BAB VII PENUTUP
7.2 Saran
Saran pada kajian ini mengenai penyuluhan aplikasi pupuk dari limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Kota Besi Hulu yang ingin disampaikan antara lain sebagai berikut :
1. Bagi peneliti, perlu adanya kajian lebih lanjut dalam pengembangan dalam mengaplikasian limbah cair POME ini hingga limbah cair POME ini dapat menjadi pupuk yang sepenuhnya bisa menggantikan posisi pupuk NPK sehingga pupuk limbah cair POME dapat berdiri sendiri.
2. Bagi petani, diharapkannya petani juga mampu mengaplikasian dosis ini pada tanaman budidaya lainnya dengan dimulai dari pengaplikasian dosis dengan tanaman yang sefamily dengan tanaman kajian yaitu tanaman cabai. dan selain itu untuk lebih banyak keuntungan perlu dilakukannya beberapa kali panen.
3. Bagi akademik, diharapkan akan adanya pengenalan dan sosialisasi pada pabrik-pabrik kelapa sawit ataupun khalayak umum mengenai kajian ini.
93
DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Z., Jafar I. M., Syamsir, Sudiarta M.I. 2021. Hilirisasi Produk Pertanian Budidaya Cabai Teknologi Tepat Guna Pengering Tenaga Surya. Pekalongan : NEM – Anggota IKAPI.
Alkusma, Y. M., Hermawan, Hadiyanto. 2016. Pengembangan Potensi Energi Alternatif Dengan Pemanfaatan Limbah Cair Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Baru Terbarukan Di Kabupaten Kotawaringin Timur. Jurnal Ilmu Lingkungan. 14(2), 97 – 100.
Atmaja, A. W. 2018. Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Durian (Durio zibethinus Murr).
Program Studi Agroteknologi Universitas Medan Area : Laporan akhir tidak diterbitkan.
Avaiati, Y. dan Endaryanto T. 2019. Kajian Proses Pembelajaran Dalam Penyuluhan Pertanian Untuk Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan Petani Jagung Di Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. AGRITECT. 22(2), 102 – 104 .
Baharuddin, R. 2016. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Terhadap Pengurangan Dosis NPK 16-16-16 Dengan Pemberian Pupuk Organik. Jurnal Dinamika Pertanian. 32(2), 115 – 116.
Bahua, Mohamad Ikbal. 2015. Penyuluhan dan Pemberdayaan Petani Indonesia.
Gorontalo : Idea Publishing.
Bangun, H. Jumin H. B., dan Zahra S. 2014. Aplikasi Limbah Cair CPO (Crude Palm Oil) Dan Abu Janjang Kelapa Sawit Pada Tanaman Cabe Rawit. Jurnal Dinamika Pertanian. 29(3), 215 – 223.
Budi, Setia. 2018. Penyuluhan Pertanian :Teori Dan Penerapannya. Aceh : CV.
Sefa Bumi Persada.
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2020. Luas Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi 2018 – 2020. Direktorat Jendral Perkebunan : BPS [online]. Tersedia pada : https://www.bps.go.id/indicator/54/131/1/luas-tanaman-perkebunan-menurut-provinsi.html [29 Desember 2021].
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2020. Direktori Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia 2020. Badan Pusat Statistik. [Online]. Tersedia pada : https://www.bps.go.id/publication/2021/11/30/ad9d9a9d39083e3ca0e88d6b/di rektori-perusahaan-perkebunan-kelapa-sawit-indonesia-2020.html [15 Januari 2022].
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2019. Badan
Pusat Statistik. [Online]. Tersedia pada :
https://www.bps.go.id/publication/2020/11/30/36cba77a73179202def4ba14/sta tistik-kelapa-sawit-indonesia-2019.html [15 Januari 2022].
Damanhuri, Widodo T. Wahyu, Fauzi Ahmad. 2022. Pengaturan Keseimbangan Nitrogen dan Magnesium untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L.). Jurnal Ilmiah Inovasi. 22(1), 10 – 11.
Daniel, Zahra S. dan Fathurrahman. 2017 Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Dan NPK Organik Pada Tanaman Timun Suri (Cucumis sativus L.). Jurnal Dinamika Pertanian. 33(3), 261 - 264
[DEPKUMHAM] Undang-Undang Republik Indonesia NO 40/2007. PERSEROAN
Terbatas. [Oniline]. Tersedia pada :
https://jdih.bumn.go.id/lihat/UU%20Nomor%2040%20Tahun%202007 [3 Agustus 2022].
Efendi, E., Purba, W. D., Nasution, H. U. N.. 2017. Respon Pemberian Pupuk NPK Mutiara Dan Bokashi Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Penelitian Pertanian BERNAS. 13(3), 22 – 25.
Eksanika, P. dan Riyanto, S. 2017. Pemanfaatan Internet Oleh Penyuluh Pertanian. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. 1(1), 66 – 67.
Firdaus, Reza, Juanda B. Riza, Iswahyudi. 2021. Pengaruh Varietas Dan Dosis Pupuk Npk Mutiara Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah Hibrida.
