BAB II TINJAUAN PUSTAKA
B. Review Studi Terdahulu
Sebagai bahan pertimbangan dalam penelitian ini, peneliti akan menyertakan beberapa studi terdahulu dari hasil penelitian sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai acuan peneliti dalam menyusun pemikiran tentang Penerapan Akad Ijarah Muntahiyah it tamlik dalam produk KPR di Bank Syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI. Sehingga dapat memudahkan dalam melakukan penelitian selanjutnya mengenai problematika yang terjadi pada saat ini. Sebelum meneliti, penulis mengacu pada penelitian terdahulu dengan tema serupa. Antara lain penelitian Mila Sartika & Hendri Hermawan Adinugraha (2016) dalam penelitiannya, penerapan pembiayaan IMBT di Bank BRI Syariah cabang Yogyakarta memiliki kesamaan perlakuan dengan pembiayaan murabahah. Kesamaan ini dilihat dari
24 Helmi Haris, “Pembiayaan Kepemilikan Rumah (Sebuah Inovasi Pembiayaan Perbankan Syariah)” Jurnal Ekonomi Islam La Riba Vol. 1, No. 1, (Juli 2007)
25 Muhammad Syafi’I Antonio, “Bank Syariah dari teori ke praktik”, (Jakarta : Gema Insasi, 2001), hlm 199
kategori akadnya yaitu jual beli, yang membedakaan hanyalah objeknya murabahah berupa barang sedangkan IMBT ialah barang dan jasa. Dalam UU No. 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah diperbolehkan selagi tidak bertentangan dengan prinsip syariah. 26Penelitian ini berbeda dengan penelitian yang akan dilakukan, dalam penelitian ini hanya menjelaskan penerapan pembiayaan IMBT memiliki kesamaan perlakuan dengan pembiayaan murabahah. Sedangkan penelitian yang akan dibahas terfokus pada kesesuaian penentuan biaya pemeliharaan terhadap objek IMBT di Bank Syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI dan apa yang menjadi faktor dalam penentuan biaya pemeliharaan tersebut.
Rizkita Effendi (2013), dalam penelitiannya yang membahas mengenai Analisis Penerapan PSAK 107 tentang Akuntansi Ijarah dalam Pembiayaan Perbankan Syariah mengatakan terdapat ketidaksesuaian anatara penerapan pembiayaan dengan akad ijarah muntahiya bittamlik dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional, yakni dalam hal pemilikan aset dan pembebanan biaya perawatan. Aset yang menjadi aset ijarah dalam produk morgate menjadi langsung milik nasabah secara legal serta biaya perawatan terkait aset yang di ijarah kan sepenuhnya ditanggung oleh nasabah. Pada Bank Muamalat pembebanan biaya perawatan terhadap aset diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.27 Perbedaan dengan penelitian yang penulis teliti yaitu pada objeknya dimana penelitian sebelumnya dilakukan di Bank Muamalat, sedangkan penulis akan melakukan penelitian di Bank BRI Syariah KCP Bintaro. Selain itu juga penelitian sebelumnya menjelaskan mengenai perlakuan Akuntansi Ijarah dalam pembiayaan perbankan syariah, sedangkan penulis menjelaskan mengenai Praktik dan Penerapan
26 Mila Sartika dan Hendri Hermawan Adinugraha, “Implementasi Ijarah dan IMBT pada Bank BRI Syariah Cabang Yogyakarta”, Jurnal Ekonomi Islam UIN Walisongo Volume VII, Edisi 1 (Mei 2016),
http://journal.walisongo.ac.id/index.php/economica/article/view/1034/867.
27 Rizkita Effendi “Analisis Penerapan PSAK 107 tentang Akuntansi Ijarah dalam Pembiayaan Perbankan Syariah (Studi Fenomenologis pada Bank Muamalat dan Permata Bank Syariah”.
(Skripsi S-1 Fakultas Pendiidkan Ekonomi dan Bisnis, Univesritas Pendidikan Indonesia, 2013).
Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik secara keseluruhan dalam produk pembiayaan KPR di Bank Syariah
BAB III
PROFIL PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat BRISyariah
Dalam Laporan Tahunan BRISyariah (2019), Sejarah pendirian PT.
Bank BRISyariah, Tbk. (Selanjutnya disebut BRISyariah atau Bank) tidak lepas dari akuisisi yang dilakukan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Terhadap Bank Jasa Arta pada 19 Desember 2007. Setelah mendapatkan izin usaha dari Bank Indonesia melalui surat No.
