• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA

B. Pengetahuan Dasar Wajib Pajak Tentang Perpajakan

1. Reformasi Perpajakan dengan Kepatuhan Wajib Pajak

Penelitian yang dilakukan oleh Satriyo (2009), yang meliputi:

struktur organisasi, strategi organisasi, prosedur organisasi, dan budaya

organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris

mengenai pengaruh reformasi administrasi perpajakan terhadap

kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap

100 sampel Wajib Pajak di dapat hasil penel

terhadap kepatuhan w

komunikasi antar seksi organisasi tidak berjalan d

dengan struktur organisasi publik, tetapi lebih peduli bagaimana

memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya keepada mereka.

b. Prosedur organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap

kepatuhan wajib pajak.

c. Strategi organisasi mempunyai mempunyai pengaruh yang

signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.

d. Budaya organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap

kepatuhan wajib pajak.

e. Secara simultan, pengaruh reformasi administrasi perpajakan dalam

hal ini variable struktur organisasi, variable prosedur organisasi,

variable strategi organisasi, variable budaya organisasi mempunyai

pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.

f. Melalui uji koefisien determinasi (R) adjusted bahwa pengaruh

prosedur organisasi, strategi organisasi, struktur organisasi dan

penelitiannya juga mengemukakan bahwa

alisis data

hasil penelitian regresi linier berganda menggunakan skala likert. Metode budaya organisasi terhadap kepatuhan wajib pajak, dipengaruhi oleh

faktor-faktor lain yang lebih dominan misalnya sanksi perpajakan

dan pemeriksaan pajak.

Sofyan (2005), dalam

Variable modernisasi struktur organisasi memberikan kontribusi

pengaruh yang sangat besar, diikuti kemudian variable modernisasi

prosedur organisasi, dan variable strategi organisasi dan modernisasi

budaya organisasi memberikan pengaruh yang lebih rendah. An

pengambilan sampel, menggunakan sampel acak terstratifikasi (stratified

random sampling).

Penelitian yang dilakukan oleh Nasucha (2004), hasil penelitian

menunjukkan bahwa reformasi administrasi perpajakan berpengaruh

secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Reformasi administrasi

garuh reformasi administrasi perpajakan terhadap

2.

6 satuan.

seperti reformasi prosedur organisasi mempunyai pengaruh yang besar,

kemudian reformasi struktur organisasi, struktur organisasi, dan budaya

organisasi. Teknik penentuan sampel dilakukan pengelompokan

berdasarkan wilayah kerja Ditjen pajak yang terdiri dari 19 kantor

wilayah. Analisa data hasil penelitian regresi linier berganda

menggunakan skala likert yang masing-masing terdiri dari pilihan

bersifat ordinal.

Ha1 : Terdapat pen

tingkat kepatuhan wajib pajak.

Pengetahuan Dasar Wajib Pajak Tentang Perpajakan dengan Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak

Penelitian yang dilakukan Imanayah dan Handayani (2008),

menemukan bahwa variable pengetahuan perpajakan berpengaruh secara

signifikan sebesar 0,186, berarti bahwa jika terjadi peningkatan variable

pengetahuan perpajakan (X2), sebesar satu satuan dengan asumsi

variabel lain konstan, maka besarnya kepatuhan wajib pajak (Y) akan

naik sebesar 0,18

Noormala sheikh Obid (2008:38), menyimpulkan dari 128

nden dimana 47,7% setuju

respo pendidikan pajak meningkatkan

epatuhan dan 15,6% sangat setuju. Semua wajib pajak tanpa tergantung

epatuhan pajak. Seseorang yang

ngetahuan paerpajakan dalam meningkatkan

3.

sebagai k

dengan latar belakang pendidikan, mereka setuju bahwa pendidikan

pajak membantu meningkatkan k

berpendidikan pajak akan mempunyai pengerahuan tentang perpajakan,

baik itu soal tarif pajak yang akan mereka bayar, maupun manfaat pajak

yang akan berguna bagi kehidupan mereka. Dengan adanya pengetahuan

perpajakan tersebut akan membantu kepatuhan wajib pajak dalam

membayar pajak, sehingga tingkat kepatuhan akan meningkat.

Ha2 : Terdapat pengaruh pe

kepatuhan wajib pajak.

Kesadaran Perpajakan dengan Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Menurut Fereira (2002:125), kesadaran merupakan kemaunan yang

disertai dengan tindakan dan refleksi terhadap kenyataan. Sejalan dengan

hal tersebut, menurut Padila dan Prior (2004:94), menyatakan bahwa

kesadaran merupakan suatu proses belajar dari pengalaman dan

pengumpulan informasi yang diterima untuk mendapatkan keyakinan

diri untuk mendorong dilakukannya suatu tindakan.