Jurnal Agroqua. 19(2), 257 – 261.
Gitosaputro, S. dan Listiana I. 2018. Dinamika Penyuluhan Pertanian: Dari Era Kolonial Sampai Dengan Era Digital. Bandar Lampung : CV. Anugrah Utama Raharja.
Gusti, I. Maghfiroh, Siwi Gayatri, Prasetyo A. Subhan. 2021. Pengaruh Umur, Tingkat Pendidikan dan Lama Bertani terhadap Pengetahuan Petani Mengenai Manfaat dan Cara Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Parakan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah. 19(2), 209 – 215.
Hakim, Lukman Nur. 2020. Urgensi Revisi Undang-Undang tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Jurnal Masalah-Masalah Sosial. 11(1), 46 – 48.
Harahap, N. dan Effendy, L. 2017. Buku Ajar Evaluasi Penyuluhan Pertanian.
Jakarta : Pusat Pendidikan Pertanian.
Heriyanto, M., Adianto dan As’ari H. 2016. Program Corporate Social Responsibility Dalam Perspektif Indeks Kepuasan Publik Di Riau. SOSIO KONSEPSIA. 6(1), 102 – 105.
Kementerian Pertanian. 2010. Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2010-2014. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Larasati, N., Chasanah, S, Machmudah, S., Winardi, S. 2016. Studi Analisa Ekonomi Pabrik CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) Dari Buah Kelapa Sawit. Jurnal Teknik ITS. 5(2), 212 – 213.
Marissa. 2010. Analisis Pendapatan Usahatani Tebu Studi Kasus PT. PG Rajawali II Unit PG Tersana Baru, Babakan Cirebon, Jawa. Program Studi Agribisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Laporan tidak diterbitkan.
Marthin, Saliding Marthen B., Akim Inggit .2017. Implementasi Prinsip Corporate Social Responsibility (CSR) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Journal Of Private and Commercial Law.
1(1), 113 – 114.
Mastur, Syafaruddin dan Syakir M. 2015. Peran Dan Pengelolaan Hara Nitrogen Pada Tanaman Tebu Untuk Peningkatan Produktivitas Tebu. Perspektif. 14(2), 59 – 74.
Meo, M. G. 2021. Pembuatan Pupuk Bokashi Dari Kotoran Ternak Sapi Dengan Penggunaan Berbagai Macam Mikroorganisme Lokal (MOL) Di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Malang : Laporan KIPA tidak diterbitkan.
Mustikawati, Rika, Tadjudin dan Alfandi. 2020. Effect Of Phosphorus And Sulfur Fertilizers On Growth And Tield Shallots (Allium Ascalonicum L.) Bima Variety.
Jurnal AGROWAGATI. 8(2), 59 – 61.
Nainggolan, H. 2011. Pengolahan Limbah Cair Industri Perkebunan dan Air Gambut menjadi Air Bersih. USU Press.Medan
Nataliningsih. 2018. Penyuluhan Partisipatif Bagi Kelompok Wanita Tani. Bandung : Alfabeta, CV.
Nurwanto, A., Soedradjad R., Sulistyaningsih Niken. 2017. Aplikasi Berbagai Dosis Pupuk Kalium Dan Kompos Terhadap Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). AGRITROP. 15(2), 190 – 192.
Permatasari, Nafa A., Suwati, D., Arief, Feira B, Aspan, A., Asmahan. 2021.
Identifikasi Beberapa Sifat Kimia Tanah Gambut Pada Kebun Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rasau Jaya II Kabupaten Kubu Raya. AGRITECH. 23(2), 199 – 201.
[PERMENTAN] Peraturan Menteri Pertanian NO 03/2018. Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian. [Online]. Tersedia pada :
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/160986/permentan-no-03permentansm20012018-tahun-2018 [26 Juli 2022].
[PERMENTAN] Peraturan Menteri Pertanian NO 16/2006. Sistem Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (SP3K). [Online]. Tersedia pada : https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/40187/uu-no-16-tahun-2006 [26 Juli 2022].
Pratiwi, A., Subiantoro R., Delvitasari F., .2021. Penggunaan Fitoremediasi dengan Sistem Up-Flow untuk Mereduksi. Jurnal Agrosains. 23(2), 90 – 96.
Pulungan, A. S. 2017. Analisis Pengelolaan LImbah Cair Kelapa Sawit. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara : Laporan akhir tidak diterbitkan.
Rahayu, Irma Puji .2016. Pengaruh Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Ratoon 1 Pada Tanah Insceptisol. Jurusan Tanah Universitas Brawijaya Malang : Laporan akhir tidak diterbitkan.
Raharjo, P.N. 2009. Studi Banding Teknologi Pengolahan Limbah cair Pabrik Kelapa Sawit. Jurnal Teknologi Lingkungan. 10(1), 9 – 18.
Raja, P. M., Giyanto, Barus S. 2021. Karakteristik Kandungan Unsur N, P, dan K Limbah Cair Kelapa Sawit Kolam Anaerob dengan Kontak Kuantitas Bentonit.
