BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. SARAN
Dari hasil penelitian ini penulis mencoba memberi sumbang saran demi peningkatan dan kemajuan Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri Depok dalam menjalankan dan mengontrol aktivitas dan perilaku sosial anak-anak jalanan baik terhadap teman sebaya, interaksi sosial terhadap tutor atau guru dan interaksi sosial anak jalanan kepada masyarakat di sekitar Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri, Depok. Sehingga jika ada pengontrolan yang baik maka hubungan sosial anak-anak jalanan pun akan baik dan dapat memberikan manfaat untuk orang-orang yang berada disekitarnya.
Interview : Bapak Nurrohim
Jabatan : Pendiri Yayasan Bina Insan Mandiri Waktu : 11.00 – 13.30 WIB
Tempat : Kantor Yayasan Bina Insan Mandiri Pokok Pembicaraan
1. Siapakah pelopor/pendiri Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 2. Kurikulum apa yang dugunakan Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan
Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 3. Program apa saja yang diterapkan Rumah Singgah Master Yayasan Bina
Insan Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
_____________________________________________________________ _____________________________________________________________ 5. Bagaimana cara rumah singgah untuk menarik minat para anak jalanan agar
mau mengikuti program-program di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri?
_____________________________________________________________ _____________________________________________________________ _____________________________________________________________ 6. Bagaimana keadaan tenaga pengajar Rumah Singgah Yayasan Bina Insan
Mandiri, apakah sudah memadai?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 7. Bagaimana cara pencarian dana di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan
Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 8. Berapa lamakah subsidi dana itu berlangsung?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
10.Sudah berapa banyak lulusan dari Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 11.Output apa yang diberika n Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan
Mandiri kepada lulusannya?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________ 12.Adakah prestasi-prestasi yang diraih oleh anak-anak di Rumah Singgah
Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
Jenis Kelamin :
Kelas :
Alamat :
Pokok Pembicaraan
1. Sejak kapan adik berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri Depok?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 2. Berapa lama anda menghabiskan waktu dijalanan? Dan kegiatan apa yang
anda lakukan?
____________________________________________________________ ______________________________________________________________ ____________________________________________________________ 3. Apakah anda sekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________
4. Mengapa anda bisa berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________
___________________________________________________________ 6. Ketika anda sedang beraktivitas dijalanan, apakah anda merasa sekolah anda
terganggu?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ 7. Bagaimana Hubungan Interasi Sosial anda dengan teman sesama anak
jalanan? adakah simbol-simbol yang digunakan sebagai ciri khas dalam interaksi?
__________________________________________________________ __________________________________________________________ __________________________________________________________ 8. Apakah anda bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh
sekolah ataupun rumah singgah?
__________________________________________________________ __________________________________________________________ __________________________________________________________ 9. Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan tutor atau Guru di Rumah
Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ?
_________________________________________________________ _________________________________________________________ _________________________________________________________
10.Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan masyarakat di sekitar Rumah Singgah?
_________________________________________________________ _________________________________________________________
__________________________________________________________ __________________________________________________________ __________________________________________________________ 12.Berapa penghasilan yang anda dapatkan? Dan digunakan untuk apa
penghasilannya tersebut?
__________________________________________________________ __________________________________________________________ __________________________________________________________
Jabatan :
Waktu :
Pertanyaan
1. Bagaimana karakter dan Bentuk Interaksi Sosial Anak Jalanan terhadap sesama Anak Jalanan di Rumah Singgah Master ini?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ 2. Program-program apa saja yang diadakan oleh Rumah Singgah untuk
mengembangkan bakat dan kemampuan anak-anak jalanan di Rumah Singgah ini?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ 3. Bagaimana bentuk Interaksi Sosial Anak Jalanan terhadap guru/tutor di
Rumah Singgah Master ini?
