BAB 5 SITUASI SUMBERDAYA KESEHATAN
B. TENAGA KESEHATAN
2. RASIO TENAGA KESEHATAN PER 100.000 PENDUDUK
orang, maka rasio tenaga kesehatan per 100.000 penduduk di Kabupaten Purworejo adalah sebesar 151,45. Ini berarti bahwa setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 151 atau 152 tenaga kesehatan.
Sementara itu bila dilihat dari masing-masing jenis tenaga kesehatan per 100.000 penduduk menunjukkan bahwa rasio jenis tenaga kesehatan per 100.000 penduduk terbesar adalah rasio tenaga medis dan rasio keperawatan bidan yaitu masing-masing sebesar 16,73 per 100.000 penduduk dan 120,77 per 100.000 penduduk.
Selanjutnya untuk dokter rasionya sebesar 13.5 per 100.000 penduduk dan dokter gigi rasionya sebesar 3,3 per 100.000 penduduk. Untuk tenaga kesehatan masyarakat rasionya sebesar 1,2 per 100.000 penduduk, ahli gizi rasionya sebesar 2,65 per 100.000 penduduk dan sanitasi rasio sebesar 2,5 per 100.000 penduduk.
a) Rasio Tenaga Dokter Spesialis
Jumlah Dokter Spesialis di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 adalah 31 orang, Mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2012 adalah 54 orang. Rasio Dokter Ahli per 100.000 penduduk sebesar 4.4 mengalami penurunan dibanding tahun 2012 mencapai 6,6 dan tahun 2010 yang hanya mencapai 6.65 Dengan demikian rasio tersebut belum mencapai target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 6 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.4
RASIO Dr. SPESIALIS DI KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2007 – 2013
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Rasio Dr Spesialis 8.09 4.1 6.26 6.75 7.77 6.6 4.4P R O F I L K E S E H A T A N K A B U P A T E N P U R W O R E J O T A H U N 2 0 1 3
b) Rasio Tenaga Dokter Umum
Rasio Dokter Umum per 100.000 penduduk tahun 2013 sebesar 8,1 angka ini menurun dibanding tahun 2012 sebesar 8,8, tahun 2011 sebesar 9.49, dan tahun 2010 yang mencapai 9.81. Rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 40 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.5
RASIO Dr.UMUM DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2012
c) Rasio Tenaga Dokter Gigi
Rasio Dokter Gigi di Kabupaten Purworejo per 100.000 penduduk tahun 2013 sebesar 3.3 menurun bila dibanding tahun 2012 sebesar 3,8, dan juga tidak ada kenaikan bila dibanding tahun 2011 sebesar 3,88. Dengan demikian rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 11 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.6
RASIO Dr. GIGI DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 - 2013
Sumber : Sekretariat DKK Purworejo 0 2 4 6 8 10 12 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Rasio Dr Umum 11.05 9.35 10.73 9.81 9.49 8.8 8.1 0 1 2 3 4 5 6 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Rasio Dr Gigi 5.01 5.25 4.22 4.33 3.88 3.8 3.3
d) Tenaga Kefarmasian
Tenaga Kefarmasian terdiri dari Apoteker, S-1 Farmasi, D-III Farmasi, dan Asisten Apoteker. Jumlah tenaga kefarmasian di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 sebanyak 47 orang jika dibanding tahun 2012 ini mencapai 55 orang,mengalami penurunan dan bila dinbandingkan tahun 2011 sebanyak 53 orang mengalami sedikit kenaikan. Rasio tenaga kefarmasian per 100.000 penduduk sebesar 6,66 Meskipun demikian rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 10 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.7
RASIO TENAGA FARMASI DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 - 2013
e) Rasio Tenaga Gizi
Tenaga Gizi terdiri dari D-IV/S-1 Gizi, D-III Gizi, dan D-1 Gizi. Jumlah Tenaga Gizi di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 sebanyak 25orang dan tahun 2012 ini sebesar 26 orang, ada penurunan 1 orang. Rasio Tenaga Gizi per 100.000 penduduk sebesar 3.54, mengalami sedikit kenaikan dibanding tahun 2012 mencapai 2.65 dan tahun 2011 mencapai 3,88. Meskipun demikian rasio tersebut masih jauh di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 22 per 100.000 penduduk.
