• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

C. Rencana Tindakan

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang

berawal dari permasalahan yang ada dalam pembelajaran siswa di kelas.

Penelitian ini mengupayakan peningkatan minat dan prestasi belajar mata

pelajaran IPS. Siklus I difokuskan pada SK 2. Memahami jenis pekerjaan

dan penggunaan uang pada KD 2.3 memahami kegiatan jual beli di

lingkungan rumah dan sekolah serta siklus II difokuskan pada KD 2.4

mengenal sejarah uang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang

setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Setiap pertemuan

memerlukan waktu 3 jam pelajaran (3x35 menit). Kegiatan yang peneliti

lakukan pada rencana tindakan meliputi persiapan dan melaksanakan

rencana tindakan setiap siklus.

1. Persiapan

Sebelum peneliti melaksanakan siklus I dan siklus II, terlebih dahulu

melakukan persiapan sebagai berikut:

a. Meminta surat izin dari kampus Universitas Sanata Dharma untuk

melakukan penelitian di SD Jetis Bantul.

b. Meminta persetujuan kepada kepala sekolah SD Jetis Bantul untuk

melakukan penelitian di SD Jetis Bantul.

c. Melakukan observasi pada siswa kelas III B untuk memperoleh

d. Melakukan wawancara kepada guru kelas III B SD Jetis Bantul untuk

memperoleh informasi mengenai permasalahan yang ada pada siswa

ditinjau dari segi minat belajar dan tingkat prestasi belajar siswa.

e. Mengidentifikasi masalah yang ada di kelas yaitu kurangnya minat dan

rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi

memahami kegiatan jual beli di lingkungan rumah dan sekolah serta

mengenal sejarah uang.

f. Menganalisis permasalahan dan menentukan solusi untuk memperbaiki

permasalahan yang terjadi.

g. Menyusun proposal penelitian.

h. Merumuskan hipotesis.

i. Menyusun rencana penelitian dalam setiap siklus.

j. Menyusun instrumen penelitian berupa lembar observasi, lembar

kuesioner (non tes) dan lembar soal evaluasi (tes).

k. Melakukan observasi untuk mengamati minat siswa kelas III B SD

Jetis Bantul ketika mengikuti pembelajaran IPS.

l. Mengkaji standar kompetensi, kompetensi dasar, dan materi pokok.

m. Menyusun perangkat pembelajaran yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), dan bahan ajar.

n. Menyusun kisi-kisi soal, instrumen penilaian, lembar observasi, dan

kuesioner minat.

o. Menyiapkan media pembelajaran dan sarana pendukung yang

p. Melakukan validasi instrumen penelitian kepada ahli.

2. Rencana Setiap Siklus

Setelah peneliti melakukan langkah persiapan dan memperoleh

gambaran awal keadaan kelas, maka langkah penelitian berikutnya adalah

melaksanakan tindakan dalam dua siklus. Adapun rencana tindakan yang

telah peneliti susun sebagai berikut:

a. Siklus I

Pada siklus pertama, peneliti melaksanakan pertemuan pembelajaran

sebanyak dua kali. Setiap pertemuan berlangsung selama 3x35 menit.

1) Perencanaan Tindakan

Rencana yang peneliti lakukan pada siklus I adalah menyusun

perangkat pembelajaran, seperti Silabus, RPP, LKS, soal evaluasi

siklus I, dan mempersiapkan media pembelajaran yang akan

digunakan pada saat melaksanakan tindakan. Peneliti membagi

siswa dalam kelompok berpasangan (teman sebangku) dan

selanjutnya dibentuk lagi menjadi kelompok besar yang terdiri dari

5-7 siswa. Pembagian kelompok dilakukan secara acak sesuai

dengan keinginan siswa.

2) Pelaksanaan Tindakan

Tindakan Siklus I dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dan di

setiap pertemuan dilaksanakan dalam 3x35 menit. Dengan

menerapkan teknik mind mapping. Berikut ini adalah

a) Pertemuan 1

Langkah-langkah pembelajaran yang peneliti lakukan pada

pertemuan 1, diantaranya:

(1) Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa bersama,

kemudian guru memberikan apersepsi kepada siswa dengan

melakukan tanya jawab tentang kegiatan jual beli di

lingkungan rumah. Sesaat setelah memberikan apersepsi,

guru menyampaikan penjelasan kepada siswa mengenai

kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dan tujuan

yang hendak dicapai.

(2) Memasuki kegiatan inti, guru mulai menerapkan teknik

mind mapping. Langkah pertama, siswa dibagi menjadi

kelompok kecil yang terdiri dari 2 siswa (teman sebangku)

dan mulai bertanya jawab tentang materi. Langkah kedua,

selanjutnya secara berpasangan siswa membuat

catatan-catatan kecil tentang materi yang sudah disampaikan

sebelumnya. Langkah ketiga, setelah berkelompok secara

berpasangan, siswa dibuat kelompok lagi yang terdiri dari

5-7 siswa secara acak. Langkah keempat yaitu siswa mulai

bekerja sama untuk membuat mind map tentang materi

yang sudah diajarkan. Tahap kelima dilanjutkan dengan

siswa mempresentasikan mind map yang sudah dibuat.

menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.

