DAFTAR SINGKATAN DAN KONVERSI CKBC = Contoh Kecil Bebas Cacat
D. Rumah Prefabrikasi
1. Definisi dan Ruang Lingkup
Rumah prefabrikasi adalah rumah yang konstruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri (pabrik). Komponen-komponennya dibuat dan sebagian dipasang oleh pabrik (off site). Setelah semuanya siap, kemudian diangkut ke lokasi, disusun kembali dengan cepat, sehingga tinggal melengkapi utilitas (utility)
serta pengerjaan akhir (finishing). Keuntungannya adalah waktu konstruksi yang cepat, lingkungan pembangunan yang lebih bersih, dan biaya yang lebih terjangkau. Karena biasanya berdasar atas modul, maka keleluasaan pemilihan desainnya terbatas pada apa yang telah tersedia (Roychansyah, 2006).
Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sangat baik untuk konstruksi rumah prefabrikasi, karena kekuatannya yang tinggi, ringan, mudah didapat, mudah dikerjakan dan dapat diperbaharui. Cara membangun rumah dengan cepat ialah dengan cara prefabrikasi, yaitu pembuatan bagian-bagian rumah di dalam pabrik dan kemudian dipasang di tempat. Pekerjaan-pekerjaan sebagian besar dilaksanakan dalam pabrik sehingga tidak tergantung pada iklim, kondisi pekerjaan lebih baik, produksi lebih cepat, mudah dan baik. Prefabrikasi adalah seluruh bagian rumah diproduksi secara presisi di
workshop (bengkel) sebelum dipasang (Kamil, 1970).
Sebelumnya rumah prefabrikasi hanya mengandung terminologi: material terbatas, masal dan hibrid pada suatu lokasi, moduler, panel, pabrikan (manufactured), dengan sistem semi-fix (pre-engineered system). Di Eropa dan Jepang rumah prefab didefinisikan sebagai rumah dengan modul tertentu dan dibangun layaknya rumah biasa (dari satu lantai sampai low rise house) yang dikenal sebagai dwellhouse prefab dan menjadi bagian dari budaya berumah di negara tersebut. Rumah prefab menjadi pilihan karena kecepatan pembangunannya dan terjangkau. Kayu banyak digunakan sebagai pilihan utama material bangunan karena sifat fleksibilitasnya (Roychansyah, 2006). Di Amerika dan Canada, rumah prefab dikenal sebagai manufactured house yang bertumpu pada struktur baja, mengikuti mobile home atau caravan sebagai rumah dinamis (portable house prefab). Proses produksi manufactured house 85% diselesaikan di dalam pabrik, atau masih dibedakan dengan modular house sebagai rumah prefab.
Bermula dari kayu, saat ini material bangunan untuk rumah prefab sudah sangat beragam, seperti beton pracetak (precast concrete), baja ringan (light gauge-steel), kayu lapis (timber framed) dan beragam materi mutakhir lainnya. Dari produksi masal, saat ini masyarakat bisa memilih rumah-rumah prefab itu secara individu dengan hanya memilih
desain di katalog atau ruang pamer (housing plaza) dan beberapa modifikasi yang
dimungkinkan. Rumah akan berdiri dalam waktu pengerjaan (construction time) tak lebih dari sebulan setelah semua syarat (termasuk tanah) tersedia.
Rumah kayu identik dengan rumah knockdown yang bisa dibongkar pasang.
bila diperlukan, rumah bisa dibongkar dan dipasang kembali di tempat berbeda, tanpa ada bagian yang rusak dan harus diganti (Hardjopranoto dan Suharsa, 2005).
