• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

1. Penelitian mengenai hubungan Muslim dan Non-Muslim dalam interaksi sosial (studi analisis Wahbah al-Zuhaili dalam kitab tafsīr al-Munīr) ini, semoga saja bisa menjadi sebuah ilmu tambahan dalam ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara berhubungan seorang muslim dengan non-muslim dalam interaksi sosial, sesuai dengan apa yang telah dituangkan oleh Wahbah al-Zuhaili melalui karya tafsirnya yaitu al-Munīr. Dengan adanya karya ini yang masih jauh dari kesempurnaan, karena masih banyak lagi ayat-ayat yang membahas tentang hubungan muslim dan non-muslim yang belum seluruhnya diteliti. Maka dengan adanya karya ini mudah-mudahan menjadi sebuah motivasi kepada pembaca dan para pemikir, baik akademis maupun masyarakat pada umumnya untuk meneliti, dan belajar lebih banyak lagi.

2. Pentingnya mengetahui seberapa jauh kita berpikir tentang hubungan muslim dan non-muslim dalam berinteraksi sosial, maka melalui penelitian ini mudah-mudahan dapat menambah wawasan. Apalagi karya ini didasari oleh pemikiran ulama terkenal dan pemikirannya juga banyak dijadikan landasan hukum pada masa sekarang ini.

3. Yang diinginkan dan diharapkan juga dengan adanya penelitian ini ada manfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada

umumnya untuk berpikir akan pentingnya berinteraksi untuk kerjasama dengan non-muslim dalam urusan dunia. Karena sudah jelas dengan firman Allah SWT, tentang diperbolehkannya menjalin suatu hubungan yang baik dalam sebuah interaksi.

60

DAFTAR PUSTAKA

Abdulsyani, Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.

Adon Nasrullah Jamaludin, Agama & Konflik Sosial, Studi Kerukunan Umat Beragama, Radikalisme dan Konflik Antarumat Beragam. Bandung: CV Pustaka Setia, 2015.

Aminati, “Pengangkatan Pemimpin dari non Muslim studi Muqaran Kitab Tafsīr Al-Manār Dengan Kitab Tafsīr Fi Dzilālil Qur’ān”.

Skripsi: IAIN Walisongo, Semarang 2013.

Anwar, Yesmil Adang. Sosiologi Untuk Universitas. Bandung: Refika Aditama, 2013.

Baihaki. “Studi Kitab Tafsir al-Munīr Karya Wahbah al-Zuhaili dan Contoh Penafsirnnya Tentang Pernikahan Beda Agama”, Analisis. vol. 16, no.1 (Juni 2016): 130-131.

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismā’il Abu ‘Abdillāh. Shahih al-Bukhari, Jilid 2, Cet. III. Beirut: Dār Ibn Kathīr, 1987.

Diky Setiawan, Dkk, “Penguatan Nilai-nilai Toleransi Oleh Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Pusat Sebagai Upaya Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama Di Kota Surakarta.” PKn Progresif, Vol. 14, no. 1 (Juni 2019).

Dirun. “Hubungan Musim non Muslim dalam Interaksi Sosial (Studi Analisis Penafsiran Thabathabai dalam Kitab Tafsīr al-Mizān)”. Skripsi: UIN Walisogo,Semarang 2015.

Djalal, Abdul. Urgensi Tafsir Maudhu’i. Jakarta: Kalam Mulia, 1990.

Fanny Tanuwijaya, “Radikalisme Sebagai Pelangaran Secara Serius Terhadap Hak Toleransi.” Pendidikan Multikultural, Vol. 2, no. 1 (Februari 2018).

Al-Farmawi, Abdul Hayy, al-Bidayah Fī al-Tafsīr al-Maudhu’i , terj.

Rosihan Anwar. Bandung: Pustaka Setia, 2002.

Ghofur, Saiful Amin. Profil Para Mufasir al-Qur’an. Yogyakarta:

Pustaka Insan Madani, 2008.

Hadi, Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset. 1995.

Ibn Katsir. Tafsīr al-Qur’an al-Ażīm, Jilid 8, cet. II. Qahirah: Dᾱr Tayyibah Li al-Nasyr wa al-Tauzi’, 1999.

‘Iyāzi, Muhammad ‘Ali. Al-Mufasirun Hayātuhum wa Manahajuhum.

Teheran: Wizarah al-Tsaqāfah wa al-Insya’ al-Islām, 1993.

Al-Jarīm, ‘Alī dan Musthafa Amin. al-Balagah al-Wadhiah al-Bayān wa al-Ma’ānī wa al-Bad’ī . Mesir: Dār al-Ma’arif, 1957.

Jurnal At-Tahrir. Vol.14, No. (2 Mei 2014).

Kartono. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: Mandar Maju, 1996.

Kementrian Agama RI. Al-Qur’an dan Tafsirnya (Edisi Yang Disempurnakan), jilid 10, cet. I. Jakarta: Widya Cahaya, 2011.

Khan, Maulana Wahiduddin. Islam and Peac, terj. Samson Rahman.

Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2000.

Laili Fitriani, ‘Toleransi Beragama Perspektif Sayyid Qutb (Ananlisis terhadap QS Al-Mumtahanah [60] :8-9 dalam Tafsīr Fī Zilālil al-Qur’an).” Fakultas Ushuluddin, UIN Jakarta. 2019.

