasi dalam mengikuti perkembangan tren industri kecantikan & perawatan tubuh serta terus mengembangkan dan memperkuat jaringan distribusi dengan strategi horizontal yaitu menambah jumlah outlet dan mitra retailer juga strategi vertikal yaitu dengan melengkapi item produk yang sudah di jual di outlet dan mitra retailer, serta menambah titik-titik distribusi (area).
Perseroan selalu melakukan terobosan inovasi dalam aktivitas promosi dan marketing. Sebagian besar pekerjaan pemasaran dilakukan oleh tim pemasaran in-house Perseroan yang merancang dan memproduksi bahan penjualan, strategi media sosial untuk menumbuhkan basis konsumen yang berkembang melalui kehadiran media sosial ini, iklan dan kemasan untuk masing-masing merek Perseroan.
Tabel berikut ini menunjukkan penjualan produk Perseroan berdasarkan segmen-segmennya:
(dalam Rupiah) Keterangan
31 Juli 31 Desember
2020 2019 2018 2017
Perawatan Tubuh dan Antiseptik 342.561.680.634 385.926.260.373 301.443.722.131 252.674.736.610
% terhadap penjualan neto 55,4% 48,4% 50,7% 48,2%
Perawatan Rambut 298.227.366.782 437.770.703.380 309.363.352.012 284.734.688.075
% terhadap penjualan neto 48,3% 54,9% 52,0% 54,3%
Lain-lain 565.361.234 6.015.290.617 7.349.237.009 3.333.426.732
% terhadap penjualan neto 0,1% 0,8% 1,2% 0,6%
Total 641.354.408.650 829.712.254.370 618.156.311.152 540.742.851.417
Rabat dan bonus yang tidak dapat dialokasikan (23.386.312.429) (31.921.232.290) (23.428.123.321) (16.574.474.458)
% terhadap penjualan neto -3,8% -4,0% -3,9% -3,2%
Jumlah Penjualan Neto 617.968.096.221 797.791.022.080 594.728.187.831 524.168.376.959
komposisi yang diberi label pada produk jadi.Perseroan memiliki program jaminan kualitas komprehensif yang memberi Perseroan visibilitas ke dalam kualitas produk Perseroan selama siklus produksi.
Semua bahan baku dan komponen kemasan, yang disuplai pihak ketiga semua dilakukan inspeksi incoming saat kedatangan sesuai dengan standar pemerikasaan dan untuk produk jadi, dilakukan pengujian kompatibilitas dan stabilitas. Tim pengembangan produk Perseroan juga menyelesaikan pengujian produk jadi secara berkala melalui tahap pengembangan produk. Perseroan juga bekerja sama dan telah mendapatkan sertifikat GMP Kosmetik (CPKB) dan ijin edar dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia) terkait kepatuhan terhadap semua proses produksi untuk menjamin mutu produk Perseroan. Selain itu Perseroan juga telah mendapatkan sertifikasi Halal dari LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) dimana hal ini sangat penting mengingat mayoritas penduduk Indonesia merupakan Muslim. Sehingga dengan adanya sertifikasi CPKB dari BPOM dan MUI membuat kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk Perseroan meningkat.
4.5. PENJUALAN DAN PEMASARAN
Perseroan menggunakan strategi pemasaran berbasis kinerja dan hemat biaya. Sebagian besar anggaran pemasaran Perseroan digunakan di outlet-outlet Perseroan dan kemitraan dengan retailer tertentu dengan menambah banyaknya produk yang di display di rak-rak penjualan retailer untuk mendorong konsumen menyadari eksistensi produk Perseroan dan membeli Produk Perseroan. Perseroan juga menggunakan berbagai saluran pemasaran dan media untuk mengembangkan koneksi konsumen Perseroan, menghasilkan kesadaran terhadap merek Perseroan dan mendorong permintaan konsumen dan mitra retailer terhadap produk Perseroan.