Jurnal Agrium. 18(2), 95 – 97.
Rosmalinda, dan Susanto, A. 2018. Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Dalam Memperbaiki Sifat Kimia Tanah Gambut. Jurnal Teknologi Agro-Industri.
5(2), 58 – 59.
Rosyidah, Anis. 2017. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Kentang (Solanum Tuberosum L.) Akibat Aplikasi Pupuk Kalium di Dataran Medium.
Jurnal Folium. 1(1), 82 – 83.
Rukmana, R. dan Yudirachman H. 2017. Untung Selangit dari Agribisnis Cabai.
Yogyakarta : Lili Publisher.
Ruswaji. 2018. Analisis Kelayakan Usaha Keripik Kentang Pada Ud. Vigor Rejoso Kecamatan Junrejo Kota Batu Malang. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi. 3(3), 815 – 854.
Saputro, Avisema Sigit. 2021. Kajian Macam Pupuk NPK Majemuk pada Cabai Hibrida. Jurnal AGRIFARM. 10(2), 86 – 89.
Sari, M., Saediman H., Limi M. A. 2019. Analisis Perbedaan Produksi dan Pendapatan Usahatani Kakao Petani Anggota dan Non Anggota LEM (Lembaga Ekonomi Masyarakat) Sejahtera Di Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian. 4(5), 131 – 132.
Saraswati, R., Husen E., Simanungkalit R.D. M. 2007. Metode Analisis Biologi Tanah. Bogor : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
Simbolon, Ronal HT., Harahap, R., Simbolon, R. 2021. Analisa Pengolahan Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT. Hutabayu Marsada kecamatan Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun. SEMNASTEK UISU. 218 – 220.
Siregar, A. A. 2016. Analisis Pendapatan Pemanfaatan Jamur Merang Dari Limbah Kelapa Sawit (TKKS) dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus: Desa Perkebunan Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan). Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara : Laporan akhir tidak diterbitkan.
Styawan, A. Ashari, Marwanti S., Ani S. Wuri .2018. Analisis Usahatani Kedelai Di Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen. AGRISTA. 6(4), 1 – 10.
Suddin, A. F., Kunta Tamrin dan Muslimin. 2016. Respon Petani terhadap Pengendalian Penyakit Fusarium oxysporium pada Tanaman Cabai dengan Jamur Trichoderma Sp. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian. 866 – 868.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta Bandung
Suhardedi, Cecep. 2018. Analisis Finansial Usahatani Padi Di Kabupaten Sragen.
Jurnal Perbal. 6(3), 3 – 5.
Surya, E., Hanum H., Hanum C., Harahap F. S. 2019. Pengaruh Pemberian Kompos Bunker Diperkaya Dengan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Bibitan Utama. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 6(2), 1281 – 1289.
Surya, Erwanda. 2019. Pengaruh Kompos Limbah Padat Dan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Dan Pupuk NPK Terhadap Sifat Kimia Tanah, Pertumbuhan dan Serapan Hara Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama. Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara : Tesis tidak diterbitkan.
Sutisna, Adi Destriadi. 2019. Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) Analysis dengan menggunakan SWOT untuk Mendukung program Penyuluhan Pertanian Di Desa Bernung,Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Jurnal AgroSainTa.
3(1), 13 – 16.
Wahyudi, H., Kasry, A., Purwaningsih, I.S. (2011) Pemanfaatan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Untuk Memenuhi Kebutuhan Unsur Hara Dalam Budidayatanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Ilmu Lingkungan. 5(2), 95.
Wardani dan Anwarudin O. 2018. Peran Penyuluh Terhadap Penguatan Kelompok Tani Dan Regenerasi Petani Di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Journal TABARO. 2(1), 192 – 193.
Wibowo, Arief, Armini, Wardati. 2016. Uji Tiga Genotipe Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Pada Formulasi Pupuk Di Lahan Gambut. JOM FEPERTA. 3(2).
489 – 493.
Wardie, J., taufik E. N., .2017. Kajian Implementasi Program CSR Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Kepada Masyarakat Di Kabupaten Kotawaringin Barat. AGRISOCINOMICS. 1(1), 19 – 20.
Wiryanta, Bernadinua T. Wahyu. 2001. Bertanaman Cabai Pada Musim Hujan.
Jakarta : Agromedia.
Wulandari, Lina Asri .2019. Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Aplikasi CaCI2
Terhadap Fisikokimia Buah Tomat (Lycopersicum esculetum Mill). Program Studi Magister Agronomi Universitas Jember : Tesis tidak diterbitkan.
Yuniarta, G. A. dan Purnawati I G. A. 2021. Ekonomi Mikro Suatu Pengantar.
Depok : Rajawali Pers.
Zubaidah, Yulinar dan Munir. 2007. Aktifitas Pemupukan Fosfor (P) Pada Lahan Sawah Dengan Kandungan P-Sedang. Jurnal Solum . 4(1), 1.
