• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.2 Saran

Dari penelitian ini, sarannya adalah sebagai berikut: 1. Akademis

Semoga penelitian ini bisa dijadikan penelitian selanjutnya yang membahas lebih lanjut tentang perkembangan lagu yang akan diciptakan oleh seniman musik Indonesia. Serta bisa dikombinasikan dengan teori pendukung agar hasil penelitian lebih mendalam.

2. Praktis

Jihad dalam lirik lagu Downfall : The Battle Of Uhud lebih besar kearah peperangan jika tidak dianalisis lebih lanjut. Hal ini dikarenakan judul lagu ini yang menggambarkan tentang perang dan perang diindentikan dengan jihad. Lagu ini bisa dijadikan pembelajaran untuk memaknai lagi bagaimana praktik jihad yang dibutuhkan di era sekarang.

Bagi penulis lirik lagu, hendaknya menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam hal ini adalah penggunaan bahasa Indonesia. Hal ini bertujuan agar pendengar lebih mudah memhami arti dan pesan dari lirik lagu ini. Hal ini juga meminimalisir pemaknaan yang salah terhadap pesan pada lirik lagu ini. Karena sifat lagu yang bisa mengubah pola pikir masyarakat, pemaknaan yang salah dikhawatirkan akan memberikan efek negatif kepada pendengar.

Bagi band Purgatory akan lebih baik jika membuat versi acoustic atau versi selain menggunakan musik metal. Hal ini untuk menunjang isi pesan yang baik agar bisa diterima oleh seluruh kalangan masyarakat bukan hanya penikmat musi underground saja.

Bagi pendengar lagu agar lebih cermat dalam memahami makna lirik lagu yang didengar sehingga dapat memahami pesan positif dari lirik lagu tersebut. Pesan moral yang terkandung dalam lirik lagu adalah pembelajaran untuk dipraktikkan dalam kehidupan keseharian. Pendengar harus benarbenar memahami dengan baik pesan yang disampaikan.

Bagi peneliti agar bisa melanjutkan penelitian ini agar lebih bisa disempurnakan lagi. Peneliti bisa mengkombinasikan antara ranah komunikasinya yang terdapat pada lirik dengan ranah seni musik yang terdapat pada intonasi dan nada lagu. Karena nada atau intonasi merupakan bentuk proses pengkomunikasian makna dari komunikator kepada komunikan. Hal ini maksudkan agar hasil penelitian tentang karya seni musik khususnya lagu menadapat hasil yang sempurna.

Daftar Pustaka

Ardianto, Elvinaro. & Komala, Lukiati. Komunikasi Massa Suatu Pengantar, Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Azzam, Shaheed Abdullah.1993. Jihad Adab dan Hukumnya, Jakarta: Gema Insani Press

Barthes, Roland.1972. Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa. Jakarta: Jalasutra Berger, Arthur Asa.2010. Tanda-Tanda dalam Kebudayaan Kontemporer

Yogyakarta: Tiara Wacana

Budiman,Kris.1999. Kosa Semiotika. Yogyakarta : LKiS

Basrowi, Suwandi, 2008. Memahami Penelitian Kualitatif, Jakarta : Rineka Cipta Chaer, Abdul.2012. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta

Chirzin, Muhammad.1997. Jihad dalam Al-Qur‟an telaah Normatif, Histories, Prospektif,Yogyakarta : Mitra Pustaka

Danesi, Marcel. 2010. Pesan, Tanda dan Makna. Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra

Departemen Agama.1990. Al-Qura‟n dan Terjemahannya. Jakarta: Bumirestu Departemen Pendidikan Nasional. 2002. KamusBesar Bahasa Indonesia. Jakarta :

Balai Pustaka

Djohan. 2003. Psikologi Kegelapan. Yogyakarta : Buku Baik

Effendy, Onong Uchjana.1998. Ilmu Komunikas Teori dan Praktek. Bandung : Remaja Rosdakarya

