1. Dari hasil survei terlihat bahwa indikator yang memiliki nilai yang paling rendah dan dominan muncul di semua jenis layanan, yakni terkait dengan penerapan sistem pengawasan secara daring, baik dalam kegiatan audit, review, evaluasi, tindak lanjut laporan hasil pengawasan, maupun kegiatan pendampingan dan konsultasi. Hal ini dapat diterjemahkan bahwa penggunaan teknologi dan teknik pengawasan jarak jauh perlu dioptimalkan dengan segera, terlebih sejak menjangkitnya wabah Covid-19 dalam satu tahun terakhir. Teknik pengawasan jarak jauh sesungguhnya bukanlah sebuah gagasan baru, tapi sebuah solusi pengawasan untuk mendapatkan beberapa keunggulan seperti;
▪ Pengurangan biaya perjalanan secara signifikan
▪ Perluasan cakupan pengawasan, dalam hal prioritas volume dan waktu
▪ Peningkatan ketersediaan kelompok auditor
▪ Adanya keleluasan waktu bagi Auditor untuk melakukan pendalaman dokumen, sehingga akan meningkatkan kualitas hasil quality assurance.
BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN
Laporan Akhir - 23
▪ Peningkatan penggunaan teknologi yang ada dapat memperkuat dokumentasi dan pelaporan.
▪ Beban audit terhadap fasilitas operasional dapat dimitigasi. Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan serta memproses secara digital dokumentasi, video, dan gambar dapat dibagi secara optimal, daripada terkonsentrasi ke dalam periode audit yang dapat menyita waktu personil dari kegiatan sehari-harinya.
Meskipun terdapat beberapa kendala seperti masalah infrastruktur jaringan, masalah metodologi, atauoun risiko keamanan, namun Tim Itjen tetap diharapkan untuk memamfaatkan peluang untuk memaksimalkan kontribusinya dengan menerapakan sistem pengawasan jarak jauh. Oleh karena itu, Inspektorat perlu mengembangkan sebuah model pengaturan atau gudeline tentang pelaksanaan pengawasan internal jarak jauh secara efektif, baik untuk dijadikan acuan oleh auditee, maupun untuk dituangkan dalam rencana pengawasan tahunan Inspektorat.
2. Kebutuhan diatas semakin terasa mengingat dalam survei kepuasan pelanggan diidentifikasi juga masalah terkait dengan penggunaan alat bantu visual yang mempermudah Klien untuk memahami substansi pengawasan yang dipresentasikan saat entry meeting. Penggunaan alat visual atau konten yang kreatif serta Slide Presentasi yang menarik, diharapkan mampu membantu Klien untuk menjaga pemahaman mereka terhadap rencana pengawasan yang dipresentasikan. Presentasi virtual yang menarik akan meminimalisir audiens untuk melakukan multitasking selama presentasi berlangsung untuk menghindari kebosanan.
Laporan Akhir - 24
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Laporan Akhir - 25 LAMPIRAN 1 : ELABORASI HASIL SURVEI PERSEPSI PER SATKER BINAAN INSPEKTORAT
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I
INSPEKTORAT II
INSPEKTORAT III
INSPEKTORAT IV
IMPROVEMENT NRR Urgensi A PERSEPSI
A.1 PERAN ASSURANCE
A.1.1 Independensi dan Obyektivitas 3,3288 3,2829 3,3461 3,3969 3,3239 Kurang Mendesak
A.1.1.1 Kejelasan tujuan dan batasan penugasan saat entry meeting
3,1575 3,0526 3,1179 3,2474 3,1151 Kurang Mendesak
A.1.1.2 Independensi Tim Itjen saat bertugas 3,1096 3,0614 3,1616 3,2062 3,1195 Kurang Mendesak
A.1.1.3 Adanya permintaan Tim Itjen dalam bentuk uang, barang, jasa atau fasilitas tertentu
3,9452 3,9561 3,9607 3,9691 3,9427 Tidak Mendesak
A.1.1.4 Penulisan temuan dalam Laporan Hasil Pengawasan menggambarkan fakta sebenarnya
3,1027 3,0614 3,1441 3,1649 3,1182 Kurang Mendesak
A.1.2 Kecakapan 3,0753 3,0044 3,1245 3,1804 3,1181 Kurang Mendesak
A.1.2.1 Pemahaman Tim Itjen atas proses tata kelola di Satker Klien
3,0342 2,9649 3,1135 3,1753 3,1164 Kurang Mendesak
A.1.2.2 Kemampuan meyakinkan (persuasif) Tim Itjen saat menyampaikan permintaan data
3,1164 3,0439 3,1354 3,1856 3,1198 Kurang Mendesak
A.1.3 Kecermatan Profesional (Due Professional Care) 3,1918 3,1140 3,2576 3,3505 3,2299 Kurang Mendesak A.1.3.1 Kedetilan materi pertanyaan yang diajukan Tim
Itjen saat pemeriksaan