Zulfadhli, Mohd. 2012. Pengaruh Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh PT. RAPP Terhadap Citra Positif Perusahaan di Kalangan Masyarakat Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Jurusan Manajemen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru : Laporan akhir tidak diterbitkan.
99
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1. HASIL UJI LABORATORIUM LIMBAH CAIR POME
LAMPIRAN 2. TABEL ANOVA TINGGI TANAMAN CABAI RAWIT a. Tinggi Tanaman 14 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Tinggi_Tanaman14H ST
Based on Mean 1.236 5 18 .333
Based on Median .879 5 18 .515
Based on Median and with adjusted df
.879 5 7.054 .541
Based on trimmed mean 1.156 5 18 .368
ANOVA Tinggi_Tanaman14HST
Sum of Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
9.559 5 1.912 10.463 <,001
Within Groups 3.289 18 .183
Total 12.848 23
Tinggi_Tanaman14HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b
P6 4 7.4250
P3 4 7.4875
P4 4 8.6350
P1 4 8.6400
P2 4 8.8775
P5 4 8.9400
Sig. .839 .367
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
b. Tinggi 28 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Tinggi_28HS T
Based on Mean 1.990 5 18 .129
Based on Median 1.383 5 18 .277
Based on Median and with adjusted df
1.383 5 9.524 .312
Based on trimmed mean 1.945 5 18 .136
ANOVA Tinggi_28HST
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
54.559 5 10.912 12.524 <,001
Within Groups 15.683 18 .871
Total 70.243 23
Tinggi_28HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b 3c 4d
P3 4 18.5050
P6 4 19.2450 19.2450
P1 4 20.4625 20.4625
P2 4 20.8100
P4 4 22.3000
P5 4 22.7200
Sig. .277 .082 .605 .533
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
c. Tinggi tanaman 42 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Tinggi_42HS T
Based on Mean 1.517 5 18 .234
Based on Median 1.262 5 18 .323
Based on Median and with adjusted df
1.262 5 12.691 .338
Based on trimmed mean 1.514 5 18 .235
ANOVA Tinggi_42HST
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
113.035 5 22.607 15.061 <,001
Within Groups 27.019 18 1.501
Total 140.055 23
Tinggi_42HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b 3c
P3 4 25.7425
P6 4 26.9950
P1 4 29.2850
P2 4 29.8875 29.8875
P4 4 31.4825
P5 4 31.6000
Sig. .165 .496 .076
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 3. TABEL ANOVA JUMLAH DAUN TANAMAN CABAI RAWIT a. Jumlah Daun 14 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Daun_14HS T
Based on Mean 6.410 5 18 .001
Based on Median 6.195 5 18 .002
Based on Median and with adjusted df
6.195 5 7.332 .015
Based on trimmed mean 6.429 5 18 .001
ANOVA Jumlah_Daun_14HST
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
6.033 5 1.207 3.042 .037
Within Groups 7.140 18 .397
Total 13.173 23
Jumlah_Daun_14HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b
P6 4 7.1000
P3 4 7.8500 7.8500
P1 4 7.9000 7.9000
P4 4 8.2500
P2 4 8.5000
P5 4 8.6000
Sig. .105 .146
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
b. Jumlah daun 28 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Daun28HS T
Based on Mean 1.553 5 18 .224
Based on Median 1.280 5 18 .315
Based on Median and with adjusted df
1.280 5 8.752 .353
Based on trimmed mean 1.549 5 18 .225
ANOVA Jumlah_Daun28HST
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
10.013 5 2.003 3.500 .022
Within Groups 10.300 18 .572
Total 20.313 23
Jumlah_Daun28HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b 3c
P6 4 13.3500
P4 4 13.7000 13.7000
P2 4 14.7000 14.7000
P3 4 14.8000 14.8000
P1 4 14.9500
P5 4 15.0000
Sig. .521 .066 .614
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
c. Jumlah daun 42 HST
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Daun_42HS T
Based on Mean 1.680 5 18 .190
Based on Median 1.227 5 18 .337
Based on Median and with adjusted df
1.227 5 11.674 .356
Based on trimmed mean 1.603 5 18 .210
ANOVA Jumlah_Daun_42HST
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
19.601 5 3.920 5.617 .003
Within Groups 12.563 18 .698
Total 32.163 23
Jumlah_Daun_42HST Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b 3c
P3 4 18.5050
P6 4 19.2450 19.2450
P4 4 20.5000 20.5000
P1 4 20.5300 20.5300
P2 4 20.7150
P5 4 21.0500
Sig. .226 .053 .404
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 4. TABEL ANOVA UMUR BERBUNGA TANAMAN CABAI RAWIT Umur Berbunga
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Umur_Berbung a
Based on Mean 2.622 5 18 .060
Based on Median 2.116 5 18 .110
Based on Median and with adjusted df
2.116 5 11.139 .139
Based on trimmed mean 2.614 5 18 .060
ANOVA Umur_Berbunga
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
1.015 5 .203 1.818 .160
Within Groups 2.010 18 .112
Total 3.025 23
Umur_Berbunga Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1a 2b
P5 4 25.4500
P1 4 25.8000 25.8000
P2 4 25.9500 25.9500
P4 4 26.0000
P6 4 26.0000
P3 4 26.0500
Sig. .059 .353
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 5. TABEL ANOVA BOBOT PANEN PERTANAMAN TANAMAN CABAI RAWIT
a. Berat Buah Pertanaman 1
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah 1
Based on Mean 1.374 5 18 .280
Based on Median 1.113 5 18 .388
