• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DATA DAN ANALISIS DATA

A. Pelaksanaan Penelitian

2. Selama Penelitian

a. Selama Proses

Proses penelitian bimbingan belajar dilaksanakan pada tanggal 1

sampai 3 april 2014 selama 3 hari berturut-turut. Proses penelitian di

awali dengan pretest bersama dengan 10 siswa yang akan diukur tingkat

pemehaman awalnya. Pemahaman yang diukur adalah pemahaman

mengenai materi luas bangun datar persegi dan persegi panjang. Dalam

melakukan kegiatan pretest siswa diminta untuk mengerjakan 30 butir soal

pilihan ganda. Soal – soal yang di kerjakan oleh siswa sudah melalui tahap validasi ahli matematika,tata bahasa dan guru kelas sehingga memenuhi

syarat untuk dibagikan kepada siswa sebagai alat ukur menentukan

pemahaman awal yang dimiliki siswa.

Siswa mengikuti kegiatan pretest dengan antusias, mereka terkejut

melihat soal – soal yang diberikan dan beberapa kali menanyakan tentang luas bangun datar. Peneliti hanya meminta siswa untuk mengerjakan soal –

soal yang mereka dapat sebisa mungkin. Beberapa siswa terlihat

mengerjakan dengan serius, namun ada juga siswa yang melamun karena

bingung dengan apa yang harus dilakukan untuk mengerjakan soal yang

sebelumnya belum pernah siswa temui.

Setelah melakukan kegiatan pretest peneliti segera mengoreksi

pekerjaan siswa. Setelah mendapatkan hasil pretest siswa, peneliti

mengumumkan hari dimulainya bimbingan belajar. Bimbingan belajar

dimulai saat siswa pulang sekolah. Alokasi waktu penelitian yaitu 2 x 35

menit, atau 2 jam pelajaran. Penelitian dilakukan selama 3 hari berturut –

turut yang terbagi menjadi beberapa tahap seperti di bawah ini :

1) Penelitian hari pertama

Pada hari pertama peneliti mengawali kegiatan bimbingan belajar

dengan berdoa dan absensi. Peneliti menyampaikan tujuan bimbingan

yang akan dilakukan pada hari itu kemudian dilanjutkan dengan

pembagian modul bimbingan belajar. Siswa dibagi kedalam 5

kelompok, setiap kelompok beranggotakan 2 siswa. Dalam kelompok

siswa diperbolehkan melakukan kerja sama dengan teman satu

kelompoknya. Kegiatan belajar diawali dengan melakukan pengamatan

yang berbentuk persegi maupun persegi panjang. Pada kegiatan

pengamatan siswa diperbolehkan melakukan pengamatan di dalam

kelas maupun di luar kelas. Siswa diminta untuk menggolongkan benda

– benda yang ditemui di lingkungan sekitar mereka kedalam jenis bangun datar persegi atau persegi panjang. Melalui kegiatan

pengamatan lingkungan sekolah, siswa dapat mengisikan jawabannya

pada tabel pengamatan. Setelah siswa mengisi tabel siswa diminta

untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan seputar pengamatan yang telah mereka lakukan dilingkungan sekolah.

Peneliti melakukan tindak lanjut terhadap kegiatan pengamatan

lingkungan sekolah dengan meminta siswa menyebutkan dan dan

mengelompokan bangun datar apa saja yang telah ditemui siswa. Siswa

menggambarkan bangun datar berupa persegi dan persegi panjang

sesuai dengan pengetahuan mereka. Stelah siswa menggambar berbagai

ukuran bagun datar, siswa mengurutkan bangun datar itu mulai dari

yang terkecil atau yang terbesar sesuai dengan apa yang diminta.

Kegiatan mengurutkan luas bangun datar bertujuan untuk membentuk

konsep awal mengenai luas bangun datar.

Penerapan konsep luas dilanjutkan dengan membahas materi luas

yang ada dalam modul. Pembahasan materi luas bangun datar persegi

dan persegi panjang dibantu dengan menggunakan poster berpetak

sebagai penerapan konsep luas pada siswa. Beberapa siswa mulai

memahami luas persegi dan persegi panjang, namun masih ada

Peneliti beberapa kali melakukan pengulangan penjelasan agar 2 siswa

yang belum paham mengenai luas bangun datar mampu memahami

rumus luas yang telah di ajarkan menggunakan poster berpetak. Setelah

semua siswa paham mengenai materi luas bangun datar, siswa

mengerjakan soal evaluasi. Soal evaluasi pertemuan pertama terdiri atas

10 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian yang akan dijawab siswa sesuai

dengan langkah – langkahnya.

Di bagian akhir kegiatan, peneliti membahas soal-soal evaluasi

dengan memberikan langkah – langkah menjawabnya. Beberapa siswa terlihat sibuk mencatat di buku tulis mereka. Penelitian pada hari

pertama menunjukan bahwa antusias siswa mengikuti bimbingan

belajar cukup tinggi.

