• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rekapitulasi dan Analisis Kinerja Keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Rekapitulasi dan Analisis Kinerja Keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi

1. Rasio Likuiditas

Tabel 4. 15

Rasio Likuiditas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Tahun Rasio Likuiditas

Current Ratio(%)

Cash Ratio(%) Quick ratio (kali)

2014 135 16 17

2015 202 19 22

2016 252 21 23

2017 395 35 38

2018 321 21 22

Kinerja Keuangan

Baik Kurang Baik Baik

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk

Gambar 4. 1

Rasio Likuiditas PT. Binakarya Jaya AbadiTbk Tahun 2014-2018 Kinerja keuangan Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio likuiditas pada tahun 2014-2018 untuk current ratio dan quick ratio berada dalam kondisi baik, sedangkan cash ratio berada dalam kondisi kurang baik. Jadi dapat disimpulkan kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio likuiditas pada tahun 2014-2018 berada pada kondisi kurang baik.

2. Rasio Solvabilitas

Tabel 4. 16

Rasio Solvabilitas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Tahun Rasio Solvabilitas

Debt

Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk 0

Gambar 4. 2

Rasio Solvabilitas PT. Binakarya Jaya AbadiTbk Tahun 2014-2018

Kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio solvabilitas pada tahun 2014-2018 berada dalam kondisi kurang baik.

3. Rasio Aktivitas

Tabel 4. 17

Rasio Aktivitas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Tahun Rasio Aktivitas

Perputaran

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk 0

Gambar 4. 3

Rasio Aktivitas PT. Binakarya Jaya AbadiTbk Tahun 2014-2018

Berdasarkan tabel 4.19 kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dari rasio aktivitas pada tahun 2014-2018 berada pada kondisi kurang baik.

4. Rasio Profitabilitas

Tabel 4. 18

Rasio Profitabilitas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk 0

Gambar 4. 4

Rasio Profitabilitas PT. Binakarya Jaya AbadiTbk Tahun 2014-2018

Berdasarkan tabel 4.20 kinerja PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio profitabilitas pada tahun 2014-2018 berada dalam kondisi kurang baik, karena rasio Net Profit Margin, rasio ROI dan ROE dari tahun 2014-2018 juga menunjukkan kondisi kurang baik. Hal ini disebabkan kemampuan total aktiva dan total modal sendiri berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak dari tahun 2014-2018 mengalami penurunan.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

2014 2015 2016 2017 2018

ROE ROI

Net Profit Margin Gross Profit Margin

82 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai “Analisis Kinerja Keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018”, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Kinerja keuangan Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio likuiditas pada tahun 2014-2018 untuk current ratio dan quick ratio berada dalam kondisi baik, sedangkan cash ratio berada dalam kondisi kurang baik. Jadi dapat disimpulkan kinerja keuangan PT.

Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio likuiditas pada tahun 2014-2018 berada pada kondisi kurang baik.

2. Kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio solvabilitas pada tahun 2014-2018 berada dalam kondisi kurang baik.

3. Kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dari rasio aktivitas pada tahun 2014-2018 berada pada kondisi kurang baik.

4. Kinerja PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk dilihat dari rasio profitabilitas pada tahun 2014-2018 berada dalam kondisi kurang baik, karena rasio Net Profit Margin, rasio ROI dan ROE dari tahun 2014-2018 juga menunjukkan kondisi kurang baik. Hal ini disebabkan kemampuan total aktiva dan total modal sendiri berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak dari tahun 2014-2018 mengalami penurunan.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada PT.

Binakarya Jaya Abadi Tbk tahun 2014 sampai tahun 2018 maka penulis memberikan saran sebagai berikut:

1. Bagi perusahaan

Pada rasio likuiditas sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan aktiva lancar dan kas perusahaan dan meminimalkan hutang perusahaan, agar perusahaan mampu untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam membayar hutang jangka pendek perusahaan.

Pada rasio solvabilitas PT. Bianakrya Jaya Abadi Tbk harus menambah modal dan pendanaan perusahaan, agar perusahaan mampu untuk memenuhi kewajiban jangka panjang perusahaan dan mengukur kesehatan perusahaan dengan hutang yang dimiliki perusahaan.

