• Tidak ada hasil yang ditemukan

Grafik Fluktuasi Tropopause 2011

DAFTAR PUSTAKA

D. Simpulan dan Saran

Penelitian ini menghasilkan gambaran mengenai bentuk-bentuk keterlibatan siswa menggunakan pembelajaran yang memotivasi keterlibatan aktif siswa di kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk-bentuk keterlibatan siswa sebagai berikut:

ISBN : 978-979-17763-5-6

149

(1) Kegiatan Bertanya terdiri dari; a) Siswa bertanya kepada guru untuk memastikan pemahamannya (konfirmasi) terhadap suatu konsep matematika yang telah diperolehnya dan juga konfirmasi mengenai penyelesaian masalah matematika yang dibuatnya, b) Siswa bertanya kepada guru karena siswa belum mengerti atau lupa terhadap suatu konsep matematika yang dipelajarinya dan juga saat siswa kurang memahami maksud suatu soal atau masalah matematika, c) Siswa bertanya kepada siswa lain tentang hasil kerja kelompok mengenai soal atau masalah matematika pada saat presentasi kelompok.

(2) Kegiatan Menjawab Pertanyaan terdiri dari; a) Siswa menjawab pertanyaan guru yang menuntun siswa memahami materi matematika dan juga dalam menyelesaikan suatu soal atau masalah matematika, b) Siswa menjawab pertanyaan temannya yang ditujukan kepada guru mengenai materi matematika, c) Siswa menjawab pertanyaan dengan cara menanggapi penjelasan guru untuk memastikan jawaban suatu soal atau masalah matematika dan juga saat guru menjelaskan cara lain dalam menyelesaikan soal atau masalah matematika, d) Siswa menjawab pertanyaan dengan cara menanggapi guru dan siswa lain mengenai hasil kerja kelompok mengenai soal atau masalah matematika pada saat presentasi kelompok.

(3) Kegiatan Mengemukakan Ide atau Pendapa terdiri dari; a)Siswa mengajukan ide atau pendapat dengan cara mengoreksi jawaban dalam penjelasan guru dan mengoreksi jawaban serta kesalahan soal atau masalah matematika pada LKS, b) Siswa mengajukan ide atau pendapat dengan cara tanya jawab dan menjelaskan kepada siswa lain suatu konsep atau juga cara penyelesaian masalah matematika.

(4) Kegiatan Menulis dan Merangkum terdiri dari; a) Siswa menuliskan dan merangkum penjelasan guru serta jawaban kelompoknya, tentang materi dan soal atau masalah matematika, b) Siswa menuliskan hasil kerja kelompok di papan tulis mengenai cara menyelesaikan soal atau masalah matematika.

ISBN : 978-979-17763-5-6

150

(5)Kegiatan Presentasi kelompok adalah; Kegiatan siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok tersebut diuraikan sebagai kegiatan siswa dalam menuliskan, menjelaskan dan menjawab pertanyaan siswa lain atau guru mengenai pekerjaan kelompoknya.

Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi salah satu sarana memotivasi keterlibatan aktif siswa. Sehingga, sangat diharapkan adanya keberlanjutan penelitian mengenai cara menyelesaikan masalah motivasi belajar matematika di sekolah-sekolah dengan menggunakan model pembelajaran yang lain. E. Daftar Pustaka

Marpaung, Yansen (2008). PMRI (Pelatihan guru-guru SMP pada Juli 2008).

Lie, A.(2010). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang kelas. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Rusman.(2011). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme Guru. Seri Manajemen Sekolah Bermutu. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sardiman A.M, (1986). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Radar Jaya Offset Media, ed: 1, hal 94-102.

Susento & Rudhito, M. Andy (2008), Model Pembelajaran Matematisasi Berjenjang: Integrasi Pendekatan-Pendekatan Konstruktivistik, Kontekstual dan Kolaboratif. Prosiding Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains 2008. Fakultas Sains dan Matematika UKSW, pp. P3-1 – B3-17

Wardhani, Sri.(2004). Pembelajaran Matematika Kontekstual di SMP: Diklat Instruktur/ pengembangan Matematika SMP jenjang dasar tingkat Nasional. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah PPPG Matematika Yogyakarta.

Winkel, W.S.(2004). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta : MEDIA ABADI.

