BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI
C. Rancangan Jadwal Pelaksanaan
Dalam melaksanakan implementasi aktualisasi akan dijadwalkan pada waktu tertentu dan mempunyai output yang jelas agar dapat memudahkan Calon Pegawai Negeri Sipil membuat laporan hasil aktualisasi. Berikut jadwal rencana implementasi aktualisasi di SMP Negeri 1 Seberuang, yaitu:
Tabel 4.5 Jadwal Rencana Implementasi Aktualisasi Nama Peserta : Fanasha Harkampri, S. Pd
Unit Kerja / Instansi : SMP Negeri 1 Seberuang Tempat Aktualisasi : SMP Negeri 1 Seberuang
No. Tanggal Kegiatan Output
2021 Membuat video pembelajaran Tersedianya video pembelajaran Lembar Observasi dan Lembar Penilaian kepada Mentor dan Kepala Sekolah
Lembar hasil penilaian observasi, lembar jawaban dan rekapitulasi nilai peserta didik serta dokumentasi kegiatan.
Menyetujui :
Putussibau, 30 Juli 2021
Mentor,
Helarius Sartono, S. Pd NIP. 19650405 199303 1 012
Peserta Latsar,
Fanasha Harkampri, S.Pd NIP. 19871112 202012 1 005
BAB V
PELAKSANAAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS A. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
Pelaksanaan kegiatan Aktualisasi ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Seberuang Kecamatan Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu, mulai tanggal 5 Agustus 2021 sampai dengan 7 September 2021. Berikut ini adalah deskripsi pelaksanaan kegiatan tersebut:
Tabel 5.1
Pelaksanaan Kegiatan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada Mata Pelajaran IPA
Pada kegiatan 1 terjadi penambahan rentang waktu pelaksanaan. Rencana awal dilaksanakan mulai tanggal 5 Agustus sampai dengan 8 Agustus 2021, namun dikarenakan tanggal 7 Agustus 2021 Kepala Sekolah ada kegiatan Bimtek di Semitau dan tanggal 8 Agustus 2021 bertepatan dengan hari minggu, maka beberapa tahapan kegiatan dilaksanakan pada hari senin tanggal 9 Agustus 2021.
No. Kegiatan : 1
Nama Kegiatan : Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata
Pelajaran IPA Tanggal Pelaksanaan
Kegiatan
: 5 – 9 Agustus 2021
Daftar Lampiran : 1. Dokumentasi kegiatan pada lampiran 1 2. Dokumen RPP
3. Dokumen Silabus Uraian Pelaksanaan Tahap Kegiatan :
1. Deskripsi Proses Terhadap Nilai-Nilai Dasar Pelaksanaan Aktualisasi Kegiatan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada mata pelajaran IPA mulai dilakukan pada hari kamis tanggal 5 Agustus 2021. Hal pertama yang saya lakukan pada saat di sekolah yaitu berkonsultasi dengan Kepala Sekolah untuk menetapkan materi pembelajaran yang akan
digunakan serta membahas mengenai cara menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang digunakan di SMP Negeri 1 Seberuang dan memberi sekilas gambaran mengenai video pembelajaran yang akan saya buat (Akuntabilitas : Jujur) (Pelayanan Publik : asas kejelasan). Selain itu, saya juga menjelaskan terkait penggunaan metode pembelajaran Focus Group Discussion (FGD) yang nantinya diharapkan dapat mendukung ketertarikan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pada pertemuan ini, saya juga meminta saran dan pendapat dari Kepala Sekolah mengenai pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), video pembelajaran serta metode pembelajaran yang akan saya gunakan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di masa pandemi covid-19 pada pembelajaran IPA kelas IX. Dalam berkomunikasi dengan Kepala Sekolah saya diterima dengan antusias, tentunya dikarenakan ketika saya berkomunikasi saya menggunakan bahasa yang santun dan pakaian yang sopan sehingga saya mendapatkan respon yang sangat baik. Sepulang dari sekolah sekitar pukul 12.00 Wib, sebelum saya melakukan pembuatan RPP, saya terlebih dahulu menelaah Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD) dan silabus yang digunakan untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran (Akuntabilitas : Kejelasan Target) (Manajemen ASN : asas keterpaduan).
