BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.4 Saran dalam Kaitan Praktis
1. Komunikasi antarbudaya adalah elemen yang sangat penting bila ingin menjalin suatu hubungan yang harmonis, sehingga peneiltian ini diharapkan mampu untuk mewakili kita melihat hubungan yang harmonis dikalangan siswa-siswa SMA.
DAFTAR PUSTAKA
Budiman, Hikmat. 2005. Hak Minoritas : Dilema Multikulturalisme di Indonesia. Jakarta : Interseksi Fondation
Bulaeng, Andi. 2004. Metode Penelitian Komunikasi Kontemporer. Yogyakarta Bungin, Burhan. 2009. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana. Devito, Joseph. 2012. The Interpersonal Communication Book. Pearson
Effendy, Onong Uehjana. 2005. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya
Effendy, Onong Uehjana. 2008. Dinamika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Gertz, Clifford. 1963. The Integrative Revolution : Primordial Sentimenst and Civil Politics in the New States. New York : Free Press
Gudykunst, William. 2003. Cross-Cultural and Intercultural Communication. Amerika
Hamidi. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif. Aplikasi Praktis Pembuatan Proposal dan Laporan Penelitian. Malang : Universitas Muhammadiyah
Jandt, Fred. 2004. Intercultural Communication :A Global Reader. California: Sage Publications
Kriyantono, Rachmat. 2006. Tehnik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana
Kwartanada, Didi. 2011. Eddie Lembong : Mencintai Tanah Air Sepenuh Hati. Buku Kompas Liliweri, Alo. 2001. Gatra-Gatra Komunikasi Antarbudaya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Liliweri, Alo. 2002. Makna Budaya dalam Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta : LkiS Liliweri, Alo. 2004. Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Liliweri, Alo. 2005. Prasangka dan Konflik : Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat
Multikultur. Yogyakarta : LkiS
Mulyana, Deddy. 2001. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya
Mulyana, Deddy. 2010. Komunikasi Lintas Budaya : Pemikiran Perjalanan dan Khayalan.
Bandung : Remaja Rosdakarya
Nasikun. 2011. Sebuah Pendekatan untuk Mempelajari Sistim Sosial Indonesia. Universitas Gadjah Mada
Pohan, Syafruddin, dkk. 2012. Buku Pedoman Penulisan Skripsi dan Proposal Penelitian.
Medan: PT. Grasindo Monoratama
Prasetyono, Edi. Piling, Indra. 2002. Merumuskan Kembali Kebangsaan Indonesia.
Universitas Michigan : Centre for Strategic and International Studies.
Purwasito, Andrik. 2003. Komunikasi Multikultural. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Rachmat, Jalaluddin. 2002. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : PT. Remaja
Rosdakarya
Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu
Shadid. 2007. Grondslagen Van Interculturele Communicatie : Studieveld En Werkterrein.
Kluwer
Siagian, Matias. 2011. Metode Penelitian Sosial. Medan: Grasindo Monoratama Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : CV. Alfabeta
Suparlan. 2004. Pengetahuan Budaya, Ilmu-Ilmu Sosial, dan Pengkajian Masalah-Masalah Agama. Balitbang
Suryadinata. 2008. Ethnic Chinese in Contemporary Indonesia. Singapore : Institute of Southeast Asian Studies
Wahyudin, Uud, Kismiyati El Karimah . 2010 . Filsafat dan Etika Komunikasi . Bandung : Widya Padjadjaran.
DEPARTEMEN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jl. Dr. A. Sofyan No. 1 Telp. (061) 8217168
LEMBAR CATATAN BIMBINGAN SKRIPSI NAMA : Luktri Arsheila
NIM : 110922018
PEMBIMBING : Lusiana A. Lubis, M.A,. Ph.D
NO.
TGL
PERTEMUAN PEMBAHASAN
PARAF PEMBIMBING 1. 23/02/2013 ACC PROPOSAL PENELITIAN
2. 20/03/2013 REVISI BAB I
3. 02/04/2013 REVISI BAB II DAN III
4. 06/04/2013
PEMBAHASAN SAMPEL DAN KUESIONER PENELITIAN
5. 08/05/2013 REVISI BAB IV
Puncak Acara Dimeriahkan Pelantun Lagu Butiran Debu
SMA Harapan Mandiri Kembali Gelar HMAF 2013
09 March, 2013
MEDAN-Untuk keenam kalinya, OSIS SMA Harapan Mandiri kembali menggelar Harapan Mandiri Art Fair (HMAF) 2013. Ajang yang sebelumnya bernama Harapan Mandiri Science & Art Fair ini, kini akan lebih berfokus pada pengembangan bakat seni dari pelajar SMP serta SMA/sederajat di Kota Medan dan sekitarnya.