Based on Median and with adjusted df
1.113 5 9.648 .414
Based on trimmed mean 1.312 5 18 .303
ANOVA Berat_Buah1
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
42.113 5 8.423 4.063 .012
Within Groups 37.317 18 2.073
Total 79.431 23
Berat_Buah1 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2
P2 4 43.0450
P1 4 45.0950 45.0950
P6 4 45.2125 45.2125
P3 4 45.8300
P4 4 46.5975
P5 4 47.2150
Sig. .058 .076
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
b. Berat Buah Pertanaman 2
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah 2
Based on Mean 2.564 5 18 .064
Based on Median 2.118 5 18 .110
Based on Median and with adjusted df
2.118 5 14.169 .123
Based on trimmed mean 2.537 5 18 .066
ANOVA Berat_Buah2
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
8.829 5 1.766 1.486 .243
Within Groups 21.388 18 1.188
Total 30.217 23
Berat_Buah2 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2
P2 4 54.4375
P1 4 54.9750 54.9750
P6 4 55.1575 55.1575
P3 4 55.7100 55.7100
P4 4 55.8675 55.8675
P5 4 56.2525
Sig. .111 .152
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
c. Berat Buah Pertanaman 3
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah 3
Based on Mean .646 5 18 .668
Based on Median .429 5 18 .822
Based on Median and with adjusted df
.429 5 10.163 .819
Based on trimmed mean .601 5 18 .700
ANOVA Berat_Buah3
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
18.979 5 3.796 2.852 .046
Within Groups 23.958 18 1.331
Total 42.937 23
Berat_Buah3 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2
P2 4 66.4075
P1 4 66.7050
P4 4 67.1850
P3 4 67.3225
P6 4 67.3650
P5 4 69.1975
Sig. .304 1.000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 6. TABEL ANOVA JUMLAH BUAH PANEN PERTANAMAN TANAMAN CABAI RAWIT
a. Jumlah Buah 1
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Buah 1
Based on Mean 1.208 5 18 .345
Based on Median .490 5 18 .779
Based on Median and with adjusted df
.490 5 7.271 .775
Based on trimmed mean 1.050 5 18 .420
ANOVA Jumlah_Buah1
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
2.173 5 .435 1.610 .208
Within Groups 4.860 18 .270
Total 7.033 23
Jumlah_Buah1 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2
P2 4 10.2000
P1 4 10.4000 10.4000
P6 4 10.4500 10.4500
P3 4 10.5000 10.5000
P4 4 10.8500 10.8500
P5 4 11.1000
Sig. .127 .102
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
b. Jumlah buah 2
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Buah 2
Based on Mean .866 5 18 .523
Based on Median .812 5 18 .556
Based on Median and with adjusted df
.812 5 12.050 .563
Based on trimmed mean .865 5 18 .523
ANOVA Jumlah_Buah2
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
2.095 5 .419 1.959 .134
Within Groups 3.850 18 .214
Total 5.945 23
Jumlah_Buah2 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2
P2 4 10.9000
P1 4 11.1500 11.1500
P3 4 11.2500 11.2500
P4 4 11.6000 11.6000
P6 4 11.6500 11.6500
P5 4 11.7000
Sig. .052 .146
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
c. Jumlah buah 3
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Jumlah_Buah 3
Based on Mean 1.111 5 18 .389
Based on Median 1.015 5 18 .438
Based on Median and with adjusted df
1.015 5 14.191 .445
Based on trimmed mean 1.110 5 18 .390
ANOVA Jumlah_Buah3
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
2.508 5 .502 3.000 .038
Within Groups 3.010 18 .167
Total 5.518 23
Jumlah_Buah3 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2 3
P2 4 12.0000
P6 4 12.2000 12.2000
P1 4 12.2500 12.2500
P4 4 12.5500 12.5500 12.5500
P3 4 12.7000 12.7000
P5 4 12.9500
Sig. .096 .129 .206
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 7. TABEL ANOVA BOBOT PANEN PERPLOT TANAMAN CABAI RAWIT
a. Berat Buah Perplot 1
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah_PerPlo t1
Based on Mean 1.383 5 18 .277
Based on Median .662 5 18 .657
Based on Median and with adjusted df
.662 5 6.608 .665
Based on trimmed mean 1.169 5 18 .362
ANOVA Berat_Buah_PerPlot1
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
1849.465 5 369.893 5.446 .003
Within Groups 1222.604 18 67.922
Total 3072.069 23
Berat_Buah_PerPlot1 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2 3
P2 4 352.6975
P6 4 364.7800 364.7800
P1 4 368.1125
P3 4 370.4025 370.4025
P4 4 373.3875 373.3875
P5 4 381.5825
Sig. .053 .191 .085
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
b. Berat Buah Perplot 2
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah_PerPlo t2
Based on Mean .829 5 18 .545
Based on Median .611 5 18 .693
Based on Median and with adjusted df
.611 5 15.138 .693
Based on trimmed mean .802 5 18 .563
ANOVA Berat_Buah_PerPlot2
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
1587.864 5 317.573 10.303 <,001
Within Groups 554.814 18 30.823
Total 2142.677 23
Berat_Buah_PerPlot2 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2 3
P2 4 432.9375
P1 4 438.0225
P3 4 440.9300 440.9300
P6 4 448.3825 448.3825
P4 4 454.2975
P5 4 454.4075
Sig. .068 .074 .163
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
c. Berat buah perplot 3
Tests of Homogeneity of Variances Levene
Statistic df1 df2 Sig.