Keesokan harinya, jumat tanggal 6 Agustus 2021, sekitar pukul 08.00 Wib saya menemui Koordinator Pendidikan Kecamatan Seberuang yang sekaligus Mentor untuk mengantarkan surat penting yang harus diisi mengenai penilaian sikap dan perilaku peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan CXIV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021. Kemudian saya menjelaskan terkait hasil konsultasi dengan Kepala Sekolah mengenai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan video pembelajaran yang akan saya buat. Saya juga meminta saran dan pendapat dari Koordinator Pendidikan/Mentor mengenai pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), video pembelajaran serta metode pembelajaran yang akan saya gunakan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di masa pandemi covid-19 pada pembelajaran IPA kelas IX SMPN 1 Seberuang.
Koordinator Pendidikan/Mentor memberikan saran mengenai cara membuat RPP dan memberikan masukan agar dalam membuat video pembelajaran sebisa mungkin harus menarik dan kreatif, bisa dengan cara membuat video yang baru, menggabungkan beberapa video/animasi dari berbagai sumber atau mengkolaborasikan video yang baru dengan video yang sudah ada.
Seusai menemui Koordinator Pendidikan, sekitar pukul 09.30 wib saya kembali ke sekolah untuk memulai pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai saran dan masukan dari Kepala Sekolah dan Mentor. RPP tersebut disesuaikan dengan RPP milik sekolah (Komitmen Mutu : Berorientasi Mutu). Tentunya RPP yang akan saya buat tidak lepas dari turunan Silabus Pembelajaran yang dimiliki oleh SMPN 1 Seberuang.
Saya pun segera menyesuaikan silabus pembelajaran IPA kelas IX dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD). Setelah KI dan KD didapat, langkah selanjutnya saya menentukan indikator dan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan sumber ajar. Kemudian setelah media serta metode pembelajaran sudah saya tentukan maka RPP yang saya susun harus diperiksa kembali untuk disesuaikan dengan SK, KI, KD, indikator, silabus, sumber ajar serta alokasi waktu yang harus ditentukan secara tepat. Setelah semua saya periksa kembali dan saya anggap sesuai, maka selanjutnya RPP tersebut saya cetak (Anti Korupsi : Tanggung Jawab) (Pelayanan Publik : asas kemudahan akses).
Pada hari Senin tanggal 9 Agustus 2021, RPP yang sudah dicetak saya serahkan kepada kepala sekolah untuk diperiksa dan ternyata perlu sedikit perbaikan, maka saya segera melakukan perbaikan dan mencetak kembali RPP tersebut. Selanjutnya saya menyerahkan kembali RPP yang sudah saya perbaiki dan mengkomunikasikan kepada kepala sekolah perihal tata cara penerapannya (Nasionalisme : Menghormati keputusan) (WoG : asas koordinasi dan komunikasi). Setelah diperiksa dan disetujui, RPP tersebut ditandatangani oleh kepala sekolah dan saya serahkan salah satunya sebagai arsip sekolah (Etika Publik : Hormat) (Manajemen ASN : Asas Kepastian Hukum).
2. Manfaat
a. Bagi Saya Sebagai Guru
Adapun manfaat yang saya dapatkan dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yaitu saya belajar untuk mengatur waktu sebaik mungkin dalam menyampaikan materi ajar kepada peserta didik sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan efektif dan tersusun secara sistematis sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Selain itu, manfaat pentingnya menyusun RPP sebelum mengajar yaitu agar pada saat mengajar tidak kebingungan dalam membagi waktu ketika menyampaikan materi ajar kepada peserta didik.
b. Bagi Sekolah
Manfaat penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA yang saya buat bagi sekolah yaitu sekolah mendapatkan informasi bahwa ada media pembelajaran audio visual berupa video pembelajaran yang bisa membantu untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di masa pandemi covid-19. RPP yang saya serahkan kepada Kepala Sekolah juga menambah kelengkapan administrasi di SMPN 1 Seberuang.
c. Bagi Peserta Didik
Manfaat penyusunan RPP IPA bagi peserta didik yaitu membuat peserta didik mengetahui dalam proses belajar mengajar di dalam kelas semua waktu sudah ditentukan, misalnya kegiatan inti pembelajaran ada berapa menit sehingga jika ada tugas yang diberikan oleh guru harus segera diselesaikan sebelum waktu belajar selesai.