Eriyanto. 2001. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS

Framanik, Naniek Afrilia. 2012. Komunikasi Persuasif. Serang : Kocipta publishing

Hartley,John. 2010. Communication,Cultural and Media Studies: Konsep Kunci, Yogyakarta: Jalasutra

Hoed, Beny H. 2003. Strukturalisme Pragmataik dan Semiotik Kajian Budaya, Jakarta: Wedatama Widya Sastra

Iskandar,Arief B. 2006. “Mendefinisikan Kembali Makna Jihad,” al-Wa`ie no. 65 Tahun VI, edisi 1-31 Januari

Krisyanto, Rachmat. 2004.Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Predana group

Lexy J, Moleong. 2006. Metode penelitian kualitatif.Bandung: Remaja Rosdakarya.

Listya,Agasatya Rama.1999.Musik Rock : Suatu Refleksi Teologis. Salatiga : Fakultas Teologis Universitas Kristen Satya Wacana Press

Littlejohn, Stephen W. 2009. Teori Komunikasi Theories of Human Communication edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika

Mansur, Sutan.1982. Jihad, Jakarta: Panji Masyarakat

Mazhahiri, Husain. 2000.Menelusuri Makna Jihad; Dari Sudut Pandang Akhlak Sampai Kajian SufistikJakarta: Lentera

Muhammad,Syafiq. 2003.Enksiklopedia Musik Klasik. Yogyakarta : Adicita Karya Nusa

Nurudin, 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : Rajagrafindo Perkasa Pawito. & Sardjono, C. 1994. Teori-Teori Komunikasi, Buku Pegangan Kuliah

Fisipol Komunikasi Massa S1 Semester IV. Surakarta: Universitas Sebelas Maret

Pawito. 2007. Penelitian Kualitatif Komunikasi. Yogyakarta : LKiS

Pilliang,Yasraf Amir. 2008. “Membaca Tanda, Memahami Komunikasi”, Kata Pengantar dalam buku Semiotika Komunikasi Visual Karya Sumbo Tinarbuko. Yogyakarta: Jalasutra

Poerwadarminta, W.J.S. 1996. KamusUmum Bahasa Indonesia, Cet. 4. Jakarta: P.N.BalaiPustaka

Qardhawi,Yusuf.2010. Fiqih Jihad. Jakarta: PT. Mirzan Pustaka Riswandi. 2009. Ilmu Komunikasi. Jakarta : Graha Ilmu

Rohimin, 2010. Jihad makna dan hikmah, Jakarta: Erlangga Ridla, Rasyid.Tafsir al-Manar,

Ramadhun, Abdul Baqi. Jihad jalan kami

Shihab, M. Quraish. 2000.Wawasan Al-Qur‟an. Bandung: Mizan Media Utama Sihabudin, Ahmad.&Winangsih, Rahmi. 2012.Komunikasi Antar Manusia,

Serang : Pustaka Getok Tular

Sobur, Alex.2012. Analisis Teks Media Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

___________________2014.Dinamika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

___________2003.Psikologi Umum. Jakarta: PT Pustaka Setia

___________2013. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Soeharto, M. J. 1992.Kamus Musik. Jakarta: Grasindo

Soeparno.2002. Dasar-Dasar Linguistik Umum. Yogyakarta: Tiara Wacana Subyakto, Sri Uteri.& Nababan. 1992.Psikolinguistik : Suatu Pengantar. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama

Sugiharto,Bambang &Dienaputra,Rieza. 2013.Ujung Berung Rebels : Panceg Dina Galur. Bandung : Minorsbook

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D,Bandung: Alpabeta

Syaldo,Remi.1983. Menuju Apresiasi Musik.Bandung: Angkasa

Tim Penyusun Pusaka Azet Jakarta. 1998.Leksikon Islam. Jakarta: PT Penerbit Pustazet Pustaka

Tolson, Andrew.Mediations: Text and Discourse in Media Studies, Arnold, (London, 1996),

