• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN HASIL PENELITIAN

1) SMK DIPONEGORO

SMK Diponegoro merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di jalan Kartini No. 2. SMK Diponegoro adalah salah satu sekolah yang berada dibawah naungan LP Ma’arif sejak lama. SMK Diponegoro merupakan SMK swasta yang mempunyai murid paling banyak di kota salatiga. Ada beberapa SMK yang berazaskan islam namun masyarakat lebih mempercayai SMK Diponegoro sebagai pilihan untuk menuntut ilmu karena dilihat dari segi kualitas, dari segi kelembagaan, dan dari segi fasilitas SMK Diponegoro dipandang paling bagus dan diakui kredibilitasnya.

Sejak tahun 2005 sampai saat ini SMK Diponegoro dikepalai oleh Bapak Drs. Joko Anis , M.Pd. yang merupakan pimpinan cabang LP Ma’arif Kota Salatiga. Beliau di mata para Guru dan murid adalah sosok orang yang berwibawa, mumpuni, cerdas, sabar dan berpengetahuan luas serta maju ini dapat dilihat ketika peneliti melakukan wawancara dengan beliau, beliau selalu memaparkan keunggulan LP Ma’arif, bercerita tentang sekolah yang ideal dan berbagi tentang segudang cita-cita yang ingin diwujudkannya yaitu menjadikan SMK sebagai sentral pendidikan swasta dan dengan begitu dapat mengangkat deraj at LP Ma’arif yang selalu dipandang remeh oleh masyarakat.. Menurut beliau sekolah unggulan itu bukardah sekolah yang

menyeleksi anak didiknya untuk menuntut ilmu di sekolah tersebut, Tapi menurutnya, sekolah unggulan dan mandiri adalah bagaimana bisa mengubah Anak didik yang tadinya tidak bisa menjadi bisa, out put yang tadinya bermasalah menjadi berprestasi. Jadi dari situ dapat dilihat sejauh mana para pengajar dan pihak sekolah bekeija secara maksimal dan sungguh- sungguh dalam mentransfwer ilmu, membentuk pribadi muslim yang taat pada agama dan bermoral.

SMK Diponegoro mempunyai 950 siswa, 45 Guru Pendidik yang terdiri dari 15 PNS dan 20 GTT, 20 Karyawan, mempunyai 5 jurusan kejuruan yaitu Akutansi, Perkantoran, kecantikan, sekretaris dan tata boga, mempunyai 20 ruang kelas, 4 ruang guru dan karyawan, 1 mushola, 8 ruang praktek dan 2 ruamg komputer. Jika dilihat dari segi bangunan dan sarana yang ada, SMK Diponegoro termasuk sekolah yang maju dan lengkap dalam sarana. Kurikulum yand diajarkan diSMK disamping kurikulum wajib, juga ada kurikulum kejuruan menurut program yang dipilihnya serta kurikulum ibadah yang mencakup PAI dan kurikulum khusus yang menjadi ciri khas yaitu ASWAJA.

SMK terus melakukan perbaikan baik dalam bidang mutu pendidikan, kelembagaan maupun SDM Guru. Harapan untuk LP Ma’arif kedepannya bisa lebih fokus dalam mengelola lembaga dan berharap Ma’arif menjadi sentral..

2) MTs NU

MTs NU merupakan Madrasah Tsanawiyah Nahdlotul Ulama’yaitu sekolah yang setara dengan SMP. MTs NU terletak di jalan kartini No.l yang bersebelahan dan merupakan satu kompleks dengan SMK Diponegoro. Karena berangkat dari sejarah yang sama, mempunyai visi dan tujuan yang sama terlihat SMK Diponegoro dan MTs NU beijalan beriringan dan mempunyai hubungan yang sangat harmonis. Sering SMK Diponegoro dan MTs NU mempunyai program yang dijalankan bersama, contoh melakukan bakti sosial pada hari jadi NU, menyelenggarakan kegiatan AMT pada waktu mendekati UAN.

MTs NU dipimpin oleh Bapak Syamsul mulai tahun ajaran 2009 sebelum Bapak Syamsul MTs dipimpin oleh Bapak Sonwasi Ridwan yaitu pengurus NU Kota Salatiga karena sibuk dan dengan berbagai pertimbangan, Kepala sekolah diserahkan pada orang yang benar-benar bisa meluangkan waktu untuk kemajuan sekolah.