__________________________________________________________ __________________________________________________________ __________________________________________________________ 4. Bagaimana peraturan yang dibuat oleh pihak Rumah Singgah untuk
anak-anak jalanan di Rumah Singgah Master?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 6. Kapan saja kegiatan mengembangkan kemampuan anak-anak jalanan tersebut
dilaksanakan?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ 7. Bagaimana pihak Rumah Singgah mengontrol interaksi sosial anak-anak
jalanan disini?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ 8. Apakah dalam penerapan peraturan akan ada perbedaan untuk pelaksanaan
hukuman bagi anak-anak jalanan yang melanggar aturan?
___________________________________________________________________ ___________________________________________________________________ ___________________________________________________________________
Umur : Jenis Kelamin :
1. Bagaimana perilaku anak-anak jalanan di rumah singgah Master ini?
_____________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
2. Bagaimana hubungan interaksi sosial anak jalanan dengan masyarakat sekitar rumah singgah?
______________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
3. Apakah anak-anak jalanan sering terlibat dengan kegiatan-kegiatan yang diadakan dengan masyarakat sekitar?
______________________________________________________________ _____________________________________________________________ _____________________________________________________________
4. Apakah ada kerja sama antara pihak rumah singgah dengan masyarakat sekitar dalam mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak jalanan? _____________________________________________________________ ______________________________________________________________ ______________________________________________________________
5. Apakah masyarakat sekitar merasa terganggu dengan keberadaan anak-anak jalan yang berada di Rumah Singgah Master?
Interview : Bapak Nurrohim
Jabatan : Pendiri Yayasan Bina Insan Mandiri Waktu : 11.00 – 13.30 WIB
Tempat : Kantor Yayasan Bina Insan Mandiri Pokok Pembicaraan
1. Siapakah pelopor/pendiri Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
Awalnya saya sendiri, karena ini pekerjaan berat sampai akhirnya saya merekrut temen-temen aktivis, remaja, mahasiswa. Jadi saya selaku insiator yang konsep ini, saya butuh orang yang bisa jadi eksekutor. untuk keberlangsungan ini minimal butuh 3 sampai 5 orang. Jadi pekerjaan ini tidak mungkin dilakukan sendiri, apalagi anak-anak itu cukup antusias dan banyak, sehingga kita tidak ingin menyia-nyiakan impian mereka. Mereka punya semangat, punya kemauan, punya mimpi sehingga tugas kita mewujudkan impian dan harapan mereka
2. Kurikulum apa yang dugunakan Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
Pada dasarnya kurikulum yang digunakan di sekolah master ini sama dengan kurikulum yang diterapkan oleh sekolah-sekolah lain, yaitu kurikulum yang berdasarkan peraturan dari pemerintah pusat yang dijadikan sebagai landasan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari pada anak-anak, hanya saja dalam praktik kurikulum ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pada
kemensos, kemendikbud kita ambil kisi-kisinya. Hal ini dimodifikasi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan anak-anak sehingga anak-anak memiliki keterampilan yang sesuai dengan bakat dan hobbi dari masing-masing anak.
3. Program apa saja yang diterapkan Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri ?
Yayasan Bina Insan Mandiri ini terdiri dari beberapa divisi. Diantara divisi-divisi yang ada mereka memiliki program-program yang terdapat didalamnya. Diantaranya antara lain: Programnya setiap divisi berbeda-beda, kalau dari divisi pendidikan seperti PAUD, SD, SMP, SMA, baik jalur terbuka maupun paket atau pendidikan kesetaraan (paket A setara SD, paket B setara SMP, dan paket C setara SMA). Jalur SMP dan SMA terbuka menginduk ke SMP Negeri 10 Depok dan SMA Negeri 05 Depok.
Selain itu, melalui pendidikan luar sekolah anak-anak diberikan keterampilan seperti: service handphone, las, bengkel, komputer, desain grafis, tata boga, menjahit dan lain sebagainya. Ada juga pelatihan untuk masyarakat sekitar yaitu, pelatihan lukisan global dan batik (pemberdayaan untuk ibu-ibu yang
berada disekitar dan para siswi Yabim). Ada juga program “Coaching dan
conselling” dengan tujuan mengembangkan potensi jiwa berwirausaha, memberikan motivasi berwirausaha, menciptakan lapangan kerja, melihat peluang usaha, menggali dan mengembangkan potensi daerahnya. Disini para anak didik yang telah mengikuti latihan kerja akan di serap oleh unit-unit usaha yang dikembangkan oleh Yabim.
