Tabel 28 : Jawaban Responden Apakah Mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat waktu oleh aparat pengurusan e-KTP
No. Kelurahan Jawaban Responden Jumlah
Ya Tidak 1. Sunggal 7 3 10 2. Lalang 6 4 10 3. Babura 9 1 10 4. Tanjung Rejo 8 2 10 5. Sei Sikambing B 9 1 10 6. Simpang Tanjung 9 1 10 Jumlah 48 12 60 Persentase % 80% 20% 100%
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
Wawancara kepada masyarakat Kelurahan Tanjung rejo yaitu ibu Sari Hasibuan (34) Warga Jalan Perjuangan, gg Sejahtera No.22
“Ya sewaktu foto, gak terlalu lama ya, yang penting kita hadir sesuai undangan antri bentar, sekitar 30menit, pas ini ambil e-KTP begitu juga datang kita sesuai undangan gak lama”. (Wawancara diolah 2013)
Berikutnya, Kepada bapak Ahmad Shafii (32) warga jalan Sunggal No.60 Kelurahan Sunggal, Mengutarakan alasannya yaitu :
“Sewaktu kemarin pas foto ramai ya, tapi ya gak pala lama gak sampai se jam antrian udah di panggil, kita maklumi juga dengan kerja mereka dengan ramainya masyarakat yang hadir, pass mau ambil kemarin cepat, gak lama mungkin karena sewaktu kemarin ambil (Desember 2012) gak ramai ramainya”. (Wawancara diolah 2013)
Tata cara Prosedur yang di berikan kepada pihak petugas Kecamatan Medan untuk mengantisipasi masyarakat yang ramai, petugas memberikan perencanaan waktu hari yang berbeda setiap kelurahan agar tidak terjadi kepadatan yang tidak di inginkan. Maka dengan perencanaan konsep yang matang yang dilakukan pihak petugas dapat mencapai hasil yang baik setiap masyarakat merasakan pada saat pengurusan e-KTP di kantor Kecamatan Medan Sunggal.
Ketertarikan Penulis untuk mewawancara kepada responden yang memberikan alasan bahwa Aparat Petugas e-KTP kurang cepat dan tepat melayani masyarakat, Seperti Pada Bapak Bapak Hasbih (42) warga Jalan Sei Serayu No.74 Kelurahan Babura Mengutarakan :
“lihat yang di alami sewaktu foto (Perekaman) hingga selesai pengambilan sebelumnya, petugas kewalahan melayani padat merayapnya masyarakat. menurut saya terjadi antrian yang cukup panjang terutama pada foto kemarin sangat luar biasa ramainya”. (Wawancara diolah 2013)
hal ini di utarakan oleh Bapak Camat Medan Sunggal :
“Untuk ketepatan waktu pelayanan, kalau masyarakat hadir datang sesuai jadwal undangan di beri kepling, saya jamin 1 jam prosesnya tidak akan lama untuk perekaman sama pengambilan”.(Wawancara diolah 2013)
Pernyataan Kasi tata Pemerintahan dalam Ketepatan waktu Pelayanan :
“Kalau cepatnya tidak lama, 1-2 jam udah selesai perekaman maupun pendistribusian e- KTPi, selagi masyarakat tersebut syarat perlengkapannya sudah lengkap sama datang sesuai jadwal undangan yang diberi kepling setempat”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini juga disampaikan Petugas e-KTP kepada bapak Taufik S.E :
“Ya kan selagi masyarakat sesuai prosedur undangan hadir di jamin pasti cepat prosesnya, kita sudah bagikan jadwal undangan tiap kelurahan ,Kita buat bagi bagi tiap kelurahan kalau sewaktu pendistribusian e-KTP Jadwal yang di tentukan :
6) Senin/Rabu/Jumat Jam 08.10 s/d 18.10 : Kelurahan Lalang, Sei Sikambing B dan Babura 7) Selasa/Kamis/Sabtu Jam 08.10 s/d 18.10 untuk Sabtu jam 14.00 : Kelurahan Sunggal,
Tanjung rejo dan Simpang tanjung
8) Mulai tanggal 01 Desember 2012 Minggu buka dari jam 09.00 hingga jam 14.00.