3,1918 3,1140 3,2576 3,3505 3,2299 Kurang Mendesak
A.1.4 Kualitas Komunikasi 3,2363 3,1557 3,2249 3,3093 3,2205 Kurang Mendesak
A.1.4.1 Ketepatan waktu penyampaian laporan hasil pengawasan
3,4726 3,3421 3,3799 3,4845 3,4064 Kurang Mendesak
A.1.4.2 Kesesuaian informasi dalam laporan hasil pemeriksaan dengan subyek pemeriksaan
3,1507 3,1140 3,1747 3,2990 3,1712 Kurang Mendesak
A.1.4.3 Kesesuaian kesimpulan dalam laporan pengawasan dengan kebutuhan Satker
3,1712 3,1140 3,2140 3,2577 3,2102 Kurang Mendesak
A.1.4.4 Kemudahan pemahaman atas laporan hasil pengawasan
3,1507 3,0526 3,1310 3,1959 3,0943 Kurang Mendesak
A.1.5 Koordinasi 2,9726 3,0263 3,3100 3,1753 3,1321 Kurang Mendesak
Laporan Akhir - 26
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I A.1.5.1 Waktu pelaksanaan pemeriksaan bersamaan
dengan Aparat Pengawasan dari instansi lain
2,9726 3,0263 3,3100 3,1753 3,1321 Kurang Mendesak
A.1.6 Pelaksanaan Sistem Daring 2,5548 2,6316 2,6638 2,5979 2,5484 Sangat Mendesak
A.1.6.1 Efektivitas Pemeriksaan dengan Sistem Daring 2,5548 2,6316 2,6638 2,5979 2,5484 Sangat Mendesak A.1.7 Komunikasi Tindak Lanjut Laporan Hasil
Pengawasan
3,0297 2,9503 3,0306 3,1031 3,0227 Mendesak
A.1.7.1 Kejelasan komunikasi jadwal penyelesaian tindak lanjut laporan hasil pengawasan
3,0548 3,0175 3,0611 3,1959 3,0894 Kurang Mendesak
A.1.7.2 Pemahaman Klien atas tata cara menindaklanjuti laporan hasil pengawasan
2,9932 2,8772 3,0087 3,0619 2,9647 Mendesak
A.1.7.3 Pemahaman Klien tentang kelengkapan dokumen tindaklanjut laporan hasil pengawasan
3,0411 2,9561 3,0218 3,0515 3,0141 Mendesak
A.1.8 Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pengawasan
3,0868 2,8363 2,8865 2,9553 2,8824 Mendesak
A.1.8.1 Intensitas pemantauan tindak lanjut laporan hasil pengawasan oleh Tim Itjen
3,2329 3,1316 3,2576 3,3093 3,2216 Kurang Mendesak
A.1.8.2 Keberadaan Unit atau Tim dalam Satker yang mendorong upaya penyelesaian Tindak Lanjut LHP
3,3836 2,7018 2,7293 3,0000 2,8335 Mendesak
A.1.8.3 Efektivitas pelaksanaan tindak lanjut laporan hasil pengawasan dengan sistem Daring
2,6438 2,6754 2,6725 2,5567 2,5920 Sangat Mendesak
INDEKS PERSEPSI ASSURANCE 3,0595 3,0002 3,1055 3,1336
INTERPRETASI Kurang Baik Kurang Baik Baik Baik
A.2 PERAN CONSULTING
A.2.1 Materi 3,1164 3,0263 3,1223 3,1649 3,1075 Kurang Mendesak
A.2.1.1 Kesesuaian materi yang disajikan dengan tugas, fungsi, dan kebutuhan Klien
3,1164 3,0263 3,1223 3,1649 3,1075 Kurang Mendesak
A.2.2 Waktu 3,2352 3,1608 3,2547 3,2680 3,2297 Kurang Mendesak
A.2.2.1 Koordinasi jadwal kegiatan dengan Klien 3,3425 3,2105 3,3319 3,3299 3,3037 Kurang Mendesak A.2.2.2 Kecukupan waktu untuk sesi tanya jawab 3,0822 3,0526 3,1354 3,2062 3,1191 Kurang Mendesak A.2.2.3 Kesesuaian durasi kegiatan dengan jadwal yang
ditetapkan
3,2808 3,2193 3,2969 3,2680 3,2663 Kurang Mendesak
Laporan Akhir - 27
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I
INSPEKTORAT II
INSPEKTORAT III
INSPEKTORAT IV
IMPROVEMENT NRR Urgensi
A.2.3. Kompetensi 3,1507 3,0285 3,1528 3,1933 3,1313 Kurang Mendesak
A.2.3.1 Pemahaman Tim Itjen terhadap proses tata kelola di Satker Klien
3,0822 2,9474 3,0873 3,1134 3,0576 Mendesak
A.2.3.2 Kemudahan materi untuk dimengerti oleh Klien 3,1164 2,9474 3,0262 3,1031 3,0483 Mendesak A.2.3.3 Kemampuan Tim Itjen dalam membangun
keakraban dengan Klien
3,1027 2,9474 3,0655 3,1856 3,0753 Kurang Mendesak
A.2.3.4 Intensitas konsultasi yang memberikan Klien keleluasaan bertanya terkait materi
3,3014 3,2719 3,4323 3,3711 3,3442 Kurang Mendesak
A.2.4 Pelaksanaan Sistem Daring 2,6849 2,7193 2,7860 2,6907 2,7202 Mendesak
A.2.4.1 Efektivitas Konsultasi dengan Sistem Daring 2,6849 2,7193 2,7860 2,6907 2,7202 Mendesak
INDEKS PERSEPSI CONSULTING 3,0468 2,9837 3,0790 3,0793
INTERPRETASI Kurang Baik Kurang Baik Baik Baik
A.3 IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN KORUPSI
A.3.1 Manajemen Risiko dalam Kerangka SPIP 3,2733 2,9108 3,0095 3,0226 3,0541 Mendesak
A.3.1.1 Pemahaman Klien atas aturan dan prosedur manajemen risiko