Berat_Buah_PerPlo t3
Based on Mean 2.161 5 18 .104
Based on Median 1.312 5 18 .303
Based on Median and with adjusted df
1.312 5 7.386 .354
Based on trimmed mean 2.021 5 18 .124
ANOVA Berat_Buah_PerPlot3
Sum of
Squares df
Mean
Square F Sig.
Between Groups
958.774 5 191.755 3.860 .015
Within Groups 894.256 18 49.681
Total 1853.030 23
Berat_Buah_PerPlot3 Duncana
Perlakuan N
Subset for alpha = 0.05
1 2 3
P2 4 529.0450
P1 4 533.5775 533.5775
P6 4 539.5850 539.5850 539.5850 P3 4 540.0400 540.0400 540.0400
P4 4 544.8275 544.8275
P5 4 547.7125
Sig. .056 .051 .151
Means for groups in homogeneous subsets are displayed.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 4.000.
LAMPIRAN 8. TABEL ANALISA USAHATANI FINANSIAL Analisa Usahatani
TOTAL BIAYA USAHATANI
No. Uraian Total (Rp.)
1. Fixed Cost 29,011
2. Variable Cost 769,780
Jumlah 798,791
TOTAL PENERIMAAN, PENDAPATAN, R/C, B/C, BEP USAHATANI
No. Uraian Total
1. Penerimaan (P.Q) Rp. 2,033,125
2. Pendapatan (TR – TC) Rp. 1,234,334
3. R/C ratio TR
TC 2.54
4. B/C ratio π
TC 1.54
5. BEP Volume Biaya Total
Harga Jual 6.39 kg
6. BEP Harga Biaya Total
Total Produksi Rp. 49,111
BIAYA TETAP (FIXED COST)
No. Jenis Jumlah
barang
Harga Satuan
(Rp.)
Biaya Investasi
(Rp.)
Nilai Sisa (Rp.)
Umur Ekonomis
(Tahun)
Penyusutan Per Tahun
(Rp.)
Periode Tanam Selama setahun
Penyusutan Per Periode Tanam (Rp.)
a b c (a-b):c
1. Pajak Lahan 33,6 m₂ 17,000 0 0 0 0 0
2. Tangki Sprayer 1 410,000 410,000 41,000 4 92,250 16 5,766
3. Cangkul 1 65,000 65,000 6,500 3 19,500 12 1,625
4. Sabit 1 45,000 45,000 4,500 3 13,500 12 1,125
5. Pot tray 1 70,000 70,000 7,000 1 63,000 4 15,750
6. Gembor 1 25,000 25,000 2,500 3 7,500 12 625
7. Cerek Takaran 1 40,000 40,000 4,000 6 6,000 24 250
8. Timbangan 1 430,000 430,000 43,000 5 77,400 20 3,870
Jumlah 279,150 29,011
BIAYA VARIABEL (VARIABLE COST)
No Jenis Total Satuan Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp)
1. Benih 120 biji 141.67 17,000
2. Furadan 1 bungkus 25,000 25,000
3. Pupuk Kandang 5.7 kg 400 2,280
4. Dolomit 5 kg 1,300 6,500
5. Pupuk NPK Mutiara
16-16-16 12 kg 22,000 264,000
6. Insektisida Fenite
150 OD 1 botol 110,000 110,000
7. Fungisida Antracol
70 WP 1 bungkus 65,000 65,000
Upah Tenaga Kerja
8. Pemasangan Ajir 1 HOK 70,000 70,000
9. Panen 3 HOK 70,000 210,000
Total 769,780
(Sumber : Data yang diolah,2022)
LAMPIRAN 9. TABEL ANALISA USAHATANI EKONOMI Analisa Usahatani
TOTAL BIAYA USAHATANI
No. Uraian Total (Rp.)
