• Tidak ada hasil yang ditemukan

Madrasah Aliyah (MA)Madrasah Aliyah (MA)

REAKSI REDUKSI-OKSIDASI Satuan Pendidikan : SMA/MA

Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X/2

Alokasi Waktu : 9 JPx 45 menit (3 minggu)

KOMPETENSI INTI:

KI -1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI-2 : Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, proaktif. dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI-3 : Berperilaku menjaga lingkungan dan hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu

menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Materi Pokok

Kompetensi Dasar Indikator

Reaksi Reduksi- Oksidasi

3.6 Memahami perkembangan konsep reaksi oksidasi- reduksi serta penentuan bilangan oksidasi atom dalam molekul atau ion. 4.7 Menuliskan rumus senyawa

dan nama senyawa

berdasarkan konsep bilangan oksidasi.

1. Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

2. Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.

3. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks.

4. Menerapkan konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan

Materi

Pokok Kompetensi Dasar Indikator

masalah lingkungan (lumpur aktif). 5. Memberi nama senyawa menurut IUPAC.

PERTEMUAN I: A. Tujuan

1. Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan

oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

2. Menentukan bilangan oksidasi atom dalam senyawa atau ion.

3. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks.

B. Materi Pembelajaran

1. Reaksi Redoks

2. Pereduksi dan Pengoksidasi

C. Metode Pembelajaran

Metode : Diskusi, ceramah, dan tanya jawab. Model pembelajaran : Cooperative learning.

D. Media dan Sumber Pembelajaran

a. Tabel periodik dan power pointAdvanced Learning Chemistry 1B Unit 7

b. Buku Facil : Advanced Learning Chemistry 1B, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013

E. Kegiatan Pembelajaran 1. Pendahuluan

a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait materi “Reaksi Reduksi- Oksidasi”.

b. Apersepsi: bertanya jawab tentang reaksi. “Apa itu reaksi?”

“Apa yang kamu ketahui tentang reduksi dan oksidasi?”

c. Menyampaikan inti pembelajaran hari ini mengenai reaksi redoks.

2. Inti

a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk

Mengamati

1) Memahami reaksi oksidasi dan reduksi.

2) Mempelajari proses terjadinya reaksi reduksi oksidasi.

3) Membedakan pereduksi dan pengoksidasi dalam suatu reaksi.

Menanya

1) Menanyakan cara menentukan bilangan oksidasi suatu unsur.

2) Mempertanyakan reaksi-reaksi apa saja yang termasuk reaksi redoks.

Pengumpulan Data

1) Mencari bilangan oksidasi sepuluh senyawa-senyawa anorganik di laboratorium sekolah.

2) Menentukan bilangan oksidasi, jenis reaksi, dan sifat zat dari beberapa reaksi. 3) Menganalisis reaksi-reaksi yang termasuk reaksi redoks.

Mengasosiasi

Mengumpulkan laporan hasil pencarian bilangan oksidasi sepuluh senyawa- senyawa anorganik di laboratorium sekolah.

Mengkomunikasikan

Menjelaskan hasil laporan pencarian bilangan oksidasi sepuluh senyawa-senyawa anorganik di laboratorium sekolah.

b. Mendiskusikan hasil pengerjaan dan menyimpulkan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

3. Penutup

a. Mendorong siswa untuk menyimpulkan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

b. Mendorong siswa untuk merefleksi dan menemukan nilai-nilai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini.

PERTEMUAN II: A. Tujuan

1. Mengetahui aplikasi dari reaksi redoks.

2. Menjelaskan proses pengolahan air limbah.

B. Materi Pembelajaran

Aplikasi Reaksi Redoks

C. Metode Pembelajaran

Metode : Diskusi, ceramah, dan tanya jawab. Model pembelajaran : Cooperative learning.

D. Media dan Sumber Pembelajaran

a. Tabel periodik dan power pointAdvanced Learning Chemistry 1B Unit 7

b. Buku Facil : Advanced Learning Chemistry 1B, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013

E. Kegiatan Pembelajaran 1. Pendahuluan

a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait materi “Reaksi redoks”

b. Apersepsi: bertanya jawab tentang aplikasi reaksi redoks. “Apa guna baterai dan aki?”

c. Menyampaikan inti pembelajaran hari ini mengenai aplikasi reaksi redoks.