2,9820 2,8425 2,8906 2,9012 2,9041 Mendesak
A.3.1.2 Keberadaan Unit atau Tim Khusus pengelola manajemen risiko di Satker Klien
3,5270 2,8189 2,9870 2,9012 3,0585 Mendesak
A.3.1.3 Kesadaran atas pentingnya pengelolaan risiko 3,3108 3,0709 3,1510 3,2654 3,1995 Kurang Mendesak
A.3.2 Pengendalian Gratifikasi 3,3859 3,0577 3,2543 3,2037 3,2254 Kurang Mendesak
A.3.2.1 Pemahaman klien atas aturan dan prosedur pengendalian Gratifikasi di lingkungan kerjanya
3,1261 3,0000 3,0651 3,0617 3,0632 Mendesak
A.3.2.2 Keberadaan Unit atau Tim yang mendorong pelaksanaan pengendalian Gratifikasi di Satker
3,6532 2,9685 3,3932 3,2037 3,3046 Kurang Mendesak
A.3.2.3 Kesadaran atas pentingnya program pengendalian Gratifikasi
3,3784 3,2047 3,3047 3,3457 3,3084 Kurang Mendesak
A.3.3 Pengelolaan LHKPN dan LHKASN 3,3874 3,1496 3,2617 3,2515 3,2626 Kurang Mendesak
A.3.3.1 Pemahaman klien atas aturan dan prosedur penyampaian LHKPN/LHKASN
3,2387 3,1102 3,2422 3,1667 3,1895 Kurang Mendesak
Laporan Akhir - 28
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I A.3.3.2 Intensitas penyampaian LHKPN/LHKASN secara
tepat waktu
3,6396 3,6378 3,7214 3,6914 3,6725 Tidak Mendesak
A.3.3.3 Keberadaan ada unit atau Tim yang mendorong penyampaian LHKPN/LHKASN di Satker Klien
3,3649 2,7717 2,8568 2,8519 2,9613 Mendesak
A.3.3.4 Kesadaran atas pentingnya Penyampaian LHKPN/LHKASN secara berkala
3,3063 3,0787 3,2266 3,2963 3,2270 Kurang Mendesak
A.3.4 Program Whistle Blowing System (WBS) dan Pengaduan Masyarakat Terpadu
3,0713 2,8465 3,0716 2,9599 2,9873 Mendesak
A.3.4.1 Pengetahuan Klien atas pengaduan WBS melalui Website Inspektorat KEMKES
2,9505 2,8583 2,9635 2,8642 2,9091 Mendesak
A.3.4.2 Pengetahuan Klien atas jaminan kerahasiaan pengaduan dalam WBS
2,9459 2,8031 2,9688 2,8704 2,8971 Mendesak
A.3.4.3 Kesadaran Klien atas pentingnya WBS 3,2207 3,0472 3,1328 3,2284 3,1573 Kurang Mendesak
A.3.4.4 Pengetahuan Klien atas keberadaan sistem Pengaduan Masyarakat Terpadu (Dumasdu) Kemenkes
2,6622 2,6614 2,9479 2,7407 2,7531 Mendesak
A.3.4.5 Keberadaan unit atau Tim di Satker Klien yang mendorong penyelesaian pengaduan masyarakat
3,4505 2,6299 3,2188 2,8210 3,0300 Mendesak
A.3.4.6 Kesadaran atas pentingnya penerapan Pengaduan Masyarakat Terpadu
3,1982 3,0787 3,1979 3,2346 3,1774 Kurang Mendesak
A.3.5 Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM 3,4234 3,2185 3,4382 3,3225 3,3507 Kurang Mendesak
A.3.5.1 Pengetahuan Klien atas keberadaan program WBK dan WBBM di KEMKES
3,2072 3,0709 3,2266 3,2099 3,1786 Kurang Mendesak
A.3.5.2 Jumlah partisipasi Pernyataan Komitmen dan Penandatanganan Pakta Integritas di Satker Klien
3,5766 3,5276 3,6589 3,5617 3,5812 Tidak Mendesak
A.3.5.3 Keberadaan Unit Khusus pengelola program WBK WBBM di Satker Klien
3,5135 3,0709 3,5130 3,1543 3,3129 Kurang Mendesak
A.3.5.4 Kesadaran atas pentingnya penerapan WBK dan WBBM
3,3964 3,2047 3,3542 3,3642 3,3299 Kurang Mendesak
INDEKS PERSEPSI PROGRAM PENCEGAHAN KORUPSI 3,3083 3,0366 3,2071 3,1521
INTERPRETASI Baik Kurang Baik Baik Baik
Laporan Akhir - 29 LAMPIRAN 2 : ELABORASI HASIL SURVEI KEPUASAN PER SATKER BINAAN INSPEKTORAT
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I
INSPEKTORAT II
INSPEKTORAT III
INSPEKTORAT IV
IMPROVEMENT NRR Urgensi B. KEPUASAN PELANGGAN
B.1 LAYANAN ASSURANCE
B.1.1 Prosedur 3,3014 3,2412 3,3057 3,4021 3,3126 Kurang Mendesak
B.1.1.1 Penerapan prosedur pemeriksaan yang menyulitkan Klien
3,7260 3,6316 3,7118 3,7938 3,7158 Tidak Mendesak
B.1.1.2 Kemudahan tindak lanjut rekomendasi/saran yang diberikan
2,8767 2,8509 2,8996 3,0103 2,9094 Mendesak
B.1.2 Waktu 3,1027 3,0351 3,1135 3,1443 3,0989 Kurang Mendesak
B.1.2.1 Kesesuaian pelaksananaan pemeriksaan dengan jadwal yang ditetapkan
3,1027 3,0351 3,1135 3,1443 3,0989 Kurang Mendesak
B.1.3 Spesifikasi Layanan 3,1210 3,0322 3,1223 3,2096 3,1213 Kurang Mendesak
B.1.3.1 Kesesuaian kesimpulan hasil pemeriksaan dengan argumentasi dan bukti pendukung
3,1233 3,0263 3,0961 3,2062 3,1130 Kurang Mendesak