Divisi sosial seperti kesehatan, hukum untuk anak-anak bermasalah, bakti-bakti sosial untuk masyarakat sekitar sini. Keagamaan seperti bimbingan spiritual, kemandirian pada anak-anak jalanan.
Dari banyak program yang ada di Rumah Singgah Master semua diikuti oleh anak-anak sesuai dengan keinginan dan bakat masing-masing anak agar mereka mengembangkan dan menjalankan segala hobi yang dimiliki tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun. Karena Rumah Singgah hanya menjadi fasilitator untuk anak-anak dalam mengembangkan keterampilan yang dimilikinya.
4. Kendala apa saja yang dihadapi dalam peaksanaan pengelolaan pendidikan Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri?
Kita kan orang-orang yang khusus dan spesial semua. Seperti orang pecandu narkoba dan seks bebasnya dan ABH (Anak yang Berhadapan dengan Hukum) itu agak sulit dibina, karena butuh pendampingan khusus dan orang-orang bisa mengahadapi ini sangat terbatas. Jika kategori anak terlantar dan anak jalanan masih bisa ditangani.
Anak-anak yang tuna rungu atau ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), walaupun jumlahnya tidak banyak tapi relawannya jarang datang, kadang-kadang kan kita tidak mau terjun payung juga untuk mendidiknya. Mereka dari keluarga miskin yang tidak bisa memilih untuk sekolah dimana, tiba-tiba datang dan menyerahkan kepada yayasan, yang penting anaknya di disini. Kita kan harus ada tenaga psikolog yang ahli yang bisa mendampingi anak ini. Jadi keterbatasan sumber daya untuk penanganan ABK, belum ada kemitraan yang permanen untuk ABK, infrastruktur dan sarana penunjang untuk bahan ajar untuk ABK kurang.
Mandiri?
Untuk segala program atau kegiatan yang berada di rumah singgah, ketika anak-anak mau sekolah, kita rumahkan, ketika yang dirumahkan ini sudah mulai bagus, baru kita kirim ke pesantren. Rumah singgah ini ada yang di Master, ada yang di Pondok Master, ada yang mau sekolah aja, atau mau belajar keterampilan saja disini, tapi kalau ingin mengkaji agama lebih dalam ya di pondok master yang lebih banyak kajian agamanya, kalau yang rumah
singgah sini hanya pembinaan karakter tidak sampai menghafal qur’an, hanya
hafalan surat-surat pendek saja. Pendekatan-pendekatan yang dilakukan lebih kepada pendekatan personal. Anak-anak diberi pengertian akan pentingnya pendidikan ketika ia mau untuk melanjutkan sekolah yang berada di Yayasan Bina Insan Mandiri Depok ini.
6. Bagaimana keadaan tenaga pengajar Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri, apakah sudah memadai?
Jumlah tutor tetap secara keseluruhan berjumlah sekitar 120 orang. disini ada juga yang kita sebut dengan guru tamu, banyak dari mereka mahasiswa yang magang, penelitian ataupun praktek mengajar. Jika dibandingkan dengan murid hampir 3000 orang tenaga pengajar disini masih kurang. Murid disini terdiri dari anak jalanan 300 orang, ABK (Anak berkebutuhan Khusus) 35 orang.
Dari orang tua murid dan lingkungan sekitar, relawan bergabung untuk mengajar atau bisa untuk pendampingan-pendampingan anak-anak, banyak orang tua yang kapasitasnya bagus bergabung menjadi relawan banyak disini. Syarat untuk mengajar disini harus sudah lulus s3 untuk mengajar disini (Sangat Sabar Sekali).
Yayasan ini tidak mencari dana. Banyak peserta didik berkualitas, banyak mendapatkan juara dimana-mana, akhirnya banyak media yang ke yayasan untuk mencari berita kesini. Ketika di blow up di media, banyak perusahaan yang mengadakan program CSR (bidang kemanusiaan, bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan), badan amil zakat, para donator, pada datang untuk meminta kerjasama.