ISBN : 978-979-17763-5-6

151

Upaya Guru Memotivasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika yang Memotivasi Keterlibatan Aktif Siswa di Kelas XII IPA 4 SMA Kolese De

Britto Yogyakarta Fransiska Duani Wini

Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sanata Dharma Kampus III USD Paingan Maguwoharjo Yogyakarta

[email protected]

Dominikus Arif Budi Prasetyo

Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sanata Dharma Kampus III USD Paingan Maguwoharjo Yogyakarta

email: [email protected]

F.X. Catur Supatmono

Guru Matematika SMA Kolese De Britto Jl. Laksda Adisucipto 161 Yogyakarta

[email protected]

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika yang memotivasi keterlibatan aktif siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) di Kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi langsung dan observasi tidak langsung. Kegiatan analisis data dilakukan dalam tiga langkah, yaitu reduksi data, kategorisasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan upaya guru memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas XII IPA4 SMA Kolese De Britto sebagai berikut: guru memotivasi siswa dengan cara menciptakan kondisi yang kondusif untuk belajar, menjelaskan tanggung jawab kelompok, menjelaskan manfaat dan kegunaan materi yang diajarkan, melibatkan siswa dalam pembelajaran, memberikan pengawasan dan bimbingan dalam pembelajaran, memberikan insentif, memberitahukan skor tiap butir soal kuis individual, memberitahukan skor awal kelompok, dan memberitahukan cara memperoleh nilai. memberi semangat kepada siswa agar lebih meningkatkan diri, melibatkan siswa dalam pembelajaran, memberi tambahan cara menjawab soal, memberitahukan apa yang akan diperoleh dalam diskusi kelompok, memberitahukan hasil LKS dan kuis secepatnya, dan memberitahukan tujuan dari diskusi kelompok.

Kata-kata kunci: Upaya Guru Memotivasi Siswa, dan Keterlibatan Aktif Siswa.

ISBN : 978-979-17763-5-6

152

F. Pendahuluan

Motivasi merupakan kekuatan, baik dari dalam maupun dari luar yang mendorong seseorang untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya (Hamzah,2007 : 1). Kurangnya motivasi belajar siswa merupakan salah satu masalah utama yang dirasakan oleh guru matematika dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah khususnya sekolah menengah. Penyebab yang mungkin adalah upaya-upaya yang dilakukan guru selama ini belum dapat memotivasi siswa.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan motivasi dalam penelitian ini adalah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam mengajarkan matematika. Pembelajaran ini menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar sehingga memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi dan meminta siswa untuk berani bertanya, mengajukan pendapat, saling bekerja sama, mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasai materi dengan saling menjelaskan materi dan bersama-sama mengerjakan soal, serta memastikan bahwa semua anggota kelompok sungguh-sungguh belajar sehingga setiap anggota dapat mengerjakan kuis yang diberikan dengan baik.

Berdasarkan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran yang dijelaskan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti upaya-upaya lain yang dapat dilakukan guru untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model tersebut. Penelitian ini difokuskan pada bagaimana upaya yang dilakukan guru untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta dan bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan

ISBN : 978-979-17763-5-6

153

informasi kepada pengajar dan peneliti sebagai calon pengajar saat melakukan pembelajaran di kelas.

G. Metode penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini digunakan mendeskripsikan upaya guru memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta dalam keadaan sebenarnya. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar. Adapun gejala-gejala yang akan diamati adalah upaya guru memotivasi siswa selama kegiatan pembelajaran dilaksanakan.

Data penelitian diperoleh dengan cara observasi langsung dan observasi tidak langsung. Sedangkan untuk mengetahui bagaimana perasaan siswa dalam mengikuti pelajaran matematika menggunakan model STAD peneliti melakukan wawancara terhadap beberapa siswa. Observasi langsung dilakukan dengan mengamati kegiatan yang terjadi selama pembelajaran di kelas secara langsung. Sedangkan observasi tidak langsung dilakukan dengan mengamati hasil rekaman video dan rekaman suara kegiatan pembelajaran yang telah direkam menggunakan alat perekam “handy cam” dan “voice recorder” secara menyeluruh. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama tiga kali pertemuan, tiap pertemuan berlangsung maksimal 2 jam pelajaran (1JP=45menit), dengan jumlah siswa 27 orang dan materi pembelajaran Transformasi Geometri dengan subpokok bahasan Translasi dan Refleksi di kelas XII IPA 4 SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

Kegiatan analisis data meliputi tiga langkah, yaitu reduksi data, kategori data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data adalah proses membandingkan bagian-bagian data untuk menghasilkan topik-topik data. Reduksi data terdiri dari transkripsi dan penentuan topik data. Transkripsi adalah penyajian kembali sesuatu yang tampak dan terdengar dalam hasil

ISBN : 978-979-17763-5-6

154

rekaman video dan rekaman suara dalam bentuk narasi tertulis. Sedangkan penentuan topik data adalah mendeskrispsikan secara ringkas bagian data yang mengandung makna tertentu yang diteliti. Penentuan kategori data merupakan proses membandingkan topik-topik data satu sama lain untuk menghasilkan kategori-kategori data. Kategori data adalah gagasan abstrak yang mewakili makna tertentu yang terkandung dalam sekelompok topik data. Penarikan kesimpulan adalah proses mendeskripsikan fenomena yang diteliti dengan cara menemukan dan mensintesakan hubungan-hubungan di antara kategori-kategori data.

H. Hasil Penelitian