B.1.3.2 Akurasi penyajian Laporan Hasil Pemeriksaan 3,1096 3,0526 3,0961 3,1856 3,1110 Kurang Mendesak B.1.3.3 Kemampuan hasil pemeriksaan untuk mendorong
perbaikan/ pembenahan sistem di Satker Klien
3,1301 3,0175 3,1747 3,2371 3,1399 Kurang Mendesak
B.1.4 Kompetensi 3,0685 2,9474 3,1616 3,1649 3,0856 Kurang Mendesak
B.1.4.1 Kecukupan pengetahuan Tim Itjen tentang proses bisnis, tugas dan fungsi Satker Klien
3,0685 2,9474 3,1616 3,1649 3,0856 Kurang Mendesak
B.1.5 Perilaku 3,2226 3,1316 3,2729 3,3299 3,2393 Kurang Mendesak
B.1.5.1 Sikap sopan Tim Itjen saat penugasan 3,2877 3,2105 3,3799 3,4124 3,3226 Kurang Mendesak
B.1.5.2 Kepedulian Tim Itjen terhadap keluhan Satker 3,1575 3,0526 3,1659 3,2474 3,1559 Kurang Mendesak
B.1.6 Penanganan Keluhan 3,0753 2,9298 3,0742 3,1134 3,0482 Mendesak
B.1.6.1 Efektivitas penerimaan aduan dan tindaklanjutnya terhadap subyek pengaduan yang disampaikan
3,0753 2,9298 3,0742 3,1134 3,0482 Mendesak
B.1.7 Sarana, Alat Bantu 2,5342 2,4474 2,7817 2,7526 2,6290 Mendesak
B.1.7.1 Penggunaan alat bantu visual yang menarik saat pemaparan materi
2,5342 2,4474 2,7817 2,7526 2,6290 Mendesak
Laporan Akhir - 30
NO. INDIKATOR INSPEKTORAT
I
INSPEKTORAT II
INSPEKTORAT III
INSPEKTORAT IV
IMPROVEMENT NRR Urgensi
INDEKS KEPUASAN LAYANAN ASSURANCE 76,5207 74,1594 77,9710 78,9887
INTERPRETASI Kurang
Memuaskan
Kurang Memuaskan
Memuaskan Memuaskan
B.2 LAYANAN CONSULTING
B.2.1 Prosedur 3,4099 3,3268 3,4049 3,4444 3,3965 Kurang Mendesak
B.2.1.1 Kemudahan prosedur konsultasi 3,7973 3,6850 3,7839 3,8333 3,7749 Tidak Mendesak
B.2.1.2 Kemudahan tindak lanjut saran yang diberikan 3,0225 2,9685 3,0260 3,0556 3,0182 Mendesak
B.2.2 Waktu 3,2613 3,2047 3,2578 3,3333 3,2643 Kurang Mendesak
B.2.2.1 Kesesuaian pelaksananaan kegiatan dengan jadwal yang ditetapkan
3,2613 3,2047 3,2578 3,3333 3,2643 Kurang Mendesak
B.2.3 Spesifikasi Layanan 3,1126 3,0000 3,0938 3,1852 3,0979 Kurang Mendesak
B.2.3.1 Kemampuan saran yang diberikan dalam mendorong perbaikan sistem di Satker Klien
3,1126 3,0000 3,0938 3,1852 3,0979 Kurang Mendesak
B.2.4 Kompetensi 3,1532 2,9843 3,1458 3,1728 3,1140 Kurang Mendesak
B.2.4.1 Kecukupan pengetahuan Tim Itjen tentang proses bisnis, tugas dan fungsi Satker Klien
3,1532 2,9843 3,1458 3,1728 3,1140 Kurang Mendesak
B.2.5 Perilaku 3,2095 3,1614 3,2500 3,2963 3,2293 Kurang Mendesak
B.2.5.1 Sikap sopan Tim Itjen saat penugasan 3,2613 3,2362 3,3229 3,3580 3,2946 Kurang Mendesak
B.2.5.2 Kepedulian Tim Itjen terhadap keluhan Klien 3,1577 3,0866 3,1771 3,2346 3,1640 Kurang Mendesak
B.2.6 Penanganan Keluhan 3,0856 2,9528 3,0833 3,1235 3,0613 Mendesak
B.2.6.1 Efektivitas layanan pengaduan dan tindaklanjutnya terhadap subyek pengaduan yang disampaikan
3,0856 2,9528 3,0833 3,1235 3,0613 Mendesak
B.2.7 Sarana, Alat Bantu 2,7342 2,5748 2,8307 2,8765 2,7541 Mendesak
B.2.7.1 Penggunaan alat bantu visual yang menarik saat pemaparan materi
2,7342 2,5748 2,8307 2,8765 2,7541 Mendesak
INDEKS KEPUASAN LAYANAN CONSULTING 78,4508 75,7312 78,8086 80,1146
INTERPRETASI Memuaskan Kurang
Memuaskan
Memuaskan Memuaskan
Laporan Akhir - 31 LAMPIRAN 3 : DAFTAR SATKER SAMPLE
Satker Binaan
Unit Utama
(Eselon 1) No Satuan Kerja
Inspektorat I
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
1 Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan 2 Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer
3 Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan 4 Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional 5 Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan
6 Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan 7 Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI 8 Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Surabaya 9 Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta 10 Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta
11 Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan Jakarta 12 Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta
13 Rumah Sakit Paru dr. H.A. Rotinsulu Bandung 14 Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso JKT 15 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
16 RSUP dr. Johannes Leimena Ambon 17 RSUP Dr. Kariadi Semarang
18 RSUP dr. M. Djamil Padang
19 RSUP Dr. Mohamad Hoesin Palembang 20 RSUP dr. Rivai Abdullah Palembang 21 RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta 22 RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar 23 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 24 RSUP Fatmawati Jakarta
25 RSUP H. Adam Malik Medan
26 RSUP H. Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta 27 RSUP Persahabatan Jakarta
28 RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado 29 RSUP Sanglah Denpasar
30 Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang 31 RS Pusat Otak Nasional Prof.Dr.dr.Mahar Mardjono 32 RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua 33 RSUP RATATOTOK BUYAT
34 RS Mata Cicendo
35 RS.ORTOPEDI PROF.DR.R.SOEHARSO SURAKARTA
Laporan Akhir - 32
36 Biro Perencanaan dan Anggaran 37 Biro Keuangan dan Barang Milik Negara 38 Biro Umum
39 Biro Hukum dan Organisasi 40 Biro Kepegawaian
41 Biro Komunikasi dan pelayanan Masyarakat 42 Biro Kerjasama Luar Negeri
43 Pusat Pembiayaan Dan Jaminan Kesehatan 44 Pusat Krisis Kesehatan
45 Pusat Data Dan Informasi 46 Pusat Kesehatan Haji
47 Pusat Analisis Determinan Kesehatan 48 Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia Direktorat
Jenderal Kesehatan Masyarakat
55 Sekretariat Ditjen Kesehatan Masyarakat 56 Direktorat Kesehatan Keluarga
57 Direktorat Kesehatan Lingkungan
58 Dir. Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat 59 Direktorat Gizi Masyarakat
60 Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga 61 Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat Makasar 62 Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat Palembang 63 Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Inspektorat
64 Sekretariat Ditjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit
65 Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung 66 Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Dan
Zoonotik
67 Direktorat Surveilans Dan Karantina Kesehatan
68 Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular 69 Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Kesehatan Jiwa dan NAPZA 70 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung
71 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang 72 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Jambi 73 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda 74 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar 75 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram 76 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banda Aceh
Laporan Akhir - 33 Satker
Binaan
Unit Utama
(Eselon 1) No Satuan Kerja
77 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang 78 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru 79 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banten 80 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak 81 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin 82 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang 83 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Jayapura 84 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Manokwari 85 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Medan 86 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang 87 KKP Kelas II Tarakan
88 KKP Kelas II Cilacap 89 KKP Kelas II Panjang 90 KKP Kelas II Ambon
91 KKP Kelas II Tanjung Balai Karimun 92 KKP Kelas II Probolinggo
93 KKP Kelas II Kendari 94 KKP Kelas III Sabang 95 KKP Kelas III Sampit
96 KKP Kelas III Pangkal Pinang 97 Balitbangkes Tanah Bumbu 98 Loka Litbangkes Pangandaran 99 BBTKL PP Banjarbaru
100 Balitbangkes Donggala 101 Balitbangkes Baturaja
