• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan

4. Rasio Profitabilitas

a. Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin) GPM =

x 100%

Tabel 4. 11

Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin) PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Tahun Laba Kotor (Rp)

Penjualan (Rp) Gross Profit Margin(%) 2014 423.330.554.114 957.451.176.865 44 2015 420.309.896.199 1.013.949.535.101 41 2016 283.142.279.981 631.183.291.034 45 2017 243.319.863.341 482.386.824.523 50 2018 201.472.444.405 407.818.436.673 49

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk

Berdasarkan tabel 4.11 diatas dapat dilihat bahwa Gross Profit Margin PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk ditunjukkan persentase laba kotor terhadap penjualan.Pada tahun 2014 besarnya laba kotor adalah 44% dari total penjualan atau besarnya HPP adalah 56% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan memuat 0,56 rupiah HPP dan turut berkontribusi menciptakan 0,44 rupiah laba kotor. Pada tahun 2015 besarnya laba kotor adalah 41%

dari total penjualan atau besarnya HPP adalah 59% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan memuat 0,59 rupiah HPP

dan turut berkontribusi menciptakan 0,41 rupiah laba kotor. Pada tahun 2016 besarnya laba kotor adalah 45% dari total penjualan atau besarnya HPP adalah 55% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan memuat 0,55 rupiah HPP dan turut berkontribusi menciptakan 0,45 rupiah laba kotor. Pada tahun 2017 besarnya laba kotor adalah 50% dari total penjualan atau besarnya HPP adalah 50% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan memuat 0,5 rupiah HPP dan turut berkontribusi menciptakan 0,5 rupiah laba kotor. Pada tahun 2018 besarnya laba kotor adalah 49% dari total penjualan atau besarnya HPP adalah 49% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan memuat 0,49 rupiah HPP dan turut berkontribusi menciptakan 0,51 rupiah laba kotor.

Dari tabel di atas untukGross Profit Margin terjadi kenaikan dan penurunan.Jika rata-rata industri untukGross Profit Margin adalah 30%, maka kondisi perusahaan pada tahun 2014-2018 dinilai baik karena berada di atas rata-rata industri.Jadi dapat diambil kesimpulan kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018 berasa pada posisi baik.

b. Net Profit Margin (NPM) Rumus Net Profit Margin :

NPM =

x 100%

Tabel 4. 12

Net Profit MarginPT. Binakarya Jaya Abadi TbkTahun 2014-2018

Tahun Laba Bersih Setelah Pajak

(Rp)

Penjualan (Rp) Net Profit Margin(%) 2014 170.315.403.689 957.451.176.865 18 2015 76.628.133.977 1.013.949.535.101 8 2016 (77.981.341.628) 631.183.291.034 -12 2017 (44.354.027.770) 482.386.824.523 -9 2018 (45.682.595.609) 407.818.436.673 -11

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk

Berdasarkan tabel 4.12 diatas besarnya laba bersih setelah pajak tahun 2014 adalah 18% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan turut berkontribusi menciptakan 0,18 rupiah laba bersih setelah pajak. Pada tahun 2015 besarnya laba bersih setelah pajak 8% dari total penjualan atau setiap 1 rupiah penjualan turut berkontribusi menciptakan 0,08 rupiah laba bersih setelah pajak.

Pada tahun 2016 besarnya laba bersih setelah pajak -12% dari total penjualan, ini artinya perusahaan tidak dapat menciptakan laba bersih setelah pajak.Dan pada tahun 2017 besarnya laba bersih setelah pajak -9% dari total penjualan, ini artinya perusahaan tidak dapat menciptakan laba bersih setelah pajak.

Dari tabel di atas untukNet Profit Margin semakinmenurun.