3. Analisis Dampak
Apabila dalam penyusunan RPP tidak diterapkan Nilai-Nilai Dasar, Peran dan Kedudukan ASN maka akan mengakibatkan proses belajar mengajar di dalam kelas tidak berjalan dengan lancar. Hal ini dikarenakan RPP bisa dikatakan sebagai panduan bagi seorang guru dalam memanajemen waktu pada saat mengajar. Agar tujuan pembelajaran bisa tercapai, maka proses belajar mengajar tersebut sebisa mungkin harus berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dalam RPP.
Tabel 5.2
Pelaksanaan Kegiatan Membuat Video Pembelajaran
Pada kegiatan 2 dilaksanakan sesuai rencana yang sudah ditetapkan yaitu mulai tanggal 9 Agustus sampai dengan 13 Agustus 2021.
No. Kegiatan : 2
Nama Kegiatan : Membuat Video Pembelajaran Tanggal Pelaksanaan
Kegiatan
: 9 – 13 Agustus 2021
Daftar Lampiran : 1. Dokumentasi kegiatan pada lampiran 2 Uraian Pelaksanaan Tahap Kegiatan :
1. Deskripsi Proses Terhadap Nilai-Nilai Dasar Pelaksanaan Aktualisasi Pada kegiatan kedua yang saya lakukan yaitu membuat video pembelajaran IPA kelas IX. Pada hari senin tanggal 9 Agustus 2021, setiba di sekolah saya menyiapkan buku pelajaran IPA kelas IX untuk memilih materi yang akan digunakan. Selanjutnya, sepulang dari sekolah saya mulai mencermati materi yang akan dipilih sebagai bahan dalam pembuatan video pembelajaran.
Setelah mencermati materi tersebut dengan seksama, maka saya memilih salah satu materi untuk dituangkan ke dalam bentuk video. Adapun materi yang saya pilih yaitu mengenai “Reproduksi Pada Tumbuhan” (Etika Publik : Cermat) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan).
Keesokan harinya, selasa tanggal 10 Agustus 2021 sepulang dari sekolah sekitar pukul 12.00 Wib, saya menyiapkan peralatan yang akan saya gunakan dalam proses pembuatan video pembelajaran berupa laptop dan hp (Akuntabilitas : Tanggung Jawab). Dalam hal ini, saya menggunakan laptop dan hp saya sendiri untuk membuat video pembelajaran tersebut (Anti Korupsi : Mandiri) (Pelayanan Publik : Mudah dan Murah). Setelah mengetik seluruh materi dan menyiapkan beberapa gambar animasi yang diperlukan menggunakan laptop, selanjutnya saya memindahkan file tersebut ke dalam hp untuk dilakukan proses pengeditan melalui aplikasi OQ Animated Text dan Kine Master yang telah saya download sebelumnya.
Melalui aplikasi tersebut, saya berusaha semaksimal mungkin dalam proses pembuatan video untuk mendapatkan hasil yang terbaik (Nasionalisme :
Kerja Keras). Sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan minat belajar peserta didik, dalam mengedit video tersebut tentunya saya harus berkreatifitas menggunakan ide inovatif yaitu menggabungkan teks dan gambar animasi dengan menambahkan suara vokal dan musik, agar video tersebut menarik dan menyenangkan (Komitmen Mutu : Inovasi). Keesokan harinya, rabu tanggal 11 Agustus 2021 bertepatan dengan libur nasional (Libur Tahun Baru Islam 1443 H), waktu seharian tersebut saya gunakan untuk melanjutkan proses pengeditan video. Setelah video tersebut selesai diedit, maka saya memastikan kembali kualitas video yang telah dibuat sebelum disampaikan kepada Mentor dan Kepala Sekolah (Anti Korupsi : Mandiri) (Manajemen ASN : Asas Keterpaduan).
