• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN

B. Saran

Penulis memahami betul dalam tulisan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna, maka dari itu kritik dan saran sangat dibutuhkan demi baiknya tulisan/karya ini.

Untuk generasi selanjutnya akan lebih bagus lagi jika mengkaji lebih mendalam dan memunculkan ide-ide yang cemerlang untuk menggali tulisan khusus kebijakan-kebijakan yang dibuat Jepang di Indonesia seperti: kebijakan militer pada masa penjajahan Jepang, pelatihan ulama pada masa penjajahan Jepang dan lain-lain.

Sumber Sezaman: Sumber Majalah:

“Sekolah Latihan Goeroe Poetri di Djakarta” Djawa Baroe, No Istimewa,1/3/2603.

“Pendidikan Nippon di Desa”, Djawa Baroe, No Istimewa,6/10/2603. “Kanak-Kanak di Djawa” Djawa Baroe, No. Istimewa, 1/3/2603. “Latihan Djawa Seinendan”, Djawa Baroe, Nomor Istimewa, 5/10/2603.

“Tentara Pembela Tanah Air lahir; Osamu Seirei No.44 Tentang Pembentukan Pasoekan Soeka-rela Oentoek Membela Tanah Djawa” ”, Djawa Baroe, No Istimewa,6/10/2603.

“Osamu SeiRei No. 22Tentang Sekolah Partikoelir” Kan Po (Berita Pemerintah)

No. 22 Tahun II Bulan 7, 2603.

“Alim Olama; Menghadapi Pendidikan Ra’jat”, Soeara Madjelis Islam A’lla

Indonesia, 30 Radjab 1364 (1 Agoestoes 2603).

“Islam Dizaman Belanda Oleh; A. Salam Yahja”, Soeara Madjelis Islam A’lla

Indonesia,14 Sja’ban 1364 (15 Agoestoes 2603).

“Pendapatan Selama Latihan Oelama oleh H. A Musaddad”, Soeara Madjelis

Islam A’lla Indonesia, 1 Ramadhan 1362 (1 September 2603).

“Sepatah Kata Tentang Hizboe’llah oleh; H. A. Kahar Moedzakir Shumubu-Jichoo”, Soeara Muslimin Indonesia, 16 Moeharram 1364 (1 Djanoeari 2605), No. 1 Th. III.

“Dengan Keberanian dan Pengorbanan Membela Agama dan Tjita-tjita oleh Dr. Soekiman”, Soeara Muslimin Indonesia, 16 Moeharram 1364 (1 Djanoeari 2605), No. 1 Th. III.

“Pendidikan Bagi Rakyat Oentoek Mentjapai Indonesia Merdeka oleh Drs. Moh. Hatta”, Soeara Muslimin Indonesia, 16 Moeharram 1364 (1 Djanoeari 2605), No. 1 Th. III.

“Tjara Kerdja Bersama-sama jang Oetama oleh K. H. M, Mansoer”, Soeara Muslimin Indonesia, 16 Moeharram 1364 (1 Djanoeari 2605), No. 1 Th. III.

“Pendidikan di Masa Perang oleh Drs. Moh. Hatta”, Soeara Muslimin Indonesia, 30 Moeharram 1364 (15 Djanoeari 2605), No. 2 Th. 3.

“Sekolah dan Agama Islam oleh Drs. Moh. Hatta”, Soeara Muslimin Indonesia, 30 Moeharram 1364 (15 Djanoeari 2605), No. 2 Th. 3.

“Oepatjara Pemboekaan: Sekolah Tinggi Islam; Pendidikan Tjalon Pemimpin-Pemimpin Islam Indonesia”, Soeara Muslimin Indonesia, 19 Djoemadul Achir 1364 (19 Djoeni 2605), No. 11 Th. 3.

“Sekolah Tinggi Islam jang Pertama di Indonesia Keterangan jang Berwajib”

Soeara Muslimin Indonesia, 19 Djoemadul Achir 1364 (19 Djoeni 2605), No. 11 Th. 3.

“Pendidikan Boedi pekerti II oleh: R.P Soemaolan”. Pandji Poestaka,

Weltevreden: Balai Pustaka,1943.

“Dasar Perdjoeangan Moeslimin Oleh; Ahmad Joesoef”, Pandji Poestaka,

Weltevreden: Balai Pustaka,1943. Sumber Surat Kabar:

“Sekolah Tinggi Islam: Tjalon-tjalon jang Diterima Oentoek Tingkat Pendahuluan”, Asia Raya, Selasa Pon, 14 Agoest 2665 (6 Ramadhon 1364). No.158

“Sekolah Pertanian menengah dan Sekolah Teknik menengah” Asia Raya, Senin Legi, 23 Djoeli 2605 (14 Roewah 1364).

“Moerid2 S.M.T Minta Masoek Sekolah Tinggi Islam”, Asia Raya , Selasa Pon, 14 Agoest 2665 (6 Ramadhon 1364). No. 195.

