• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran Penelitian Selanjutnya

Dalam dokumen Self-Efficacy Pada Anak Jalanan (Halaman 141-151)

BAB V. KESIMPULAN DISKUSI DAN SARAN

2. Saran Penelitian Selanjutnya

a. Agar penelitian selanjutnya menggunakan responden pada pria sehingga didapat gambaran yang lebih luas dan bervariasi tentang kecemasan dewasa awal yang belum menikah.

b. Peneliti selanjutnya disarankan untuk lebih memperhatikan kondisi dan lingkungan saat proses wawancara.

c. Pada penelitian berikutnya diharapkan melakukan pengambilan data tambahan dari orang-orang yang signifikan dengan responden dalam bentuk alloanamnesa dan autoanamnesa, yaitu mengumpulkan informasi dari pihak-pihak yang terkait seperti keluarga, teman, serta dokumentasi pribadi seperti catatan harian responden.

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, R. & Hawadi. (2004). Stress di bidang akademik pada siswa program percepatan belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan No. 48, 329 – 359.

Ariyanto, A. (1999). Anak Jalanan : Sebuah Potret Kecil. Jurnal Psikologi Sosial, 2, 13 – 17.

Bandura, A. (1994). Self-efficacy : Encyclopedia of Human Behavior. New York : Academic Press.

_________. (1997). Self-Efficacy : The Exercise of Control. New York : Freeman and Company.

Departemen Sosial. (2004). Rapendar Gepeng : Ketika Miskin adalah Sebuah Dosa.http://www.depsos.go.id/Balatbang/Puslitbang%20UKS/executive20 04.htm. (Diakses tanggal : 29 Oktober 2008).

Feist, J., & Feist, G. (2002). Theories of personality (5th ed). Boston : McGraw-Hill.

Hariadi, S.S., & Suyanto. (1999). Anak Jalanan di Jawa Timur : Masalah dan Upaya Penanggulangannya. Jakarta.

Hurlock, E.B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.

Irmawati, M. N., dkk. (2003). Pedoman Penulisan Skripsi. Medan : Program studi Psikologi Universitas Sumatera Utara.

Irwanto, dkk. (1995). Pekerja Anak di Tiga Kota Besar : Jakarta, Surabaya, Medan. Jakarta : Unisef.

Koentjoro. (2001). Anak Jalanan dalam Perspektif Psikologi : Sebuah Evaluasi Hubungan Jalanan Jurnal Psikologi Sosial, 2, 1 – 9.

Komnas, PA. (2007). Sanggar Kreativitas Anak. http://www.pkpa-indonesia.org/ska.htm. (Diakses tanggal : 29 September 2008).

Kushartati, S. (2004). Humanitas : Indonesian Psychological Journal Vol.1 No.2 Agustus 2004 : 45 – 54.

Minauli. (2002). Metode Observasi. Medan.

Moleong, L. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Remaja Rosdakarya.

Monks, dkk. (1999). Psikologi Perkembangan : Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada University Press.

Mulandar, dkk. (1996). Dehumanisasi Anak Marginal: Berbagai Pengalaman Pemberdayaan. Bandung : Yayasan AKATIGA.

Poerwandari, E. K. (2001). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Fakultas Psikologi UI : Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendekatan Psikologi (LPSP3).

_______________. (2007). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Fakultas Psikologi UI : Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendekatan Psikologi (LPSP3).

Santrock, W. (1998). Adolescene (7th ed). Boston: McGraw-Hill Companies, Inc. Schultz, D., & Schultz, E. S. (1994). Theories of Personality (5th ed.). California :

Suranto. (1999). Jurnalisme Anak Pinggiran. Jakarta : Kelompok Kerja unuk Anak Jalanan.

Suwardi. (2007). Fenomena Anak Jalanan.

http://www.isei.or.id/page.php?id=5okt075. (Diakses tanggal : 8 Oktober 2008).

Tauran. (2000). Studi Profil Anak Jalanan sebagai Upaya Perumusan Model Kebijakan Penanggulangannya. Jurnal Administrasi Negara, Vol. I, No.1, September 2000 : 88-101.

Warsito, Hadi. (2004). Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Penyesuaian

Akademik Dan Prestasi Akademik. Jurnal Psikologi pendidikan . Vol.2.

September 2004.

Yayasan PKPA. (2003). Shelter for Street Children. http://www.pkpa-indonesia.org/ska.htm. (Diakses tanggal : 10 September 2008).

PEDOMAN WAWANCARA

I. Data Diri Partisipan

1. Nama :

2. Usia :

3. Jenis Kelamin : 4. Nama Sekolah / Kelas :

5. Anak ke- :

6. Status tempat tinggal : 7. Penghasilan rata-rata perhari : 8. Usia ketika pertama kali menjadi ‘AJ’ :

II. Riwayat Keluarga Partisipan 1. Ayah a. Nama : b. Usia : c. Pekerjaan : d. Penghasilan : 2. Ibu a. Nama : b. Usia : c. Pekerjaan : d. Penghasilan :

III. Klasifikasi anak jalanan

1. Apakah yang menjadi alasan utama partisipan menjadi anak jalanan? 2. Sejak usia berapa partisipan menjadi anak jalanan?