Sesuai hal tersebut hal-hal yang terdapat dalam kesadaran

berikut:

a. Pengalaman, merupakan proses awal dari kesadaran, karena dengan

an

an atau tujuan yang

dakan, memutuskan apa yang dilakukan berdasarkan keyakinan

ponen kognitif, affektif, konatif, yang berinteraksi dalam

s untuk para wajib

ruh terhadap

elitian yang dilakukan oleh Rachman (2009), pengalaman orang menjadi sadar akan persoalan kehidup

mereka.

b. Informasi, sebagai proses belajar atau lebih memahami tentang

persoalan itu melalui informasi yang diterima.

c. Keyakinan, menjadi yakin mengenai persoalan itu berdasarkan

pikiran dan perasaan dari pengalaman dan informasi yang

diperoleh, dalam keyakinan itu terdapat harap

mendorong adanya aksi atau tindakan yang sukarela.

d. Tin

yang dimiliki.

Menurut Suhardito (1999), kesadaran wajib pajak merupakan

konstelasi kom

memahami, merasakan, dan berprilaku terhadap makna dan fungsi

pajak. Kesadaran perpajakan berkonsekuensi logi

pajak agar mereka rela memberikan kontribusi dana untuk pelaksanaan

fungsi perpajakan, dengan cara membayar kewajiban pajaknya secara

tepat waktu dan tepat jumlah. Kurniawan (2006) juga menemukan

bahwa kesadaran perpajakan wajib pajak berpenga

keberhasilan penerimaan PBB.

Sedangkan pen

koefisian variabel kesadaran wajib pajak menghasilkan nilai signifikan

sebesar 0.006 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa kesadaran wajib

pajak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan penerimaan PBB.

Temuan ini mendukung temuan sebelumnya dari Suhardito dan Sudibyo

(1999), dimana kesadaran perpajakan berkonsekuensi logis untuk para

wajib pajak agar mereka rela memberikan kontribusi dana untuk

pelaksanaan fungsi perpajakan, dengan cara membayar kewajiban

pajaknya secara tepat waktu dan tepat jumlah.

Ha3 : Tingkat kesadaran perpajakan wajib pajak PBB berpengaruh

F. Pen me das ban ters

paj lam mematuhi kewajiban

per

mengena t.

terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak.

elitian Sebelumnya

Penelitian mengenai kepatuhan wajib pajak dan faktor-faktor yang mpengaruhinya seperti reformasi administrasi perpajakan, pengetahuan

ar wajib pajak tentang perpajakan, dan kesadaran perpajakan telah

yak dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Penelitian-penelitian

ebut banyak memberikan masukan serta kontribusi tambahan bagi wajib

ak untuk mengetahui cara-cara wajib pajak da

pajakannya. Tabel 2.1 menunjukkan hasil-hasil penelitian terdahulu

i penghentian prematur atas prosedur audi

Tabel 2.1 Penelitian terdahulu

No Peneliti (Tahun) Judul Variabel Hasil 1. Andika Perpajakan Kepatuhan Wajib Pajak. Perpajakan Kepatuhan Wajib Pajak (Y) signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Satriyo (2009) Pengaruh Reformasi Administrasi Terhadap Reformasi Administrasi (X), Reformasi Administrasi Perpajakn berdampak

2. ofyan (2005) Pengaruh Penerapan Sistem Administrasi Perpajakan Modern Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Administrasi Perpajakan Modern (X), Kepatuhan Wajib Pajak (Y) Variabel modernisasi struktur organisasi memberikan pengaruh yang sangat besar. Diikuti kemudian variabel modernisasi prosedur organisasi, variabel strategi organisasi, dan modernisasi budaya organisasi memberikan pengaruh bih rendah terhadap S yang le kepatuhan wajib pajak. 3. Nur Imanayah dan

Bestari Dwi Handayani (2008) n dan entang Perpajakan Terhadap Tegalrejo ang Perpajakan ajak hadap epatuhan wajib pajak

aren dengan pengetahun mereka merasa perlu Pengaruh Penghasila Pengetahuan Wajib Pajak T Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Membayar PBB Di Kelurahan Kota pekalongan Penghasilan (X1), Pengetahuan Wajib Pajak Tent (X2) ,Kepatuhan Wajib (Y) Pengetahuan wajib p berpengaruh secara signifikan ter k K untuk mamatuhi perpajaknnya. 4. Arief Rahman (2009) uh Pemahaman, Kesadaran, Serta Kepatuhan Wajib Pajak PBB Terhadap Keberhasilan daran Wajib Pajak kti aan Pengar Kesa Faktor yang telah terbu

berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan penerim PBB di kecamatan kota sumenep kabupaten Sumenep adalah 49

Dokumen terkait