Mengenal Pemrograman Berorientasi Obyek PENDAHULUAN
E. Saran Cara Penggunaan Modul
Modul ini disusun sebagai tindak lanjut dari pemetaan kemampuan profesional guru melalui UKG. Terdiri dari dua bab yaitu bab satu pendahuluan dan bab dua pembelajaran. Dalam bab pendahuluan beberapa yang harus dipelajari peserta adalah diskripsi mata pelajaran yang berisi informasi umum, rasionalisasi dan penggunaan metode scientifik. Selanjutnya pengetahuan tentang persyaratan, tujuan yang diharapkan, kompetensi inti dan dasar yang akan dicapai serta test kemampuan awal. Bab dua menuntun peserta untuk memahami deskripsi umum tentang topik yang akan dipelajari dan rincian kegiatan belajar sesuai dengan kompetensi dan tujuan yang akan dicapai. Setiap kegiatan belajar terdiri dari tujuan dan uraian materi topik pembelajaran, tugas serta test formatif. Uraian pembelajaran berisi tentang diskripsi pemahaman topik materi untuk memenuhi kompetensi pengetahuan. Uraian pembelajaran juga menjelaskan deskripsi unjuk kerja atau langkah-langkah logis untuk memenuhi kompetensi skill.
Tugas yang harus dikerjakan oleh peserta dapat berupa tugas praktek, eksperimen atau pendalaman materi pembelajaran. Setiap tugas yang dilakukan melalui beberapa tahapan saintifik yaitu: 1) melakukan pengamatan setiap tahapan unjuk kerja; 2) melakukan praktek sesuai dengan unjuk kerja; 3) mengumpulkan data yang dihasilkan setiap tahapan; 4) menganalisa hasil data menggunakan analisa diskriptif; 5) mengasosiasikan beberapa pengetahuan dalam uraian materi pembelajaran untuk membentuk suatu kesimpulan; dan 6) mengkomunikasikan hasil dengan membuat laporan portofolio. Laporan tersebut merupakan tagihan yang akan dijadikan sebagai salah satu referensi penilaaian.
karya pemrograman berorientasi objek ke ranah pembelajaran yang lebih luas.
E. Saran Cara Penggunaan Modul
Modul ini disusun sebagai tindak lanjut dari pemetaan kemampuan profesional guru melalui UKG. Terdiri dari dua bab yaitu bab satu pendahuluan dan bab dua pembelajaran. Dalam bab pendahuluan beberapa yang harus dipelajari peserta adalah diskripsi mata pelajaran yang berisi informasi umum, rasionalisasi dan penggunaan metode scientifik. Selanjutnya pengetahuan tentang persyaratan, tujuan yang diharapkan, kompetensi inti dan dasar yang akan dicapai serta test kemampuan awal. Bab dua menuntun peserta untuk memahami deskripsi umum tentang topik yang akan dipelajari dan rincian kegiatan belajar sesuai dengan kompetensi dan tujuan yang akan dicapai. Setiap kegiatan belajar terdiri dari tujuan dan uraian materi topik pembelajaran, tugas serta test formatif. Uraian pembelajaran berisi tentang diskripsi pemahaman topik materi untuk memenuhi kompetensi pengetahuan. Uraian pembelajaran juga menjelaskan deskripsi unjuk kerja atau langkah-langkah logis untuk memenuhi kompetensi skill.
Tugas yang harus dikerjakan oleh peserta dapat berupa tugas praktek, eksperimen atau pendalaman materi pembelajaran. Setiap tugas yang dilakukan melalui beberapa tahapan saintifik yaitu: 1) melakukan pengamatan setiap tahapan unjuk kerja; 2) melakukan praktek sesuai dengan unjuk kerja; 3) mengumpulkan data yang dihasilkan setiap tahapan; 4) menganalisa hasil data menggunakan analisa diskriptif; 5) mengasosiasikan beberapa pengetahuan dalam uraian materi pembelajaran untuk membentuk suatu kesimpulan; dan 6) mengkomunikasikan hasil dengan membuat laporan portofolio. Laporan tersebut merupakan tagihan yang akan dijadikan sebagai salah satu referensi penilaaian.
karya pemrograman berorientasi objek ke ranah pembelajaran yang lebih luas.
E. Saran Cara Penggunaan Modul
Modul ini disusun sebagai tindak lanjut dari pemetaan kemampuan profesional guru melalui UKG. Terdiri dari dua bab yaitu bab satu pendahuluan dan bab dua pembelajaran. Dalam bab pendahuluan beberapa yang harus dipelajari peserta adalah diskripsi mata pelajaran yang berisi informasi umum, rasionalisasi dan penggunaan metode scientifik. Selanjutnya pengetahuan tentang persyaratan, tujuan yang diharapkan, kompetensi inti dan dasar yang akan dicapai serta test kemampuan awal. Bab dua menuntun peserta untuk memahami deskripsi umum tentang topik yang akan dipelajari dan rincian kegiatan belajar sesuai dengan kompetensi dan tujuan yang akan dicapai. Setiap kegiatan belajar terdiri dari tujuan dan uraian materi topik pembelajaran, tugas serta test formatif. Uraian pembelajaran berisi tentang diskripsi pemahaman topik materi untuk memenuhi kompetensi pengetahuan. Uraian pembelajaran juga menjelaskan deskripsi unjuk kerja atau langkah-langkah logis untuk memenuhi kompetensi skill.
