BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Adapun saran yang perlu disampaikan pada pimpinan Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara X – Pengelola Pabrik Gula Takalar , sebagai berikut :
1. Dengan melihat selisih biaya yang dibebankan, maka disarankan untuk menerapkan sistem Anggaran Flesibel, utamnya pada Biaya Overhead Pabrik. Hal ini dimaksudkan agar biaya yang dianggarkan dan realisasinya dapat di perbandingkan pada tingkat aktivitas yang sama anggaran fleksibel membantu manajemen dalam merancang berbagai tingkat aktivitas dan biaya yang seharusnya dikeluarkan pada tingkat aktivitas.
2. Untuk tujuan pengendalian biaya, disarankan juga agar perusahaan tidak hanya melakukan secara global tetapi juga menerapkan Metode Dua Selisih untuk biaya bahan dan biaya tenaga kerja langsung. Hal ini akan memudahkan menelusuri penyebab dan bagian mana yang bertanggung jawab sehingga jika selisih tidak saling tuding antara Kepala Pabrik dan kepala Tata Usaha, Keuangan dan Umum.
3. Disarankan hendaknya perusahaan memberikan informasi kepada petani tebu (yang secara kontinyu memasukkan tebu ke perusahaan), yaitu dapat dikonfirmasikan mengenai cara pengolahan yang baik, dengan harapan agar tebu kurang baik akibat kesalahan dalam pengolahan dapat berkurang, dengan demikian kualitas gula yang dibeli perusahaan semakin baik, sehingga dapat memberikan keuntungan (laba) bagi perusahaan dan berbagai pihak termasuk inportir.
4. Dengan menunjang tercapainya sasaran operasional maka, perusahaan hendaknya dapat memperhatikan masalah yang berkaitan dengan karyawan, sebagai berikut :
a. Pelayanan kesehatan karyawan dan keluarganya agar di tingkatkan guna menciptakan keamanan dan produktivitas karyawan.
b. Hubungan antara karyawan dan pimpinan hendaknya dapat bekerja sama guna menciptakan suasana yang aman dan tentram dalam suatu perusahaan.
66
Cecily A. Raiborn dan Michael R. Kinney 2011, Akuntansi Biaya: Dasar dan Perkembangan, Buku 1, Edisi 7, Salemba Empat, Jakarta.
Dunia, Firdaus Ahmad dan Wasilah 2012, Akuntansi Biaya, Edisi 3, Salemba Empat, Jakarta.
Daljono. 2011. Akuntansi Biaya, Penentuan Harga Pokok dan Pengendalian, Edisi Ketiga. Cetakan Kedua. BP Undip. Semarang.
Hansen/Mowen 2006, Akuntansi Manajemen. Buku 2, Edisi 7, Salemba Empat, Jakarta
Horngren, Charles T, et all 2008, Akuntansi Biaya, Edisi 12, Erlangga, Jakarta.
Horngren, Charles T, Srikan M. Datar, George Faster. 2008. Akuntansi Biaya.
Buku Satu. Edisi Dua Belas. Erlangga. Jakarta.
Mulyadi. 2010. Akuntansi Biaya. Penerbit Aditya Media, Yogyakarta.
Mulyadi. 2013. Sistem Akuntansi. Edisi Ketiga. Cetakan Kelima. Salemba Empat. Jakarta.
Sugiyono.2008. Metode Penelitian Bisnis.Bandung : Alfabeta.
Supriyono. 2013. Akuntansi Biaya, dan Penentuan Harga Pokok. Buku Satu.
Edisi Kedua. Cetakan Delapan Belas. BPFE. Yogyakarta.
Susilawati, Clara. dan FX. Anton. 2009. Akuntansi Biaya, Penentuan dan Pengendalian Biaya Produk. Grasindo. Jakarta.
Gambar 2.1 Skema Kerangka Pikir
PT. PN X- PABRIK GULA
DEPARTEMEN PRODUKSI
DEPARTEMEN PEMBANTU
ALOKASI BIAYA OVERHEAD PABRIK
Sumber:PT. Perkebunan Nusantara X- Pengelola Pabrik Gula Takalar (Data Diolah)
50,000,000,000.00 100,000,000,000.00 150,000,000,000.00
RKAP REALISASI NILAI SISA
JUMLAH 30,285,516,876.
