BAB II LANDASAN TEORI
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA
B. Gambaran Umum Universitas Sanata Dharma
1. Sejarah Perkembangan Universitas Sanata Dharma
Rencana mendirikan Perguruan Tinggi Keguruan lahir ketika Moh. Yamin, S.H. menjabat menteri pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pendidikan khusus guru-guru SMTP/SMU dilaksanakan oleh kursus BI/BII yang didirikan di berbagai kota di Indonesia.
Inisiatif ini menarik bagi Serikat Jesus (Ordo Societas Jesu) untuk mendirikan Perguruan Tinggi yang sebelumnya telah membuka kursus BI Mendidik (yayasan De Britto) di Yogyakarta, BI Sejarah, dan BI Bahasa Inggris di Semarang. Selanjutnya kursus-kursur BI tersebut dianggap Cash Program.
Tahun 1954-1955, Prof. de Quelje, pejabat kementerian PP dan K, berkunjung ke Yogyakarta. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Serikat Jesus untuk menggali informasi tentang gagasan Prof. Moh. Yamin, S.H. untuk mendirikan PTPG, kemudian tiga kursus BI milik Jesuit digabungkan menjadi satu menjadi PTPG Sanata Dharma yang dimulai pada tanggal 20 Oktober 1955 dan diresmikan oleh pemerintah pada tanggal 17 Desember 1955.
Pada awalnya PTPG Sanata Dharma memiliki 4 jurusan, yaitu (1) Bahasa Inggris, (2) Sejarah, (3) IPA, (4) Ilmu Mendidik. Nama Sanata Dharma sendiri diciptakan oleh Peter K. Looymans, S.J., pejabat Departemen PP dan , aslinya Sanata Dharma dibaca Sanyata Dharma dari kata Nyata Dharma artinya ”kebaktian yang sebenarnya” atau ”pelayanan yang nyata”.
Selanjutnya pembesar misi societas Jesu menunjuk Prof. Dr. Nicolaus Drijarkara, S.J. menjadi dekan PTPG Sanata Dharma sedangkan wakil dekan dipercayakan kepada Pater H. Loeff, S.J.
Menyesuaikan dengan dengan ketentuan pemerintah maka PTPG menjadi FKIP Sanata Dharma pada November 1958 dan merupakan bagian dari Universitas Katolik Indonesia cabang Yogyakarta dengan status Disamakan berdasarkan SK Menteri PTIP No. 1/1961, pada tanggal 6 Mei 1961 jo No. 77/1962 tanggal 11 Juli 1962. tetapi secara de facto FKIP-FKIP Sanata Dharma tetap berdiri sendiri, FKIP-FKIP Sanata Dharma di Universitas Katolik Indonesia cabang Yogyakarta hanyalah nama di atas kertas saja.
Kemudian pada tanggal 1 September 1965, berdasarkan SK Menteri PTIP No. 237/B-Swt/U/1965 pemerintah kembali menetapkan agar FKIP berdiri sendiri menjadi IKIP Sanata Dharma.
Banyak hal yang berkembang ketika menjadi IKIP Sanata Dharma, antara lain membuka SMP Sanata Dharma, program Extension Course Bahasa Inggris, dan lembaga-lembaga pendukung pembelajaran.
Pada bulan Juli 1979, IKIP Sanata Dharma melaksanakan program S1. Depdikbud juga mempercayakan Sanata Dharma untuk mengelola program Diploma I, II, dan III jurusan Matematika, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, PMP. Tahun 1990 program Diploma ditutup dan selanjutnya dibuka Diploma II PGSD.
Menyesuaikan dengan kemajuan jaman, pada tanggal 20 April 1993 sesuai dengan SK Mendikbud No. 46/D/O/1993, IKIP Sanata Dharma dikembangkan menjadi Universitas Sanata Dharma. Seiring perkembangan
Sanata Dharma memperluas program pendidikannya sehingga menjadi 6 fakultas. Sejak tanggal 1999, melalui Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Depdikbud RI No. 143/DIKTI/Kep/1999 Fakultas Ilmu Pendidikan Agama (FIPA) berubah menjadi Program Studi Ilmu Pendidikan, Kekhususan Pendidikan Agama Katolik dan menjadi bagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dengan demikian Universitas Sanata Dharma memiliki 8 fakultas yang menyelenggarakan pendidikan program gelar (S1), yaitu: FKIP, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA, Fakltas Sastra, Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Teologi, dan program non-gelar, yaitu DII PGSD, English Extension Course, dan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Saat ini Universitas Sanata Dharma juga membuka Program Pasca-Sarjana yaitu Program Studi Magister Teologi dan Program Studi Ilmu Religi dan Budaya.