2) Penelitian hari kedua

Penelitian hari kedua, siswa melakukan pengamatan pada lapangan

bulutangkis dan beberapa taman sekolah. Siswa melakukan pengamatan

kebeberapa tempat yang terbentuk dari gabungan bangun datar. Siswa

mencatat hasil pengamatan mereka kedalam tabel pengamatan dalam

modul. Siswa terlihat senang melakukan pengamatan dilingkungan

sekolah walaupun pada hari itu panas matahari sangat terik.

Pada penelitian hari kedua peneliti juga sering mengulang-ulang

materi pertemuan pertama. Materi sengaja diulang agar siswa benar –

benar memahami luas bangun datar persegi dan persegi panjang. Pada

pertemuan ini siswa diminta untuk menghitung penjumlahan dan

pemahman siswa terhadap materi bimbingan belajar, guru membawa

media berupa kertas lipat.

Permasalahan terjadi ketika siswa diminta untuk menempel kertas

lipat kecil dengan warna yang tertentu, setelah itu kertas kecil tadi

ditempelkan pada kertas lipat lain yang ukuranya lebih besar, kemudian

siswa diminta untuk mencari luas kertas lipat yang tidak di tempeli

kertas tersebut. Pada awalnya siswa merasa kesulitan untuk

memecahkan persoalan itu. Namun peneliti meminta siswa untuk

mencari masing-masing luas kertas sebelum di tempelkan. Ketika kertas

lipat sudah ditempel, peneliti meminta siswa untuk mengurangkan luas

kertas yang besar dan luas kertas yang kecil, sehingga luas kertas yang

berbeda warna itu dapat diketahui. Siswa merasa senang dapat

melakukan pengurangan dan penjumlahan luas bangun datar.

Pada proses hari itu siswa nampak kurang konsentrasi dalam

belajar, mereka seringkali mengabaikan tugas yang diberikan oleh

peneliti. Konsentrasi siswa terganggu dengan adanya sekelompok

simpatisan partai tertentu yang melakukan konvoi, sehingga siswa

kurang memperhatikan tugas apa yang diberikan. Waktu bimbingan

belajar juga sedikit terkurangi karena peneliti menjadi terlalu sering

mengingatkan siswa agar tetap berkonsentrasi pada kegiatan bimbingan

belajar. Akibatnya beberapa siswa belum selesai dalam mengerjakan

soal-soal evaluasi. Karena waktu bimbingan belajar sudah melebihi

waktu yang ditentukan, peneliti meminta siswa untuk mengerjakan

dijadikan pekerjaan rumah untuk siswa, hal itu terbukti beberapa siswa

tidak mengerjakan tugas mereka.

3) Penelitian hari ketiga

Penelitian hari ketiga merupakan akhir dari beberapa rangkaian

kegiatan penelitian yang telah di lakukan. Peneliti meminta siswa untuk

merancang sebuah kebun cabai yang berbentuk bangun datar persegi

atau persegi panjang terlebih dahulu. Pada saat siswa sudah

mensepakati bentuk kebun cabai yang akan dibuat, siswa diminta untuk

menentukan luas kebun yang akan mereka buat. Kebun cabai yang akan

mereka buat berbentuk persegi panjang, sehingga siswa harus

menentukan luas kebun cabai itu berdasarkan ketetntuan menanam

cabai yang diperoleh dari modul.

Pada kegiatan inti siswa diminta untuk menanam bibit cabai yang

sudah dipersiapkan. Siswa mengukur jarak antara cabai yang mereka

tanam seperti ketentuan dalam modul bimbingan belajar. Ketika cabai

sudah tertanam dalam kebun, siswa mengukur kembali panjang dan

lebar kebun cabai itu. Siswa mulai menentukan luas kebun secara

berkelompok. Berdasarkan kegiatan yang mereka lakukan, siswa

terlihat sangat senang dalam melakukan kegiatan penanaman bibit

cabai. Beberapa siswa terlihat sibuk ketika melakukan pengukuran jarak

cabai yang akan mereka tanam.

Setelah melakukan kegiatan pengukuran siswa diminta kembali

ke dalam kelas untuk mengerjakan refleksi dan mengerjakan soal – soal evaluasi pertemuan terakhir. Beberapa siswa terlihat malas untuk

menanam siswa terlihat antusias mengikuti petunjuk dalam modul.

Peneliti terus membujuk siswa untuk kembali kedalam kelas dan

mengerjakan soal evaluasi, namun beberapa siswa mengaku lelah

dengan kegiatan menanam cabai. Soal uraian dalam lembar evaluasi

belum sempat dikerjakan oleh beberapa siswa. Pada pertemuan ketiga

konsentrasi siswa dalam mengerjakan soal – soal evaluasi terpecah dengan adanya beberapa orang tua yang sudah menunggu di depan

pintu gerbang. Dari segi pemahaman luas bangun datar pada hari ketiga

siswa sudah cukup memahami konsep luas, terkadang beberapa siswa

kurang teliti dalam mengalikan angka.

Dokumen terkait