Wibowo,Indiwan Seto Wahyu.2011. Semiotika Komunikasi Aplikasi Praktis Bagi Penelitian Skripsi Komunikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media

Zaimar. Okke K.S. 2008. Semiotik dan Penerapannya Dalam Karya Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional

Sumber lain

Website

Bid‟ah hasanah

http://www.Islam-institute.com/bidah-hasanah-bidah-yang-tidak-menyalahi-al-quran-alhadits.html

Chaerul Akhmad, Mereka Mengajar Ngaji,

http//:www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/12/11/06/md225f-mereka-mnegajar-ngaji-1,

Ferry Prasetyo, Band Metal Bukan Band Sesat.

http//:hiburan.kompasiana.com/musik/2012/09/05/band-metal-bukan-band-sesat-490444.html,

Fury Ayunindya, Lagu Sebagai Media Penyampai Pesan,

http//:edukasi.kompasiana.com/2013/03/11/lagu-sebagai-media-penyampai-pesan-541624.html

Mari Meluruskan Makna Jihad http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islamnusantara/ 10/07/17/125038-mari-meluruskan-makna-jihad edisi Sabtu, 17 Juli 2010

LIRIK LAGU

"We fight, when you violate your oaths after your covenant Our faith, in the name of GOD we will never retreat Calamity, unstoppable cycle of violence

Catastrophe, you started the time of ignorance

You feel that you have become the master of your own fate You believe that all your wealth‟d be certain immortality

Wrong path, trapped inside power, pride, prestige, money and arrogance Judgment day, that times will be the most grievous and most bitter

We will face the judgment day"

but voices sneak in through this line greed infects some of our souls

the only thing left in your mind is bleeding swords for silver and gold… in your mind...

in the end all of us will face the judgment day

Can't you stay to realize?

for the pain of faith that our fear defies All the pleasure of life is blinding your eyes

I‟m not here for the price, and betray what we fight for.. Greed, your spoils of war, your failure

Words, you heard him then obey him Greed of spoils of war your failure Words

you heard him then obey him Greed, your spoils of war

Can't you stay to realize?

for the pain of faith that our fear defies All the pleasure of life is blinding your eyes

I won‟t deal for the price, and betray what we fight for.. We still believe that we'll have more

your greed will be our downfall This misery won‟t stay for long but greed will be our downfall Greed will be our downfall

DOKUMENTASI

TRANSKIP WAWANCARA

Q : Siang kak, maaf ganggu waktunya

A : Iya santai, kemaren katanya udah ketemu sama Al? jadi gimana?

Q : Iya kak, sempet ngobrol sama Al, ya seputar Purgatory aja sih. Tapi kata dia kalo mau tau soal lirik ke Bounty aja, saya juga kordinasi sama Kak Umi ya alhamdulillah sih sampe sini.

A : Iya Umi juga sempet bilang ada mahasiswa yang mau wawancara soal lagu, ya gw bilang paling nanti. Sorry juga nih udah nunggu, sibuk banget gw kejar target tayang. Jadi gimana?

Q : Iya kak, iya jadi mau wawancara soal lirik lagu Downfall, jadi skripsi saya ngbahas tentang makna jihad yang ada di lirik lagu ini. Karena ini ngbahas lirik, saya pengen ngobrol aja sama yang buat liriknya. Soalnya kan kalo lirik itu kaya sastra yah kak, suka ada perumpaan buat ngasih pesan di lagu itu, nah saya pengen wawancara soal gimana lirik lagu itu dibuat, referensinya ya seputar itu sih.

A : Oh gitu, sebenernya hampir semua lirik di Purgatory gw yang bikin. Ya gw juga diskusi sama yang lain gimana bagusnya, jadi ga semua murni dari gw. Nah kalo Downfall ini emang kebetulan gw yang bikin.

Q : Nah, jadi pas banget nih ketemu sama orang yang tepat hehe. Kalo temanya kak, kenapa sih milih tema perang uhud ? padahal banyak perang lain yang bisa dibilang bukan perang yang biasa aja gitu.