1. Fixed Cost 341,901
2. Variable Cost 18,030,000
Jumlah 18,371,901
TOTAL PENERIMAAN, PENDAPATAN, R/C, B/C, BEP USAHATANI
No. Uraian Total
1. Penerimaan (P.Q) Rp. 20,331,250
2. Pendapatan (TR – TC) Rp. 1,959,349
3. R/C ratio TR
TC 1.10
4. B/C ratio π
TC 0.10
5. BEP Volume Biaya Total
Harga Jual 146.97 kg
6. BEP Harga Biaya Total
Total Produksi Rp. 112,953,5
BIAYA TETAP (FIXED COST)
No. Jenis Jumlah
barang
Harga Satuan
(Rp.)
Biaya Investasi (Rp.)
Nilai Sisa (Rp.)
Umur Ekonomis
(Tahun)
Penyusutan Per Tahun
(Rp.)
Periode Tanam Selama setahun
Penyusutan Per Periode Tanam (Rp.)
a b c (a-b):c
1. Pajak Lahan 525 m₂ 17,000 0 0 0 0 0
2. Pompa Air Diesel 1 10,000,000 10,000,000 1,000,000 8 1,125,000 32 35,156
3. Tangki Sprayer 2 820,000 1,640,000 164,000 4 369,000 16 23,063
4. Cangkul 20 65,000 1,300,000 130,000 3 390,000 12 32,500
5. Sabit 2 45,000 90,000 9,000 4 20,250 12 1,688
6. Pot tray 14 70,000 980,000 98,000 1 882,000 4 220,500
7. Gembor 8 25,000 200,000 20,000 1 180,000 12 15,000
8. Cerek Takaran 10 40,000 400,000 40,000 4 90,000 16 5,625
9. Timba 8 10,000 80,000 8,000 2 36,000 8 4,500
10. Timbangan 1 430,000 430,000 43,000 5 77,400 20 3,870
Jumlah 3,169,650 341,901
BIAYA VARIABEL (VARIABLE COST)
No Jenis Total Satuan Harga satuan
(Rp)
Jumlah (Rp) 1. Pengolahan Lahan 1 musim 450,000 450,000
2. Benih 3 bungkus 70,000 210,000
3. Furadan 1 bungkus 25,000 25,000
4. Pupuk Kandang 30 sak 10,000 300,000
5. Dolomit 5 sak 60,000 300,000
6 Solar 900 liter 6,700 6,030,000
7. Pupuk NPK Mutiara
16-16-16 20 kg 22,000 440,000
8. Pupuk NPK Mutiara
16-16-16 1 sak 1,000,000 1,000,000
9. Insektisida Fenite 150
OD 1 botol 110,000 110,000
10. Fungisida Antracol 70
WP 1 bungkus 75,000 75,000
Upah Tenaga Kerja
11. Persemaian 1 HK 35,000 35,000
12. Pemeliharaan
Persemian 30 HK 35,000 1,050,000
13.
Pembuatan
Bedengan, Lubang
Tanam dan
Pempupukan Dasar
20 HK 80,000 1,600,000
14. Penanaman 10 HK 35,000 350,000
15. Pemupukan 12 HK 35,000 420,000
16. Pengendalian Gulma 22 HK 70,000 1,540,000
17. Pengandalian HPT 11 HK 35,000 385,000
18. Pemasangan Ajir 10 HK 70,000 700,000
19. Pewiwilan 33 HK 70,000 2,310,000
20. Panen 10 HK 70,000 700,000
Total 18,030,000
(Sumber : Data yang diolah,2022)
LAMPIRAN 10. PERLAKUAN TERBAIK
Perlakuan
Tinggi Tanaman (cm) Jumlah Daun (cm) Umur
Berbunga (HST)
Berat Buah (g)
Jumlah Buah Pertanaman (buah)
Berat Buah Perplot (g)
14 HST 28 HST 42 HST 14 HST 28 HST 42 HST
Panen 1
Panen 2 Panen 3 Panen 1 Panen 2 Panen 3 Panen 1 Panen 2 Panen 3
100% NPK 8.64 b 20.46 bc 29.28 b 7.90 ab 14.95 c 20.53 bc 25.80 ab
45.04 ab
54.97 ab
66.70 a
10.40 ab
11.15 ab
12.25 ab
368.11 b
438.02 a
533.57 ab
300 cc POME 8.87 b 20.46 b 29.88 bc 8.50 b 14.70 bc 20.71 c 25.95 ab 43.04 a 54.43 a 66.40 a 10.20 a 10.90 a 12.00 a
352.69 a
432.93 a
529.04 a 20% NPK + 300 cc
POME
7.48 a 18.50 a 25.74 a 7.80 ab 14.80 bc 18.50 a 26.05 b 45.59 b
55.71 ab
67.32 a
10.50 ab
11.25 ab
12.70 bc
370. 40 bc
440.93 ab
540.04 abc 40% NPK + 300 cc
POME
8.63 b 22.30 d 31.48 c 8.25 b 13.70 ab 20.50 bc 26.00 b 46.59 b
55.86 ab
67.18 a
10.85 ab
11.60 ab
12.55 abc
373.38 bc
454.29 b
544.82 bc 60% NPK + 300 cc
POME