Pada hari berikutnya, kamis tanggal 12 Agustus 2021, saya menunjukkan video yang telah dibuat kepada Kepala Sekolah untuk mendapatkan saran dan masukan. Pada kesempatan ini, Kepala Sekolah menyarankan agar gambar animasi tumbuhan yang digunakan dalam video tersebut dapat diganti dengan tumbuhan yang mudah dikenali dan dijumpai oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya saran tersebut sangat bermanfaat bagi saya dalam keberhasilan pembuatan video pembelajaran tersebut. Sepulang dari sekolah sekitar pukul 12.00 wib, kembali saya melakukan pengeditan video tersebut dan menyelesaikannya sesuai arahan dan saran dari Kepala sekolah. Keesokan harinya, jumat tanggal 13 Agustus 2021, kembali saya menyampaikan video yang telah diedit kepada Kepala Sekolah dan beliau memberikan apresiasi atas penyelesaian pembuatan video pembelajaran tersebut, kemudian file video tersebut di copy ke laptop sekolah untuk dijadikan sebagai arsip digital sekolah (Nasionalisme : Hormat Menghormati) (WoG : Asas Koordinasi dan Komunikasi).
2. Manfaat
a. Bagi Saya Sebagai Guru
Adapun manfaat yang saya dapatkan dengan membuat video pembelajaran yaitu saya belajar untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membuat media pembelajaran yang akan digunakan sehingga materi yang
disampaikan lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik serta dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.
b. Bagi Sekolah
Manfaat tersedianya video pembelajaran bagi sekolah yaitu sekolah mendapatkan tambahan media pembelajaran audio visual berupa video pembelajaran yang bisa membantu untuk meningkatkan minat belajar peserta didik terutama di masa pandemi covid-19. Video pembelajaran yang saya sampaikan kepada Kepala Sekolah juga menambah referensi belajar yang ada di SMPN 1 Seberuang.
c. Bagi Peserta Didik
Manfaat tersedianya video pembelajaran bagi peserta didik yaitu peserta didik dapat mengefisienkan waktu dalam belajar, memberikan pengalaman yang baru kepada peserta didik serta memberikan informasi yang akurat dan lebih menarik. Selain itu, dapat melatih peserta didik untuk mengembangkan daya imajinasi yang abstrak, merangsang partisipasi aktif para peserta didik, membangkitkan motivasi belajar, mengatasi keterbatasan ruang dan waktu belajar, serta mengontrol arah dan kecepatan belajar peserta didik.
3. Analisis Dampak
Apabila dalam membuat video pembelajaran tidak diterapkan Nilai-Nilai Dasar, Peran dan Kedudukan ASN maka akan berdampak terhadap penurunan kualitas kinerja dan produktivitas dari penulis, kurang termotivasi untuk melakukan tanggung jawab pekerjaan serta berdampak pada proses pembelajaran yang kurang menarik sehingga mengakibatkan rendahnya minat belajar peserta didik.
Tabel 5.3
Pelaksanaan Kegiatan Menyusun Instrumen Penilaian
Pada kegiatan 3 dilaksanakan sesuai rencana yang telah ditetapkan yaitu mulai tanggal 14 Agustus sampai dengan 19 Agustus 2021.
No. Kegiatan : 3
Nama Kegiatan : Menyusun Instrumen Penilaian Tanggal Pelaksanaan
Kegiatan
: 14 – 19 Agustus 2021
Daftar Lampiran : 1. Dokumentasi kegiatan pada lampiran 3
2. Dokumen Instrumen Penilaian Uraian Pelaksanaan Tahap Kegiatan :
1. Deskripsi Proses Terhadap Nilai-Nilai Dasar Pelaksanaan Aktualisasi Kegiatan menyusun instrumen penilaian dimulai pada hari sabtu tanggal 14 Agustus 2021. Hal pertama kali yang saya lakukan adalah menelaah indikator yang ada di Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebelum menyusun kisi-kisi soal dan menentukan langkah-langkah penilaian yang akan dilakukan dengan menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran untuk menilai peserta didik (Nasionalisme : Kerja Keras) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan).