0 1 2 3 4 5 6 7 8 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 Rasio Tenaga Kefarmasian 7.06 7.03 6.01 6.78 7.62 5.74 6.66
GAMBAR 5.8
RASIO TENAGA GIZI DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2013
f) Rasio Tenaga Keperawatan
Jumlah Tenaga Keperawatan di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 sebanyak 438 tenaga dibanding tahun 2012 adalah 451 tenaga mengalami penurunan. Rasio Tenaga Keperawatan per 100.000 penduduk sebesar 62,09 dibanding tahun tahun 2012 sebesar 49,46, mengalami kenaikan dan penurunan dibanding tahun 2011 yang mencapai 65,43 per 100.000 penduduk Meskipun demikian rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2012 dan standar dari WHO sebesar 117.5 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.9
RASIO TENAGA PERAWAT DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 - 2013 0 10 20 30 40 50 60 70 20 07 20 08 20 09 20 10 20 11 20 12 20 13 Rasio Tenaga Perawat 50.48 38.57 63.37 54.02 65.43 49.46 62.09
Sumber : Sekretariat DKK Purworejo 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013
g) Rasio Tenaga Bidan
Jumlah Tenaga Bidan di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 sebesar 414 mengalami kenaikan dan tahun 2012 sebanyak 268 orang, mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2011 adalah 297 orang. Rasio Tenaga Bidan per 100.000 penduduk sebesar 58,68. Rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 100 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.10
RASIO TENAGA BIDAN DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2013
h) Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat
Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 sebanyak 10 0rang. Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat per 100.000 penduduk sebesar 1,42, mengalami sedikit kenaikan bila dibanding tahun 2012 yang hanya mencapai 1,2 Rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 40 per 100.000 penduduk.
0
10
20
30
40
50
60
2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013
Rasio Tenaga Bidan 42 33.96 51.11 49.94 42.71 28.37 58.68
0
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4
4.5
5
2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013
Rasio Tenaga
Kesmas 3.85 2.95 4.98 4.84 1.73 1.2 1.42
GAMBAR 5.11RASIO TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2013
i) Rasio Tenaga Sanitasi
Tenaga sanitasi terdiri dari D-III sanitasi dan D-I sanitasi. Jumlah Tenaga Sanitasi di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 adalah 26 orang. Rasio Tenaga Sanitasi per 100.000 penduduk sebesar 3,69, mengalami sedikit kenakan bila dibandingkan rasio tahun 2012 sebesar 2,5. Rasio tersebut masih di bawah target Indonesia Sehat 2013 dan standar dari WHO sebesar 40 per 100.000 penduduk.
GAMBAR 5.12
RASIO TENAGA SANITASI DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2012
Sumber : Sekretariat DKK Purworejo
0
0.5
1
1.5
2
2.5
3
3.5
4
200
7
200
8
200
9
201
0
201
1
201
2
201
3
Rasio Tenaga
Sanitasi 3.98 3.72 3.83 3.69 2.73 2.5 3.69
j) Rasio Tenaga Teknisi Medis
Tenaga Teknisi Medis terdiri atas analis laboratorium, teknik elektromedik, penata rontgent, penata anestesi, dan fisioterapi. Jumlah Tenaga Teknisi Medis di Kabupaten Purworejo pada tahun 2013 adalah 72 orang. Rasio Tenaga Teknisi Medis per 100.000 penduduk sebesar 10,2 mengalami Kenaikan dibanding tahun 2012 mencapai 8,65 namun masih lebih rendh bila dibanding tahun 2011 mencapai 12,65
GAMBAR 5.13
RASIO TENAGA TEHNISI MEDIS DI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2007 – 2013
Secara umum jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Purworejo masih belum tercukupi sesuai dengan indikator Indonesia Sehat 2013 maupun Indikator dari WHO. Namun Pemerintah Kabupaten Purworejo telah berusaha mencukupi kebutuhan tenaganya. Usaha yang dilakukan berupa pengangkatan tenaga baru seperti CPNS maupun PTT.
Pemerataan tenaga kesehatan yang tersebar di wilayah pelayanan kesehatan diupayakan dengan peningkatan sarana-sarana kesehatan yang ada seperti peningkatan akreditasi rumah sakit serta peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas Rawat Inap. Gambaran situasi ketersediaan tenaga kesehatan baik yang bekerja dikantor pemerintah maupun sektor swasta dapat dilihat pada lampiran tabel :
74,75,76,77 DAN 78.
Sumber : Sekretariat DKK Purworejo
0 2 4 6 8 10 12 14 200 7 200 8 200 9 201 0 201 1 201 2 201 3 Rasio Tenaga Teknisi