8.94 b 22.72 d 31.60 c 8.60 b 15.00 c 21.05 c 25.45 a 47.21 b 56.25 b 69.19 b 11.10 b 11.70 b 12.95 c
381.58 b
454.40 b
547.71 c 80% NPK + 300 cc
POME
7.42 a 19.24 ab 26.99 a 7.10 a 13.35 a 19.24 ab 26.05 b
45.21 ab
55.15 ab
67.36 a
10.45 ab
11.65 ab
12.20 ab
364.78 ab
448.38 ab
539.58 abc
LAMPIRAN 11. PENETAPAN MATERI PENYULUHAN
Perlakuan
Rekap Hasil Uji Duncan Pada Umur Tanaman Cabai
Tinggi Tanaman (cm) Jumlah Daun (cm)
Umur Berbunga (HST)
Berat Buah (g)
Jumlah Buah Pertanaman (buah)
Berat Buah Perplot (g)
100% NPK 29.28 b 20.53 bc 25.80 ab 66.70 a 12.25 ab 533.57 ab
300 cc POME 29.88 bc 20.71 c 25.95 ab 66.40 a 12.00 a 529.04 a
20% NPK + 300 cc POME 25.74 a 18.50 a 26.05 b 67.32 a 12.70 bc 540.04 abc
40% NPK + 300 cc POME 31.48 c 20.50 bc 26.00 b 67.18 a 12.55 abc 544.82 bc
60% NPK + 300 cc POME 31.60 c 21.05 c 25.45 a 69.19 b 12.95 c 547.71 c
80% NPK + 300 cc POME 26.99 a 19.24 ab 26.05 b 67.36 a 12.20 ab 539.58 abc
LAMPIRAN 12. MATRIKS PENETAPAN METODE PENYULUHAN
Matriks Penetapan Metode Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan : Penyuluhan Hasil Kajian Terbaik
Tujuan penyuluhan : Meningkatkan pengetahuan petani dalam teknik pengaplikasian pupuk limbah POME dan pupuk NPK yang tepat pada tanaman cabai rawit.
No
Metode dan Teknik Penyuluhan
Analisis Penetapan Metode Penyuluhan
Prioritas
Keputusan Pemilihan Metode Karakteristik
sasaran
Tujuan penyuluhan
(P/S)
Materi penyuluhan
Media yang digunakan
Pendekatan Psiko-Sosial
Tingkat
adopsi Kondisi
1 Diskusi Kelompok √ √ √ √ √ - √ I
Metode yang dipilih berdasarkan karakteristik dan kondisi lapangan
yakni metode
diskusi kelompok, ceramah dan
demostrasi cara.
2 Anjangsana - √ √ √ √ √
-3 Demonstrasi Cara √ √ √ √ √ √ - III
4 Demonstrasi Hasil - - - - - √ -
5 Demonstrasi Plot √ - √ - - - -
6 Demonstrasi Farming - - - √ √ √ -
7 Demontrasi Area - - - - - - -
8 Demonstrasi Unit - - - √ - - -
9 Pameran - - - √ - - -
10 Sekolah Lapang (SL) √ - - - - - -
11 Temu Wicara - - √ √ - - -
12 Temu Lapangan - √ √ √ - -
-13 Mimbar Sarasehan - - - - - - -
14 Kursus Tani - - - √ - √
-15 Ceramah √ √ √ √ √ - √ II
16 Kaji Tindak - - - - - - -
LAMPIRAN 13. MATRIKS PENETAPAN MEDIA PENYULUHAN
Matriks Penetapan Media Penyuluhan
Tujuan penyuluhan : Meningkatkan pengetahuan petani dalam teknik pengaplikasian pupuk limbah POME dan pupuk NPK yang tepat pada tanaman cabai rawit.
Materi penyuluhan : Teknik pengaplikasi Pupuk NPK Dan Limbah Cair Kelapa Sawit Pada Tanaman Cabai Rawit No
Teknik penyuluhan
Analisis Penetapan Media Penyuluhan
Prioritas
Keputusan pemilihan
media Karakteristik
sasaran
Tujuan penyuluhan
(P/S)
Materi
penyuluhan Kondisi Pendekatan psiko-sosial
Tingkat adopsi
1 Poster - - - - - -
Pemilihan media yang tepat sasaran
dan kondisi lapangan yakni
leaflet dan benda sesungguhnya.
2 Film Layar Lebar - - - - - -
3 Benda Sesungguhnya √ √ √ √ √ √ II
4 Booklet - - - - - -
5 Komik - √ √ - - -
6 Brosur √ √ √ √ - -
7 Peta Singkap √ √ - - - -
8 Papan Panel - - - - - -
9 Slide √ √ √ - √ -
10 Foto - - - - - -
11 Model - - - - - -
12 Papan Tulis - - - - - -
13 Audio Visual - √ √ - √ √
14 Folder - √ √ √ - √
15 Leaflet √ √ √ √ √ √ I
16 Diagram - - - - - -
17 Grafik - - - - - -