“Sekolah Bahasa Nippon Tinggi” Asia Raya, Djoem’at Paing, 3 Agoest 2665 (25 Roewah 1364)

“Oesaha Pendidikan Dikalangan Para Roomusya”, Asia Raya, Djoem’at Paing, 29 Djoeni 2665 (19 Redjab 1364).

“Sekolah Tinggi Islam Djakarta (Djakarta Kaikyoo Daigaku)”, Asia Raya, Rebo Legi, 13 Djoeni 2665 (3 Redjab 1361).

Sumber Sekunder: Buku-Buku:

Abdurrahman(adt), Dari Kurun Niaga Hingga Orde Baru, Bunga Rampai Sejarah Indonesia, Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI, 2007. Anak Agung Dge Agung. Ide, Kenangan Masa Lampau Zaman Kolonial Hindia

Belanda dan Zaman Pendudukan Jepang di Bali, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1993.

Benda. Harry J, Bulan Sabit Dan Matahari Terbit: Islam Indonesia Pada Masa Pendudukan Jepang (trjmh), Jakarta: Pt. Dunia Pustaka Jaya, 1980.

Budi Utomo, Cahyo, Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia Dari Kebangkitan Hingga Kemerdekaan, Semarang: IKIP Semarang Press, 1995. Djoened Poesponegoro, Marwati dan Nugroho Notosusanto, Sejarah Nasional

Indonesia VI :Zaman Jepang dan Republik Indonesia (1942-1998) edisi pemutakhiran,Jakarta: PT. Balai Pustaka, 2011.

E Lucas. Anton, Peristiwa Tiga Daerah Revolusi dalam Revolusi, Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti, 1989.

Goto, Ken’ichi, Jepang dan Pergerakan Kebangsaan Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1998.

Harnoko Poliman, Darto, Perang Kemerdekaan Kebumen Tahun 1942-1950,

Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, 1986/1987.

Imran, Amrin, Dibawah Pendudukan Jepang 1942-1945, dalam Taufik Abdullah dan A.B. Lapian (ad), Indonesia Dalam Arus Sejarah: Perang Dan Revolusi Jilid 6, Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2012.

Joe Lan. Nio, Dalem Tawanan Djepang, Jakarta: Komunitas Bambu, 2008

Kuntowijoyo, Metodologi Sejarah Edisi Kedua, Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya, 2003.

Kuntowijoyo, Pengantar Ilmu Sejarah, Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 1995.

Kurasawa, Aiko, Kuasa Jepang di Jawa: Perubahan Sosial di Pedesaan 1942-1945, Depok: Komunitas Bambu, 2015.

Kutoyo, Sutrisno dkk (edt), Sejarah Daerah-Daerah Istimewa Yogyakarta,

Lapian, A.B (penyunting), Di bawah Pendudukan Jepang: Kenangan Empat Puluh Dua Orang yang Mengalami, Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia, 1988.

M.D, Sagimun, Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Fasisme Jepang Jakarta: Inti Idayu Press, 1985.

Ma’arif. Syafi’i, Islam Dan Politik Di Indonesia Pada masa Demokrasi Tepimpin (1959-1965), Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga Press, 1988.

Murayama, Yoshitada, Orang Jepang di Koloni Asia Tenggara, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1998.

Nata, Abuddin, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: PT. Kencana Prenadamedia Group, 2014.

Oktorino, Nino, Konflik Bersejarah: Ensiklopedi Pendudukan Jepang Di Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia, 2013.

Paeni, Mukhlis dan Mestika Zed, Perang Pasifik dan Jatuhnya Rezim Kolonial Belanda, dalam Taufik Abdullah dan A.B. Lapian (ad), Indonesia Dalam Arus Sejarah: Perang Dan Revolusi Jilid 6, Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2012.

Post, Peter and Elly Touwen-Bouwsma (edt), Japang, Indonesia And The War,

The Netherlands: KITLY Press, 1997.

Ricklefs. M.C, Sejarah Indonesia Modern 1200-2004, Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2001.

Subiakto, Ari, Kronik Perang Dunia II 1939-1945, Yogyakarta: Mata Padi Pressindo, 2015.

Sunanto. Musyrifah, Sejarah Peradaban Islam Indonesia, Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2012.

Utomo, Cahyo Budi, Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia Dari Kebangkitan Hingga Kemerdekaan,Semarang: IKIP Semarang Press, 1995. Van Nieuwenhuijze, C. A. O Aspects Of Islam In Post-Colonial Indonesia, The

Hague and Bandung: W. Van Hoeve LTD, 1958.

Yusuf, Ahmad, Sejarah Perjuangan Rakyat Riau 1942-2002 buku 1, Pekanbaru: Badan Kesejahteraan Sosial Provinsi Riau, 2004.

Skripsi:

Dimas Suryo Sudibyo, “Kebijakan Jepang dalam Bidang Pendidikan Terhadap Orang Indonesia Tahun 1930-1945”, Skripsi S1 Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Depok, 2009.