Dalam strategi pemasaran, Perseroan selalu menempatkan pelanggan baik konsumen juga mitra retailer sebagai prioritas dan cepat beradaptasi dalam mengikuti perkembangan tren industri kecantikan & perawatan tubuh serta terus mengembangkan dan memperkuat jaringan distribusi dengan strategi horizontal yaitu menambah jumlah outlet dan mitra retailer juga strategi vertikal yaitu dengan melengkapi item produk yang sudah di jual di outlet dan mitra retailer, serta menambah titik-titik distribusi (area).
Perseroan selalu melakukan terobosan inovasi dalam aktivitas promosi dan marketing. Sebagian besar pekerjaan pemasaran dilakukan oleh tim pemasaran in-house Perseroan yang merancang dan memproduksi bahan penjualan, strategi media sosial untuk menumbuhkan basis konsumen yang berkembang melalui kehadiran media sosial ini, iklan dan kemasan untuk masing-masing merek Perseroan.
Tabel berikut ini menunjukkan penjualan produk Perseroan berdasarkan segmen-segmennya:
(dalam Rupiah) Keterangan
31 Juli 31 Desember
2020 2019 2018 2017
Perawatan Tubuh dan Antiseptik 342.561.680.634 385.926.260.373 301.443.722.131 252.674.736.610
% terhadap penjualan neto 55,4% 48,4% 50,7% 48,2%
Perawatan Rambut 298.227.366.782 437.770.703.380 309.363.352.012 284.734.688.075
% terhadap penjualan neto 48,3% 54,9% 52,0% 54,3%
Lain-lain 565.361.234 6.015.290.617 7.349.237.009 3.333.426.732
% terhadap penjualan neto 0,1% 0,8% 1,2% 0,6%
Total 641.354.408.650 829.712.254.370 618.156.311.152 540.742.851.417
Rabat dan bonus yang tidak dapat dialokasikan (23.386.312.429) (31.921.232.290) (23.428.123.321) (16.574.474.458)
% terhadap penjualan neto -3,8% -4,0% -3,9% -3,2%
Jumlah Penjualan Neto 617.968.096.221 797.791.022.080 594.728.187.831 524.168.376.959
Industri kosmetik, kecantikan, dan perawatan tubuh umumnya tidak tunduk pada fluktuasi permintaan musiman, karena konsumen cenderung membeli produk kosmetik, kecantikan, dan perawatan tubuh secara konsisten sepanjang tahun. Untuk produk perawatan rambut (hair care) terutama produk hair color dengan merek
”Miranda” menjelang hari raya dan saat liburan, penjualannya akan meningkat tajam. Sehingga antisipasi persediaan dan juga program promosi harus disiapkan mengantisipasi hal tersebut.
Seluruh aset produktif Perseroan berada di Indonesia. Tabel berikut menyajikan penjualan berdasarkan lokasi pelanggan:
(dalam Rupiah) Keterangan
31 Juli 31 Desember
2020 2019 2018 2017
Jawa 473.105.561.950 604.282.224.720 479.010.751.094 492.278.354.014
Luar Jawa 369.411.319.340 506.521.972.245 365.298.286.345 245.620.213.486
Ekspor 2.588.782.416 2.271.855.569 650.448.470 297.545.430
Penjualan Bruto 845.105.663.706 1.113.076.052.534 844.959.485.909 738.196.112.930 Dikurangi
Diskon dan retur penjualan (203.751.255.056) (283.363.798.164) (226.803.174.757) (197.453.261.513) Rabat dan bonus (23.386.312.429) (31.921.232.290) (23.428.123.321) (16.574.474.458)
Jumlah Penjualan Neto 617.968.096.221 797.791.022.080 594.728.187.831 524.168.376.959
4.6. PENGEMBANGAN PRODUK, RISET DAN INOVASI
Perseroan secara berkesinambungan melakukan inovasi dan pengembangan produk untuk memenuhi perubahan kebutuhan dan selera pelanggan. Perseroan memantau tren inovasi produk dengan saksama melalui pengujian dan analisis berkesinambungan atas selera dan preferensi kastemer/konsumen serta produk-produk baru yang dipasarkan para pesaing Perseroan dan berupaya memberikan respons yang tepat waktu atas tren tersebut. Perseroan mengandalkan studi konsumen, kuesioner, riset pasar, wawancara kelompok dan umpan balik dari konsumen ritel untuk membantu mempercepat laju penggunaan produk dan tekonologi Perseroan oleh pelanggan.