Sebagai bentuk memeriahkan acara tersebut, Harapan Mandiri menggelar beragam kompetisi, di antaranya, Festival Band Antar Pelajar, Modern Dance Competition, dan Pop Karaoke Competition.
“Ketiganya memperebutkan hadiah uang tunai senilai lima juta rupiah, ditambah Piala Tetap serta bingkisan menarik dari sponsor,” ujar Panita Penyelenggara, Fritz HS Damanik Ssos SPd.
Selain itu, lanjut Fritz, HMAF 2013 juga menggelar Lomba Penulisan Cerpen (tema cerpen yang dapat dipilih, antara lain, ’Percintaan remaja’, ’Persahabatan’, atau ’Realitas sosial masyarakat Indonesia’, panjang cerpen maksimal 5.000 kata, diketik di atas kertas A4, marjin normal, huruf Arial 12 pt, cerpen dijilid rapi rangkap 3 (tiga) dan diserahkan kepada Panitia HMAF 2013) dan Esai (tema esai yang dapat dipilih, antara lain, ’Korupsi’, ’Penyalahgunaan narkoba/napza’, atau ’Realitas sosial masyarakat Indonesia’, panjang esai maksimal 5.000 kata, diketik di atas kertas A4, marjin normal, huruf Arial 12 pt, esai dijilid rapi rangkap 3 dan diserahkan kepada Panitia HMAF 2013, dengan hadiah total senilai jutaan rupiah. Peserta yang berminat dapat mengisi formulir pendaftaran yang telah disebarluaskan ke ratusan SMP/SMA se-Kota Medan dan sekitarnya, atau bisa juga diperoleh di Sekretariat Panitia HMAF 2013 (Ruang OSIS SMA Harapan Mandiri, Jl. Brigjend Zein Hamid No. 40, Lantai 4) pada setiap hari dan jam kerja. Lebih lanjut mengenai biaya pendaftaran, ketentuan lainnya, atau pemesanan stand bazar, dapat menghubungi Fritz HS Damanik (087869378071 / 082367695937) dan Angga Neza (087766353431).
“Jangan lewatkan pula penampilan bintang tamu, yakni solois pria papan atas Indonesia, Rija Abbas, yang tenar lewat lagu Butiran Debu dan Tak Mau Pergi dalam puncak acara HMAF 2013 pada tanggal 30 Maret 2013. HMAF 2013, dari OSIS SMA Harapan Mandiri, untuk masyarakat Medan dan sekitarnya,” pungkasnya. (uma/put)
Read more:
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
BACA BERITA - Harian Medan Bisnis
Wakil Kepala SMA Harapan Mandiri, Kwok Hin ST MPd berfoto bersama para siswa pada acara Prom Nite di Ballroom Tiara Convention Center Medan.
Selasa, 30 Apr 2013 06:48 WIB
Prom Nite SMA Harapan Mandiri Meriah
Prom Nite SMA Harapan Mandiri yang diselenggarakan siswa angkatan X (2012/2013) kemarin di Ballroom Tiara Convention Center berlangsung meriah. Band performance, tribute from classes, modeling, modern dance, red carpet photo session, parodi, Prom King & Queen Contest, slideshow playback dan banyak lagi mata acara yang membuat malam tersebut semarak.
Bertema 'The Togetherness of My Love Is a Journey', acara yang dikoordinir Wakil Kepala Sekolah Kwok Hin ST MPd dengan ketua panitia Bima Febryan Sarly, dipandu tiga MC yakni Janita Syafrilia (tamatan SMA Harapan Mandiri tahun 2012, sering perform sebagai MC sekaligus singer), Vita Nova (Duta Buku Sumut 2012 dan Lions Miss Charity 2012, juga siswi SMA Harapan Mandiri) dan Philip Chandra Himawan (MC Nexian Promo Tour 2012, MC terbaik Indosat 2010, Duta Indosat 2010, semifinalis Dara 2013, 2nd winner Green School Ambassador 2011).
Makin semarak dengan penampilan Sabrina Azura (Honda Idol 2013, juga tamatan SMA Harapan Mandiri tahun 2011).
