• Tidak ada hasil yang ditemukan

risk Management

Dalam dokumen PT ANTAM Tbk Kantor Pusat Head Office (Halaman 140-144)

eksplorasi dan Cadangan exploration and reserves Investasi untuk Menghadapi tantangan ke Depan

investment for Facing the Challenges Perusahaan Patungan dengan Kepemilikan Minoritas Minority-Stake joint Ventures hubungan Investor investor relations Informasi Bagi Pemegang Saham antam Shareholder Kegiatan tanggung Jawab Sosial Antam

Our Corporate Social responsibility Laporan Keuangan Financial report hubungi Kami Contact us

Berbagai aktivitas yang dilakukan membuat Antam menghadapi berbagai macam risiko keuangan, termasuk dampak perubahan harga komoditas dan nilai tukar mata uang asing. Program manajemen risiko yang dimiliki Antam ditujukan untuk menghadapi ketidakpastian yang dihadapi dalam pasar keuangan dan untuk meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan. Menyadari akan risiko-risiko yang dihadapi, Antam secara proaktif berusaha untuk meningkatkan kemampuan manajemen risiko. Pada tahun 2003, Antam membentuk Komite Manajemen Risiko yang berada dibawah Dewan Komisaris dan memiliki tugas untuk membuat filosofi manajemen risiko dan memberikan persetujuan atas kebijakan risiko yang diformulasikan oleh unit-unit bisnis Antam. Pada tahun 2006, Antam melakukan integrasi dan penyelarasan pengelolaan risiko terhadap strategi dan membentuk Satuan Kerja Enterprise Risk Management (ERM) yang bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Pada tahun 2008, beberapa kegiatan yang dilakukan Satuan Kerja Risk Management diantaranya melakukan kajian/ analisa risiko untuk proyek-proyek pertumbuhan seperti proyek CGA Tayan, rencana akuisisi Cibaliung (emas) dan rencana akuisisi batubara. Secara berkala Satuan Kerja Risk Management juga menyelesaikan pelaksanaan RCSA (Risk and Control Self Assessment) untuk unit bisnis dan kantor pusat. Di tahun 2008, Satuan Kerja ini juga telah memulai tahapan awal pengembangan Enterprise Risk Management (ERM) Toolkit dan secara aktif bekerjasama dengan Satuan Kerja Audit Internal (SKAI ) dalam pembangunan Sistem Informasi Manajemen Audit terkait penyiapan database risiko.

Beberapa risiko yang dihadapi oleh Antam adalah sebagai berikut:

a. Risiko Negara

Hampir seluruh aset dan operasi Antam berada di Indonesia. Antam dapat mengalami dampak negatif bila terjadi perubahan struktur dan kebijakan pemerintahan dan bila terdapat ketidakstabilan sosial atau politik, ekonomi, hukum, perundangan atau perkembangan di dalam atau di luar negeri yang berdampak buruk terhadap Indonesia seperti kegiatan terorisme,separatisme, pertentangan agama serta etnis, maupun kerusuhan. Penyebab risiko-risiko tersebut diatas berada diluar kendali Antam. Namun, Manajemen berkeyakinan bahwa Antam memiliki kemampuan dalam menjalankan usaha di negara ini, bahwa Antam memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain dalam menjalankan usaha pertambangan di Indonesia, dan bahwa Indonesia menuju kearah yang benar sehingga risiko negara Indonesia akan mengalami penurunan dimasa mendatang.

b. Risiko Regulasi

Dengan diberlakukannya UU Minerba, dapat menimbulkan risiko seperti ketiadaan pembeli dalam negeri untuk produk-produk hasil tambang tertentu terkait dengan adanya kewajiban untuk memasok pasar dalam negeri, berkurangnya cadangan karena adanya batasan luas kegiatan eksplorasi dan operasi produksi pertambangan, dan kesiapan Antam

Manajemen risiko

risk Management

Antam’s activities expose it to a variety of financial risks, including the effects of changes in commodity price and foreign currency exchange rates. Antam’s overall risk management program focuses on the unpredictability of financial markets and seeks to minimize potential adverse effects on the financial performance.

