• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ruang Lingkup Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat

Sebelum membahas ruang lingkup pemberdayaan kesehatan masyarakat timbul suatu pernyataan apakah pemberdayaan kesehatan masyarakat itu dilakukan dengan jenis penyakitnya atau dilakukan secara umum? Pertanyaan ini menjadi dasar untuk membagi ruang lingkup pemberdayaan kesehatan masyarakat.

Menjawab pertanyaan di atas dapat saja dinyatakan bahwa lain penyakit lain obatnya (setiap penyakit memiliki obat tersendiri), maka dari itu ruang lingkup pemberdayaan kesehatan tersebut dapat ditinjau

DUMMY

BAB 1| Konsep Dasar Pemberdayaan Kesehatan 11 dari dua pandangan yang berbeda; pandangan yang pertama ruang lingkup pemberdayaan kesehatan masyarakat dilakukan secara umum dengan tujuan penting akan hidup sehat untuk diketahui masyarakat, dan pandangan kedua ruang lingkup pemberdayaan kesehatan tersebut dilakukan berdasarkan suatu penyakit yang sedang terjadi baik dalam suatu wilayah atau di wilayah lain, tujuannya agar penyakit tersebut tidak mewabah atau telah memahami bagaimana pencegahannya atau masyarakat telah mengetahui gejala yang timbul dari suatu penyakit.

Pendekatan ruang lingkup pemberdayaan kesehatan masyarakat dapat melalui pertimbangan sebagai berikut:

1. Suatu pemberdayaan kesehatan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Misalnya pendekatan pemberdayaan kesehatan untuk mencegah malaria, dilakukan dengan kehadiran pemerintah dan lembaga lainnya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat memiliki pengetahuan akan kebersihan dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

2. Promosi kesehatan secara umum, ini dilakukan berdasarkan suatu kebijakan pemerintah, yang menyatakan bahwa pentingnya suatu itu dilakukan dan agar diketahui oleh masyarakat apakah itu bidang pencegahan, fungsi lembaga kesehatan atau adanya akses layanan kesehatan terbaru dan itu, mengharapkan adanya pemberdayaan kesehatan bagi masyarakat.

3. Sosialisasi pencabutan kebijakan. Sering terjadi suatu kebijakan misalnya telah habis masa berlakunya akan tetapi masih saja berlaku di masyarakat. Suatu kebijakan yang kedaluwarsa dapat saja membahayakan atau merugikan orang banyak, atas kasus seperti ini dibutuhkan kerja sama masyarakat melalui suatu pemahaman yang saksama.

4. Dalam pemberdayaan kesehatan mengedepankan suatu kearifan lokal dan budaya setempat. Dengan tidak memaksakan dalam bentuk apa pun, sehingga apa pun bentuk pemberdayaan kesehatan sebagaimana disebutkan sebelumnya apakah sosialisasi dilakukan karena berdasarkan suatu jenis penyakit atau sosialisasi kebijakan dengan mengikuti prinsip kearifan tersebut, pemberdayaan tersebut akan terlaksana dengan baik.

DUMMY

BAB 1| Konsep Dasar Pemberdayaan Kesehatan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat

12

Pengembangan masyarakat memiliki fokus terhadap upaya menolong anggota msyarakat yang memiliki kesamaan minat untuk bekerja sama, mengidentifikasi kebutuhan bersama, dan kemudian melakukan kegiatan bersama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Pengembangan masyarakat seringkali diimplementasikan dalam bentuk:

1. Proyek-proyek pembangunan yang memungkinkan anggota masyarakat memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan.

2. Kampanye dan aksi sosial yang memungkinkan kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh pihak-pihak lain yang bertanggung jawab.

Pemberdayaan merujuk pada kemampuan orang, khususnya kelompok rentan dan lemah sehingga mereka memiliki kekuatan atau kemampuan dalam:

1. Memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga mereka memiliki kebebasan (freedom), dalam arti bukan saja bebas dalam mengemukakan pendapat, melainkan bebas dari kelaparan, bebas dari kebodohan, bebas dari kesakitan.

2. Menjangkau sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya dan memperoleh barang-barang dan jasa-jasa yang mereka perlukan.

3. Berpartisipasi dalam proses pembangunan dan keputusan-keputusan yang memengaruhi mereka.

Jimmu (2008) menyatakan bahwa pengembangan masyarakat tidak hanya sebatas teori tentang bagaimana mengembangkan daerah perdesaan tetapi memiliki arti yang kemungkinan perkembangan di tingkat masyarakat. Pembangunan masyarakat seharusnya mencerminkan tindakan masyarakat dan kesadaran atas identitas diri.

Oleh karena itu, komitmen untuk pengembangan masyarakat harus mengenali keterkaitan antara individu dan masyarakat di mana mereka berada. Masyarakat adalah sebuah fenomena struktural dan bahwa sifat struktural dari kelompok atau masyarakat memiliki efek pada cara orang bertindak, merasa, dan berpikir. Tapi ketika kita melihat struktur tersebut, mereka jelas tidak seperti kualitas fisik dari dunia

DUMMY

BAB 1| Konsep Dasar Pemberdayaan Kesehatan 13 luar. Mereka bergantung pada keteraturan reproduksi sosial, masyarakat yang hanya memiliki efek pada orang-orang sejauh struktur diproduksi dan direproduksi dalam apa yang orang lakukan. Oleh karena itu pengembangan masyarakat memiliki epistemologis logis dan yang dasar dalam kewajiban sosial yang individu miliki terhadap masyarakat yang mengembangkan bakat mereka.

Adedokun, et. al., (2010) menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif akan menimbulkan partisipasi aktif dari anggota masyarakat dalam pengembangan masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa ketika kelompok masyarakat yang terlibat dalam strategi komunikasi, membantu mereka mengambil kepemilikan inisiatif pembangunan masyarakat daripada melihat diri mereka sebagai penerima manfaat pembangunan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan bahwa pemimpin masyarakat serta agen pengembangan masyarakat harus terlibat dalam komunikasi yang jelas sehingga dapat meminta partisipasi anggota masyarakat dalam isu-isu pembangunan.

Jimmu (2008) menunjukkan bahwa pengembangan masyarakat tidak khususnya masalah ekonomi, teknis, atau infrastruktur. Ini adalah masalah pencocokan dukungan eksternal yang ditawarkan oleh agen pembangunan perdesaan dengan karakteristik internal sistem perdesaan itu sendiri. Oleh karena itu, agen pembangunan perdesaan harus belajar untuk ‘menempatkan terakhir terlebih dahulu’. Secara teori, peran pemerintah pusat dan agen luar lainnya harus menginspirasi inisiatif lokal bahwa hal tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemberdayaan ini memiliki tujuan dua arah, yaitu melepaskan belenggu kemiskinan dan keterbelakangan dan memperkuat posisi lapisan masyarakat dalam struktur kekuasaan. Pemberdayaan adalah sebuah proses dan tujuan. Sebagai proses, pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami masalah kemiskinan. Sebagai tujuan, maka pemberdayaan merujuk pada keadaan atau hasil yang ingin dicapai oleh sebuah perubahan sosial; yaitu masyarakat yang berdaya, memiliki kekuasaan atau mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik yang bersifat fisik, ekonomi, maupun sosial seperti memiliki kepercayaan diri mampu menyampaikan aspirasi,

DUMMY

BAB 1| Konsep Dasar Pemberdayaan Kesehatan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat

14

mempunyai mata pencaharian, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan mandiri dalam melaksanakan tugas-tugas kehidupannya.