BAB V PENUTUP
B. Saran
Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat untuk pembaca dan civitas akademik dalam melakukan penelitian terutama yang berkaitan dengan persoalan ini. Oleh karena itu, melihat dari analisis pada penelitian ini penulis akan memberikan saran yang ditunjukkan untuk beberapa pihak maupun lembaga diantaranya:
1. Lembaga peradilan, dalam hal ini Hakim Pengadilan diharapkan lebih dapat memperhatikan rasa keadilan diantara para pihak. Sehingga hasil dari pertimbangan setiap putusan yang di keluarkan oleh pengadilan dapat menjamin terpenuhinya hak-hak para pihak tersebut. Selain itu, Hakim memiliki dasar pertimbangan yang lebih kuat dan memperhatikan setiap peraturan yang berlaku terkait persoalan harta bersama ini dan lebih memahami persoalan kasus pada setiap perkara yang ditangani.
2. Pemerintah hendaknya mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana ketentuan hukum terkait harta bersama, agar harta bersama tidak dipindah tangankan dahulu sebelum dibagi antara mantan suami dan mantan istri.
3. Bagi masyarakat, apabila sudah terjadi perceraian maka baiknya permasalahan harta gono-gini dicantumkan dibagian petitum dengan gugatan kumulasi agar penyelesaiannya tidak berlarut-larut.
67
DAFTAR PUSTAKA
Ali, Achmad, Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis), Jakarta:
Toko Gunung Agung, 2002.
Anshori, Abdul Ghofur, Peradilan Agama Di Indonesia Pasca Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 (Sejarah, Kedudukan, dan Kewenangan), Yogyakarta:
UII Press, 2007.
Asikin, Zainal, Pengantar Tata Hukum Indonesia, Jakarta: Rajawali Press, 2012.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:
Balai Pustaka, 1991.
Djais, Mochamad, Hukum Harta Kekayaan dalam Perkawinan, Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, 2003.
Djais, Mochammad, Hukum Harta Kekayaan dalam Perkawinan, Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, 2006.
Djumhana, Muhammad, Hukum Ekonomi Sosial Indonesia, Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 1994.
Djuniarti, Evi, “Hukum Harta Bersama Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang dan KUH Perdata”, Jurnal Penelitian Hukum De Jure, Vol. 17, No. 4, 2017.
Fajar, Mukti dan Yulianto Ahmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015, Cet. 3.
Hadikusuma, Hilman, Hukum Perkawinan Adat, Bandung: Aditya Bakti, 1999, Cet.
IV.
Hadikusuma, Hilman, Hukum Perkawinan Adat, Bandung: PT. Citra Aditya, 1995.
Hadikusuma, Hilman, Hukum Perkawinan Indonesia Menurut: Perundangan Hukum Adat dan Hukum Agama, Bandung: Rafika Aditama, 2000.
Harahap, M. Yahya, Kedudukan Kewenangan dan Acara Peradilan Agama, Undang-Undang No. 7 Tahun 1989, Jakarta: Sinar Grafika, 2003.
Harahap, M. Yahya, Kedudukan Kewenangan dan Acara Peradilan Agama, Undang-Undang No. 7 Tahun 1989, Jakarta: Sinar Grafika, 2007, Cet. 4.
Harahap, M. Yahya, Kedudukan, Kewenangan, dan Acara Peradilan Agama, Undang-undang No. 7 Tahun 1989, Jakarta: Pustaka Kartini, 1993.
Khosyi’ah, Siah, “Keadilan Distributif Atas Pembagian Harta Bersama dalam Perkawinan Bagi Keluarga Muslim di Indonesia”, Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. XI, No. 1, Juni, 2017.
Kurniawan, M. Beni, “Pembagian Harta Bersama Ditinjau dari Besaran Kontribusi Suami Isteri dalam Perkawinan”, Jurnal Yudisial, Vol. 11, No. 1, April, 2018.
Manan, Abdul, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2008.
Manan, Abdul, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2006, Cet. 1.
Mardani, Hukum Keluarga Islam Di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2017, Cet. 2.