Pada hari senin tanggal 16 Agustus 2021, terlebih dahulu saya berkonsultasi dengan kepala sekolah untuk mendapatkan saran dan masukan dalam penyusunan instrumen penilaian dan beliau menyampaikan agar memperhatikan indikator yang termuat dalam RPP. Setelah mendapatkan saran dan masukan dari Kepala Sekolah, saya langsung melaksanakannya dengan menyusun kisi-kisi soal yang akan digunakan sesuai dengan indikator yang telah ditentukan dalam RPP (Akuntabilitas : Kejelasan Target) (Manajemen ASN : Asas Keterpaduan). Langkah selanjutnya saya menentukan penilaian dari 2 (dua) aspek, yaitu Aspek Penilaian Pengetahuan dan Aspek Penilaian Keterampilan. Kemudian saya mencermati spesifikasi instrumen penilaian yang sesuai dengan kedua aspek tersebut (Etika Publik : Cermat). Saya memilih instrumen yang sesuai
dengan tujuan yang akan dicapai. Dalam Aspek Penilaian Pengetahuan, instrumen penilaian yang digunakan berupa penugasan (soal uraian), sedangkan pada Aspek Penilaian Keterampilan, instrumen penilaian berupa lembar observasi untuk peserta didik berdasarkan penilaian unjuk kerja melalui instrumen penilaian diskusi kelompok belajar (Komitmen Mutu : Berorientasi Mutu).
Selanjutnya, pada hari rabu tanggal 18 Agustus 2021, saya menyusun lembar observasi dengan variabel minat belajar peserta didik yang terdiri dari 3 (tiga) indikator dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu: Perhatian dalam KBM, Partisipasi dalam KBM dan Perasaan Senang dalam KBM. Dari ketiga indikator tersebut termuat 10 (sepuluh) butir observasi yang akan dilakukan penilaian nantinya pada saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung (Anti Korupsi : Sederhana) (WoG : Asas Terintegrasi). Kemudian saya juga menyiapkan Lembar Kerja Kelompok Belajar yang akan digunakan oleh peserta didik dalam mengerjakan tugas berupa menjawab soal uraian melalui diskusi kelompok. Keesokan harinya, kamis tanggal 19 Agustus 2021, setelah merapikan format penilaian yang telah dibuat, saya mencetak secara keseluruhan Instrumen Penilaian sesuai dengan jumlah peserta didik yang akan dinilai.
2. Manfaat
a. Bagi Saya Sebagai Guru
Dengan melaksanakan kegiatan menyusun instrumen penilaian, saya dapat mengetahui instrumen penilaian yang tepat untuk digunakan dalam proses penilaian, serta saya dapat menggunakan instrumen penilaian tersebut dalam melakukan penilaian terhadap minat belajar peserta didik.
b. Bagi Sekolah
Dengan melaksanakan kegiatan menyusun instrumen penilaian maka diperoleh solusi yaitu tersedianya instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat minat belajar peserta didik di masa pandemi Covid-19 terhadap suatu materi di kelas IX SMPN 1 Seberuang.
c. Bagi Peserta Didik
Dengan terlaksananya kegiatan menyusun instrumen penilaian, proses penilaian terhadap minat belajar peserta didik dapat dilaksanakan dengan baik dan peserta didik dapat mengetahui hasil dari proses pembelajaran yang telah diikutinya sehingga dapat memotivasi peserta didik untuk lebih giat belajar.
3. Analisis Dampak
Apabila dalam kegiatan menyusun instrumen penilaian tidak diterapkan Nilai-Nilai Dasar, Peran dan Kedudukan ASN maka tidak akan bisa dilakukan proses penilaian secara baik terhadap minat belajar peserta didik dan instrumen penilaian tidak dapat dijadikan landasan penilaian saat proses pembelajaran dilaksanakan.