10/67/KEP.GBI/DPG/2008 pada 16 Oktober 2008 BRISyariah resmi beroperasi pada 17 November 2008 dengan nama PT Bank BRI Syariah dan seluruh kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah Islam.28
PT. Bank BRISyariah hadir mmepersembahkan sebuah bank ritel modern terkemuka dengan layanan finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna. Melayani nasabah dengan pelayanan prima (service excellence) dan menawarkan beragam produk yang sesuai harapan nasabah dengan prinsip syariah.
Kehadiran PT. Bank BRISyariah di tengah-tengah industry perbankan nasional dipertegas oleh makna pendar cahaya yang mengikuti logo perusahaan. Logo ini menggambarkan keinginan dan tuntutan masyarakat terhadap sebuah bank modern sekelas PT. Bank BRISyariah yang mampu melayani masyarakat dalam kehidupan modern. Kombinasi warna yang digunakan merupakan turunan dari warna biru dan putih sebagai benang merah dengan bran PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
Aktivitas PT. Bank BRISyariah semakin kokoh setelah pada 19 Desember 2018 ditandatangani akta pemisahan Unit Usaha Syariah PT.
Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Untuk melebur ke dalam PT. Bank BRISyariah (spin off) yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2009.
Penandatanganan dilakukan oleh Sofyan Basir selaku Direktur Utama PT.
28 Laporan Tahunan PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2019, hlm.37
Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk dan Ventje Rahardjo selaku Direktur Utama PT. Bank BRISyariah.
Sesuai dengan visinya, saat ini PT. Bank BRISyariah merintis sinergi dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Dengan memanfaatkkan jaringan kerja PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
Sebagai kantor layanan syariah dalam mengembangkan bisnis yang berfokus kepada kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan kegiatan consumer berdasarkan prinsip syariah.
B. Visi dan Misi PT. Bank BRISyariah Logo PT. Bank BRISyariah
a. Visi BRISyariah
Menjadi bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna.
b. Misi BRISyariah
1. Memahami keragaman individu dna mengakomdasi beragam kebutuhan finansial nasabah.
2. Menyediakan produk dan layanan yang mengedepankan etika sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
3. Menyediakan akses ternyaman melalui berbagai sarana kapan pun dan dimana pun.
4. Memungkinkan setiap individu untuk meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan ketentraman pikiran.29
C. Struktur Organisasi PT. Bank BRISyariah, Tbk.
Berikut ini adalah gambar struktur organisasi di PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk.30
29 Laporan Tahunan PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2019, hlm.50
30 Laporan Tahunan PT. Bank BRISyariah, Tbk.
Rapat Umum Pemegang saham
D. Nilai-Nilai Perusahaan PT. Bank BRISyariah
Nilai-Nilai Perusahaan pada PT. Bank BRISyariah adalah “PASTI OKE” yaitu kepanjangan dari kata Profesional, Antusias, Tawakkal, Penghargaan terhadap Sumber Daya Manusia, Integritas, Berorientasi Bisnis, Kepuasan Pelanggan,
1. Profesional
Kesungguhan dalam melakukan tugas sesuai dengan standar teknis dan etika yang telah ditentukan.
2. Antusias
Semangat atau dorongan untuk berperan aktif dan mendalam pada setiap aktiitas kerja.
3. Tawakkal
Optimisme yang diawali dengan doa yang sungguh-sungguh, dimanifestasikan dengan upaya yang sungguh-sungguh serta diakhiri dengan keikhlasan atas hasil yang dicapai.
4. Penghargaan terhadap Sumber Daya Manusia
Menempatkan dan menghargai karyawan sebagai modal utama Perusahaan dengan menjalankan upaya-upaya yang optimal mulai dari perencanaan, perekrutan, pengembangan dan pemberdayaan SDM yang berkualitas serta memperlakukannya baik sebagai individu maupun kelompok berdasarkan azas saling percaya, terbuka, adil dan menghargai.
5. Integritas
Kesesuaian antara kata dan perbuatan dalam menerapkan etika kerja, nilai-nilai, kebijakan dan peraturan organisasi secara konsisten sehingga dapat dipercaya dan senantiasa memegang teguh etika profesi dan bisnis, meskipun dalam keadaan yang sulit untuk melakukannya.
6. Berorientasi Bisnis
Tanggap terhadap perubahan dan peluang, selalu berpikir dan berbuat untuk menghasilkan nilai tambah dalam pekerjaannya.