Marzuki, Peter Mahmud, Penelitian Hukum, Jakarta: Kencana, 2008, Cet. 2.
Marzuki, Peter Mahmud, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: Kencana, 2008.
Mesraini, Konsep Harta Bersama Dan Implementasinya Di Pengadilan Agama, Jurnal Ahkam: Vol. XII, No.1, Januari, 2012.
Moho, Hasaziduhu, “Penegakan Hukum di Indonesia Menurut Aspek, Kepastian Hukum, Keadilan dan Kemanfaatan”, Jurnal Warta, Edisi: 59, Vol. 13, No. 1, Januari, 2019.
Nawawi, Kholil, Harta Bersama Menurut Hukum Islam dan Perundang-Undangan di Indonesia, Bogor: Fakultas Agama Islam UIKA Bogor, 2013.
Negara, Bernadus, “Pembagian Harta Gono-Gini Atau Harta Bersama Setelah Perceraian Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974”, Jurnal Lex Crimen, Vol. V, No. 7, September, 2016.
Pradoto, Muhammad Tigas, “Aspek Yuridis Pembagian Harta Bersama dalam Perkawinan (Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Perdata)”, Jurisprudence, Vol. 4 No. 2, September, 2014.
Prayogo, R. Tony, “Penerapan Asas Kepastian Hukum dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Hak Uji Materil dan dalam Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 06/PMK/2005 Tentang Pedoman Beracara dalam Pengujian Undang-Undang”, Legislasi Indonesia, 13, 02, Juni, 2016.
Putrid, Kania Dewi Andhika dan Ridwan Arifin, “Tinjauan Teoritis Keadilan dan Kepastian dalam Hukum di Indonesia”, Mimbar Yustitia, 2, 2, Desember, 2018.
Qardhawi, Yusuf, Norma dan Etika Islam, Jakarta: Gema Insani Press, 1997.
69
Rahardjo, Satjipto, Ilmu Hukum, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1996.
Ramulyo, Moh. Idris, Hukum Perkawinan, Hukum Kewarisan, Hukum Acara Peradilan Agama Dan Zakat Menurut Hukum Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 2004, Cet. 3.
Rato, Dominikus, Hukum Perkawinan dan Waris Adat di Indonesia (Sistem Kekerabatan, Perkawinan dan Pewarisan Menurut Hukum Adat), Yogyakarta:
Laksbang Pressindo, 2015.
Rato, Dominukus, Filsafat Hukum Mencari: Memahami dan Memahami Hukum, Laksbang Pressindo: Yogyakarta, 2010.
Rochaeti, Etty, “Analisis Yuridis Tentang Harta Bersama (Gono-gini) dalam Perkawinan Menurut Pandangan Hukum Islam dan Hukum Positif”, Jurnal Wawasan Hukum, Vol. 28, No. 01, Februari, 2013.
Rofiq, Ahmad, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Depok: Raja Grafindo Persada, 2013.
Sadini, Oetarid, Pengantar Ilmu Hukum, Terjemahan Buku L.J. Van Apeldoorn, Jakarta: Pradnya Paramita, 1993.
Satriana, Eri, “Analisa Konsep Keadilan, Kepastian, dan Kemanfaatan dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Pertambangan”, Kejaribone, 4, Juli, 2020.
Sembiring, Rosdinar, Hukum Keluarga: Harta-Harta Benda dalam Perkawinan, Depok: Raja Grafindo Persada, 2016.
Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 1986, Cet. Ke-3.
Ed. Revisi.
Sudiyat, Imam, Hukum Adat, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 1981.
Sugiswati, Besse, “Konsepsi Harta Bersama dari Perspektif Hukum Islam, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Adat”, Jurnal Perspektif:
Perspektif.org, Vol. XIX, No. 3, September, 2014.
Suryabrata, Sumardi, Metodologi Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1995.
Susanto, Happy, Pembagian Harta Gono-gini Saat Terjadi Perceraian, Jakarta:
Transmedia Pustaka, 2008.
Susanto, Nur Agus, “Dimensi Aksiologis Dari Putusan kasus “ST””, Yudisial, 7, 3, Desember, 2004.