A : Kalo dirunut, album Beauty Lies Beneath itu kan temanya tentang penyakit hati. Artinya sendiri kan indah di dalam. Jadi album ini itu selain ngasih tau beberapa pentakit hati manusia, di album ini juga ngasih kisah yang meskipun berat tapi ada yang indah gitu didalemnya, ya contohnya Downfall ini. Di Downfall ini, gw pengen ngasih tau bahwa setiap manusia itu pasti punya penyakit hati walaupun dia adalah pasukan Nabi Muhammad SAW. Lo tau kan gimana kisah dari perang uhud ini, pasukan muslimin kalah gara-gara ada salah satu pasukannya yang gak taat sama perintah nabinya. Nah beautynya itu, ada orang yang pas perang ini dia habis-habisan nyerang kaum muslimin di kemudian hari dia malah masuk islam. Nah ini yang gw sebut indah didalam, meskipun kalah tapi ada orang jadi muslim dan dia adalah orang yang dulunya benci banget sama islam.

Q : Referensi nya dari mana sih kak buat nyiptain lagu ini?

A : Semua lirik yang gw buat pasti dari Al-Qura‟n, Hadist, kisah Rasul ya banyak lah referensi lainnya. Karena menurut gw hal ini jadi referensi terbaik manusia dalam menjalani hidup. Lo bayangin aja kalo lo beli hp tapi gak ada manual booknya, atau lo gak baca manual booknya, bakal bener gak menurut lo? Nah gitu kira-kira.

Q : Yang menarik sih kenapa hampir semua lagu pake bahasa Inggris kak? Padahal ini kan band Indonesia, kenapa ga maksimalin bahasa aja gitu. A : Hahaha, sebenernya anak-anak juga sempet sih diskusi soal ini. Tapi van

banget buat ngrangkum ini kalo di bahasa indonesia-in. Ini juga jadi tantangan buat gw ya kedepan bikin liik pake bahasa Indonesia aja.

Q : Bahasa Inggris memiliki arti yang beragam yang berasal dari satu kata. Contohnya kata “like” yang bisa berarti suka atau menjadi. Bagaimana menyikapi itu ?

A : Nah uniknya kita tuh, selalu ngasih translatenya. Jadi misal Downfall nih, nah gw juga bikin translate-annya, bukan versi Indonesianya yah. Nah gw juga takut sih nanti malah mereka salah arti sama lirik yang gw buat. Q : Ada kata-kata yang susah dicerna, misalnya kata catasthrope, gimana ? A : Sebenernya itu bukan kata sulit sih menurut gw, soalnya kata itu ya sama

aja kaya destroy gitu. Tapi ya semua lirik yang gw buat pake kata0kata yang gampang buat dingertiin sama orang.

Q : Terkait pemilihan kata dalam lirik lagu, apakah ada pemilihan kata khsusus ?

A : Kata khusus kayanya engga deh, soalnya semua jalan aja. Tapi yang jelas itu tadi, gw bikin lagu pake kata-kata yang gampang dicerna biar ikin mereka gak bingung juga ya ditambah translate versi resmi yang gw bikin ya.

Q : Adakah kata atau bait yang menjadi pesan khusus dalam lirik lagu ini ? A : Setiap lagu pasti ada part dimana ada pesan utamanya disitu. Yang pasti

dibagian reff sama beberapa bagian lah. Ya lo juga kalo denger lagu pasti ngrasa kalo pesannya itu ya ada di reff.

A : Ada part dimana gw ngasih pesan tentang gimana seharusnya ummat itu. Ada part tapi gw lupa yang ummat tuh harusnya taat sama pemimpinnya. Ya kalo dilagu ini harus taat sama Nabi Muhammad SAW. Di awal gw bilang kalo diperang ini ada orang yang mati-matian nglawan islam tapi ada juga orang yang ikut dalam pasukan muslim tapi malah gak taat sama nabinya.