102 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok 103 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta 104 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya 105 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Manado 106 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar
107 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kelas I Medan
108 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kelas I Batam
109 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kelas I Makassar
110 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kelas I Palembang
111 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kelas I Manado
Laporan Akhir - 34 Satker
Binaan
Unit Utama
(Eselon 1) No Satuan Kerja
112 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit Kels II Ambon
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan
113 SEKRETARIAT BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN 114 Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar
Kesehatan
115 Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan
116 Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat 117 Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen 118 Balai Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Papua
119 Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Obat Dan Obat Tradisional Tawangmangu
Balai Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Magelang 120 B2P2VRP Salatiga
121 Balai Litbangkes Banjarnegara
122 Balai Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Aceh Inspektorat
123 Sekretariat Ditjen Kefarmasian Dan Alat Kesehatan
124 Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan Dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
125 Direktorat Penilaian Alat Kesehatan Dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
126 Direktorat Pelayanan Kefarmasian
128 Direktorat Produksi Dan Distribusi Kefarmasian
129 Direktorat Tata Kelola Obat Publik Dan Perbekalan Kesehatan Direktorat
Jenderal Tenaga Kesehatan
130 Sekretariat BPPSDM Kesehatan
131 Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan 132 Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan 133 Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan 134 Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan
135 Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar 136 Balai Besar Pelatihan Kesehatan (Bppk) Jakarta 137 Balai Pelatihan Kesehatan Semarang
138 Balai Pelatihan Kesehatan Batam 139 Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang
140 Politeknik Kesehatan Jayapura Propinsi Papua 141 Politeknik Kesehatan Medan
142 Politeknik Kesehatan Padang 143 Politeknik Kesehatan Pekan Baru 144 Politeknik Kesehatan Jambi 145 Politeknik Kesehatan Palembang
Laporan Akhir - 35 Satker
Binaan
Unit Utama
(Eselon 1) No Satuan Kerja
146 Politeknik Kesehatan Tanjungkarang 147 Politeknik Kesehatan Denpasar 148 Politeknik Kesehatan Jakarta II 149 Politeknik Kesehatan Bandung 150 Politeknik Kesehatan Semarang 151 Politeknik Kesehatan Jogyakarta 152 Politeknik Kesehatan Mataram 153 Politeknik Kesehatan Kupang 154 Politeknik Kesehatan Pontianak 155 Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur 156 Politeknik Kesehatan Banjarmasin 157 Politeknik Kesehatan Manado 158 Politeknik Kesehatan Palu 159 Politeknik Kesehatan Makassar 160 Politeknik Kesehatan Kendari 161 Politeknik Kesehatan Malang 162 Politeknik Kesehatan Palangkaraya 163 Politeknik Kesehatan Surabaya 164 Poltekes Kemenkes Aceh 165 Politeknik Kesehatan Maluku 166 Politeknik Kesehatan Bengkulu 167 Politeknik Kesehatan Tanjung Pinang 168 Politeknik Kesehatan Sorong
169 Politeknik Kesehatan Tasik 170 Politeknik Kesehatan Surakarta 171 Politeknik Kesehatan Gorontalo SATKER DEKONSENTRASI 172 34 DINAS KESEHATAN PROVINSI
Laporan Akhir - 36 LAMPIRAN 4 : KUESIONER SURVEI PERSEPSI DAN KEPUASAN MASYARAKAT
A. PENGANTAR
Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan sesuai Tugas Dan Fungsinya, maka akan dilakukan Survei Persepsi dan Kepuasan Masyarakat melalui wawancara secara langsung, maupun melalui e-Survei di beberapa Satker yang terpilih sebagai sample.