Beberapa waktu kemudian, siswa mendapatkan refleksi,

tindak lanjut, dan penguatan materi pembelajaran dari guru.

Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan guru

memberikan apresiasi kepada siswa.

b) Pertemuan 2

Pada pertemuan 2, peneliti melanjutkan materi pembelajaran

yang terdapat pada RPP dan diakhir pertemuan, peneliti

memberikan soal evaluasi 1 kepada siswa. Langkah-langkah

pembelajaran yang peneliti lakukan pada pertemuan 2,

diantaranya:

(1) Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa bersama,

kemudian guru memberikan apersepsi kepada siswa dengan

melakukan tanya jawab tentang kegiatan jual beli di

lingkungan sekolah. Sesaat setelah memberikan apersepsi,

guru menyampaikan penjelasan kepada siswa mengenai

kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dan tujuan

yang hendak dicapai.

(2) Memasuki kegiatan inti, guru mulai menerapkan teknik

mind mapping. Langkah pertama, siswa dibagi menjadi

kelompok kecil yang terdiri dari 2 siswa (teman sebangku)

dan mulai bertanya jawab tentang materi. Langkah kedua,

catatan-catatan kecil tentang materi yang sudah disampaikan

sebelumnya. Langkah ketiga, setelah berkelompok secara

berpasangan, siswa dibuat kelompok lagi yang terdiri dari

5-7 siswa secara acak. Langkah keempat yaitu siswa mulai

bekerja sama untuk membuat mind map tentang materi

yang sudah diajarkan. Tahap kelima dilanjutkan dengan

siswa mempresentasikan mind map yang sudah dibuat.

(3) Pada kegiatan akhir, siswa bersama dengan guru

menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.

Beberapa waktu kemudian, siswa mendapatkan soal evalusi

1 yang diberikan dengan tujuan untuk mengetahui hasil

belajar kognitif siswa pada siklus I, refleksi, tindak lanjut,

dan penguatan materi pembelajaran dari guru. Selanjutnya

siswa mengisi lembar kuesioner untuk mengetahui

peningkatan minat yang dialami siswa. Pembelajaran

diakhiri dengan doa bersama dan guru memberikan

apresiasi kepada siswa.

3) Pengamatan

Peneliti melakukan kegiatan pengamatan yang bertujuan untuk

mengetahui tingkat keberhasilan maupun kendala yang terjadi pada

pelaksanaan proses pembelajaran. Di samping itu, peneliti dapat

mengetahui minat siswa melalui hasil pengamatan ketika

langkah tersebut, peneliti dapat memperoleh data minat siswa yang

menunjukkan ada atau belum terjadinya peningkatan setelah

menggunakan teknik mind mapping dengan dasar pembagian

kelompok secara bebas.

4) Refleksi

Refleksi merupakan kegiatan untuk mengemukakan kembali apa

yang sudah dilakukan (Arikunto, 2006:19). Peneliti melakukan

kegiatan refleksi dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil dari

pelaksanaan proses pembelajaran pada siklus I guna menganalisis

keberhasilan maupun kendala yang ada. Di samping itu, peneliti

membandingkan data kondisi awal minat dan prestasi belajar

dengan hasil minat dan prestasi belajar siswa pada siklus I.

Pedoman yang digunakan oleh peneliti dalam membandingkan

kedua data tersebut adalah mengacu pada indikator keberhasilan

yang telah ditetapkan. Langkah berikutnya yang peneliti lakukan

dalam kegiatan refleksi adalah merencanakan perbaikan

berdasarkan hasil observasi dan evaluasi yang diperoleh pada

siklus I. Hasil perbaikan yang telah dirumuskan akan peneliti

gunakan pada saat melaksanakan siklus II.

b. Siklus II

Siklus II dilakukan apabila dari hasil siklus I belum memenuhi

indikator yang telah ditetapkan. Siklus II direncanakan dari hasil

dengan pelaksaaan kegiatan siklus I, hanya berbeda KD atau materi

pembelajaran serta dalam pembagian kelompok. Dalam pembagian

kelompok disini lebih terstruktur. Maksud terstruktur disini adalah

dalam melakukan pembagian kelompok belajar, peneliti

mengkolaborasikan antara siswa yang memiliki kemampuan

dengan kualifikasi tinggi, sedang, dan kurang pada tiap

kelompoknya. Pada siklus kedua, peneliti melaksanakan pertemuan

pembelajaran sebanyak dua kali. Setiap pertemuan pembelajaran

berlangsung selama 3x35 menit.

1) Perencanaan Tindakan

Rencana yang peneliti lakukan pada siklus II adalah menyusun

perangkat pembelajaran , seperti Silabus, RPP, LKS, soal evaluasi

siklus II, dan mempersiapkan media pembelajaran yang akan

digunakan pada saat melaksanakan tindakan. Peneliti membagi

siswa dalam kelompok berpasangan (teman sebangku) dan

selanjutnya dibentuk lagi menjadi kelompok besar yang terdiri

dari 5-7 siswa. Pembagian kelompok dilakukan secara terstruktur.