Tabel 5.4
Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Dengan Metode Focus Group Discussion (FGD)
Pada kegiatan 4 dilaksanakan sesuai rencana yang telah ditetapkan yaitu mulai tanggal 20 Agustus sampai dengan 27 Agustus 2021.
No. Kegiatan : 4
Nama Kegiatan : Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group
Discussion (FGD) Tanggal Pelaksanaan
Kegiatan
: 20 – 27 Agustus 2021
Daftar Lampiran : 1. Dokumentasi kegiatan pada lampiran 4 Uraian Pelaksanaan Tahap Kegiatan :
1. Deskripsi Proses Terhadap Nilai-Nilai Dasar Pelaksanaan Aktualisasi Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion (FGD) dilakukan pada tanggal 20 – 27 Agustus 2021. Pada tahapan kegiatan awal, sebagai pendahuluan saya memberikan salam pada saat menjumpai peserta didik di dalam kelas (Nasionalisme : Hormat Menghormati) (WoG : Asas Koordinasi dan Komunikasi). Kemudian saya mengajak peserta didik berdoa bersama dengan meminta salah satu peserta didik untuk memimpin doa sebelum memulai kegiatan pembelajaran (Nasionalisme : Religius) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan). Setelah itu saya mengecek kehadiran peserta didik dengan mengabsensi peserta didik sebelum memulai kegiatan pembelajaran untuk mengetahui tingkat kehadiran peserta didik (Etika Publik : Cermat) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan). Selanjutnya saya menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan serta menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran. Sebelum menonton video pembelajaran, saya membimbing peserta didik untuk membentuk kelompok belajar dengan membagi peserta didik terdiri dari 5 – 6 orang per kelompok belajar (Akuntabilitas : Adil) (Manajemen ASN : Asas Keterpaduan). Saat melaksanakan kegiatan inti, sebelum menonton video pembelajaran terlebih
dahulu saya memberikan petunjuk kepada setiap kelompok belajar peserta didik mengenai panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali (Komitmen Mutu : Efektivitas) (WoG : Asas Koordinasi dan Komunikasi). Selanjutnya saya mengarahkan peserta didik untuk memperhatikan video yang telah saya siapkan. Pada saat peserta didik menonton video pembelajaran, saya melakukan pengamatan dan penilaian terhadap seluruh peserta didik melalui lembar observasi minat belajar peserta didik (Etika Publik : Cermat) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan).
Setelah selesai menonton video pembelajaran, saya memberikan kesempatan kepada setiap kelompok belajar peserta didik untuk berdiskusi dalam menjawab pertanyaan yang terdapat pada video pembelajaran dan meminta perwakilan dari masing-masing kelompok belajar mempresentasikan hasil kerjanya ke depan kelas (Nasionalisme : Kekeluargaan) (WoG : Asas Koordinasi dan Komunikasi). Kemudian setelah semua perwakilan dari masing-masing kelompok belajar selesai mempresentasikan hasil kerjanya, saya meminta peserta didik untuk mengumpulkan lembar jawaban yang telah didiskusikan oleh masing-masing kelompok melalui lembar kerja kelompok belajar (Anti Korupsi : Tanggung Jawab) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan). Dikegiatan penutup, setelah merefleksikan pengalaman belajar bersama peserta didik dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya, saya kembali mengajak peserta didik berdoa bersama dengan meminta salah satu peserta didik untuk memimpin doa mengakhiri kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan (Nasionalisme : Religius).