9) Antrian Pada Saat Pengambilan e-KTP ramai Pendaftaran Hingga jam 20.00 Tutup 22.00 Senin s/d jumat.
10)Untuk Perekaman e-KTP Kantor Kantor Kecamatan Medan Sunggal Masih bisa di lakukan hingga Sekarang, dan Disertai membawa Undangan dan KK kartu keluarga. Untuk Perekamarin e-KTP kemarin kita buat juga jadwal pembagiannya tiap kelurahan : 1) Jam 08.10 s/d 10.10 Kelurahan Lalang
2) Jam 10.10 s/d 12.10 Kelurahan Sei Sikambing B 3) Jam 12.10 s/d 14.10 Kelurahan Sunggal
4) Jam 14.10 s/d 16.10 Kelurahan Babura 5) Jam 16.10 s/d 18.10 Kelurahan Tanjung Rejo 6) Jam 18.10 s/d 20.10 Kelurahan Simpang Tanjung
7) Untuk Antrian Perekaman e-KTP Tetap buka Hingga jam 22.00.
Hal ini dibuat agar mengantisipasi masyarakat tidak menunggu terlalu lama, dan diharapkan masyarakat datang sesuai dengan undangan prosedur yang di tetapkan” .(Wawancara diolah 2013)
Melihat alasan yang disampaikan Responden di atas menunjukan, Petugas kurang dapat mengantisipasi hal tersebut. Hal ini Aparat kecamatan harus cepat dan tanggap dalam Menghadapi dan memiliki perencanaan yang matang agar tidak terjadi pada berikutnya. Melihat kemampuan aparat petugas pelayanan e-KTP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah mesti di lakukan dengan cara bertanggung jawab,tetapi sulit menemukan pelayanan apa yang telah di terima masyarakat belum bisa dipertanggugjawabkan oleh petugas aparat. Dalam analisis ini bagaimana pengukuran kualitas pelayanan dalam ketanggapan petugas aparat dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat saat pengurusan e-KTP di kantor kecamatan Medan Sunggal.
Suatu harapan dari masyarakat menginginkan proses dalam pelayanan yang cepat dan tepat,hal ini telah dinyatakan oleh camat Medan Sunggal bahwa petugas dapat melakukan pelayanan yang cepat dan tepat jika masyarakat tetap pada prosedur yang telah ditetapkan oleh
petugas seperti, membawa syarat – syarat pengurusann e-KTP dan datang sesuai undangan yang diberikan oleh kepling. Jika masyarakat terus melakukan prosedur yang telah ditetapkan aparat petugas menjamin akan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat pada masyarakat.
Pada tabel 28 diatas dapat dilihat bahwa dari 60(100%) responden, sebanyak 48(80%) orang mengatakan Aparat Petugas Kecamatan Medan Sunggal sudah melakukan pelayanan yang cepat dan tepat waktu, hal ini juga menentukan masyarakat telah merasakan pelayanan yang cepat dan tepat yang dilakukan aparat, tetapi masih ada beberapa responden merasakan bahwa pelayanan e-KTP masih lama dalam penerapannya, dalam hal ini menunjukan bahwa seterusnya aparat petugas harus bekerja keras dalam memberikan respon terhadap kualitas dari segi kecepatan dan ketepatan.