Tugas yang harus dikerjakan oleh peserta dapat berupa tugas praktek, eksperimen atau pendalaman materi pembelajaran. Setiap tugas yang dilakukan melalui beberapa tahapan saintifik yaitu: 1) melakukan pengamatan setiap tahapan unjuk kerja; 2) melakukan praktek sesuai dengan unjuk kerja; 3) mengumpulkan data yang dihasilkan setiap tahapan; 4) menganalisa hasil data menggunakan analisa diskriptif; 5) mengasosiasikan beberapa pengetahuan dalam uraian materi pembelajaran untuk membentuk suatu kesimpulan; dan 6) mengkomunikasikan hasil dengan membuat laporan portofolio. Laporan tersebut merupakan tagihan yang akan dijadikan sebagai salah satu referensi penilaaian.
Untuk peserta diklat
1. Pemelajaran yang dilaksanakan menggunakan sistem Self Based Learning atau sistem pemelajaran mandiri. Diharapkan seluruh peserta diklat dapat belajar secara aktif dengan mengumpulkan berbagai sumber selain bahan ajar ini, misalnya melalui majalah, media elektronik maupun melalui internet.
2. Bahan ajar ini menuntut tersedianya bahan ajar yang lengkap yang meliputi :
a. Unit komputer yang siap digunakan; b. Sistem operasi yang siap digunakan;
c. Aplikasi pemrograman yang siap digunakan;
3. Setelah menyelesaikan bahan ajar ini, peserta diklat dapat melanjutkan ke pengetahuan selanjutnya, seperti membuat program berorientasi obyek yang lebih tinggi tingkat kerumitannya.
4. Instruktur diklat berperan sebagai fasilitator dan pengarah dalam semua materi bahan ajar ini, sehingga diharapkan dapat terjadi komunikasi timbal balik yang efektif dalam mempercepat proses penguasaan materi diklat.
Selanjutnya, peran instruktur dalam proses pemelajaran adalah :
1. Membantu peserta diklat merencanakan proses belajar, utamanya dalam materi-materi yang relatif baru bagi peserta diklat
2. Membantu peserta diklat memahami konsep dan praktek dalam bahan ajar ini dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar dan pencapaian jenjang pengetahuan yang diharapkan;
3. Membantu peserta diklat menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar;
4. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan; 5. Mencatat pencapaian kemajuan dan melaksanakan penilaian;
6. Menjelaskan kepada peserta diklat mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.
Untuk peserta diklat
1. Pemelajaran yang dilaksanakan menggunakan sistem Self Based Learning atau sistem pemelajaran mandiri. Diharapkan seluruh peserta diklat dapat belajar secara aktif dengan mengumpulkan berbagai sumber selain bahan ajar ini, misalnya melalui majalah, media elektronik maupun melalui internet.
2. Bahan ajar ini menuntut tersedianya bahan ajar yang lengkap yang meliputi :
a. Unit komputer yang siap digunakan; b. Sistem operasi yang siap digunakan;
c. Aplikasi pemrograman yang siap digunakan;
3. Setelah menyelesaikan bahan ajar ini, peserta diklat dapat melanjutkan ke pengetahuan selanjutnya, seperti membuat program berorientasi obyek yang lebih tinggi tingkat kerumitannya.
4. Instruktur diklat berperan sebagai fasilitator dan pengarah dalam semua materi bahan ajar ini, sehingga diharapkan dapat terjadi komunikasi timbal balik yang efektif dalam mempercepat proses penguasaan materi diklat.
Selanjutnya, peran instruktur dalam proses pemelajaran adalah :
1. Membantu peserta diklat merencanakan proses belajar, utamanya dalam materi-materi yang relatif baru bagi peserta diklat
2. Membantu peserta diklat memahami konsep dan praktek dalam bahan ajar ini dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar dan pencapaian jenjang pengetahuan yang diharapkan;
3. Membantu peserta diklat menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar;
4. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan; 5. Mencatat pencapaian kemajuan dan melaksanakan penilaian;
6. Menjelaskan kepada peserta diklat mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.
Untuk peserta diklat
1. Pemelajaran yang dilaksanakan menggunakan sistem Self Based Learning atau sistem pemelajaran mandiri. Diharapkan seluruh peserta diklat dapat belajar secara aktif dengan mengumpulkan berbagai sumber selain bahan ajar ini, misalnya melalui majalah, media elektronik maupun melalui internet.
2. Bahan ajar ini menuntut tersedianya bahan ajar yang lengkap yang meliputi :
a. Unit komputer yang siap digunakan; b. Sistem operasi yang siap digunakan;
c. Aplikasi pemrograman yang siap digunakan;
3. Setelah menyelesaikan bahan ajar ini, peserta diklat dapat melanjutkan ke pengetahuan selanjutnya, seperti membuat program berorientasi obyek yang lebih tinggi tingkat kerumitannya.
4. Instruktur diklat berperan sebagai fasilitator dan pengarah dalam semua materi bahan ajar ini, sehingga diharapkan dapat terjadi komunikasi timbal balik yang efektif dalam mempercepat proses penguasaan materi diklat.
Selanjutnya, peran instruktur dalam proses pemelajaran adalah :
1. Membantu peserta diklat merencanakan proses belajar, utamanya dalam materi-materi yang relatif baru bagi peserta diklat
2. Membantu peserta diklat memahami konsep dan praktek dalam bahan ajar ini dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar dan pencapaian jenjang pengetahuan yang diharapkan;
3. Membantu peserta diklat menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar;
4. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan; 5. Mencatat pencapaian kemajuan dan melaksanakan penilaian;
6. Menjelaskan kepada peserta diklat mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.