Jika rata-rata industri untukNet Profit Marginadalah 20%, maka kondisi perusahaan pada tahun 2014-2018 dinilai kurang baik karena berada di bawah rata-rata industri, ini juga dapat berarti bahwa harga barang-barang perusahaan ini relatif rendah dan biaya-biayanya relatif tinggi atau keduanya. Jadi dapat diambil kesimpulan kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018 berasa pada posisi kurang baik.

c. Tingkat Pengembalian Atas Investasi (ROI) ROI =

x 100%

Tabel 4. 13

Tingkat Pengembalian Atas investasi (ROI) PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

Tahun Laba Bersih Setelah Pajak (Rp)

Total Aktiva (Rp) ROI(%) 2014 170.315.403.689 1.733.404.300.186 10 2015 76.628.133.977 2.137.499.950.786 4 2016 (77.981.341.628) 2.400.682.388.179 -3 2017 (44.354.027.770) 2.374.443.387.792 -2 2018 (45.682.595.609) 2.333.636.785.839 -1

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk

Berdasarkan tabel 4.13 diatas dapat dilihat bahwa tingkat Pengembalian Atas Investasi (ROI) PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk pada tahun 2013 adalah 10% artinya setiap 1 rupiah total investasi turut berkontribusi menciptakan 0,1 rupiah laba bersih setelah pajak. Pada tahun 2015 besarnya ROI adalah 4% artinya setiap 1 rupiah total investasi turut berkontribusi menciptakan 0,04 rupiah laba bersih setelah pajak. Pada tahun 2016 besarnya ROI adalah -3

% artinya setiap 1 rupiah total investasi tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak.dan pada tahun 2017 besarnya ROI adalah -2 % artinya setiap 1 rupiah total investasi tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak.Pada tahun 2018 besarnya ROI adalah -1 % artinya setiap 1 rupiah total investasi tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak.

Dari tabel di atas untukReturn on Investmentsemakin menurun.

Jika rata-rata industri untukReturn on Investment adalah 30%, maka kondisi perusahaan pada tahun 2014-2018 dinilai kurang baik karena berada di bawah rata-rata industri, rendahya rasio ini

disebababkan rendahnya margin laba karena rendahnya perputaran aktiva. Jadi dapat diambil kesimpulan kinerja keuangan PT.

Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018 berasa pada posisi kurang baik.

d. Return on Equity (ROE) Rumus Return on Equity :

ROE =

x 100%

Tabel 4. 14

Return on Equity (ROE)PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018

2014 170.315.403.689 376.770.461.788 45 2015 76.628.133.977 666.793.795.110 11 2016 (77.981.341.628) 669.461.310.484 -12 2017 (44.354.027.770) 695.646.596.072 -6 2018 (45.682.595.609) 658.714.932.968 -7

Sumber : Data diolah sendiri dari laporan keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk

Berdasarkan tabel 4.14 diatas dapat dilihat bahwa tingkat Return on Equity PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk pada tahun 2014 adalah 45% artinya setiap 1 rupiah total modal sendiri turut berkontribusi menciptakan 0,45 rupiah laba bersih setelah pajak.

Pada tahun 2015 besarnya ROE adalah 11% artinya setiap 1 rupiah total modal sendiri turut berkontribusi menciptakan 0,11 rupiah laba bersih setelah pajak. Pada tahun 2016 besarnya ROE adalah -12% artinya setiap 1 rupiah total modal sendiri tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak. dan pada tahun 2017 besarnya ROE adalah -6% artinya setiap 1 rupiah total modal sendiri tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak.Pada tahun 2018 besarnya ROE adalah -7% artinya

setiap 1 rupiah total modal sendiri tidak dapat berkontribusi menciptakan laba bersih setelah pajak.

Dari tabel di atas untukReturn on Equitysemakin menurun.

Jika rata-rata industri untukReturn on Equityadalah 40%, maka kondisi perusahaan pada tahun 2014-2018 dinilai kurang baik karena berada di bawah rata-rata industri, ini menunjukkan ketidakmampuan manajemen untuk memperoleh ROE seiring dengan menurunnya ROI. Jadi dapat diambil kesimpulan kinerja keuangan PT. Binakarya Jaya Abadi Tbk Tahun 2014-2018 berasa pada posisi kurang baik.

C. Rekapitulasi dan Analisis Kinerja Keuangan PT. Binakarya Jaya