3. Jadwal sekolah dan pergi ke jalan setiap harinya? 4. Tempat tinggal partisipan dimana dan dengan siapa?

5. Penghasilan partisipan diberikan pada siapa dan digunakan untuk keperluan apa?

IV. Latar belakang anak jalanan

1. Bagaimanakah kondisi keluarga dan orang-tua (mis: pekerjaan, penghasilan,dll)?

2. Bagaimanakah kondisi lingkungan tempat tinggal partisipan?

V. Tugas-tugas yang dihadapi anak jalanan berkaitan dengan aspek-aspek self-efficacy

1. Magnitude Level

a. Macam-macam tugas yang dilakukan partisipan?

b. Apakah partisipan merasa mampu menyelesaikan semua tugas atau hanya beberapa saja?

c. Jenis tugas yang dirasa paling sulit dilakukan?

d. Bagaimana cara partisipan mengatasi / menghadapi tugas-tugas yang dirasa kurang mampu untuk dilakukan?

a. Partisipan merasa lebih mampu menyelesaikan tugas yang memang seharusnya mereka lakukan (mis: belajar) atau tugas yang seharusnya tidak mereka lakukan (mis: mencari uang) ?

b. Apakah partisipan merasa aktifitasnya di jalanan mengganggu proses belajarnya?

c. Bagaimana partisipan mengatur waktu belajarnya? 3. Strength

a. Apa saja yang menjadi tantangan dan rintangan bagi partisipan?

b. Apakah partisipan merasa mampu menghadapi segala kesulitan dan tantangan yang dialaminya?

c. Bagaimana partisipan dapat bertahan melakukan kegiatannya di sekolah maupun di jalanan untuk mencari uang ketika ia menghadapi tantangan (misalnya sakit)?

d. Hal-hal apa sajakah yang paling disukai dan tidak disukai menjadi anak jalanan?

VI. Faktor-faktor yang mempengaruhi self-efficacy

1. Bagaimana tanggapan orang tua terhadap status partisipan sebagai anak jalanan?

2. Apakah pihak guru dan sekolah mengetahui bahwa partisipan adalah seorang anak jalanan? (jika tahu) Apa tindakan sekolah terhadap partisipan?

3. Bagaimana sikap teman-teman partisipan terhadap statusnya sebagai anak jalanan?

4. Bagaimana pendapat partisipan mengenai dirinya sebagai anak jalanan? 5. Bagaimanakah prestasi partisipan di sekolah?

6. Bagaimana sikap orang tua dan guru ketika partisipan dapat meraih suatu prestasi?

7. Apakah orang-tua dan saudara partisipan ikut membantu partisipan dalam proses belajarnya?

8. Bagaimana perlakuan orang-tua terhadap partisipan apabila melakukan kesalahan?

9. Apa yang dirasakan partisipan apabila melihat temannya yang sesama anak jalanan dapat meraih suatu prestasi tertentu?

10.Apakah yang menjadi cita-cita dalam hidup partisipan?

11.Berapa jumlah penghasilan paling sedikit dan paling banyak yang pernah didapatkan partisipan?

12.Apa yang akan terjadi pada partisipan apabila penghasilan partisipan sangat sedikit? Dan apa pula yang terjadi apabila partisipan mendapatkan penghasilan yang banyak dalam satu hari?

13.Bagaimana perasaan partisipan menjadi anak jalanan? 14.Apakah partisipan mau menjadi anak jalanan selamanya?

INFORMED CONSENT

Pernyataan Pemberian Izin oleh Partisipan

Judul Penelitian : Self-Efficacy Pada Anak Jalanan Peneliti : Maharani Asina Pasaribu

NIM : 041301117

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dengan secara sukarela dan tidak ada unsur paksaan dari siapapun, bersedia berperan serta dalam penelitian ini.

Saya telah diminta dan telah menyetujui untuk diwawancarai sebagai responden dalam penelitian mengenai self-efficacy pada anak jalanan.

Peneliti telah menjelaskan tentang penelitian ini beserta dengan tujuan dan manfaat penelitiannya. Dengan demikian, saya menyatakan kesediaan saya dan tidak berkeberatan memberi informasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada saya.

Saya mengerti bahwa identitas diri dan juga informasi yang saya berikan akan dijamin kerahasiannya oleh peneliti dan hanya digunakan untuk tujuan penelitian saja.

Medan, September 2009

Dalam dokumen Self-Efficacy Pada Anak Jalanan (Halaman 141-151)

Dokumen terkait