7. Kepuasan Pelanggan
Memiliki kesadaran, sikap serta tindakan yang bertujuan memuaskan pelanggan eksternal dan internal di lingkungan Perusahaan.31
E. Produk-Produk dan Jasa Bank BRISyariah
Adapun produk Bank BRISyariah terdiri dari dana pihak ketiga dan pembiayaan dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Produk Pendanaan (Funding) 1. Tabungan Faedah BRISyariah iB
Merupakan produk tabungan dengan akad wadi’ah, dengan beragam faedah memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi keuangan. Tabungan Faedah BRISyariah iB memiliki beberapa segmen, yaitu :
a. Tabungan Faedah Segmen Regular BRISyariah iB
Merupakan produk tabungan yang diperuntukkan bagi nasabah individu, dengan dilengkapi buku tabungan dan kartu ATM serta fasilitas iBank, SMS Banking, BRIS Online dari Cash Management System (CMS) sehingga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi kapanpun dan dimanapun.
b. Tabungan Faedah Segmen Payroll BRISyariah iB
Merupakan produk tabungan yang diperuntukan bagi nasabah kerjasama sebagai sarana pembiayaan gaji/payroll karyawan dengan fitur khusus payroll.
c. Tabungan Faedah Segmen Siswa BRISyariah iB (Co-Branding) Merupakan produk tabungan yang diperuntukan bagi nasabah kerjasama yang dapat dipergunakan sebagai kartu siswa ataupun identitas dengan fitur co-branding.
31 Laporan Tahunan PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2019, hlm.51
d. Tabungan Faedah Segmen Binsis Non Individu BRISyariah iB Merupakan produk tabungan yang diperuntukan bagi nasabah badan / non individu baik berupa badan hukum maupun non badan hukum dengan dilengkapi buku tabungan untuk mempermudah transaksi bisnis nasabah.
2. Tabungan Faaedah Haji BRISyariah iB
Merupakana produk simpanan dari BRISyariah menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah sesuai prinsip syariah, khusus bagi calon Haji yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Selain itu Tabungan Faedah Haji BRISyariah iB dapat digunakan bagi nasabah untuk merencanakan ibadah umrah. BRISyariah juga meluncurkan program Tabungan Haji untuk Anak, yaitu Tabungan Haji BRISyariah iB yang diperuntukan bagi anak-amak agar dapat menabung sejak dini mempersiapkan kebutuhan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) karena masa tunggu berangkatan haji di Indonesia relatif lama, antara 10-25 tahun sehingga Anak usia di atas 12 tahun sudah dapat didaftarkan untuk mendapatkan porsi haji.
3. Tabungan Faedah Impian BRISyariah iB
Merupakan tabungan berjangka dari BRISyariah menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah dengan prinsip bagi hasil yang dirancang untuk mewujudkan impian nasabahnya dengan terencana memakai mekanisme autodebet setoran rutin bulanan melalui Tabungan Faedah BRISyariah iB sebagai rekening induk.
Tabungan ini memiliki fitur yang menarik karena dilengkapi asuranasi jiwa.
4. TabunganKu BRISyariah iB
Tabunagn untuk perorangan menggunakan akad wadiah dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh Bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
5. Tabungan Faedah Simpanan Pelajar iB
Tabungan Faedah Simpanan Pelajar iB adalah tabungan yang diperuntukan bagi siswa yang diterbitkan secara nasional, dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
6. Giro Faedah BRISyariah iB
a. Giro Faedah Segmen Regular BRISyariah iB
Produk simpanan dari BRISyariah yang diperuntukan bagi nasabah perorangan maupun perusahaan untuk kemudahan transaksi bisnis sehari-hari dimana penarikan dana menggunakan cek, bilyet giro, sarna perintah pembayaran lainnya, atau dengan pemindahbukuan yang tersedia dalam akad Wadiah maupun Mudharabah Mutlaqah.
b. Giro Faedah Segmen Pemerintah BRISyariah iB
Giro Faedah Segmen Pemerintah BRISyariah Ib yaitu produk dana nasabah dengan segmen pemerintah menggunakan akad Wadiah, yang penarikannya dapat dilakukan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya, atau dengan pemindahbukuan.