Tabel 29 : Jawaban Responden Jika terjadi ketidakadilan maupun kecurangan yang terjadi pada saat antrian pengurusan e-KTP, Aparat cermat dan tanggap dalam menyelesaikan masalah
No. Kelurahan Jawaban Responden Jumlah
Ya Tidak 1. Sunggal 8 2 10 2. Lalang 4 6 10 3. Babura 7 3 10 4. Tanjung Rejo 5 5 10 5. Sei Sikambing B 4 6 10 6. Simpang Tanjung 8 2 10 Jumlah 36 24 60 Persentase (%) 60% 40% 100%
Wawancara Kepada Mahasiswi Hadiyanti Arini (22) Warga Jalan Sei Batanghari Kelurahan Babura :
“Saya lihat ada, terjadi sewaktu perekaman yang banyak menerobos antrian dan banyak kecurangan pada saat antrian, tetapi melihat petugas mengantisipasi tersebut, mungkin harus tetap pada prosedur yang ada agar tidak ada lagi kecurangan, pas pengambilan saya rasa gak ada kecurangan”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini di uraikan oleh Kasi Pemerintahan dalam merespon kebutuhan masyarakat dalam pengurusan e-KTP :
“Kita tanyakan masyarakat itu, kita jelaskan. Agar mereka tidak kebingungan saat pengurusan e-KTP. Lalu petugas lah yang tangani mereka hingga selesai”
“Seperti kalau terjadi lama yang mengantri menumpuk, terus ada kecurangan antrian, kita cepat tangani yang begitu kita liat undangannya, kita check, biar tidak jadi kecurangan dan kecemburuan masyarakat terhadap antrian, Kita tetap sama sam prioritaskan tidak pembedaan semua kita samakan dalam melayani”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya pernyataan oleh Petugas Pengurusan e-KTP bapak Taufik S.E :
“Banyak masyarakat yang bingung setelah datang ke kantor camat, kita respon langsung jelasi. Kita Tanya undangan mana, KTP nya ada dibawa tidak, terus kita tuntun mereka ke tahap – tahapnya, petugas kita cukup banyak untuk melayani semua sama kita layani tanpa ada pembedaan”.(Wawancara diolah 2013)
Melihat pernyataaan yang di utarakan di atas, responden menyatakan bahwa aparat masih cepat tanggap dalam menangani masalah seperti dalam kecurangan antrian yang di sampaikan responden di atas. Hal ini menunjukan masih ada sikap tanggap petugas aparat pengurusan e- KTP di kantor Kecamatan Medan Sunggal dalam menjalankan tugas dengan baik. Pada responden yang menyatakan tidak banyak memberikan alasan bahwa tidak pernah melihat kecurangan yang ada pada saat pengurusan hingga penyelesaian e-KTP.
Pelayanan yang diberikan tidak terlepas dari permasalahan yang timbul pada saat proses berjalan, pada kenyataanya masih ada aparat mengabaikan dengan masalah yang datang. Akan
tetapi pada analisis ini menyatakan bahwa bagaimana aparat dapat cermat dan tanggap jika terjadipermasalahan yang terjadi pada saat perngurusan yang terjadi.
Melihat pada saat Penelitian bulan Desember 2012, masih banyak masalah yang terjadi pada saat pengurusan seperti pada ketidak adilan pada antrian, sehingga masyarakat merasa terugikan waktu pada saat pengurusan e-KTP berlangsung di Kantor Kecamatan Medan Sunggal. Seperti Informasi yang telah di sampaikan Camat medan Sunggal, bahwa jika terjadi masalah aparat petugas seperti kecurangan antrian dan lamanya pengurusan pada saat antrian pada masyarakat sudah hadir sesuai prosedur, Aparat Siap melayani apapun kebutuhan maupun keluhan masyarakat pada saat pengurusan e-KTP.
Pada tabel 29 diatas dapat dilihat bahwa dari 60(100%) responden, sebanyak 36(60%) orang mengatakan bahwa aparat cepat dan tanggap dalam mengatasi adanya kecurangan yang terjadi pada saat pengurusan berlangsungdi Kecamatan Medan Sunggal dapat diatasi dengan baik, melihat penilaian masyarakat tersebut bahwa masyarakat belum maksimal dalam mengatasi permaslahan yang ada dikantor Kecamatan, Sekitar 24(40%) responden melihat aparat petugas belum mampu dalam mengatasi masalah seperti hal nya lama nya proses pengurusan dan ketidak adilan pada saat antri pada masyarakat sudah hadir sesuai prosedur, hal ini menunjukan bahwa Aparat petugas harus bisa bekerja keras lagi dalam hal respon dalam mengatasi masalah yang terjadi khususnya pada saat pengurusan e-KTP di Kecamatan Medan Sunggal, Sehingga penilaia masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan dapat berkualitas.