Pemasangan dengan sistem knockdown diikat pasak, mur-baut, paku dan
sebagainya. Pemasangan tidak butuh tenaga ahli. Dengan buku manual, tukang biasa bisa melakukannya. Rumah prefab memakai komponen panel papan sebagai elemen struktur. Dengan komponen tersebut dapat membentuk struktur mulai dari pondasi, sloof, kolom, balok dan kuda-kuda, bahkan panel struktur ini dapat berfungsi untuk tiang pagar, drainase, carport dan tangga opsional. Bila ada panel yang rusak, bagian yang rusak dapat diganti secara parsial seperti suku cadang mobil (Puslitbangkim, 2006).
Sementara dinding pengisi, penutup lantai dan atap, pintu dan jendela disesuaikan dengan modul rumah yang akan dikembangkan, bisa terbuat dari plywood, panel kayu (block board, particle board, cement board, medium density fiber board, oriented strand board) atau bilik bambu untuk lantai dan dindingnya.
2. Sistem Pembangunan Rumah Prefab
Di Indonesia sistem panel dengan komponen yang kecil adalah yang paling sesuai. Ukuran panel ini lebarnya 1 – 1,20 m, dengan tinggi 2,20 – 2,40 m. Tinggi ini merupakan minimum tinggi plafon dan dapat ditinggikan menurut kebutuhan dengan tidak perlu merubah ukuran komponen itu. Maka dapat dibuat komponen-komponen dinding luar, dinding dalam, dinding dengan jendelanya dan komponen kusen pintu dengan daun pintunya. Keuntungan cara ini adalah bahwa dalam pemasangan tidak perlu memberikan tanda-tanda pada komponen-komponen itu, sehingga tidak membuang waktu untuk mencari nomer atau tanda-tanda lainnya (Kamil, 1970).
Dalam penggergajian kayu, dolog dan balok dijadikan papan-papan, regel (plate) dan ukuran lain yang diperlukan. Ukuran kayu, terutama mengenai tebalnya telah diatur sedemikian rupa sehingga sedikit mungkin adanya variasi yaitu hanya 2,5 dan 5,5 cm. Sedangkan lebarnya adalah 11, 16, 20, dan 25 cm. Lain-lain ukuran yang lebih kecil dapat diatur kemudian dalam proses selanjutnya.
Untuk rumah yang tidak bertingkat, maka kap konstruksi dengan sistem kuda-kuda papan paku adalah yang paling sesuai dengan prefab. Titik berat rumah prefabrikasi adalah pembuatan dinding-dinding berikut jendela dan pintu yang dapat dipasang dengan cepat dan pemasangan kap dengan mempergunakan sistem kuda-kuda papan paku.
3. Keunggulan Rumah Kayu Prefab
Kayu sebagai bahan bangunan sesuai untuk prefabrikasi karena ringan, daya hantar kecil terhadap panas/dingin, kekuatan yang tinggi, dan mudah mengerjakannya sehingga berbagai cara sambungan dapat dilakukan dengan alat yang sederhana.
Keunggulan Rumah Kayu Prefab (Fahutan IPB, 2005 dan Puslitbangkim, 2006) a. Ramah lingkungan dan awet (tahan rayap dan pelapukan).
b. Konstruksi sederhana dan fleksibilitas desain tinggi, tergantung kreatifitas arsiteknya. c. Konstruksi bangunan kuat tetapi komponennya ringan dan kokoh (tahan gempa dan
banjir/tsunami).
d. Knockdown dan dapat dipindahkan.
e. Cocok untuk teknologi di pedesaan dan mengakomodasi potensi lokal (budaya dan bahan bangunannya)
f. Dapat dipasang di atas rakit dan pondasi umpak.
g. Merupakan rumah tumbuh, secara horisontal dan vertikal h. Pembangunan bertahap dan pemasangan sangat cepat
i. Komponen dapat diproduksi secara home industri sehingga murah dan terjangkau. j. Dapat digunakan untuk bangunan umum dan fasilitas sosial
Kendalanya adalah bahwa industri perumahan prefab perlu modal besar untuk pabrik dan minim variasi desain dengan tipe-tipe rumah yang seragam.