Biaya Variabel 122,699,358,719 100,270,083,198 22,429,275,521 Biaya Tetap 22,368,928,944. 14,512,687,589 7,856,241,355.8
PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X - PENGELOLA PABRIK GULA TAKALAR TAHUN 2014
PT. Perkebunan Nusantara X– Pengelola Pabrik Gula Takalar Tahun 2014
Biaya Tenaga Kerja Langsung Rp. 17,808,717,727 1 Gaji DBS Karyawan Staf Rp. 975,358,930.62 Biaya Bahan Baku
2 Tunjangan Kesejahteraan Rp. 7,526,305,511.10 1 Biaya Pembibitan Rp. 4,253,088,913 3 Tunjangan Sosial Karyawan Rp. 3,895,305,612.78 Biaya Administrasi dan Umum
4 Pengeluaran Khusus Rp. 48,000,000 1 Biaya Pabrik Rp. 11,747,334,753.90
5 Tunjangan Pelaksanaan Tugas Rp. 530,689,000 2 Biaya Pengelolahan Rp. 9,391,015,907.08 6 Biaya Kantor Rp. 400,064,380 3 Biaya Tebang dan Angkut Rp. 20,536,536,103.48
7 Asuransi Rp. 415,203,600 4 Biaya Penggilingan Rp. 34,882,620,278.45
8 Lain-Lain Rp. 797,172,765.80 5 Sumbangan Kematian Rp.
-Biaya Diluar Kantor Biaya Overhead Variabel
1 Sumbangan Rp. 137,220,000 1 Biaya Eksploitasi Pertanian Rp. 18,392,489,570.00 2 Biaya Hansip / Wanra Rp. - 2 Biaya eksploitasi Pengangkutan Rp. 5,687,555,466.52
3 Biaya Keamanan Rp. 324,850,000
4 Jaminan Sosial Pensiun Rp. 648,000,000
5 Lain-Lain Rp. 15,000,000
Amortisasi
1 Hak Atas Tanah Rp.
-Biaya Overhead Tetap
1 Gedung dan Penataran Rp. 244,764,178.64 2 M esin dan Instalasi Rp. 4,028,623,086.13 3 Jalan dan Jembatan Rp. 155,089,148.28 4 Alat Pengangkutan Rp. 71,505,190.52 5 Alat Pertanian Rp. 2,129,722,962.37 6 Inventaris Kantor dan Rumah Rp. 26,054,578.60
TOTAL Rp. 22,368,928,944.84 TOTAL Rp. 122,699,358,719
BIAYA TETAP RKAP BIAYA VARIABEL RKAP
Biaya Administrasi dan Tata Usaha
Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X-Pengelola Pabrik Gula Takalar (Data Diolah)
Biay a Tenaga Kerja Langsung Rp . 17,808,717,727 Rp . 14,076,785,970 Biay a Bahan Baku
1 Biay a Pembibitan Rp . 4,253,088,913 Rp . 3,260,919,436 Biay a Administrasi dan Umum
1 Biay a Pabrik Rp . 11,747,334,753.90 Rp . 10,259,757,804 2 Biay a Pengelolahan Rp . 9,391,015,907.08 Rp . 6,098,398,894 3 Biay a Tebang dan Angkut Rp . 20,536,536,103.48 Rp . 12,860,012,458 4 Biay a Penggilingan Rp . 34,882,620,278.45 Rp . 31,365,094,774.81