MTs NU mempunyai 29 Guru Pendidik yang terdiri dari 11 PNS, 18 GTT, 8 Karyawan, mempunyai 180 murid yang terdiri dari kelas VII, VIII, IX. Kurikulum yang diajarkan di MTs NU merujuk pada kurikulum MTs Negeri di kota Salatiga karena hanya ada dua MTs di Kota Salatiga. Yaitu mata pelajaran agama yang diuraikan menjadi beberapa mata pelajaran yang

diantaranya Fiqh, Aqidah Akhlak, B.Arab, A1 Qur’an Hadits, dan materi kekhususan yaitu ASWAJA. Selain itu pelajaran yang diajarkan sama dengan pelajaran di SMP umum pada lainnya.

Pada bagian sarana MTs NU tidak kalah dengan SMP unggulan lain di Kota Salatiga yaitu gedung yang cukup elit karena terlihat MTs sering melakukan pembenahan dalam pembangunan dengan adanya gedung baru dan penambahan gedung, sarana lengkap dan memadai, alat peraga yang lengkap, perpustakaan pun juga lengkap serta memiliki beberapa ruko dan kios yang disewakan yang dikelola bersama sehingga dalam hal pendanaan MTs NU dan SMK diponegoro tidak merasa kekurangan. Dalam bidang akademik MTs juga tidak kalah karena hampir tiap tahun dalam penyelenggaraan UAN MTs NU selalu lancar dalam pelaksanaanya dan berhasil meluluskan 100 % tiap tahunnya. Banyak kontribusi yang diberikan MTs kepada LP Ma’arif disamping terus membuat nama baik LP Ma’arif teijaga juga salah satu sumber dana untuk menyokong kegiatan LP Ma’arif adalah berasal dari hasil usaha MTs NU.

3) MI MA’ARIF BLOTONGAN

MI Ma’ari Blotongan terletak dijalan fatmawati No.20 Salatiga yang mempunyai 12 Guru yang terdiri dari 4 PNS dan 8 GTT, mempunyai 105 murid . MI ini termasuk salah satu MI yang mempunyai kualitas bagus dibandingkan denga MI lainnya

di kota Salatiga. Ini dikarenakan beberapa alasan kenapa bisa muncul pemyataan tersebut. Pertama, karena kultur dan budaya masyarakat sekitar yang masih mempunyai anggapan bahwa pendidikan agama adalah pendidikan yang penting bagi Anak pada masa pertumbuhan jadi mereka lebih cenderung memilih MI dibanding dengan SD. Kedua, citra MI dimata Masyarakat bagus karena tidak pemah ada kejadian yang membuat masyarakat menilai buruk pada MI sehingga masyarakat masih mempercayai MI. Ketiga, adanya orang yang ahli dalam menangani masalah MI baik dalam pengelolaan managemen, kurikulum maupun pendanaan. Jadi mereka tahu apa yang mereka butuhkan dan bagaimana cara penanganan dalam pemenuhan kebutuhan dan kekurangan tersebut. Tidak lain adalah kepala sekolah dari MI ini merupakan sekretaris dari LP Ma’arif Cabang Kota Salatiga Yaitu Bapak Ibrahim Alfian. Beliau adalah sosok orang yang tegas, berpendirian kuat dan mempunyai dedikasi tinggi pada kemajuan Ma’arif serta mempunyai loyalitas yang tinggi untuk mengabdikan dirinya pada Ma’arif. Ini dapat dibuktikan dengan riwayat beliau yang telah mengabdi selama kurang lebih 30 tahun.

Dalam masalah penyelenggaraan sekolah mulai dari kurikulum MI Ma’arif Blotongan mengikuti program KTSP dan mada materi pelajaran disamping pelajaran umum juga ada

pelajaran agama yang diuraikan menjadi beberapa mata pelajaran yaitu B.Arab, Aqidah, A1 Qur’an, Fiqih dan pelajaran ciri Ma’arif yaitu ASWAJA. Pola pembelajaran yang diterapkan adalah lebih menekankan pada penguasaan kompetensi, pembiasaan agamis, pembiasaan penggunaan bahasa asing pada percakapan sehari- hari dan peningkatan penyampaian teori. Sarana yang dimiliki MI Ma’arif Blotongan terlihat bagus karena baru saja mereka melakukan renovasi gedung dan ruang kelas. MI Ma’arif Blotongan berharap dapat lebih meningkatkan kualitas Madrasah dengan terus dapat berusaha sebaik-baiknya.

Dokumen terkait