7. Deposito
a. Deposito Faedah BRISyariah iB
Merupakan produk investasi berjangka dari BRISyariah menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah sesuai prinsip syariah bagi nasabah perorangan maupun perusahaan dengan jangka waktu penempatan 1, 3, 6, dan 12 bulan.
b. Simpanan Faedah BRISyariah iB
Merupakan produk investasi berjangka dari BRISyariah menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah sesuai prinsip syariah bagi nasabah perorangan maupun perusahaan dengan
jangka waktu penempatan kurang dari 1 bulan (7, 14, 21 dan 28 hari). 32
b. Produk Pembiayaan Retail (Retail Consumer Financing) 1. Griya Faedah BRISyariah iB
Pembiayaan kepada perorangan untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan akan hunian dengan mengunakan prinsip jual beli (Murabahah)/sewa menyewa dengan opsi beli/hibah (Ijarah Muntahiya Bit Tamlik) dan Kemitraan – Sewa (Musyarakah Mutanaqisah) dimana pembayarannya secara angsuran setiap bulan dengan jumlah angsuran yang telah ditetapkan di muka dan dibayar. Khusus untuk sewa menyewa dan sharing, dimungkinkan adanya penyesuaian harga sewa per periode yang telah disepakati sebelumnya.
2. KPR Sejahtera BRISyariah iB
Produk Pembiayaan Kepemilikan Rumah (KPR iB) yang diterbitkan Bank BRIsyariah untuk pembiayaan rumah dengan dukungan bantuan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam rangka pemilikan rumah sejahtera yang dibeli dari pengembang (developer).
3. Oto Faedah BRISyariah iB
Pembiayaan kepemilikan monil kepada perorangan untuk memenuhi kebutuhan akan kendaraan dengan menggunakan prinsip jual beli (Murabahah) / sewa menyewa dengan opsi beli/hibah (Ijarah Muntahiya Bit Tamllik) dan Kemitraan – Sewa (Musyarakah Mutanaqisah) dimana pembayarannya secara angsuran setiap bulan dengan jumlah angsuran yang telah ditetapkan di muka dan dibayar setiap bulan. Khusus untuk sewa menyewa dan sharing kepemilikan,
32 Laporan Tahunan PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2019, hlm.41-42
dimungkinkan adanya penyesuaian harga sewa per periode yang telah disepakati.
4. Gadai Faedah BRISyariah iB
Pinjaman dengan agunan berupa emas, dimana emas yang diagunkan disimpan dan dipelihara oleh BRISyariah selama jangka waktu tertentu dengan membayar biaya penyimpanan dan pemeliharaan atas emas.
5. Gadai Faedah BRISyariah iB : Pembiayaan Kepemilikan Emas (PKE)
Pembiayaan kepada perorangan untuk tujuan kepemilikan emas dan emas yang dibeli sebagai agunan pembiayaan, dengan menggunakan Akad Murabahah dimana pengembalian pembiayaan dilakukan dengan mengangsur setiap bulan sampai dengan jangka waktu selesai sesuai kesepakatan.
6. Multi Faedah BRISyariah iB
Pembiayaan yang diberikan khusus kepada karyawan perusahaan yang telah bekerjasama dengan BRISyariah untuk memenuhi segala kebutuhan (barang/jasa) yang bersifat konsumtif menggunakan prinsip jual beli (Murabahah) atau sewa menyewa (Ijarah) dengan pengembalian pembiayaan dilakukan secara mengangsur setiap bulannya sesuai kesepakatan.
7. Multi Faedah BRISyariah iB : Pembiayaan Umroh
Pembiayaan kepada perorangan untuk tujuan beribadah umrah, dimana pembayarannya secara angsuran setiap bulannya dan tetap dapat diangsur walaupun nasabah telah menunaikan ibadah umrah.
8. Purna Faedah BRISyariah iB : Pra Purna
Fasilitas pembiayaan kepada para ASN aktif yang akan memasuki masa pensiunan untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan paket barang atau jasa. Pembiayaan ini menggunakan prinsip jual beli (Murabahah) atau sewa menyewa
(Ijarah) dengan jangka waktu dimungkinkan melebihi usia pension ASN aktif. Pembayarannya dilakukan secara angsuran setiap bulan yang telah ditetapkan di muka dan dibayar setiap bulan sesuai jangka waktu pembiayaan (Sebelum dan/atau setelah usia pension).
9. Purna Faedah BRISyariah iB
Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada para pensiun ASN untuk memenuhi sebagian atau keseluruhan kebutuhan paket barang atau jasa. Pembiayaan ini menggunakan prinsip jual beli (murabahah) atau sewa menyewa (ijarah). Pembayarannya dilakukan secara angsuran dengan jumlah angsuran setiap bulan yang telah ditetapkan di muka dan dibayar setiap bulan.33
c. Jasa Layanan 1. SMS Banking
SmsBRIS (SMSBanking BRIS) adalah fasilitas layanan perbankan bagi Nasabah Tabungan BRIS yang memudahkan Anda untuk melakukan isi ulang pulsa, bayar tagihan, transfer sampai pembayaran Zakat, Infaq, Shodaqah.