Lokasi Universitas Sanata Dharma kampus I dan II berada di Mrican, kampus ini yang digunakan sebagai lokasi penelitian skripsi, kampus III berlokasi di Paingan, Maguwoharjo, Kampus IV di Jalan kaliurang, dan Kampus V di Kotabaru.
a. Fakultas-fakultas yang terdapat di kampus Mrican terdiri dari: 1. Fakultas Ekonomi
a) Ekonomi Akuntansi (S1) b) Ekonomi Manajemen (S1)
2. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan a) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (D2) b) Bimbingan dan Konseling (S1) c) Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
d) Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (S1) e) Pendidikan Sejarah (S1)
f) Pendidikan Ekonomi Akuntansi (S1) g) Pendidikan Ekonomi Koperasi (S1) 3. Pendidikan Sastra
a) Sastra Indonesia (S1) b) Sastra Inggris (S1) c) Sastra Sejarah (S1) 4. Program Pasca Sarjana
a) Magister Ilmu Religi dan Budaya b) Magister Kajian Bahasa Inggris 5. Program Kursus Bersertifikat
a) English Extension Course
b) Pelatihan Komunikasi Interaktif Bahasa Inggris
b. Fakultas-fakultas yang terdapat di kampus III Paingan terdiri dari: 1. FKIP
a) Pendidikan Matematika (S1) b) Pendidikan Fisika (S1)
2. MIPA a) Matematika (S1) b) Ilmu Komputer (S1) c) Fisika (S1) 3. Teknik a) Teknik Mekatronika (S1) b) Teknik Ilmu Mesin (S1) c) Teknik Informatika (S1) d) Teknik Elektro (S1) 4. Farmasi a) Farmasi (S1) b) Apoteker (Profesi) 5. Psikologi (S1)
c. Fakultas yang terdapat di kampus IV Kentungan: Fakultas Teologi, terdiri dari Teologi (S1) dan Magister Teologi (S2).
d. Fakultas yang terdapat di kampus V Kotabaru: Fakultas Pendidikan Agama Katolik (S1)
Berikut keterangan fakultas-fakultas yang berada di lokasi kampus Mrican.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
USD sebagai perguruan tinggi memberikan perhatian serius pada pengandaan tenaga kependidikan. Itulah sebabnya diadakan adanya FKIP.
USD memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mendidik calon guru pada berbagai Program Studi yang memiliki keahlian profesional, meskipun tidak menutup kemungkinan lulusannya dapat bekerja di bidang non kependidikan.
Program Studi Bimbingan dan Konseling
Mendidik calon konselor yang kompeten menyelenggarakan program pelayanan bimbingan dan konseling bagi orang perorangan atau kelompok, baik di sekolah maupun lembaga-lembaga luar sekolah, dengan tujuan membantu pihak yang dilayani untuk lebih memahami diri dan lingkungannya agar mampu memilih secara cerdas dan bertanggung jawab serta mampu menyesuaikan diri secara memadai.
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Mendidik calon guru yang mampu untuk secara aktif berbahasa Inggris, baik lisan maupun tertulis dan mampu mengajarkannya kepada pesarta didik, serta mampu mendesain program-program pendidikan Bahasa Inggris untuk kursus-kursus. Di samping itu lulusannya juga dapat bekerja di berbagai bidang di luar bidang pendidikan seperti penerbitan, pariwisata, bisnis, kesekretariatan, dan kewirausahaan.
Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Mendidik calon guru yang menguasai bahasa Indonesia secara aktif, lisan maupun tertulis, dan mengajarkan kepada peserta didik, serta dapat bekerja di jurnalistik.
Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi
Mendidik calon guru yang menguasai bidang ilmu ekonomi dan manajemen sehingga dapat mengajarkannya kepada peserta didik, dapat juga bekerja di berbagai dunia usaha.
Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi
Mendidik calon guru yang menguasai prinsip dan sistem akuntansi serta dapat mengajarkannya kepada peserta didik, dapat juga bekerja di berbagai bidang usaha yang menuntut keahlian akuntansi.