Tabel 30 : Jawaban Responden Apakah Petugas e-KTP Respon dan Tanggap langsung Pada Kebutuhan masyarakat dalam pengurusan e-KTP
No. Kelurahan Jawaban Responden Jumlah
1. Sunggal 9 1 10 2. Lalang 9 1 10 3. Babura 8 2 10 4. Tanjung Rejo 8 2 10 5. Sei Sikambing B 10 - 10 6. Simpang Tanjung 10 - 10 Jumlah 54 6 60 Persentase (%) 90% 10% 100%
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
Wawancara Kepada Bapak Sugiran warga jalan Balam no. 57 Kelurahan sei Sikambing B :
“Ya. Bapak rasa mereka sudah cukup tanggap dalam melayani dari sewaktu bapak perekaman hingga pengambilan e-KTP, buktinya aja bapak di Tanya apa yang menjadi kebutuhan bapak sewaktu di camat kemarin”.(Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya wawancara kepada bapak Ardiana (37) warga jalan Balai desa No.4 Kelurahan Sunggal :
“Ya,sewaktu bapak perekaman kemarin, petugas e-KTP langsung menghampiri abang untuk memberitahukan apa saja tata cara proses pengurusan ini. Ya maka dari itu menurut abang mereka sudah cukup tanggap dalam melayani abang sendiri”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini di uraikan oleh Kasi Pemerintahan dalam merespon kebutuhan masyarakat dalam pengurusan e-KTP :
“Kita tanyakan masyarakat itu, kita jelaskan. Agar mereka tidak kebingungan saat pengurusan e-KTP. Lalu petugas lah yang tangani mereka hingga selesai”
“Seperti kalau terjadi lama yang mengantri menumpuk, terus ada kecurangan antrian, kita cepat tangani yang begitu kita liat undangannya, kita check, biar tidak jadi kecurangan dan kecemburuan masyarakat terhadap antrian, Kita tetap sama sam prioritaskan tidak pembedaan semua kita samakan dalam melayani”.(Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya pernyataan oleh Petugas Pengurusan e-KTP bapak Drs Purba :
“Banyak masyarakat yang bingung setelah datang ke kantor camat, kita respon langsung jelasi. Kita Tanya undangan mana, KTP nya ada dibawa tidak, terus kita tuntun mereka ke tahap – tahapnya, petugas kita cukup banyak untuk melayani semua sama kita layani tanpa ada pembedaan”.(Wawancara diolah 2013)
Sering terjadi pada saat masyarakat mempunyai kebutuhan tetapi kurang direspon baik pada saat pelayanan yang terjadi pada saat pengurusan pengurusan di Kantor Apartur Pemerintah, Malah terjadi sering sekali kekecewaan masyarakat dalam hal keburuhan masyarakat tidak terlayani dengan baik, hal ini pada pengurusan e-KTP di kantor Kecamatan Medan Sunggal penulis melihat bagaimana aparat petugas merespon setiap kebutuhan masyarakat pada saat pegurusan e-KTP.
Pada tabel 30 dapat dilihat bahwa dari 60(100%) responden, sebanyak 54(90%) orang mengatakan bahwa aparat petugas e-KTP respon dan tanggap langsung malayani Kebutuhan masyarakat dalam pengurusan e-KTP, melihat dari penialain responden bahwa hamper keseluruhan responden merasakan kebutuhan mereka terlayani dengan baik, hal ini menunjukan bahwa dari segi kebutuhan masyarakat sudah dilayani dengan baik oleh petugas, Informasi yang diberikan Camat juga sesuai dengan setiap penilaian masyarakat terhadap respon pada Kebutuhan masyarakat dalam melayani pengurusan e-KTP.