2. Inti

a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk

Mengamati

1. Membaca mengenai arus listrik yang dihasilkan sel volta. 2. Memahami contoh beberapa jenis baterai

3. Menyimak komponen dan reaksi dalam baterai dan aki.

4. Membaca kegunaan baterai dan aki dalam kehidupan sehari-hari. 5. Membaca tentang proses lumpur aktif.

Menanya

1. Mengajukan pertanyaan tentang hubungan antara reaksi redoks dan arus listrik tersebut.

2. Menanyakan penyebab masa pakai baterai alkali lebih tahan lama dari baterai biasa.

3. Mempertanyakan jenis-jenis baterai primer dan kegunaannya.

Pengumpulan Data

1. Membuat tabel perbandingan beserta gambar antara baterai biasa, baterai alkali, dan baterai isi ulang.

2. Mencari informasi dari sumber bacaan lain tentang proses pengolahan air limbah dengan lumpur aktif di perpustakaan sekolah.

Mengasosiasi

1. Mengumpulkan hasil perbandingan beserta gambar antara baterai biasa, baterai alkali, dan baterai isi ulang secara tertulis.

2. Menyimpulkan hasil studi pustaka tentang pengolahan air limbah.

Mengkomunikasikan

1. Melaporkan kegiatan perbandingan baterai secara tertulis kepada guru.

2. Menjelaskan apa saja yang diperoleh dari hasil studi pustaka tentang pengolahan air limbah.

b. Mendiskusikan hasil laporan dan menyimpulkan aplikasi dari reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari.

3. Penutup

a. Mendorong siswa untuk menyimpulkan aplikasi dari reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari.

b. Mendorong siswa untuk merefleksi dan menemukan nilai-nilai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini.

PERTEMUAN III: A. Tujuan

Mengetahui cara penamaan unsur dan senyawa.

B. Materi Pembelajaran

Tata Nama Senyawa

C. Metode Pembelajaran

Metode : Diskusi, ceramah, dan tanya jawab. Model pembelajaran : Cooperative learning.

D. Media dan Sumber Pembelajaran

a. Tabel periodik dan power pointAdvanced Learning Chemistry 1B Unit 7

b. Buku Facil : Advanced Learning Chemistry 1B, Nana Sutresna, Grafindo Media Pratama, 2013

E. Kegiatan Pembelajaran 1. Pendahuluan

a. Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait materi “Reaksi Redoks”

b. Apersepsi: bertanya jawab tentang tata nama senyawa. “Apa dasar dari penamaan suatu senyawa?”

“Masih ingatkah Anda telah mempelajari tata nama senyawa ionik dan senyawa poliatomik pada semester 1? Coba siapa yang bias menjelaskannya?”

2. Inti

a. Membimbing siswa secara berkelompok untuk

Mengamati

1) Mengingat kembali tata nama senyawa ionik dan senyawa poliatomik pada semester 1.

2) Membaca tata nama senyawa biner dan senyawa poliatomik.

Menanya

1) Menanyakan cara menentukan atom yang bersifat lebih positif dan atom yang lebih negatif dalam tata nama senyawa biner.

2) Mempertanyakan cara penamaan senyawa yang salah satu unsurnya memiliki lebih dari satu biloks sehingga dapat mengikat lebih dari satu atom yang sama.

Pengumpulan Data

Mengerjakan dan mendiskusikan Quick Review 7.4 halaman 44.

Mengasosiasi

Mengumpulkan hasil pengerjaan Quick Review 7.4.

Mengkomunikasikan

Menuliskan hasil Quick Review 7.4 di whiteboard kelas.

b. Mendiskusikan hasil laporan dan menyimpulkan cara penamaan unsur dan senyawa.