Pada rasio aktivitas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk lebih memanfaatkan harta atau aset yang dimiliki perusahaan agar bisa meningkatkan pendapatan perusahaan.

Pada rasio profitabilitas PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk lebih meningkatkan laba perusahaan untuk memperbaiki kondisi perusahaan dengan cara mengurangi beban dan meningkatkan penjualan perusahaan.

2. Peneliti yang akan datang

Peneliti yang akan datang untuk memperluas metode penelitian dan periode penelitian untuk menghasilkan penelitian yang lebih baik lagi dan menambah periode penelitian agar perbandingan rasio perusahaan dari tahun ketahun akan lebih terlihat lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, 2007, Tafsir Ibnu Katsir, Bogor :Pustaka Imam Asy-Syafi’i Agustin, A., Linda. 2013. Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai

Kinerjan Keuangan Perusahaan (Perusahaan Semen Yang Terdaftar Pada BEI tahun 2009-2011). Jurnal Administrasi Bisnis2 (1) : 12

Barus, M., Agyarana. 2017. Penggunaan Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada PT.

Astra Otoparts Tbk dan PT. Goodyer Indonesia Tbk yang Go Public di BEI). Jurnal Administrasi Bisnis 44(1) : 154.

Bastian, Indra.(2006).Akuntansi Sektor Publik. Jakarta. Erlangga

Denny, E, 2018, .Analisis Rasio Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan PT. Kino Indonesia Tbk. Jurnal Ecodemia(2) : 12.

Depertemen Agama Republik Indonesia

Fahmi, Irham, 2012, Analisis Kinerja Keuangan, Alvabeta CV, Bandung Fahmi, , Irham, 2013, Manajemen Pengambilan Keputusan Teori dan

Aplikasi. Alfabeta, Bandung.

Halim, M. M. 2007. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Harahap, Sofyan Syafri, 2011, Teori Akuntansi, Raja Grafindo Persada, Yogyaarta.

Harahap, Sofyan Syafri, 2013, Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan, Rajawali Pers, Jakarta.

Harmono, 2011, Manajemen Keuangan, PT Bumi Aksara, Jakarta.

Harmono, 2016, Manajemen Keuangan Berbasis Balanced Scorecard,. Ed 1, Cet 5, Jakarta: Bumi Aksara

Jumingan, 2011, Analisis Laporan Keuangan, Bumi Aksara, Jakarta.

Kasmir, 2010, Pengantar Manajemen Keuangan, Kencana, Jakarta.

Kasmir, 2011, Analisis Laporan Keuangan, Rajawali Pers, Jakarta

Lukman Syamsuddin.(2011).Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta:

Rajawali Pers

Mahaputra, N., K. Adnyana. 2012. Pengaruh Rasio-Rasio KeuanganTerhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI. Jurnal Akuntansi dan Bisnis 7 (2) :243

Mulyawan, Setia, 2015, Manajemen Keuangan, Pustaka Setia, Bandung.

Martono, A. H, 2010, Manajemen Keuangan, Ekomesia Kampus Fakultas Ekonomi UI Yogyakarta, Yogyakarta.

Najmudin, 2011, Manajemen Keuangan dan Akuntansi Syar’iyyah Modern, Yogyakarta: ANDI

Novia Widya Utami. (2018). Pengertian, Fungsi, dan Jenis Rasio Profitabilitas. Jurnal Akuntansi.

Nofrivul, 2008. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Batusangkar:

STAIN Batusangkar Press.

Ratnasari, C. 2013. Pengukuran Kinerja Keuangan Berdasarkan Analisis Rasio Keuangandan Economic Value Added Studi pada PT.

Indofood Sukses Makmur Tbk dan Anak Perusahaan yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2011. Jurnal Administrasi Bisnis1 (2) :202.

Rodoni, Amad, 2010, Manajemen Keuangan, Mitra Wacana Media, Jakarta.

Sofyan Assauri, 2011. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Press Sutrisno, 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia, Kencana, Jakarta.

Wibowo, 2011, Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.Ombak, Yogyakarta