Proses pengembangan produk dan riset saat ini dilakukan oleh tim riset dan pengembangan produk internal berdasarkan suatu kerangka kerja pengembangan produk yang terstruktur rapi dan ketat. Tim riset dan pengembangan menggunakan masukan yang diberikan oleh bagian pemasaran dan penjualan untuk mengidentifikasi peluang-peluang baru di industri. Perseroan mempertimbangkan budaya dan gaya hidup lokal yang beragam sebelum mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Perseroan.
Perseroan juga senantiasa mengevaluasi pasar untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tren yang sedang digandrungi pasar, dan meninjau desain kemasan, iklan dan presentasi produk-produk Perseroan yang telah ada untuk mengidentifikasi perbaikan dan optimisasi yang mungkin dapat dilakukan.
Mengingat kebutuhan konsumen senantiasa berubah, Perseroan bekerja keras untuk tetap selangkah lebih maju dari perkembangan kebutuhan konsumen dan untuk memperkenalkan produk-produk yang inovatif secara berkesinambungan. Setiap pengembangan produk baru harus melalui berbagai standar pengujian sebelum mendapatkan formula dan persetujuan registrasi oleh BPOM.
Tim inti riset dan pengembangan (“R&D”) Perseroan terdiri dari beberapa tenaga ahli di bidangnya dan juga diperkuat oleh tenaga lulusan farmasi dan juga apoteker yang memang berpengalaman di bidang riset produk-produk kosmetik dan perawatan tubuh. Tim R&D Perseroan berhasil menciptakan konsep sabun mandi batang berbahan alami seperti beras, sere, aloe vera, dan zaitun. Selain itu tim R&D Perseroan juga di tahun 2020 berhasil menciptakan terobosan dalam pembuatan produk berbasis kesehatan dan antiseptic, terbukti Perseroan dengan sukses mengeluarkan produk parfum antiseptic yang belum dimiliki oleh kompetitor Perseroan dan
bukan hanya itu, Perseroan juga menjual produk parfum antiseptic untuk helm dan juga untuk perlengkapan sholat, yang mana hal ini belum dilakukan oleh kompetitor.
Tim R&D Perseroan juga rutin mengadakan FGD (Focus Group Discussion), baik itu di jalankan sendiri oleh Perseroan maupun berkerjasama dengan supplier mitra kerja Perseroan seperti dengan supplier pemasok parfum (Fragrance House) maupun dengan supplier bahan baku. Perseroan secara rutin mendapatkan informasi terkini mengenai trend bahan baku maupun trend produk dari berbagai negara baik di Asia, Eropa, maupun Amerika, sehingga team R&D dan Marketing dapat bersama-sama mengolah data dan informasi yang diperoleh untuk di implementasikan menjadi produk baru untuk Perseroan. Selain itu, team R&D selalu rutin melakukan penelitian akan bahan-bahan baku alami yang ada di Indonesia yang dapat dijadikan salah satu bahan baku untuk pengembangan produk-produk kosmetik dan perawatan tubuh yang dimiliki Perseroan dengan cara mengutus team R&D untuk mengikuti seminar-seminar dan juga menghadiri pameran-pameran di dalam dan luar negeri untuk melihat trend produk dan juga hal-hal yang baru dari bahan baku yang bisa di kembangkan untuk kebutuhan internal Perseroan.
Biaya yang telah dikeluarkan Perseroan untuk kegiatan riset dan pengembangan adalah sebesar Rp2.826.127.516, Rp4.315.783.884 dan Rp11.976.089.921 masing-masing pada tahun 2017, 2018 dan 2019.