5. Penutup

a. Mendorong siswa untuk menyimpulkan cara penamaan unsur dan senyawa. b. Mendorong siswa untuk merefleksi dan menemukan nilai-nilai yang dapat dipetik

PENILAIAN

1. Teknik dan Bentuk Instrumen

Teknik Bentuk Instrumen

 Pengamatan Sikap  Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik

 Tes Unjuk Kerja  Tes Uji Petik Kerja

 Tes Tertulis  Tes Uraian dan Pilihan

 Portofolio  Panduan Penyusunan Portofolio

2. Contoh Instrumen

a. Lembar Pengamatan Sikap

No Aspek yang dinilai 3 2 1 Keterangan

1 Bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Pencipta.

2 Adanya rasa keingintahuan

3 Memperlihatkan keikutsertaan dalam kelompok maupun pekerjaan individu.

RUBRIK PENILAIAN SIKAP

No Aspek yang dinilai Rubrik

1 Bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Pencipta.

3: Menunjukkan rasa rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Pencipta. 2: Sudah cukup secara eksplisit menunjukkan rasa

syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Pencipta.

1: Belum menunjukkan rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Pencipta. 2 Adanya rasa keingintahuan. 3: Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,

antusias, terlibat aktif dalam diskusi kelompok. 2: Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak

terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam diskusi kelompok ketika disuruh.

1: Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam diskusi kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat. 3 Memperlihatkan keikutsertaan

dalam kelompok maupun pekerjaan individu.

3: Ikut serta dalam menyelesaikan tugas kelompok maupun individu.

2: Berupaya ikut serta dalam menyelesaikan tugas kelompok maupun individu.

1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas kelompok maupun individu.

Deskripsi sikap ini digunakan untuk pertimbangan dalam menentukan profil siswa (bukan angkanya yang penting, namun deskripsi sikap siswa).

b. Lembar Tes Tertulis

1) H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan K2SO4 dan MnO2. Dalam reaksi

tersebut setiap mol H2S melepaskan …. a) 2 mol elektron b) 4 mol elektron c) 5 mol elektron d) 7 mol elektron e) 8 mol elektron Jawaban : e

2) Reaksi redoks berikut :

a H2O2(l) + b Fe2+(aq) → d Fe3+(aq) + e H2O(l)

harga a, b, dan c berturut-turut adalah…. a) 1,1,1

b) 1,2,3 c) 1,2,1 d) 2,2,1 e) 2,1,2

Jawaban : b

3) Pada persamaan oksidasi reduksi berikut (belum setara)

KMnO4(aq) + KI(aq) + H2SO4 → MnSO4(aq) + I2(aq) + H2O(l)

bilangan oksidasi Mn berubah dari …. a) +14 menjadi +8 b) +7 menjadi +2 c) +7 menjadi -4 d) -1 menjadi +2 e) -2 menjadi +2 Jawaban : B

4) Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di antara senyawa berikut adalah …. a) KCl b) KClO c) CaCl2 d) KClO3 e) KClO2 Jawaban : d

5) Bilangan oksida Cl dari -1 sampai dengan +7. Ion atau molekul manakah di bawah ini yang tidak dapat mengalami reaksi disproporsionasi atau autoredoks adalah ….

a) Cl2 dan HClO4

b) HCl dan HClO2

c) ClO2 dan HClO3

d) Cl2 dan KClO3

e) Cl- dan NaClO 4

Jawaban : e

c. Lembar Portofolio

Science Portfolio buku Advanced Learning Chemistru 1B halaman 44.

Sediakan 1 sendok makan garam dapur, tisu atau lap kering yang bersih, 100 – 150 mL asam cuka, mangkok plastik atau melamin, dan uang logam yang akan dibersihkan. Mula-mula, larutkan garam dalam asam cuka. Aduk hingga seluruh garam larut. Rendam uang logam dalam larutan tersebut selama 5 – 10 menit (Anda

dapat menggunakan beberapa uang logam yang direndam dalam waktu yang berbeda untuk melihat pengaruh waktu perendaman dengan teliti). Kemudian, angkat uang logam dari larutan, lalu cuci uang logam dengan air yang mengalir. Keringkan dengan tisu atau lap kain. Apa yang Anda peroleh? Dapatkah Anda mengganti asam cuka dengan jus jeruk? Apa yang terjadi jika Anda tidak mencuci uang logam setelah perendaman? Anda dapat mengeksplorasi lebih banyak hal-hal menarik lainnya dengan mengembangkan kegiatan ini sesuai dengan kreativitas Anda.

Mengetahui

Kepala Sekolah ...

( _______________________ ) NIP/ NIK ...

..., ... 20... Guru Mapel Kimia

( _______________________ ) NIP/ NIK ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) UNIT 8

SENYAWA HIDROKARBON