2. Mobile Banking
Mobile BRIS adalah layanan yang memungkinkan Nasabah memperoleh informasi perbankan dan melakukan komunikasi serta transaksi perbankan melalui perangkat yang bersifat mobile seperti telepon seluler/handphone menggunakan media menu pada aplikasi mobileBRIS dengan menggunakan media jaringan internet pada handphone yang dikombinasikan dengan media Short Message Service (SMS) secara aman dan mudah.
3. Internet Banking
Internet Banking BRISyariah adalah fasilitas layanan transaksi perbankan melalui jaringan internet yang dapat diakses selama 24 jam, kapan dan dimanapun Nasabah berada menggunakan
33 Laporan Tahunan PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2019, hlm.42-44
Personal Computer, Laptop, Notebook atau Smartphone. Internet Banking BRIS akan memberikan Anda kemudahan, kepraktisan, keamanan serta kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan transaksi secara online. Dengan layanan Internet Banking, transaksi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, selama terdapat koneksi jaringan internet. Keuntungan menggunakan layanan Internet Banking BRIS antara lain :
a. Hemat Waktu, karena Anda tidak perlu meninggalkan meja kerja Anda untuk melakukan aktivitas perbankan, cukup menggunakan PC, Laptop, atau smartphone Anda yang telah terkoneksi dengan jaringan internet.
b. Aman, dilengkapi system keamanan berlapis dengan dukungan keamanan jaringan SSL (Secure Socket Layer) bersertifikat Symantec 128 sd 256 bit serta mToken BRIS.
c. Transaksi Real Time Online, karena dapat dilakukan kapanpun, dan dimanapun melalui jaringan internet.
d. Satu akses untuk semua produk, dengan login hanya menggunakan 1 User ID Anda dapat sekaligus mengakses seluruh rekening yang Anda miliki di BRISyariah.
4. Cash Management System (CMS)
Salah satu produk unggulan BRISyariah, dalam rangka mengusung visinya sebagai Bank ritel modern terkemuka, adalah Cash Management BRISyariah iB (CMS). Produk yang disegmentasikan bagi nasabah korporat ini memberikan solusi terbaik dalam rangka pengelolaan keuangan dan monitoring arus kas korporat. Didukung dengan teknologi mutakhir, system pengamanan yang maksimal, serta pelayanan yang prima, CMS BRISyariah iB diharapkan mampu memberikan solusi terbaik bagi nasabah segmen korporat.
Saat ini terdapat perusahaan-perusahaan, institusi-institusi serta badan usaha yang telah menggunakan jasa layanan CMS
BRISyariah iB dengan sukses dan berjalan dengan lancar. CMS BRISyariah iB bahkan saat ini dapat mengakomodasikan kebutuhan akan data transaksi yang cepat dan akurat, sehingga menjadikan layanan ini semakin terpadu dan berkualitas.
CMS BRISyariah iB sebagai layanan elektronik yang menyajikan layanan berupa transaksi finansial, antara lain transfer antar rekening BRISyariah atau rekening bank lain, electronic payroll systems, pembayaran tagihan hingga system laporan pembayaran dan non finansial (informasi saldo, laporan historis transaksi, dan download sebagai media penyajian laporan keuangan).
5. E-Form
Untuk membuka rekening Tabungan Faedah di BRISyariah cukup melakukan input data Anda di website BRISyariah, kemudian datang ke Cabang BRISyariah terdekat, maka proses pembukaan rekening akan di proses dengan cepat. Link : https://eform.brisyariah.co.id
6. Laku Pandai
Laku Pandai BRISyariah (BRISSmart) merupakan kegiatan BRISyariah untuk menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dan perlu didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi. Hingga saat ini, BRISSmart baru melayani transaksi produk Tabungan Cerdas BRISyariah iB.34
34 Bank Rakyat Indonesia Syariah, Produk, Produk Perbankan, https://www.brisyariah.co.id/
BAB IV
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Penerapan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik pada produk KPR Bank syariah memiliki tiga fungsi utama yaitu menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk titipan dan investasi, menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana dari bank, dan juga memberikan pelayanan dalam bentuk jasa perbankan syariah35. Penyaluran dana dalam hal ini pada Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik merupakan produk pembiayaan bank BRISyariah yang memberikan pembiayaan kepada nasabah untuk kebutuhan nasabah, salah satunya KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan system sewa-menyewa aset milik BRIsyariah yang diperoleh melalui pembelian dari Nasabah/pihak ke-3, dengan opsi perpindahan kepemilikan atas Aset dari BRISyariah kepada Nasabah dengan syarat pembiayaan telah selesai/lunas. (Jual beli/hibah). Hubungan bank syariah dengan nasabah pengguna merupakan hubungan kemitraan.