2) Pelaksanaan Tindakan

Tindakan Siklus II dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dan di

setiap pertemuan dilaksanakan dalam 3x35 menit. Dengan

menerapkan teknik mind mapping. Berikut ini adalah

a) Pertemuan 1

Langkah-langkah pembelajaran yang peneliti lakukan pada

pertemuan 1, diantaranya:

(1) Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa bersama,

kemudian guru memberikan apersepsi kepada siswa

dengan melakukan tanya jawab tentang jenis-jenis uang.

Sesaat setelah memberikan apersepsi, guru menyampaikan

penjelasan kepada siswa mengenai kegiatan pembelajaran

yang akan dilakukan dan tujuan yang hendak dicapai.

(2) Memasuki kegiatan inti, guru mulai menerapkan teknik

mind mapping. Langkah pertama, siswa dibagi menjadi

kelompok kecil yang terdiri dari 2 siswa (teman

sebangku) dan mulai bertanya jawab tentang materi.

Langkah kedua, selanjutnya secara berpasangan siswa

membuat catatan-catatan kecil tentang materi yang sudah

disampaikan sebelumnya. Langkah ketiga, setelah

berkelompok secara berpasangan, siswa dibuat kelompok

lagi yang terdiri dari 5-7 siswa secara terstruktur.

Langkah keempat yaitu siswa mulai bekerja sama untuk

membuat mind map tentang materi yang sudah diajarkan.

Tahap kelima dilanjutkan dengan siswa

mempresentasikan mind map yang sudah dibuat.

menyimpulkan materi pembelajaran yang telah

dipelajari. Beberapa waktu kemudian, siswa

mendapatkan refleksi, tindak lanjut, dan penguatan

materi pembelajaran dari guru. Pembelajaran diakhiri

dengan doa bersama.

b) Pertemuan 2

Pada pertemuan 2, peneliti melanjutkan materi pembelajaran

yang terdapat pada RPP dan diakhir pertemuan, peneliti

memberikan soal evaluasi 2 kepada siswa. Langkah-langkah

pembelajaran yang peneliti lakukan pada pertemuan 2,

diantaranya:

(1) Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa bersama,

kemudian guru memberikan apersepsi kepada siswa

dengan melakukan tanya jawab tentang kegunaan uang.

Sesaat setelah memberikan apersepsi, guru menyampaikan

penjelasan kepada siswa mengenai kegiatan pembelajaran

yang akan dilakukan dan tujuan yang hendak dicapai.

(2) Memasuki kegiatan inti, guru mulai menerapkan teknik

mind mapping. Langkah pertama, siswa dibagi menjadi

kelompok kecil yang terdiri dari 2 siswa (teman sebangku)

dan mulai bertanya jawab tentang materi. Langkah kedua,

selanjutnya secara berpasangan siswa membuat

sebelumnya. Langkah ketiga, setelah berkelompok secara

berpasangan, siswa dibuat kelompok lagi yang terdiri dari

5-7 siswa secara terstruktur. Langkah keempat yaitu siswa

mulai bekerja sama untuk membuat mind map tentang

materi yang sudah diajarkan. Tahap kelima dilanjutkan

dengan siswa mempresentasikan mind map yang sudah

dibuat.

(3) Pada kegiatan akhir, siswa bersama dengan guru

menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari.

Beberapa waktu kemudian, siswa mendapatkan soal

evalusi 2 yang diberikan dengan tujuan untuk mengetahui

hasil belajar kognitif siswa pada siklus II, refleksi, tindak

lanjut, dan penguatan materi pembelajaran dari guru.

Selanjutnya siswa mengisi lembar kuesioner minat untuk

mengetahui peningkatan yang dialami oleh siswa.

Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan guru

memberikan apresiasi kepada siswa.

3) Pengamatan

Peneliti melakukan kegiatan pengamatan yang bertujuan

untuk mengetahui tingkat keberhasilan maupun kendala yang

terjadi pada pelaksanaan proses pembelajaran. Di samping itu,

peneliti dapat mengetahui minat siswa melalui hasil pengamatan

Dengan langkah tersebut, peneliti dapat memperoleh data minat

siswa yang menunjukkan ada atau belum terjadinya peningkatan

setelah menggunakan teknik mind mapping dengan dasar

pembagian kelompok secara terstruktur.

4) Refleksi

Peneliti melakukan kegiatan refleksi dengan tujuan untuk

mengevaluasi hasil dari pelaksanaan proses pembelajaran pada

siklus II guna menganalisis keberhasilan maupun kendala yang

ada. Di samping itu, peneliti membandingkan data minat dan

prestasi belajar siswa pada siklus I dengan hasil minat dan

prestasi belajar siswa pada siklus II. Pedoman yang digunakan

oleh peneliti dalam membandingkan kedua data tersebut adalah

mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.

Dokumen terkait