Program Studi Pendidikan Sejarah
Mendidik calon guru yang menguasai metode dan ilmu sejarah serta dapat mengajarkannya kepada peserta didik, dapat juga bekerja dalam bidang-bidang seperti penelitian, jurnalistik, penerbitan dan pariwisata.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
PGSD adalah program pendidikan non gelar (Diploma II) yang mendapat ijin dari Dirjen Dikti, yang bertujuan mendidik calon guru yang menguasai bidangnya sabegai guru SD.
Program Studi Ekonomi Manajemen
Memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan kegiatan keuangan, pemasaran, Sumber Daya dan Strategik, Manajemen Operasi, Manajemen Keuangan.
Program Studi Ekonomi Akuntansi
Menguasai bidang-bidang ilmu akuntansi yang dilandasi oleh pemahaman terhadap ilmu ekonomi sehingga mereka diharapkan mampu menyusun, menganalisis, memeriksa keuangan baik untuk kepentingan
intern maupun ekstern. Bidang konsentrasi: Auditing, Sistem Informasi Kewirausahan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan, Sektor Publik dan Pemerintahan.
Program Studi Sastra Inggris
Menghasilkan sarjna yang mampu berbahasa Inggris aktif maupun pasif, lisan maupun tertulis, memahami khasanah sastra dan bahasa Inggris serta bisnis, hubungan massa, dan kesekretariatan, penterjemah, media massa, dan penyuntingan. Lulusan Prodi Sastra Inggris dapat bekerja dalam bidang pendidikan, jurnalistik, pariwisata, broadcasting,
Public Relation, dan lain-lain.
Program Studi Sastra Indonesia
Mengahsilkan sarjana yang menguasai bahasa Indonesia secara aktif, baik lisan maupun tertulis, mampu meneliti dan menganalisis karya-karya sastra Indonesia, serta memanfaatkan dalam bidang seni sastra, dalam bentuk ekspresi seni, penerbitan, dan jurnalistik. Lulusan Sastra Indonesia USD berpeluang memasuki profesi unggulan sebagai berikut; dosen, peneliti, wartawan, editor, public speaker, pekerja seni, penterjemah, leksikograf dan sebagainya.
Program Studi Ilmu Sejarah
Menghasilkan sarjana yang menguasai metodologi penelitian sejarah dan perkembangannya, sehingga mampu melakukan analisis sosial, budaya, ekonomi, politik serta dapat bekerja dalam bidang profesi yang berkaitan dengan sejarah, seperti penelitian dan penulisan sejarah, jurnalistik, kearsipan, perawatan peninggalan sejarah dan pariwisata budaya.
Program kursus bersertifikat a. English Extension Course
ECC merupakan program pelatihan Bahasa Inggris umum bersertifikat yang dikelola secara intensif dan berkomitmen pada kualitas. Program ini ditangani oleh para instruktur dan praktisi pengajaran Bahasa Inggris dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Sastra Inggris yang bergelar S1, S2, dan S3 yang sudah memiliki pengalaman dan profesionalitas yang tinggi serta para
native speaker dari berbagai negara. Kursus ini dirancang berlangsung selama 4 semester yang terbagi dalam 2 tingkat, yaitu tingkat 1 (tahun pertama semester 1-2) dan tingkat 2 (tahun kedua semester 3-4).
Tujuan program ini adalah agar pesertanya memperoleh kompetensi penguasaan Bahasa Inggris secara aktif/pasif, lisan
maupun tertulis, untuk berbagai keperluan berkomunikasi dengan masyarakat penutur asli maupun masyarakat global pada umumnya.
b. Pelatihan Komunikasi Interaktif Bahasa Inggris Paket 60 Jam Program ini dikelola oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan
Bahasa USD dan merupakan pelatihan berkomunikasi Bahasa Inggris secara aktif dalam kelompok-kelompok kecil. Peserta pelatihan diharapkan dapat berkomunikasi timbal balik dengan pelatih dan pupeserta lain. Penekanan pelatihan ini lebih pada kemampuan berkomunikasi secara lisan tetapi bekal latihan tertulis dipadukan dalam pelatihan ini.
Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah peserta dapat berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis dengan lancar dalam Bahasa Inggris yang baik dan benar sesuai dengan tingkat pelatihan yang diambil.
2. Ringkasan Visi dan Misi