Recognizing the risks faced by company, Antam is proactive in its attempt to improve the risk management. In 2003, Antam formed the Risk Management Committee under the Board of Commissioners which has the task of disseminating Antam’s philosophy on risks and giving approval to the risk policies formulated by the business units. In 2006, the Antam integrated its risk management strategies and established the Task Force Enterprise Risk Management (ERM) that is directly responsible to the Board of Directors.

In 2008, activities of Risk Management division included risk analysis on Antam’s growth projects such as the Tayan CGA project, acquisition plan of Cibaliung gold mine and acquisition plan of coal assets. Periodically, Risk Management division also completed Risk and Control Self Assessment (RCSA) for Antam’s business units and head office. In 2008, the Risk Management division began the early development stage of the Enterprise Risk Management (ERM) Toolkit and alongside Antam’s Internal Audit, worked together in the development of risk database at Antam’s Management Information System.

Antam faces several risks, with details as follows:

a. Country Risks

Antam’s assets and operations are almost entirely located in Indonesia. Antam could experience negative impacts if there are changes in governmental structures and policies and if there is instability of social or political, economic, legal, legislative or other developments inside or outside the country which would cause negative impacts on Indonesia such as terrorism, separatism, religious and ethnic discord, and riots. The causes of the risks above are beyond Antam’s control. However, the Management believes that Antam has the capability to manage its business in this country that Antam has a competitive advantage compared to other companies in the mining industry in Indonesia, and that Indonesia is moving towards progress thus, country risks in Indonesia will decrease in the future.

b. Regulations Risks

The application of Mineral and Coal Law might create such risks as the lack of domestic buyers for certain mining products related to the obligation to supply the domestic markets, the decrease of mining reserves due to limitation in the mining exploration area and production activities, and Antam capability

dalam memenuhi kewajiban pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian dalam negeri dalam jangka waktu lima tahun. Namun, UU Minerba ini juga memberikan peluang bagi Antam untuk memperoleh tambahan pendapatan dari pengolahan hasil penambangan di pemurnian Antam serta potensi berkurangnya gangguan terhadap KP Antam oleh pihak ketiga. Diharapkan Peraturan Pemerintah yang akan terbit sebagai panduan UU Minerba dapat menunjang kepentingan Antam secara maksimal. c. Risiko Operasi

Risiko operasi adalah risiko-risiko yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasi Antam sehari-hari, keselamatan dan kesehatan pekerja, serta terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Risiko-risiko yang dapat dikategorikan sebagai risiko operasi adalah risiko yang timbul akibat aksi mogok, ketidak-patuhan atas standar prosedur operasi, penambangan liar dan kegagalan dalam tatakelola lingkungan. Untuk meminimalisir risiko-risiko ini, Antam secara konsisten memberikan pelatihan dan pendidikan kepada karyawan, menunjuk profesional kontraktor, menerapkan zero accident policy, membina hubungan yang baik dengan karyawan dan warga sekitar, serta menetapkan tatakelola lingkungan yang memenuhi standar internasional. Fasilitas-fasilitas nikel, emas dan pemurnian Logam Mulia milik Antam telah mendapatkan sertifikasi ISO.

d. Risiko Harga Komoditas

Harga komoditas sangat labil serta naik dan turun seiring dengan perubahan permintaan dan penawaran pelanggan. Saat ini terdapat risiko yang tinggi bahwa harga rata-rata nikel akan mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga pada tahun sebelumnya. Walaupun basis pelanggan Antam terdiversifikasi dan tidak tergantung pada satu pasar atau negara saja, pendapatan Antam tetap dapat mengalami dampak negatif dari menurunnya harga komoditas.Antam memiliki “lindung nilai alami” (natural hedge) terhadap risiko ini karena Antam memiliki produk dan sumber pendapatan yang terdiversifikasi. Antam juga dimungkinkan untuk melakukan transaksi lindung nilai dengan tujuan utama untuk memproteksi anggaran pendapatan Antam. Namun beberapa posisi lindung nilai dapat menyebabkan Antam kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi pada saat harga mengalami kenaikan. Antam berkeyakinan bahwa cara mengelola risiko harga komoditas yang paling baik adalah dengan cara menurunkan biaya produksi. Antam mempunyai komitmen untuk melakukan konversi bahan bakar utama Antam dari bahan bakar diesel dengan bahan bakar yang lebih murah seperti gas alam, batubara atau tenaga hydro. e. Risiko Mata Uang