5 Sumbangan Kematian Rp . - Rp .
-Biay a Overhead Variabel
1 Biay a Eksp loitasi Pertanian Rp . 18,392,489,570 Rp . 16,875,019,029.63 2 Biay a eksp loitasi Pengangkutan Rp . 5,687,555,466.52 Rp . 5,474,094,832 BIAYA TETAP
1 Gaji DBS Kary awan Staf Rp . 975,358,930.62 Rp . 241,713,185 2 Tunjangan Kesejahteraan Rp . 7,526,305,511.10 Rp . 3,242,018,977 3 Tunjangan Sosial Kary awan Rp . 3,895,305,612.78 Rp . 2,079,211,541
4 Pengeluaran Khusus Rp . 48,000,000 Rp . 39,080,000
5 Tunjangan Pelaksanaan Tugas Rp . 530,689,000 Rp . 434,779,923
6 Biay a Kantor Rp . 400,064,380 Rp . 606,870,851
7 Asuransi Rp . 415,203,600 Rp . 432,623,108
8 Lain-Lain Rp . 797,172,765.80 Rp . 687,294,102.13
Biay a Diluar Kantor
1 Sumbangan Rp . 137,220,000 Rp . 38,235,876
2 Biay a Hansip / Wanra Rp . - Rp . 20,460,000
3 Biay a Keamanan Rp . 324,850,000 Rp . 98,262,209
4 Jaminan Sosial Pensiun Rp . 648,000,000 Rp . 442,391,873
5 Lain-Lain Rp . 15,000,000 Rp . 794,179,963
Amortisasi
1 Hak Atas Tanah Rp . - Rp . 6,083,333.37
Biay a Overhead Tetap
1 Gedung dan Penataran Rp . 244,764,178.64 Rp . 202,672,967.41 2 M esin dan Instalasi Rp . 4,028,623,086.13 Rp . 3,275,851,630.84 3 Jalan dan Jembatan Rp . 155,089,148.28 Rp . 113,831,262.29 4 Alat Pengangkutan Rp . 71,505,190.52 Rp . 32,530,302.32 5 Alat Pertanian Rp . 2,129,722,962.37 Rp . 1,721,738,499.30 6 Inventaris Kantor dan Rumah Rp . 26,054,578.60 Rp . 2,857,985.60 TOTAL Rp. 145,068,287,664 Rp. 114,782,770,788 Biay a Administrasi dan Tata Usaha
Sumber: PT. Perkebunan Nusantara X- Pengelola Pabrik Gula Takalar ( Data Diolah)
BIAYA VARIABEL
Biay a Tenaga Kerja Langsung Rp . 17,808,717,727 Rp . 14,076,785,970 Rp . 3,731,931,757 Biay a Bahan Baku
1 Biay a Pembibitan Rp . 4,253,088,913 Rp . 3,260,919,436 Rp . 992,169,477 Biay a Administrasi dan Umum
1 Biay a Pabrik Rp . 11,747,334,753.90 Rp . 10,259,757,804 Rp . 1,487,576,950 2 Biay a Pengelolahan Rp . 9,391,015,907.08 Rp . 6,098,398,894 Rp . 3,292,617,013 3 Biay a Tebang dan Angkut Rp . 20,536,536,103.48 Rp . 12,860,012,458 Rp . 7,676,523,645 4 Biay a Penggilingan Rp . 34,882,620,278.45 Rp . 31,365,094,774.81 Rp . 3,517,525,504
5 Sumbangan Kematian Rp . - Rp .
-Biay a Overhead Variabel
1 Biay a Eksp loitasi Pertanian Rp . 18,392,489,570 Rp . 16,875,019,029.63 Rp . 1,517,470,540 2 Biay a eksp loitasi Pengangkutan Rp . 5,687,555,466.52 Rp . 5,474,094,832 Rp . 213,460,635 BIAYA TETAP
1 Gaji DBS Kary awan Staf Rp . 975,358,930.62 Rp . 241,713,185 Rp . 733,645,746 2 Tunjangan Kesejahteraan Rp . 7,526,305,511.10 Rp . 3,242,018,977 Rp . 4,284,286,534 3 Tunjangan Sosial Kary awan Rp . 3,895,305,612.78 Rp . 2,079,211,541 Rp . 1,816,094,072
4 Pengeluaran Khusus Rp . 48,000,000 Rp . 39,080,000 Rp . 8,920,000
5 Tunjangan Pelaksanaan Tugas Rp . 530,689,000 Rp . 434,779,923 Rp . 95,909,077
6 Biay a Kantor Rp . 400,064,380 Rp . 606,870,851 Rp . (206,806,471)
7 Asuransi Rp . 415,203,600 Rp . 432,623,108 Rp . (17,419,508)
8 Lain-Lain Rp . 797,172,765.80 Rp . 687,294,102.13 Rp . 109,878,664 Biay a Diluar Kantor
1 Sumbangan Rp . 137,220,000 Rp . 38,235,876 Rp . 98,984,124
2 Biay a Hansip / Wanra Rp . - Rp . 20,460,000 Rp . (20,460,000)
3 Biay a Keamanan Rp . 324,850,000 Rp . 98,262,209 Rp . 226,587,791
4 Jaminan Sosial Pensiun Rp . 648,000,000 Rp . 442,391,873 Rp . 205,608,127