Bank sebagai mitra kerja dalam usaha bersama antara bank syariah dan debitur. Kedua pihak memiliki kedudukan yang sama. Sehingga hasil usaha atas Kerjasama yang dilakukan oleh nasabah pengguna dana, akan dibagi hasilkan dengan bank syariah dengan nisbah yang telah disepakati bersama dan tertuang dalam akad36.
Kredit Pemilikan Rumah pada Bank BRISyariah berlandaskan pada aturan Fatwa DSN MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 tentang Ijarah Muntahiyah bit tamlik juga tidak terlepas dari Fatwa DSN MUI No.
09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Ijarah. Selain akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik dan akad Murabahah dalam produk KPR ini juga disertai dengan akad wakalah karena pihak bank tidak memiliki atau tidak menyediakan
35 Ismail, Perbankan Syariah, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2011), hlm. 39
36 Ismail, Perbankan Syariah, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2011), hlm. 36
barang dari pihak lain dan bank sebagai wakil yang menyediakan barang tersebut.
Adapun objek pembiayaan Ijarah Muntahiyah bit tamlik di Bank BRI Syariah KCP Bintaro dalam bentuk Refinancing Aset , antara lain :
a. Property dan kendaraan roda empat
b. Memenuhi kebutuhan konsumtif Multiguna/Multijasa
c. Multiguna : Pembelian motor, pembelian perabotan rumah tangga, pembelian elektronik.
Multijasa : Biaya Pendidikan, biaya pengobatan, dan lain-lain.
B. Syarat pengajuan pembiayaan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik di Bank BRI Syariah
Menurut Undang-Undang No. 10 tahun 1998 perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang perbankan, dikatakan bahwa nasabah penyimpan adalah nasabah yang menempatkan dananya di bank dalam bentuk simpanan berdasarkan perjanjian bank sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang yang berlaku. Persyaratan yang harus dipenuhi Nasabah dalam pengajuan pembiayaan akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik di Bank BRISyariah, dibagi menjadi dua kategori:
a. Fix income, yaitu Calon Nasabah yang ingin mengajukan pembiayaan dengan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik pada produk KPR dengan penghasilan / pendapatan tetap.
Persyaratannya antara lain :
1. Fotocopy KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah) 2. Fotocopy Kartu Keluarga
3. Fotocopy surat nikah (bila sudah menikah) 4. Fotocopy NPWP pribadi
5. Surat keterangan aktif bekerja / Surat keterangan pengangkatan karyawan tetap selama 2 tahun dari HRD (Human Research Development) tempat calon nasabah bekerja
6. Surat keterangan penghasilan / slip gaji 3 bulan terakhir
7. Fotocopy rekening tabungan / giro calon nasabah 3 bulan terakhir b. Non income, Calon Nasabah merupakan pengusaha yang ingin mengajukan pembiayaan dengan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik pada produk KPR.
1. Fotocopy KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah) 2. Fotocopy Kartu Keluarga
3. Fotocopy surat nikah (bila sudah menikah) 4. Fotocopy NPWP
5. Legalitas usaha (Surat Keterangan Usaha) yang disahkan oleh KEMENKUMHAM (Kementrian Hukum dan HAM)
6. Laporan keuangan usaha
7. Fotocopy rekening koran 6 bulan terakhir
C. Proses pemberian / mekanisme Pembiayaan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik dalam produk KPR di PT. Bank BRISyariah Tbk
Dalam hal ini Bank BRISyariah KCP Bintaro memiliki prosedur atau proses pemberian Pembiayaan Akad Ijarah Muntahiyah bit tamlik pada produk KPR dalam bentuk Refinancing Asset, mekanisme tersebut dijelaskan di bawah ini.
Keterangan :
a. Nasabah yang ingin mengajukan permohonan pembiayaan Ijarah Muntahiyah bit tamlik datang ke Bank BRI Syariah
a. Nasabah yang ingin mengajukan permohonan pembiayaan Ijarah Muntahiyah bit tamlik datang ke Bank BRI Syariah