Q : Tadi diawal sempet bilang, referensinay dari Al-Qura‟n. Ada gak bagian yang menunjukan nilai religius dalam lirik ini ?

A : Kalo dilirik sih sebenernya kalo menurut gw ya ada nilai religiusnya, kaya adanya bisikan setan yang masuk kedalam barisan pasukan, terus ada juga yang nyuruh kita taat sama Nabi, kalo diawal juga ada gimana niat kita hanya pada Allah dalam berperang gitu sih paling. Tapi kalo dari aransmen ada. Di bagian piano iu ada suara adzan kecil banget. Itu kita masukin soalnya pas bagian piano itu gw ngbayangin keadaan pasukan Nabi tuh udah payah banget, kalah, banyak yang mati gitu kan, nah dari keadaan itu kita tuh harus kembali ke Allah sebagai penolong kita yang kita gambarin sama suara adzan. Intinya gitu sih, kalo kita udah ngrasa payah ya Allah tempat kita pulang.

Q : Kenapa menggunakan musik keras ? Ada anggapan musik keras akan sulit di cerna

A : Sebenernya kita itu maen musik ya buat seneng-seneng aja, bisa dibilang gak serius lah gak dijadiin profesi. Kalo ada yang nanya kaya gitu ya gw

bisa bilang ya ini musik gw. Kalo lo juga suka sama musik gw ya pasti lo bakal bisa nyerna gitu apa yang gw maksud dilagu yang gw buat.

Q : Tapi ada gak sih kekhawatiran kalian soal kalo pake musik keras ya pesannya ga nyampe?

A : Kalo menurut gw pesan dilagu itu ada diliriknya, ya suara juga berpengaruh sih ya beberapa persen. Tapi kalo suara itu istilah pembawa suarana jadi percuma aja kalo pesannya bagus tapi kalo pembawa suasannya ga enak ya sama aja gak bakal nyampe pesannya. Terlepas banyak orang yang bilang kalo kita band metal tapi sok religius, ya itu pendapat mereka yang penting kita enjoy, pesan yang kita bawa dilirik lagu jelas.

Q : Dalam lagu ini apakah ada penekanan vokal dalam bait tertentu untuk menonjolkan pesan ?

A : Penekanan kayanya gak ada deh, ya jalan seenaknya kita aja gitu. Tapi ada di awal dibagian kata fight itu didi tekanin buat liatin semangat kita berjuang dijalan Allah. Ada juga di reff ya itu pasti lah karena ya inti pesannya kan ada disitu ya bahwa kita harus sadar gitu kita perang bukan buat harta tapi imbalan yang lebih yaitu keridhaan Allah.

Q : Adanya bagian yang menggunakan clean vokal, apakah dimaksudkan untuk menonjolkan pesan ?

A : Iya karena clean vokal ini kan reff, ya kayanya udah gw bilang tadi aja. Q : Agar tidak terjadi pembiasan makna, bagaimana pemaknaan yang

A : Kalo pemkanaan itu kan tergantung gimana orangnya ya van, jadi pasti beda orang beda juga pemahamannya sama lagu ini. Yang jelas gw dilirik ini pengen nggambarin keadaan perang uhud waktu itu. Ya bisa ngambil pelajaran dari perang itu. Kalo perbait sih kayanya gak ya tapi ada part yang emang kita buat buat jadi pesannya. Ditambah kita juga bikin translate resmi versi kita biar apa yang kita pahami sama sama yang mereka pahami.

Q : Pesan apa yang ingin disampaikan dari lirik lagu ini ?

A : Gak satu pesan aja sih yang mau gw buka disini, ada beberapa pesan yang bisa kita ambil dari perang uhud ini. Ada niatan jihad harus karena allah karena ya bukan karena Allah ya jihad lo bakal sia-sia, terus ada juga bahwa setan akan menggoda manusia walapun dia adalah pasukan nabi Muhammad ya intinya kita harus siap digoda setan, ada juga menjaga hawa nafsu yang pasti gw tonjolin disini karena ya faktor kekelahan dari perang ini kan dia digoda setan gak bisa nahan hawa nafsu terus gak taat deh sama nabinya, terus keserakahan akan membuat kekalahan ya apapun itu kalo kita serakah pasti kalah lah karena serakah itu setan.