B. KRITERIA RESPONDEN
Dalam dua tahun terakhir pernah memperoleh layanan pengawasan intern dari Inspektorat seperti:
1. Audit
2. Reviu dan Evaluasi
3. Tindak Lanjut Laporan Hasil Pengawasan
4. Pendampingan, Pembinaan, Konsultasi, Koordinasi Pengawasan Dan Supervisi 5. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
6. Pengendalian Gratifikasi
7. Pelaporan LHKPN untuk Pimpinan, dan Pelaporan LHKASN untuk ASN 8. Program Whistle Blowing System dan Penanganan Pengaduan Masyarakat 9. Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
C. IDENTITAS RESPONDEN
1. Jenis Kelamin dan Usia : L P Usia : ………
2. Nama Instansi : ………
3. Nama Bagian : ………
4. Jabatan : ………
5. Tingkat Pendidikan Terakhir : ………
6. Nomor HP : ………
D. DAFTAR PERTANYAAN
Mohon diluangkan waktunya untuk menjawab beberapa Pertanyaaan sebagai berikut:
Laporan Akhir - 37 PERAN ASSURANCE
DIMENSI PERTANYAAN
1. PELAKSANAAN AUDIT/REVIU/EVALUASI 1.1. Independensi
dan Obyektifitas
1. Apakah Tim Itjen menyampaikan secara jelas tujuan, tahapan, dan batasan-batasan penugasan saat entry meeting?
a. Tidak Jelas b. Kurang Jelas c. Jelas
d. Sangat Jelas
2. Sepengetahuan Saudara, Apakah Audit/Reviu/Evaluasi yang dilakukan Tim Itjen sudah dilaksanakan secara independen?
a. Tidak Independen b. Kurang Independen c. Independen d. Sangat Independen
3. Apakah ada permintaan Tim Itjen dalam bentuk uang, barang, jasa atau fasilitas tertentu seperti transport, penginapan, hiburan, atau lainnya yang sejenis? Audit/Reviu/Evaluasi sudah menggambarkan fakta sebenarnya?
a. Tidak menggambarkan b. Kurang menggambarkan c. Menggambarkan
d. Sangat menggambarkan
1.2. Kecakapan 5. Apakah Tim Itjen memahami proses tata kelola di Satker Saudara?
a. Tidak paham b. Kurang paham c. Paham
d. Sangat Paham
6. Bagaimana menurut Anda cara Tim Itjen dalam mengkomunikasikan kebutuhan data saat entry meeting?
a. Tidak meyakinkan b. Kurang meyakinkan c. Meyakinkan
d. Sangat meyakinkan 1.3. Kecermatan
Profesional (Due Professional Care)
7. Apakah materi pertanyaan yang diajukan Tim Itjen kepada Saudara saat melakukan pemeriksaan cukup detil?.
a. Tidak detil b. Kurang detil c. Detil
d. Sangat detil
Laporan Akhir - 38
DIMENSI PERTANYAAN
1.4. Kualitas Komunikasi
8. Apakah laporan hasil Audit/Reviu/Evaluasi selalu disampaikan tepat waktu?
a. Tidak Pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
9. Apakah informasi yang disajikan dalam laporan hasil Audit/Reviu/Evaluasi sudah sesuai dengan subyek pemeriksaan?
a. Tidak sesuai b. Kurang sesuai c. Sesuai
d. Sangat sesuai
10. Apakah kesimpulan dalam laporan Audit/Reviu/Evaluasi mengarah pada perbaikan yang diperlukan sesuai kebutuhan Satker Saudara?
a. Tidak sesuai b. Kurang sesuai c. Sesuai
d. Sangat Sesuai
11. Apakah informasi dalam laporan hasil Audit/Reviu/Evaluasi mudah Saudara pahami?
a. Tidak Mudah b. Kurang Mudah c. Mudah
d. Sangat Mudah
1.5. Koordinasi 12. Apakah waktu pelaksanaan Audit/Reviu/Evaluasi yang dilakukan Tim ltjen bersamaan dengan Aparat Pengawasan yang lain (BPK/BPKP/
lnspektorat Provinsi)?
a. Selalu b. Sering c. Jarang d. Tidak Pernah
1.6. Sistem Daring 13. Bagaimana menurut Saudara terhadap pelaksanaan Audit/Reviu/Evaluasi dengan sistem Daring ?
a. Tidak efektif b. Kurang efektif c. Efektif
d. Sangat efektif
2. Pelaksanaan Tindak Lanjut Laporan Hasil Pengawasan
3.1. Komunikasi 14. Apakah materi dan jadwal penyelesaian tindak lanjut laporan hasil pengawasan dikomunikasikan secara jelas kepada Saudara?
