• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL KAJIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Rekap Data Diskripsi Variabel Sosial Media Marketing Agrowisata

56

memungkinkan lama bergabung di media sosial instagram akan mempengaruhi seseorang dalam menilai media sosial sebagai sosial media marketing Agrowisata Petik Jeruk dan Naga Listrik. Karakteristik responden berdasarkan lama bergabung di Media sosial di sajikan pada tabel berikut ini :

Tabel 4. 5 Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bergabung Di Media Sosial Instagram

No Lama Bergabung Di Media Sosial Instagram

Jumlah Presentase 1

2 3

<1 tahun

> 2-3 tahun

>3 tahun

0 0 46

0%

0%

100%

Total 46 100%

(Sumber : Data Primer yang telah diolah)

Berdasarkan tabel 4.6 dalam pengambilan data sasaran tersebut dapat dietahui bahwa sasaran yang sudah bergabung di media sosial Instagram didominasi dengan lama bermain selama lebih dari 3 tahun . Sehingga dapat dikatakan responden penelitian yang datang di agrowisata petik jeruk dan naga lisrik mampu menyerap dan menerima dengan baik media sosial sebagai Sosial media marketing dengan baik. Dalam penelitian Rika Wahyuningtyas (2018:34) bahwasannya seseorang dapat menerima dengan baik jika sudah bermain instagram selama lebih dari 3 tahun, karena sudah up to date dalam mengakses media sosial instagram.

4.3 Rekap Data Diskripsi Variabel Sosial Media Marketing Agrowisata Petik

media marketing strategis, yang mencakup sub variabel kontek, komunikasi, kolaborasi dan koneksi untuk menguji seberapa efektif instagram terhadap sosial media marketing. Jawaban dari setiap responden ditabulasikan dalam bentuk tabel sebagai berikut :

Tabel 4. 6 Tabulasi Data Tanggapan Responden Terhadap Sub Variabel Konteks

No Kategori Interval Jawaban

Jumlah (orang) Presentase 1

2 3

Rendah Sedang tinggi

<15-18,3

>18,4-21,7

>21,7-25

6 8 37

13%

17%

80%

total 46 100%

(Sumber : Data Primer yang diolah, 2022)

Berdasarkan tabel 4.7 diatas dapat diketahui untuk hasil jawaban responden dengan sub variabel konteks. Konteks merupakan cara pengemasan suatu informasi kedalam satu wadah yaitu media sosial dalam menyampaikan suatu informasi.

Tabel 4.7 juga menunjukkan bahwasannya jawban responden didominasi nilai interval >21,7-25 dengan kategori “tinggi” dengan presentase 80% , yang artinya bahwa context dari media sosial Instagram memberikan pengaruh dalam sosial media marketing agrowisata. Hal ini dapat dilihat dari jawaban dari kuesioner. Dari data di lapangan bahwasannya media sosial instagram memiliki poin yang lebih dari segi konteks dalam pengemasannya. Konteks juga yang menarik seorang pengakses apakah tertarik atau tidaknya dalam memaknai sebuah informasi. Dimana hal tersebut sangat membuktikan bahwasannya context dari media sosial Instagram memiliki peran penting dalam sosial media marketing.

4.3.2 Colaboration

Collaboration merupakan suatu tindakan yang dilakukan lebih dari satu atau dua pihak yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dan

58

bermanfaat kepada pihak-pihak yang ikut berpartisipasi. Dalam hal ini maksud dari collaboration adalah bagaimana menjalankan media sosial instagram Agrowisata dengan pihak lain untuk menyebarkan informasi yang ada.