5 Lain-Lain Rp . 15,000,000 Rp . 794,179,963 Rp . (779,179,963)
Amortisasi
1 Hak Atas Tanah Rp . - Rp . 6,083,333.37 Rp . (6,083,333)
Biay a Overhead Tetap
1 Gedung dan Penataran Rp . 244,764,178.64 Rp . 202,672,967.41 Rp . 42,091,211 2 M esin dan Instalasi Rp . 4,028,623,086.13 Rp . 3,275,851,630.84 Rp . 752,771,455 3 Jalan dan Jembatan Rp . 155,089,148.28 Rp . 113,831,262.29 Rp . 41,257,886 4 Alat Pengangkutan Rp . 71,505,190.52 Rp . 32,530,302.32 Rp . 38,974,888 5 Alat Pertanian Rp . 2,129,722,962.37 Rp . 1,721,738,499.30 Rp . 407,984,463 6 Inventaris Kantor dan Rumah Rp . 26,054,578.60 Rp . 2,857,985.60 Rp . 23,196,593 TOTAL Rp. 145,068,287,664 Rp. 114,782,770,788 Rp . 30,285,516,877 NAMA PERKIRAAN / URAIAN
Biay a Administrasi dan Tata Usaha
RKAP REALIS AS I NILAI S IS A
Sumber: PT. Perkebunan Nusantara X- Pengelola Pabrik Gula Takalar ( Data Diolah)
Pabrik Tetap Variabel
1. By. Gedung dan Penataran 244.764.178,64 - 244.764.178,64
2. By. Mesin dan Instalasi 4.028.623.086,13 - 4.028.623.086,13
3. By. Jalan dan Jembatan 155.089.148,28 - 155.089.148,28
4. By. Alat Pengangkutan 71.505.190,52 - 71.505.190,52
5. By. Alat Pertanian 2.129.722.962,37 - 2.129.722.962,37
6. By. Inventaris Kantor dan
Rumah 26.054.578,60 - 26.054.578,60
7. By. Eksploitasi Pertanian - 18.392.489.570 18.392.489.570 8. By. Eksploitasi
Pengangkutan - 5.687.555.466,52 5.687.555.466,52
JUMLAH 6.655.759.144,54 24.080.045.036,52 30.735.804.181,06 Sumber:PT.Perkebunan Nusantara X-Pengelola Pabrik Gula Takalar (Data diolah)
Tabel 5.5
Realisasi Pembebanan Biaya Overhead Pabrik (BOP) ( Jam Kerja 2880 Jam)
No. Jenis Biaya Overhead Pabrik
Biaya Overhead Pabrik
Jumlah Biaya
Tetap Variabel
1. By. Gedung dan Penetaran 202.672.967,41 - 202.672.967,41
2. By. Mesin dan Instalasi 3.275.851.630,84 - 3.275.851.630,84
3. By. Jalan dan Jembatan 113.831.262,29 - 113.831.262,29
4. By. Alat Pengangkutan 32.530.302,32 - 32.530.302,32
5. By. Alat Pertanian 1.721.738.499,30 - 1.721.738.499,30
6. By. Inventaris Kantor dan
Rumah 2.857.985,60 - 2.857.985,60
7. By. Eksploitasi Pertanian - 16.875.019.029,63 16.875.019.029,63 8. By. Eksploitasi
Pengangkutan - 5.474.094.832 5.474.094.832
JUMLAH 5.349.482.647,76 22.349.113.861,63 27.698.596.509 Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X - Pengelola Pabrik Gula Takalar
(M²) KARYAWAN KERJA MESIN
Jumlah 42.090 540 9.950 7.220
Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X– Pengelolah Pabrik Gula Takalar
Tabel 5.7 Biaya Overhead Sebelum Alokasi
KETERANGAN Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X– Pengelola Pabrik Gula Takalar
BOP Sebelum
Alokasi 3.878.308.336 1.905.349.408 0 0 5.783.657.744 Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X-Pengelola Pabrik Gula Takalar (Data Diolah)
Tabel 5.9
Selisih Biaya Overhead Pabrik Sebelum dan Setelah Alokasi
NO. DEPARTEMEN
1. Pengolahan 2.263.646.975 3.878.308.336 1.614.661.361
2. Pengemasan 842.596.702 1.905.349.408 1.062.752.706
Sumber : ( Data Diolah)
PENGOLAHAN PENGEMASAN PACKING QUALITY
Alokasi 3.878.308.336 1.905.349.408 0 0 (5.783.657.744)
Dasar
Pembebanan 1.820 JM 3.060 JKL
Tarif 2.130.938,65 622.663,205 0 0 0
Sumber : PT. Perkebunan Nusantara X-Pengelola Pabrik Gula Takalar (Data diolah)