NGO luar yang bekerjasama dengan kita hampir 10, seperti: hope our children, program education jepang, save children, ILO, word education, dll. 8. Berapa lamakah subsidi dana itu berlangsung?
Biasanya per program Ada yang 3 bulan dan 6 bulan, mereka lebih ke program SDM dan manajemen. Ada yang Cuma sekali aja diundang ada semacam forum diskusi, seminar, semacam kerjasama lintas jaringan aja. Kerjasama di program forum rumah singgah, forum PKBM, BNKS, perguruan tinggi swasta. Pusat kegiatan masyarakat untuk penguatan kapasitas SDM dan kelembagaan.
9. Dengan pihak-pihak mana sajakah Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri ini melakukan kerja sama? Dalam bidang apa saja kerja sama itu dilakukan?
Kita membangun kemitraan dengan pihak praktisi, akademisi, lintas sektor, dengan dinas terkait dengan kalangan pengusaha, bagaimana ini kita jadikan isu bersama dan problem kita semua, sehingga orang tergerak untuk berpartisipasi untuk memberikan solusi masalah, sehingga dengan kebersamaan ini akan mudah dan lebih cepat untuk proses berkembangnya dan semakin banyak orang-orang yang terlayani. Supaya ini gratis tapi bisa
10.Sudah berapa banyak lulusan dari Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
Sekitar 4-5 ribu orang.
Ujian di Yabim berlangsung setahun 3 kali, pesertanya sekitar 300 orang sekali ujian.
11.Output apa yang diberikan Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri kepada lulusannya?
Mereka punya keterampilan wirausaha sesuai dengan minat dan bakatnya dan punya bekal ijazah.
12.Adakah prestasi-prestasi yang diraih oleh anak-anak di Rumah Singgah Master Yayasan Bina Insan Mandiri?
Prestasi-prestasi yang diperoleh oleh anak-anak di Rumah Singgah Master ini diantaranya adalah
13.Adakah hukuman dan aturan untuk anak-anak jalanan? Siapa yang membuat atura tersebut?
Ada. Aturan dan sanksi yang dibuat atas kesepakatan bersama dengan anak-anak jalanan. Anak-anak-anak yang membuat aturan dan anak-anak-anak-anak pula yang memberikan sanksi kepada yang melanggar aturan. Hal ini dilakukan agar semua anak-anak disini merasa nyaman tanpa ada unsure paksaan untuk melakukan segala aktivitas dilingkungan rumah singgah. Maka ketika mereka melanggar aturan, teman-teman mereka yang akan memberikan sanksi tersebut agar mereka memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri.
saja yang telah mereka dapatkan di Rumah Singgah. Karena ada yang bisa karena terbiasa ataupun bisa karena dipaksa. Bisa yang dimaksud disini yaitu menjalankan kewajiban-kewajiban mereka untuk menghindari dari pelanggran-pelanggaran aturan yang telah dibuat atas kesepakatan bersama. Karena di Dunia apapun ada aturan hanya bagaimana aturan yang dibuat itu mampu mengakomodir segala bentuk yang sesuai dengan keinginan anak-anak.
Depok, 24 November 2014
Pewancara Terwawancara
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 14 Tahun
Kelas : VI Sekolah Dasar
Pokok Pembicaraan
1. Sejak kapan adik berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri Depok?
Saya tinggal di rumah singgah ini sejak tahun 2009.
2. Berapa lama anda menghabiskan waktu dijalanan? Dan apa yang dilakukan? Biasanya kegiatan yang saya lakukan di jalanan itu adalah ngamen, ojek payung untuk mencari uang di sekitar Depok dan itu menghabiskan waktu sebanyak 4-5 Jam saja bersama teman-teman.
3. Apakah anda sekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Selain tinggal di rumah singgah ini saya juga sekolah. Tingkat Sekolah Dasar Master kelas VI.