Tabel 31 : Jawaban Responden Apakah petugas panitia pengurusan e-KTP selalu tepat waktu hadir di tempat dalam memulai proses pengurusan e-KTP
No. Kelurahan Jawaban responden Jumlah
Ya Tidak
2. Lalang 10 - 10 3. Babura 5 5 10 4. Tanjung Rejo 9 1 10 5. Sei Sikambing B 8 2 10 6. Simpang Tanjung 10 - 10 Jumlah 52 8 60 Persentase 87% 13% 100%
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
Wawancara kepada bapak Ardiana (37) warga jalan Balai desa No.4 Kelurahan Sunggal :
“Saya melihat sendiri jam 8 mereka sudah stand by mulai membuka antrian pass sewaktu saya foto (perekaman), pass ambil e-KTP ini jam 9 saya hadir mereka juga sudah mulai. Menurut saya mereka tepat waktu jam 8 buka ya jam 8 juga mereka mulai melayani”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya wawancara kepada ibu Sri faryati (51) warga Jalan Balam No. 57 Kelurahan Sei Sikambing B :
“Saya kurang tahu mereka tepat waktu atau tidak nak, saya pas perekaman jam 10 dan ambil e-KTP tunggu lama mereka makan siangnya jam 12 mereka istrahat jam 2 kurang baru mulai lagi, dan menurut saya kurang tepat wakt untuku mereka sewaktu pengambilan e-KTP terlalu lama jam istrahat siangnya”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini di sesuai informasi pada Bapak Sekretaris Camat :
“Kehadiran mereka tepat waktu semua, apalagi pada saat ramai ramainya mereka sampai malam”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya hal ini di utarakan oleh Kasi Pemerintahan Camat Medan Sunggal :
“Mereka datang tepat waktu, jam 7.45 WIB kita apel jam 08.15 kita mulai pengurusan e- KTP, jika mereka ada yang sakit dan tidak hadir kita cepat untuk menggantikan ke petugas yang lain untuk menggantikannya yang sakit. Sewaktu ramainya kita buka dari jam 08.00 hingga jam 22.00 wib senin hingga jumat”.(Wawancara diolah 2013)
Kedisplinan suatu sikap yang timbul dari kesadaran manusia, tetapi bagaimana kedisiplinan itu mempengaruhi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Sebut saja Kedisiplinan pada aparat dalam memulai pelayanan, Pandangan masyarakat masih kurang terhadap kedisiplinan Aparat dalam memberikan pelayanan. Seperti pada Pengurusan e-
KTP, Informasi yang diberikan Camat Medan Sunggal bahwa aparat petugas pengurusan e-KTP selalu tepat waktu hadir dala memberikan pelayan ke masyarakat, dan jika aparat petugas tidak datang dalam bertugas Kasi Pemerintah cepat untuk menggantikan posisi petugas tersebut ke pegawai yang lain.
Informasi yang di sampaikan oleh Kasi Pemerintahan bahwa kedisiplinan Petugas Aparat sudah dilakukan dengan baik, Jam 07.45 WIB petuggas sudah melakukan Apel dan 08.10 WIB sudah memulai melayani pengurusan e-KTP. Kedisiplinan Petugas juga di rasakan masyarakat, pada wawancara sebelumnya masyarakat menyatakan aparat sudah siap melayani ketika masyarakat sudah sesesampai di kantor Camat. Pada tabel 31 diatas dapat dilihat bahwa dari 60(100%) responden, sebanyak 52(86,7%) orang mengatakan bahwa aparat petugas e-KTP selalu tepat waktu untuk membantu masyarakat dalam pelayanan e-KTP. Hal ini menujukan melalui dari wawancara terhadap masyarakat dan penialaian responden terhadap kedisiplinan aparat dalam memberikan pelayanan, sudah baik dan sesuai dengan informasi yang diberikan Camat dalam Kedisiplinan dan melalui hal itu ketanggapan aparat dalam kedisiplinan sudah dilakukan dengan sangat baik oleh petugas pada pnegurusan e-KTP di Kecamatan Medan Sunggal.