Collaboration di Instagram terhadap sosial media marketing di agrowisata petik jeruk dan naga listrik tersaji dalam tabel berikut :

Tabel 4. 7 Tabulasi Data Tanggapan Responden Terhadap Sub Variable Kolaborasi

No Kategori Interval jawaban

Jumlah (orang) Presentase 1

2 3

Rendah Sedang tinggi

<12-14,6

>14,7-17,3

>17,4-20

3 13 30

9%

27%

64%

Total 46 100%

(Sumber : Data Primer yang sudah diolah, 2022)

Tabel 4.7 juga menunjukkan bahwasannya jawban responden didominasi nilai interval >17,4-20 dengan kategori “tinggi” dengan presentase 64% , yang artinya bahwa collaboration dari media sosial Instagram memberikan cukup pengaruh dalam sosial media marketing sepertihalnya media sosial bekerjasama untuk membuat sesuatu lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif dalam membangun poin-poin yang menguatkan untuk pengembangan informasi seputar agrowisata dengan beberapa fitur di instagram seperti instastory, live, postingan dan hastag. Dimana hal tersebut sangat membuktikan bahwasannya collaboration dari media sosial Instagram juga memiliki peran dalam sosial media marketing agrowisata.

4.3.3 Communication

Communication merupakan bagaimana cara akun instagram dalam mengkomunikasikan dan menyambungkan suatu informasi kepada masyarakat luas, berikut hasil distribusi pada tabel 4.9 :

Tabel 4. 8 Tabulasi Data Tanggapan Responden Terhadap Sub Variable komunikasi

No Kategori Interval jawaban

Jumlah (orang) Presentase 1

2 3

Rendah Sedang tinggi

<15-18,3

>18,4-21,7

>21,7-25

5 5 36

11%

11%

78%

Total 46 100%

(Sumber : Data Primer yang sudah diolah, 2022)

Tabel 4.7 juga menunjukkan bahwasannya jawaban responden didominasi nilai interval >21,7-25 dengan kategori “tinggi” dengan presentase 78% , yang artinya bahwa communication dari media sosial Instagram memberikan pengaruh dalam sosial media marketing. Sesuai jawaban dari responden media sosial dapat membagikan, mendengarkan, merespon, dan mengembangkan sebuah pesan ke pada khalayak umum dari akun milik @wisata_naga listrik. Komunikasi yang dilakukan terbilang baik dikarenakan terus mengupdate kegiatan-kegiatan baru dan terkesan akun dari agrowisata tidak mati, dimana hal tersebut sangat membuktikan bahwasannya communication dari media sosial Instagram memiliki peran penting dalam sosial media marketing.

4.3.4 Connection

Connection merupakan sub variabel dari sosial media marketing. Sub variabel tersebut dimasukkan kedalam instrument penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Connection terhadap sosial media marketing instagram.

Jawaban dari responden mengenai kuesioner yang telah diberikan telah di distribusikan pada tabel 4.10 berikut ini:

Tabel 4. 9 Tabulasi Data tanggapan responden terhadap sub variabel koneksi No Kategori Interval

jawaban

Jumlah (orang) Presentase 1

2 3

Rendah Sedang Tinggi

<17-19,6

>19,7-22,3

>22,4-25

8 18 20

17%

40%

43%

Total 46 100%

(Sumber : Data Primer yang sudah diolah, 2022)

60

Berdasarkan tabel 4.10 diatas dapat diketahui untuk hasil jawaban responden dengan sub variabel koneksi. Koneksi merupakan hubungan yang terjalin dan berkesinambungan antara pemberi dan penerima pesan, sehingga penerima pesan akan merasa dekat dengan perusahaan dan akan sering terikat dengan media sosial perusahaan tersebut.

Tabel 4.10 juga menunjukkan bahwasannya jawaban responden didominasi nilai interval >22,4-25 dengan kategori “tinggi” dengan presentase 43% , yang artinya bahwa koneksi dari media sosial Instagram agrowisata admin sangat ramah, dari beberapa tanggarapn responden penelitian admin dari akun agrowisata @wisata_nagalistrik sangat ramah dan humoris. Cara tersebut sangat efektif dalam mengoptimalkan indikator koneksi dalam media sosial, dari hal tersebut sangat membuktikan bahwasannya connection dari media sosial Instagram memiliki peran penting dalam sosial media marketing agrowisata.