Q : nah berarti secara keseluruhan, isi pesan dari lirik lagu ini sekitar topik tadi kak?

A : kalo dari gw pelajaran yang bisa diambil dari perang uhud ya itu. Sekali lagi ini menurut gw. Tapi beda orang beda tafsir juga. Tapi kalo lo kaitin sama jihad ya bisa. Sekarang banyak orang yang jihad tapi niatnya gak ke Allah. Ya gitu deh haha.

Q : kalo dari sini, saya penasaran soal keempat topik ini. Pesan apa sih yang pengen di sampein seorang Bounty di lirik lagu ini soal niat karena Allah, terus perang, disini juga ada soal bisikan setan soal harta sama soal patuh terhadap nabi?

A : oke, sebenernya kalo kita runut, soal niat ini kan penting. Semua berdasarkan niatnya. Jadi kalo niatnya buruk meskipun kegiatannya baik ya hasilnya buruk atau ya minimal gak ada hasil timbangannya (amalan). Sekarang ini kan banyak orang yang katanya beramal tapi ya kita gak tau isi hatinya gimana. Terus soal perang, gw ngeliat kalo banyak orang yang awalnya jihad tuh semangat. Tapi ternyata pas ketemu sama halangan ya mereka down gitu, bisa diliat di lagu ini lah. Makannya harus utuh gitu ngbaca liriknya haha. Naha si bisikan setan ini yang akhirnya jadi godaan ketika lo udah semnagat nih mau perang, terus kan waah demi Allah gw bakal jihad, eh pas ketemu sama harta langsung deh dia kolaps haha. Ini banyak loh fenomena ini. Contohnya kerjaan aja, awalnya dia mau bener di kantor, gak mau korupsi, eh pas ngliat peluang dia malah korupsi haha, banyak loh.

Q : hahaha, jadi bisa dibilang ini cerminan masyarakat juga ya kak?

A : haha bisa sih kaya gitu, karena ya namanya hidup pasti banyak cobaan lah. Masalah kita kuat atau gak soal cobaa itu ya tergantung niatnya. Q : Nah soal perang kak, gimana nih? Ada kaitannya sama perang di

A : gak usah jauh-jauh van, sekarang lo bisa liat berapa sering berita soal tawuran? Sekarang masyarakat latah sama perang. Beda dikit tawuran, salah dikit diserang. Padahal, dulu Nabi gak asal perang aja tuh. Diawal kan jelas mereka perang karena melanggar perjanjian. Lah kalo gak nglanggar ngapai juga perang. Coba deh bayangin, sekarang nilai islam udah gak dipake sama ummat islam sendiri. Padahal di Islam disuruh musyawarah dulu.

Q : iya juga sih, tapi kak gimana kalo ternyata mereka nyontohin zaman nabi yang sering perang?

A : Orang Indonesia itu rata-rata sumbu pendek. Jadi asal nabi pernah nyontohin langsung dikutin. Padahal kana da aturannya. Taat sih boleh tapi harus liat dulu konteksnya gimana.

Q : Oke kak, kalo soal harta? Ya sebenernya Islam udah ngajarin soal gimana kita jangan serakah, tapi apa sih yang pengen disampein sama kakak? A : gini, soal harta ini kana da di bagian reff ya, bisa dibilang ini ini

klimaksnya nih. Semua manusia harus waspada sama yang namanya harta. Nah harta yang gimana sih, ini ada di bagian lirik sebelumnya soal kekuasaan, materi, kesombongan, nah di bagian lirik ini nih. Jadi semua saling berkaitan, Cuma ya gw rangkum aja.

Dokumen terkait