Kemudian Lindo Utama (juara I Word Minnan Chinese Pop Star, tamatan SMA Harapan Mandiri 2011), serta dancers dari Oksigen Star Dancer's Medan (salah satu EO terkemuka di Medan) dan Rancakustik (salah satu personilnya alumni SMA Harapan Mandiri 2010). Acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 dan berakhir pukul 22.00 WIB turut dihadiri Ketua Yayasan Drs Wiryanto MBA bersifat private, hanya untuk siswa dan guru-guru SMA Harapan Mandiri beserta undangan tertentu. Dresscode untuk wanita kebaya dan pria kemeja disertai jas. Jadinya kesan acara lebih formal dan rapi.
Apalagi nuasa warna ungu dan hitam yang didekorasi seindah mungkin oleh 28 siswa kelas XII, sangat menarik.
Kepala SMA Harapan Mandiri, H Ramli J Marpaung SH SPd MM berharap acara ini dapat dijadikan malam kebersamaan yang berkesan bagi semua insan di SMA Harapan Mandiri, khususnya siswa kelas XII yang segera lulus. ( rel/eko hendra)
Yayasan Harapan Mandiri - Mandiri dalam
Intelektual dan Kreativitas
Selasa, 24 Mei 2011 14:02 WIB
TRIBUN MEDAN / EVA DHANNY, Dok. Harapan Mandiri Laporan Wartawan Tribun Medan/vdh
TRIBUN-MEDAN.com - BAIT demi bait hits Buming dari Jason M'raz dilantunkan apik
Petra Sihombing dalam acara Pentas Seni (Pensi) di Pelataran Sekolah Yayasan Harapan Mandiri, Jl Brigjend Katamso, Medan. Petra yang tampil ciamik mendapat applaus dari seluruh siswa. Terlebih setelah ia melantunkankan gits besar M'raz yang lain, I'm Yours. Gegap gempita acara pensi yang berpuncak di hari Sabtu itu tak lepas dari kreativitasan panitia acara. Kreativitas yang patut diapresiasi dengan dua jempol. Kenapa? Sebab semua acara sepenuhnya koordinir siswa dengan konsep-konsep yang juga berasal dari mereka. Kepala Sekolah SMA Yayasan Harapan Mandiri, H Ramli J Marpaung SE SPd MM saat ditemui Tribun di ruang kerjanya mengatakan, siswa yang mengecap pendidikan di sekolah ini diberikan kemampuan seimbang antara intelektual dan kreativitas. Menurutnya, tidak
semua siswa itu pintar secara akademik.
"Untuk menyeimbangkannya kita mendukung pengembangan bakat siswa selama berada dalam ruang lingkup sekolah. Jika siswa yang gemarnya sains ditekankan untuk membuat karya yang bersifat entertaiment, tentulah ia malas. Ia lebih memilih belajar terus dan belajar. Kita tidak ingin begitu. Meski pintar ia harus juga punya kreativitas tinggi, agar di manapun siswa kita berada ia telah siap baik secara ilmu atau pun bakat," kataMarpaung. Prinsip pendidikan ini diterapkan kepada siswa juga bertujuan untuk mengusir kebosanan di dalam kelas.
Disiplin
Selain mengembangkan bakat, meningkatkan intelektual siswa dan menjadikan mereka sosok individu yang memiliki segudang kreativitas, nilai disiplin juga tak ketinggalan membentuk karakter pribadi siswa. Siswa yang tergabung dalam yayasan Harapan Mandiri masuk sekolah pada pukul 7.15. Tak hanya tepat waktu memasuki areal sekolah, sekolah mewajibkan setiap harinya memakai dasi.
Dasi bukan sekadar mempermanis penampilan, melainkan juga sebagai media penguji kedisiplinan para siswa. "Mungkin dasi bisa dikatakan pelengkap. Namun meski pelengkap kalau tidak disematkan sama saja artinya dengan tidak mematuhi peraturan. Berarti siswa juga tidak disiplin," ujar Marpaung.
Siswa yayasan Harapan Mandiri juga dilarang membawa ponsel ke sekolah. Kenapa? Marpaung mempertegas peraturan sekolah tersebut untuk menghindari hal negatif, seperti persaingan sosial. Misalkan ada siswa menggunakan Blackberry dan siswa lainnya akan ikut- ikutan. Di sisi lain hal itu mengganggu konsentrasi belajar, komunikasi yang tidak positif, serta dapat mengakses situs yang tak seharusnya dibuka.(vdh)
DOKUMENTASI PENELITIAN
- Wakil Kepala Sekolah SMA Harapan Mandiri
Kwok Hin, ST, M. Pd.
- Gedung sekolah SMA Harapan Mandiri Medan