Maarif Nurul. Samudra Keteladanan Nabi Muhammad. Tangerang:

Pustaka Alvabet, 2017.

Mahar Dhika, “Pengaruh Prasangka Dan Tipe Kepribadian Big Five Terhadap Toleransi Beragama Pada Anggota Front Pembela Islam (FPI).” Fakultas Psikologi, UIN Jakarta. 2015.

Mahfudz, Muhsin. “Kontruksi Tafsir Abad 20 M/14 H; Kasus Tafsir al-Munīr Karya Wahbah al-Zuhaili.” al-Fikr. vol. 14, no. 1 (2010): 34.

Mardalis. Metode Penelitia., (Suatu Pendekatan Proposal). Jakarta: Bumi Aksara, 2007.

Mustafa, Ibrahim dkk. Mu’jam Wasīt. Mesir: Maktabah Asy-Syuruq al-dauliyyah, 2011.

Nur Lu’lu’il Maknunah, “Konsep Toleransi Beragama Dalam Al-Qur’an (Studi komparatif atas Tafsir Al-Azhar dan Tafsir An-Nur).”

Fakultas Ushuluddin, UIN Yogyakarta. 2016.

Podungge, Rulyjanto. “Hubungan Muslim dan non-Muslim Dalam Kerangka Inklusivisme.” (IAIN Sultan Amai Gorontalo, Indonesia) Teosofi: Jurnal Tasauf Dan Pemikiran Islam. Vol-8, No.2, Desember 2018.

Quthub, Sayyid. Fī Zhilalil Qur’an, Terj. Aunur Rafiq Shaleh Tmhid.

Jakarta: Robbani Press, 2008.

Rahayu, Sri Ulfa. “Kerjasama Rasulullah Dengan Non Muslim Membangun Kesejahtraan Ummat.” Jurnal Al-Tahrir. Vol. 14 No. (2 Mei 2014).

Ramawati, Any. “Interaksi Sosial Keagamaan Antar Umat Islam dan Umat Tri Dharma, (Studi Kasus di Desa Penyangkringan Kec, Weleri, Kendal)”. Skripsi: IAIN Walisongo Semarang, 2012.

Shihab, M. Quraish. Islam Yang Salah Dipahami Menepis Prasangka Mengikis Kekeliruan. Tangerang: Lentera Hati, 2018.

Shihab, M.Quraish. Tafsir Al-Misbāh, Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Quran, Jilid 13, Cet. II Jakarta: Lentera Hati, 2006.

Sukandi. “Interaksi Politik Antara Muslim dan Non-Muslim Menurut Ibnu Qoyyim dan Fahmi Huwaidi.” Jurnal Lisan Al-Hal. Vol-12, No. (1 Juni 2018).

Suryana A. Toto, Pendidikan Agama Islam. Bandung: Tiga Mutiara, 1996.

Susan, Novri. Sosiologi Konflik Dan Isu-isu Konflik Kontemporer. Jakarta:

Kencana, 2009.

Taher, Tarmizi. Membumikan Ajaran Ketuhanan, Agama Dalam Transformasi Bangsa. Jakarta Selatan: Penebit Hikmah, 2003.

Taufiq Imam. Al-Qur’an Bukan Kitab Teror Membangun Perdamaian Berbasis Al-Qur’an. Yogyakarta: Bentang Pustaka, 2016.

Triyanah. “Hubungan Muslim Dengan Non-Muslim Dalam Al-Qur’an Perspektif Metode Tafsir Kontekstual Abdullah Saeed.”

Skripsi: IAIN Salatiga 2017.

Widagdo, Hadi Hajar. “Interaksi Sosial Muslim Dengan Non-Muslim Dalam Prespektif Hadits”. Skripsi: UIN Sunan Kali Jaga, Yogyakarta 2011.

Yakub, Ali Mustafa. Islam Is Not Only For Muslim. Tangerang:

Maktabah Darus Sunnah, 2016.

Yaqub, Ali Mustafa, Teror di Tanah Suci. Tangerang Selatan: Maktabah Darus-Sunnah, 2016.

Yusuf, Muhammad. “Hubungan Muslim Dengan Non-Muslim Perspektif Ulama Bugis.”

Zhalalluddin. ”Konsep Kerjasama Seorang Muslim Dengan Pemerintahan Non-Muslim Dalam Tafsīr Ibnu Katsīr dan Tafsīr al-Misbāh.”

Skripsi: Universitas Islam Indonesia: Yogyakarta, 2018.

Al-Zuhaili, Wahbah. al-Tafsīr al-Munīr fī al-‘Aqīdat wa al-Syari’at wa Manhāj, terj. Abdul Hayyi al Kattani. Depok: Gema Insani, 2013.

Al-Zuhaili, Wahbah. Tafsīr Munīr fī ‘Aqīdah wa Syarī’ah wa al-Manhaj. Jilid 14, cet I. Damaskus: Dār al-Fikr, 2009.

Al-Zuhaili, Wahbah. Tafsīr al-Wasīth, Jilid 1, cet.1, terj. Muhtadi. Jakarta:

Gema Insani, 2012.

Dokumen terkait