a. Tidak Jelas b. Kurang Jelas c. Jelas
d. Sangat Jelas
Laporan Akhir - 39
DIMENSI PERTANYAAN
15. Apakah Saudara telah memahami tata cara menindaklanjuti laporan hasil pengawasan?
a. Tidak Paham b. Kurang Paham c. Paham
d. Sangat Paham
16. Apakah Saudara memahami kelengkapan dokumen yang harus disiapkan untuk menindaklanjuti laporan hasil pengawasan?
a. Tidak Paham b. Kurang Paham c. Paham
d. Sangat Paham 3.3. Pemantauan
Tindak Lanjut
17. Apakah penyelesaian tindak lanjut laporan hasil pengawasan dipantau secara berkala oleh Tim Itjen?
a. Tidak Pernah b. Kadang-kadang c. Sering
d. Selalu
18. Apakah pada lnstansi Saudara terdapat Unit atau Tim Khusus yang ikut mendorong upaya penyelesaian tindak lanjut laporan hasil pengawasan?
a. Tidak Ada b. Sedang Dibentuk
c. Sudah Ada tapi belum memiliki SOP d. Sudah Ada dan memiliki SOP
19. Bagaimana menurut Saudara efektivitas pelaksanaan tindak lanjut laporan hasil pengawasan dengan sistem Daring?
a. Tidak efektif b. Kurang efektif c. Efektif
d. Sangat efektif 3. KEPUASAN TUGAS ASSURANCE
4.1. Prosedur 20. Apakah saat pelaksanaan penugasan, Tim Itjen menerapkan prosedur pemeriksaan yang menyulitkan Saudara?
a. Sangat Menyulitkan b. Menyulitkan
c. Kurang Menyulitkan d. Tidak Menyulitkan
21. Apakah rekomendasi/saran yang diberikan oleh Tim Itjen mudah ditindaklanjuti?
a. Tidak Mudah b. Kurang Mudah c. Mudah
d. Sangat Mudah
Laporan Akhir - 40
DIMENSI PERTANYAAN
4.2. Waktu 22. Apakah pelaksananaan pemeriksaan oleh Tim Itjen sesuai dengan jadwal yang ditetapkan?
a. Tidak sesuai b. Kurang Sesuai c. Sesuai
d. Sangat Sesuai 4.3. Spesifikasi
Layanan
23. Apakah kesimpulan hasil pemeriksaan didasarkan pada argumentasi dan bukti pendukung yang relevan?
a. Tidak Relevan b. Kurang Relevan c. Relevan
d. Sangat Relevan
24. Apakah Laporan Hasil Pemeriksaan disajikan secara akurat?
a. Tidak Akurat b. Kurang Akurat c. Akurat
d. Sangat Akurat
25. Apakah hasil pemeriksaan oleh Tim Itjen mampu mendorong perbaikan/ pembenahan sistem yang ada di Satker Saudara?
a. Tidak mampu b. Kurang mampu c. Mampu
d. Sangat mampu
4.4. Kompetensi 26. Apakah Tim Itjen memiliki pengetahuan yang cukup tentang proses bisnis, tugas dan fungsi, Satker Saudara?
a. Tidak Cukup b. Kurang Cukup c. Cukup
d. Sangat Cukup
4.5. Perilaku 27. Apakah Tim Itjen saat penugasan menunjukkan sikap yang sopan?
a. Tidak Sopan b. Kurang Sopan c. Sopan
d. Sangat Sopan
28. Apakah Tim Itjen memiliki kepedulian terhadap keluhan Satker Saudara?
a. Tidak Peduli b. Kurang Peduli c. Peduli
d. Sangat Peduli
Laporan Akhir - 41
DIMENSI PERTANYAAN
4.6. Penanganan Pengaduan dan Saran
29. Bagaimana tanggapan Saudara terkait dengan penerimaan aduan dan tindaklanjutnya terhadap subyek pengaduan yang disampaikan?
a. Tidak efektif b. Kurang efektif c. Efektif
d. Sangat Efektif
4.7. Sarana 30. Apakah Tim Itjen menggunakan alat bantu visual yang menarik saat melakukan pemaparan?
a. Tidak Pernah b. Kadang-kadang c. Sering
d. Selalu 4.8. Kendala Dan
Harapan
31. Mohon disampaikan apa Kendala saudara terkait kegiatan Audit/Reviu/Evaluasi yang dilaksanakan oleh ITJEN KEMKES selama ini
………
………
………
Mohon disebutkan apa Harapan saudara terhadap kegiatan Audit/Reviu/Evaluasi yang dilaksanakan oleh ITJEN KEMKES dimasa yang akan datang.
………
………
………
Laporan Akhir - 42 PERAN CONSULTING
DIMENSI PERTANYAAN
1. Pendampingan, Konsultasi, Koordinasi Pengawasan Dan Supervisi
1.1. Materi 32. Apakah materi yang disajikan oleh Tim Itjen saat pelaksanaan
1.1. Materi 32. Apakah materi yang disajikan oleh Tim Itjen saat pelaksanaan