Syahrani, Riduan, Rangkuman Intisari Ilmu Hukum, Bandung: Citra Aditya Bakti, 1999.
Syaifudin, Muhammad, Hukum Perceraian, Jakarta Timur: Sinar Grafika, 2013.
Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam Indonesia, Jakarta: Kencana, 2007, Ed.
1, Cet. 2.
Thalib, Sayuti, Hukum Kekeluargaan Indonesia, Jakarta: UI Press, 1986, Cet. 5.
Thalib, Sayuti, Hukum Keluarga Indonesia, Jakarta: UI Press, 2009.
Tihami, dan Sohari Sahrani, Fikih Munakahat: Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta:
Rajawali Pers, 2009.
Van Bone, Astriani, “Penyelesaian Harta Bersama Berstatus Agunan Dalam Perkara Perceraian Di Pengadilan Negeri”, Lex Administratum, Vol. V, No.5, Jul, 2017.
Wahyudi, Muhammad Isna, “Majalah Hukum Varia Peradilan”, Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), No. 356, Juli, 2015.
Wahyuningsih, Erna dan Putu Samawati, Hukum Perkawinan Indonesia, Palembang:
PT. Rambang, 2006.
Wantu, Fence M, “Mewujudkan Kepastian Hukum, Keadilan, dan Kemanfaatan dalam Putusan Hakim di Peradilan Perdata”, Jurnal Dinamika Hukum, Gorontalo, Vol. 12, Nomor 3, September, 2012.
Zahrah, Muhammad Abu, Ushul Fiqh, Terjemahan Syaefullah Ma’sum, Jakarta:
Pustaka Firdaus, 1994.
Zainudin, Ali, Filsafat Hukum, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003.
Peraturan
Inpres, No. 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Bab VI.
Undang-Undang No. 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama.
Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Arsip
71
Putusan Mahkamah Agung Nomor 664K/Ag/2019
Putusan Pengadilan Agama Nomor 004/Pdt.G/2018/PA.Tdo Putusan Pengadilan Tinggi Agama Nomor 6/Pdt.G/2019/PTA.Mdo
Internet
Legal Akses, https://www.legalakses.com/harta-bawaan/, diakses pada 18 Januari 2021 pukul 12.27.
Legal Akses, https://www.legalakses.com/harta-bawaan/, diakses pada 31 Mei 2021 pukul 10.40.
Pengacara Muslim, http://pengacaramuslim.com/kedudukan-harta-dalam-perkawinan/, diakses pada hari Senin, 31 Mei 2021 pukul 10.30
Rendra Topan, https://rendratopan.com/2020/02/11/kedudukan-harta-benda-dalam-perkawinan/ diakses pada hari senin, 31 Mei pukul 10.35
Rendra Topan, https://rendratopan.com/2020/02/11/kedudukan-harta-benda-dalam-perkawinan/ diakses pada hari senin, 31 Mei pukul 10.42
Skripsi
Dumbela, Sefrianes M., Penyelesaian Harta Bersama Dalam Perceraian (Analisis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Perkara No.
126/Pdt.G/2013/PTA.JK), Skripsi S1, Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2017.
Ivan, Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Dalam Perceraian (Analisis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Perkara No.
42/Pdt.G/2015/PTA.JK), Skripsi S1, Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2017.
Jannah, Wardhatul, Permohonan Sita Marital (Marital Beslag) Terhadap Harta Bersama di Luar Gugatan Perceraian (Analisis Putusan Nomor 549/Pdt.G/2007/PA.JP), Skripsi S1, Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2014.
Maulana, Ridha, Problematika Penyelesaian Perkara Kumulasi Gugatan Perceraian Dan Harta Bersama (Studi Kasus Di Mahkamah Syariah Banda Aceh). Skripsi S1, Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, 2017.
Sapuan, M., Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sengketa Harta Bersama (Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Yogyakarta Nomor 160/Pdt.G/20005/PA.Yk), Skripsi S1, Yogyakarta: UIN Yogyakarta, 2009.