4) Assurance (Jaminan)
Tabel 32 : Jawaban Responden Apakah ada di pungut biaya pada saat pengurusan e-KTP berlangsung
No. Kelurahan Jawaban Responden
Ya Tidak Jumlah
1. Sunggal - 10 10
2. Lalang - 10 10
4. Tanjung Rejo - 10 10
5. Sei Sikambing B - 10 10
6. Simpang Tanjung - 10 10
Jumlah - 60 60
Persentase (%) 0% 100% 100%
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
Wawancara kepada Bapak Suhardiman (35) warga Jalan Kesatria No.13A Kelurahan Simpang Tanjung :
“Gratis gak ada kena biaya sewaktu pengurusan awal (perekaman) sampai baru ambil e- KTP yang sudah selesai ini, seharusnya program ini gratis di informasi Pemerintah melalui TV sebelumnya saya lihat”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya kepada Responden Kelurahan Babura yaitu ibu Sari Hasibuan (34) Warga Jalan Perjuangan, gg Sejahtera No.22 :
“Awalnya ragu ini gratis atau gak tapi karena kepling tetangga bilang gratis, ya alhasil gratis saya rasakan sekarang sampai selesai pengurusan e-KTP ini”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya, wawancara kepada Bapak Camat Medan Sunggal :
“Kalau ada ketahuan yang melakukan praktek itu, kita gak segan segan untuk mencopotnya, kami menerima keluhan masyarakat jika ada masalah seperti itu, program e-KTP ini gratis tidak ada dikenakan biaya”.(Wawancara diolah 2013)
Wawancara kepada Petugas e-KTP, Kepada bapak Taufik S.E:
“Jika ada, segera kita tangani ini yang berani main begitu. Itukan merusak citra Aparat kita kepada masyarakat” (Wawancara diolah 2013)
Melihat alasan yang disampaikan Responden di atas menunjukan, Program e-KTP ini Seharusnya Gratis dan tidak ada sedikit pun biaya yang dikeluarkan oleh Masyarakat, semua ini di beritahukan Oleh Kementrian dalam Negeri melalui Media TV, Surat Kabar dan Informasi terdekat seperti Kantor Camat dalam Penyampaian kepada Masyarakat.
Melihat dari pengawasan yang efektif dan terus adanya laporan evaluasi kinerja petugas Pengurusan e-KTP yang telah di terapkan di Kecamatan Medan Sunggal. Jaminan Masyarakat dalam pengurusan e-KTP tidak dikenakan biaya sudah di pastikan telah dilaksankan dengan baik.
Dari tabel 32 dapat dilihat bahwa dari 60 (100%) responden, Keseluruhan Responden, 60(100%) orang mengatakan bahwa responden tidak adanya di pungut biaya pengurusan e-KTP di Kecamatan Medan Sunggal, hal ini menujukan penerepan program e-KTP sudah berjalan dengan baik, Kualitas pelayanan yang di berikan dari segi jaminan telah di terapkan sesuai dengan Informasi yang di dapat bahwa seharusnya Program Pengurusan e-KTP tidak di pungut biaya.
Tabel 33 : Jawaban Responden Adakah jaminan yang berikan tidak adanya kutipan liar
No. Kelurahan Jawaban Responden Jawaban
Ya Tidak 1. Sunggal 8 2 10 2. Lalang 9 1 10 3. Babura 9 1 10 4. Tanjung Rejo 8 2 10 5. Sei Sikambing B 10 - 10 6. Simpang Tanjung 10 - 10 Jumlah 54 6 60 Persentase (%) 90% 10% 100
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
Wawancara kepada Bapak Suhardiman (35) warga Jalan Kesatria No.13A Kelurahan Simpang Tanjung :
“Saya sendiri Merasakan pengurusan e-KTP tidak di kenakan biaya apalagi adanya kutipan liar oleh petugas ataupun Kepling setempat, dan intinya kalau dari saya sama sekali tidak ada kalau yang lain saya tidak tahu”. (Wawancara diolah 2013)
Selanjutnya, wawancara kepada Bapak Renhard (35) warga jalan Sunggal Gg.Sukma No.7 Kelurahan Sunggal, Mengutarakan alasannya yaitu :
“tidak ada dipungut biaya ataupun kutipan kutipan liar seperti itu, sewaktu saya mengurus ini hingga selesai tidak ada kutipan liar” (Wawancara diolah 2013).