2. Manfaat
a. Bagi Saya Sebagai Guru
Dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion (FGD), saya dapat meningkatkan semangat dan profesionalisme saya dalam mengajar terutama dalam penggunaan ide kreatif dan inovatif.
b. Bagi Sekolah
Dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion (FGD) maka pihak SMPN 1 Seberuang dapat menjadikan ini sebagai contoh untuk lebih variatif dalam menentukan metode dan media pembelajaran yang digunakan pada saat mengajar agar minat belajar peserta didik lebih meningkat.
c. Bagi Peserta Didik
Dengan terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion (FGD), mengajarkan peserta didik untuk tidak boleh memilih teman ketika dibagi dalam satu kelompok, mengajarkan peserta didik untuk saling berbagi ilmu kepada teman yang belum memahami dan meningkatkan minat belajar peserta didik pada pembelajaran IPA.
3. Analisis Dampak
Apabila pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion (FGD) tidak diterapkan Nilai-Nilai Dasar, Peran dan Kedudukan ASN maka proses pembelajaran tidak berjalan dengan baik atau tidak sesuai dengan yang telah direncanakan sehingga tujuan dari pembelajaran tidak tercapai dengan efektif dan optimal.
Tabel 5.5
Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Pembelajaran dan Menyampaikan Hasil Evaluasi Kepada Mentor dan Kepala Sekolah
Pada kegiatan 5 dilaksanakan sesuai rencana yang telah ditetapkan yaitu mulai tanggal 28 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2021.
No. Kegiatan : 5
Nama Kegiatan : Melaksanakan evaluasi pembelajaran dan menyampaikan hasil evaluasi kepada Mentor dan Kepala Sekolah Tanggal Pelaksanaan
Kegiatan
: 28 – 31 Agustus 2021
Daftar Lampiran : 1. Dokumentasi kegiatan pada lampiran 5 2. Lembar Hasil Penilaian Observasi 3. Lembar Hasil Kerja Kelompok Belajar 4. Rekapitulasi Nilai Peserta Didik Uraian Pelaksanaan Tahap Kegiatan :
1. Deskripsi Proses Terhadap Nilai-Nilai Dasar Pelaksanaan Aktualisasi Kegiatan kelima merupakan kegiatan evaluasi pembelajaran dan menyampaikan hasil evaluasi kepada Mentor dan Kepala Sekolah. Kegiatan ini dimulai pada hari sabtu tanggal 28 Agustus 2021. Sepulang dari sekolah saya mengoreksi lembar hasil kerja kelompok belajar. Hal ini sengaja saya lakukan di rumah mengingat tidak ada waktu luang di sekolah untuk mengoreksi serta dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini mengharuskan kita untuk tidak berkumpul terlalu lama di sekolah (Akuntabilitas : Tanggung Jawab) (Pelayanan Publik : Asas Kejelasan).
Kemudian langkah selanjutnya, saya melakukan analisis terhadap nilai dari masing-masing peserta didik berdasarkan hasil observasi terhadap minat belajar peserta didik yang telah dilaksanakan (Nasionalisme : Jujur). Saya menganalisis nilai tersebut dengan teliti sebelum dilakukan rekapitulasi dengan menginput nilai peserta didik ke dalam format rekapitulasi nilai hasil observasi minat belajar peserta didik (Etika Publik : Cermat) (Manajemen ASN : Asas Keterpaduan).
Pada hari senin tanggal 30 Agustus 2021, sepulang dari sekolah saya
kembali melanjutkan tahapan selanjutnya yaitu melakukan rekapitulasi nilai secara cermat dengan menginput nilai peserta didik ke dalam format rekapitulasi nilai hasil observasi minat belajar peserta didik dan daftar nilai hasil kerja kelompok belajar (Komitmen Mutu : Berorientasi Mutu). Dari 32 orang jumlah peserta didik di kelas IXD, 26 peserta didik memperoleh nilai antara 83,33 – 95,83 dengan kode nilai sangat baik (SB) dan 6 peserta didik memperoleh nilai antara 60,42 – 75,00 dengan kode nilai baik (B).
Sementara dari hasil kerja kelompok belajar, dapat dilihat bahwa kelompok 1 dan 3 mendapatkan skor tertinggi dengan nilai 100, kelompok 5
Sementara dari hasil kerja kelompok belajar, dapat dilihat bahwa kelompok 1 dan 3 mendapatkan skor tertinggi dengan nilai 100, kelompok 5