Sumber WEB:

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1:

K. H. M. Mansur mengajak rakyat Indonesia untuk membantu Jepang.1

1“Tjara Kerdja Bersama-sama jang Oetama oleh: K.H.M, Mansoer”, Soeara Muslimin Indonesia, (16

Pidato Ahmad Yusuf mengenai dasar perjuangan kaum muslimin untuk membantu tentara Dai Nippon.2

2“Dasar Perdjoeangan Moeslimin Oleh; Ahmad Joesoef”, Pandji Poestaka, (Weltevreden: Balai Pustaka,1943).

Lampiran 3:

Gambaran Sistem Pendidikan di Indonesia pada Masa Perang yaitu menggunakan sistem kemiliteran.3

3“Pendidikan di Masa Perang oleh; Drs. Moh. Hatta”, Soeara Muslimin Indonesia, (30 Moeharram 1364 /15 Djanoeari 2605, No. 2 Th. 3).

Lampiran 4

Alim ulama memiliki peranan yang penting dalam pendidikan rakyat Indonesia.4

4“Alim Olama; Menghadapi Pendidikan Ra’jat”, Soeara Madjelis Islam A’lla Indonesia, (30 Radjab 1364/1 Agoestoes 2603).

Lampiran 5:

Pendapatan yang diperoleh ulama selama pelatihan.5

5“Pendapatan Selama Latihan Oelama oleh H. A. Musaddad ”, Soeara Madjelis Islam A’lla Indonesia, 1 Ramadhan 1362 (1 September 2603). h. 11

Lampiran 6

Sekolah Latihan guru-guru putri di Jakarta selama dua bulan, setelah itu mereka kembali lagi kedaerah masing-masing untuk mengajarkan ilmu yang telah didapat selama latihan.6

Lampiran 7:

Namun pada sumber lain dijelaskan bahwa kursus untuk guru dilakukan selama 3 bulan, kemudian guru-guru yang sudah mengikuti kursus kembali kedesa dan mengajarkan ilmu

yang telah mereka dapat kepada murid-muridnya.7

Lampiran 8:

A.Saleh Yahya memberikan gambaran perbedaan pendidikan Islam pada masa Belanda dengan pendidikan Islam masa Jepang. 8

8“Islam Dizaman Belanda Oleh; A. Salam Yahja”, Soeara Madjelis Islam A’lla Indonesia, 14 Sja’ban 1364 (15 Agoestoes 2603).

Lampiran 9: .

Diadakannya pelajaran agama Islam disekolah-sekolah rakyat.9

9

Sekolah dan Agama IslamDrs. Moh. Hatta”, Soeara Muslimin Indonesia, (30 Moeharram 1364/15

Lampiran 10:

Sekolah partikuler selain sekolah pertama, sekolah rakyat dan sekolah perusahaan menengah dilarang dibuka, kecuali telah memenuhi syarat dan telah diizinkan oleh pejabat yang

bersangkutan10

10 “Osamu Seirei No. 22 Tentang Sekolah Partikoelir” Kan Po (Berita Pemerintah) No. 22 (Tahun II Bulan 7, 2603).

Lampiran 11:

Anak-anak di Jawa berlatih Sumo 11

Lampiran 12:

Pembukaan Sekolah Tinggi Islam di Jakarta pada tanggal 8 Juli 2605.12

12“Sekolah Tinggi Islam Djakarta (Djakarta Kaikyoo Daigaku)”, Asia Raya, Rebo Legi, (13 Djoeni 2665/3 Redjab 1361).

Lampiran 13:

Sambutan pada upacara pembukaan Sekolah Tinggi Islam.13

13“Oepatjara Pemboekaan: Sekolah Tinggi Islam; Pendidikan Tjalon Pemimpin-Pemimpin Islam

lampiran 14:

Banyaknya siswa yang diterima di sekolah Tinggi Islam pada tahap awal berjumlah 49 orang, 35 dari SMT dan 14 dari madrasah..14

14“Sekolah Tinggi Islam: Tjalon-tjalon jang Diterima Oentoek Tingkat Pendahuluan”, Asia Raya (Selasa Pon, 14 Agoest 2665 (6 Ramadhon 1364). No.158

Lampiran 15:

Selain sekolah Agama pendidikan agama Islam juga diberikan disekolah umum salah satunya yaitu pendidikan untuk para Romusa.15

15“Oesaha Pendidikan Dikalangan Para Roomusya”, Asia Raya, (Djoem’at Paing, 29 Djoeni 2665/19 Redjab 1364).

Lampiran 16:

Sambutan H. A. Kahar Moedzakir tentang Pembentukan Barisan Hizboellah.16

16“Sepatah Kata Tentang Hizboe’llah oleh; H. A. Kahar Moedzakir Shumubu-Jichoo”, Soeara Muslimin Indonesia, (16 Moeharram 1364/1 Djanoeari 2605), No. 1 Th. III.

Lampiran 17:

Peraturan pemerintah Jepang dalam pembentukan pasukan sukarela untuk membela tanahh Djawa.17

17“Tentara Pembela Tanah Air lahir; Osamu Seirei No.44 Tentang Pembentukan Pasoekan Soeka-rela

Dokumen terkait