Pendapatan dan posisi kas Antam sebagian besar dalam mata uang dolar Amerika Serikat sedangkan sebagian besar beban operasi Antam dalam mata uang Rupiah. Walaupun hutang Antam adalah dalam mata uang dolar

to build processing and refinery facilities within five years.However, Mineral and Coal Law also provides the opportunities for Antam to acquire additional income from processing mining products from other mining companies in Antam’s refinery and also the potential reduction of Antam’s Mining Authorization from the interference by third parties. It is expected that the Government Regulation that will be issued as a guideline of Mineral and Coal Law will work to the best interest of Antam.

c. Operational Risks

Operational risks are risks that may impact negatively Antam’s operations,and the safety and health of workers and the local community. Risks that can be categorized as operational risks are those that arise from strike, noncompliance with standard operating procedures, illegal mining and failure in environmental management. To minimize these risks, Antam consistently provides training and education to employees, appoints professional contractors, implements the zero-accident policy, develops good relationship with employees and local community, and prepares environmental management that meets international standards. Antam’s nickel, gold and precious metal refinery facilities have obtained ISO certifications.

d. Commodity Risks

Commodity prices are very unstable in line with supply changes and demands from customers. Currently, there is a risk that the average price of nickel will significantly decrease compared to the prices in prior years. Although Antam has diversified customers and does not depend on specific market or country, Antam’s revenue can still be negatively impacted by the decrease in commodity prices. Antam has a natural hedge against this risk, because Antam has diversified products and revenue source. Antam is also enabled to do hedging transaction the main purpose of which is to protect revenue budget. Nevertheless, several hedging positions can eliminate Antam’s opportunity to gain higher revenue if the price of hedging increases. Antam believes that the best way to handle risk of commodity price decrease is by decreasing the production cost. Antam has a commitment to convert the Antam main fuel source from diesel to cheaper fuel source, such as natural gas, coal or hydro power.

e. Foreign Exchange Risks

Antam’s revenue and cash position are mostly in United States dollar while most of operating expenses are in Indonesian rupiah. Although payables are in United States dollar, in general, Antam suffers from the negative effect of the Indonesian rupiah weakening against the United States dollar. In order to overcome these risks from time to time, Antam engages in

Sekilas Antam Our Company Kepada Pemegang Saham dear Shareholder

tata Kelola Antam

governance of antam

Sumber Daya Manusia

Our Human resource

Deskripsi tentang Antam

antam’s description

Analisis dan Diskusi Manajemen Management analysis and discussion Manajemen risiko risk Management eksplorasi dan Cadangan exploration and reserves Investasi untuk Menghadapi tantangan ke Depan

investment for Facing the Challenges Perusahaan Patungan dengan Kepemilikan Minoritas Minority-Stake joint Ventures hubungan Investor investor relations Informasi Bagi Pemegang Saham antam Shareholder Kegiatan tanggung Jawab Sosial Antam

Our Corporate Social responsibility Laporan Keuangan Financial report hubungi Kami Contact us

Sekilas Antam Our Company Kepada Pemegang Saham dear Shareholder

tata Kelola Antam

governance of antam

Sumber Daya Manusia

Our Human resource

Deskripsi tentang Antam

antam’s description

Analisis dan Diskusi Manajemen Management analysis and discussion Manajemen risiko risk Management eksplorasi

Dalam dokumen PT ANTAM Tbk Kantor Pusat Head Office (Halaman 140-144)