4. Mengapa anda bisa berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Awalnya karena faktor ekonomi keluarga yang kurang baik, saya kabur dari rumah untuk belajar mandiri. Mencari uang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari saya tanpa harus meminta kepada kedua orang tua. Sejak kabur dari rumah saya pergi ke terminal Depok sini dan bertemu dengan banyak teman.
Bagaimana Hubungan anda dengan orang tua?
Awalnya orang tua saya tidak mengetahui, tapi sekarang mereka tahu saya tinggal disini.
6. Ketika anda sedang beraktivitas dijalanan, apakah anda merasa sekolah anda terganggu?
Tidak merasa terganggu.
7. Bagaimana Hubungan Interasi Sosial anda dengan teman sesama anak jalanan ? adakah simbol-simbol yang digunakan sebagai ciri khas dalam interaksi? Hubungan saya dengan teman-teman baik-baik saja. Kita tidak memiliki bahasa, atau simbol yang menjadi ciri khas kami sebagai anak jalanan ketika interaksi sosial dengan yang lainnya.
8. Apakah anda bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah ataupun rumah singgah?
Ya saya bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan untuk saya.
9. Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan tutor atau Guru di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ?
Hubungan interaksi sosial yang saya lakukan dengan guru atau tutor di sekitar Rumah Singgah ini saya menjaga nya dengan baik. Menghormati mereka sebagaimana orang tua saya sendiri.
10.Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan masyarakat di sekitar Rumah Singgah?
Hubungan saya dengan masyarakat sekitar juga terjalin baik. Saling tolong menolong jika memang ada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
12.Berapa penghasilan yang didapat dari hasil ngamen? Dan digunakan untuk apa uang tersebut?
Biasanya uang hasil ngamen yang saya dapatkan adalah sebesar Rp. 15.000- 35.000, dan uang tersebut saya gunakan untuk keperluan saya sehari-hari selama di rumah singgah.
Usia : 11 Tahun Jenis Kelamin : Laki-laki
Kelas : VI Sekolah Dasar
Alamat : Tangerang
Pertanyaan
1. Sejak kapan adik berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri Depok?
Saya tinggal di rumah singgah ini sudah sejak tahun 2012
2. Berapa lama anda menghabiskan waktu dijalanan? Dan apa yang dilakukan? 3-5 Jam biasanya. Kegiatan yang saya lakukan adalah ngamen, berjualan tissue atau menjadi tukang semir. Kegiatan itu dilakukan masih disekitar Depok.
3. Apakah anda sekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Ya saya sekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri ini. Selain tinggal di rumah singgahnya, pendidikan saya di Sekolah Dasar Master Indonesia.
4. Mengapa anda bisa berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Pada awalnya saya kabur dari rumah orang tua di Tangerang, kemudian saya nyasar dan sampai di rumah singgah ini. Sejak itu juga saya memutuskan untuk berada di Rumah singgah ini karena banyak teman-teman sebaya.
Bagaimana Hubungan anda dengan orang tua?
Awalnya orang tua tidak mengetahui keberadaan saya. Tapi akhirnya saya sempet pulang untuk memberi kabar kepada mereka bahwa sekarang saya tinggal di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri, Depok. Kemudian saya memutuskan untuk kembali kerumah singgah ini.
6. Ketika anda sedang beraktivitas dijalanan, apakah anda merasa sekolah anda terganggu?
Saya tidak merasa terganggu dengan kegiatan sekolah saya.
7. Bagaimana Hubungan Interasi Sosial anda dengan teman sesama anak jalanan ? adakah simbol-simbol yang digunakan sebagai ciri khas dalam interaksi? Hubungan interaksi sosial saya dengan teman yang lainnya baik-baik saja. Diantara kami saling bergabung. Tidak ada simbol-simbol tertentu yang kami gunakan dalam ciri khas kami sebagai anak jalanan yang tinggal di master. Bahasa dan simbol yang kami gunakan sama dengan yang biasa digunakan oleh masyarakat lainnya. Kami anak-anak jalanan disini juga jarang bertengkar.