Dari pernyataan diatas menunjukan responden mengutarakan tidak ada kutipan liar pada saat pengurusan e-KTP berlangsung dari mulai tahap perekaman maupun penyesaian e-KTP. Hal ini penulis mengambil salah satu wawancara yang mempunyai alasan respon mengalami pemungutan pada saat pengurusan e-KTP. Kepada Seorang Guru, ibu Ramlah (50) warga Jalan Sunggal No.17 Kelurahan Sunggal :
“Saya kemarin pas perekaman tidak ada kena biaya ya, tapi sewaktu pas pengambilan e- KTP saya di kenakan Rp.10.000 oleh kepling saya, saya ya tidak mengerti, saya kasih saja karena pun saya di telpon oleh kepling saya untuk segera ambil e-KTP, sewaktu itu saya izin keluar sekolah sebentar untuk mengambil e-KTP ini jadi saya tidak terlalu pikirkan nominal uang yang saya kasih ke kepling saya karena terburu buru pas itu”. (Wawancara diolah 2013)
Melihat pada responden diatas menujukan, masih ada juga sebagian kepling yang mengutip liar pada masyarakatnya, dan semesti itu tidak terjadi adanya kutipan liar tersebut. Hal ini Aparat kecamatan harus dapat mengatasi kepling yang bermasalah untuk dapat di tindak lanjuti.
Jika melihat realita yang sekarang bahwa harapan masyarakat menginginkan pelayanan tidak diskriminatif, menjamin keinginan setiap masyarakat yang ada, hal ini menujukan bahwa melalui harapan tersebut, aparat harusnya melakukan apa yang menjadi harapan masyarakat seutuhnya. Seperti infornasi yang telah disampaikan Camat dan Kasi Pemerintahan bahwa petugas melakukan pelayanan secara merata tidak memperhatikan apapun masyarakat yang datang pada saat pengurusan e-KTP, tetap memprioritaskan semua masyarakat ketika masyarakat juga sesuaikan prosedur yang di tentukan oleh aparat pengurusan.
Seperti yang telah di utarakan pernyataan masyarakat, bahwa tidak ada merasakan pelayanan yang dibedakan oleh aparat petugas, semua dilakukan dengan pelayanan yang sama. Hal ini juga menunjukan pada tabel 33 diatas dapat dilihat bahwa dari 60(100%) responden, sebanyak 50(83,3%) orang mengatakan bahwa Pelayanan yang di berikan petugas e-KTP tidak diskriminatif kepada msayarakat, melihat dari penilaian melalui responden tersebut, aparat petugas sudah melakukan dengan baik tanpa harus mendiskriminasi masyarakat pada saat pengurusan e-KTP.
Tabel 34 : Jawaban Responden Adakah jaminan perbaikan data Diri e-KTP diproses perbaikan data
No. Kelurahan Jawaban Responden Jumlah
Ya Tidak 1. Medan Sunggal 7 3 10 2. Lalang 7 3 10 3. Babura 3 7 10 4. Tanjung Rejo 5 5 10 5. Sei Sikambing B 7 3 10 6. Simpang Tanjung 5 5 10 Jumlah 33 27 60 Persentase (%) 55% 45% 100%
Sumber : Penelitian Pada Kecamatan Medan Sunggal, Desember 2012
pernyataan bapak Harmawan S.H warga jalan Balam Gg Ruhama No.16 Kelurahan Sei Sikambing B :
“Sewaktu pas awal foto (perekaman) itu data kita di bacain lagi, seperti Nama,Umur alamat status, sewaktu itu alamat saya salah nomor, nah disitu di perbaikin pas foto (perekaman) itu.” (Wawancara diolah 2013)
Berikutnya, Kepada bapak Ahmad Shafii (32) warga jalan Sunggal No.60 Kelurahan Sunggal, Mengutarakan alasannya yaitu :
“Kemarin saya ada salah tanggal tahun lahir, bisa diganti pas waktu masuk ruangan pembacaan indentitas (perekaman)”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini di sampaikan melalui wawancara kepada bapak Sekretaris Camat Medan Sunggal :
“Sebelum melakukan perekaman, kan di sampaikan di check sama petugas ke masyarakat tersebut, nama, Tempat tinggal, tgl lahir jika ada salah bisa diperbaiki secara komputerisasi lalu sudah pass langsung direkam”. (Wawancara diolah 2013)
Hal ini juga oleh petugas operator e-KTP, Kepada bapak Purba :
“Masih bisa, sebelum direkamkan dibacakan lagi, kalau sudah ok kita rekam. Pedoman