8. Apakah anda bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah ataupun rumah singgah?
Ya jika ada tugas yang harus dilakukan maka saya akan mengerjakan sesuai dengan kemampuan saya.
sekolah semua baik-baik saja, saya hormat dan santun kepada guru. Hanya saya tidak suka dengan guru atau tutor yang galak.
10.Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan masyarakat di sekitar Rumah Singgah?
Hubungan interaksi dengan masyarakat yang ada disekitar rumah singgah juga baik-baik saja. Saya main dan berbaur juga dengan teman-teman sebaya yang ada.
11.Apakah anda merasa terbebani dengan peraturan-peraturan yang ada di Rumah Singgah?
Terkadang saja saya merasa terbebani dengan peraturan yang ada.
12.Berapa penghasilan yang didapat dari hasil ngamen? Dan digunakan untuk apa uang tersebut?
Biasanya uang yang didapat sebesar 10-40 Ribu, dan uangnya saya gunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti membeli makan, jajan dan kadang sisanya saya tabung.
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 13 Tahun
Kelas : VI Sekolah Dasar
1. Sejak kapan adik berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri Depok?
Saya tinggal di Master ini sejak tahun 2008.
2. Berapa lama anda menghabiskan waktu dijalanan? Dan apa yang dilakukan? Biasanya saya menghabiskan waktu 3-6 Jam selama di jalan. Hal-hal yang saya lakukan bersama teman-teman adalah mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan kegiatannya adalah ngamen, ojek payung, terkadang semir sepatu.
3. Apakah anda sekolah di Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Ya. Selain tinggal disini saya juga sekolah dan saat ini saya sudah kelas VI Sekolah Dasar Master
4. Mengapa anda bisa berada di Rumah Singgah Yayasan Bina Insan Mandiri ini?
Saya berasal dari V bersaudara dan orang tua dengan ekonomi yang pas-pasan. Makanya saya memilih pergi dari rumah untuk belajar mandiri. Rumah saya di Jakarta, waktu pertama kali kabur saya naik kereta Bogor dan kemudian turun di Stasiun Depok. Dari stasiun ada yang member tahu saya
5. Apakah orang tua mengetahui keberadaan anda sekarang di Rumah Singgah ? Bagaimana Hubungan anda dengan orang tua?
Ya, orang tua saya mengetahui keberadaan saya sekarang ini. Karena saya pernah pula dan menceritakan keberadaan tempat tinggal saya sekarang. Hubungan saya dengan orang tua sekarang baik, terkadang kalau saya kangen sama orang tua saya pulang kerumah tapi tidak untuk waktu yang lama. Karena tidak betah dirumah, tidak banyak teman seperti di Master ini.
6. Ketika anda sedang beraktivitas dijalanan, apakah anda merasa sekolah anda terganggu?
Aktivitas di Jalanan bukan menjadi penghambat saya untuk tetap sekolah. Jadi saya tidak pernah merasa terganggu.
7. Bagaimana Hubungan Interasi Sosial anda dengan teman sesama anak jalanan ? adakah simbol-simbol yang digunakan sebagai ciri khas dalam interaksi? Saya sama teman-teman yang ada disini saling menjaga pertemanan satu sama lainnya. Kita jarang bertengkar, mungkin jika bertengkar pun dikarenakan ada teman-teman yang sedikit belagu aja. Kita juga main-main aja, komunikasi-komunikasi tanpa ada simbol atau bahasa yang menjadi ciri khas dari kami.
8. Apakah anda bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah ataupun rumah singgah?
Jika memang ada tugas dan saya mampu mengerjakannya, maka akan saya kerjakan.
karena mereka adalah orang tua saya selama saya disini. Tapi terkadang jika ada guru atau tutor yang galak saya agak males dengannya. Saya sangat senang dengan guru atau tutor yang baik jika mengajar dikelas ataupun diluar dari jam belajar.
10.Bagaimana hubungan interaksi sosial anda dengan masyarakat di sekitar Rumah Singgah?
Hubungan dengan masyarakat disekitar sini juga baik.
11.Apakah anda merasa terbebani dengan peraturan-peraturan yang ada di