commit to user BAB II
KAJIAN OBYEK TA A. STUDI LITERATUR
B. STUDI LAPANGAN
2. Solo Paragon a. Sejarah singkat
Klien
PT. Sunindo Gapura Prima
(Gapura Prima & Sun Motor Group)
Alamat Jl. Yosodipuro no. 135, Solo
Luas Lahan 41.350 m2
Luas Bangunan 99.043 m2
Arsitek Architect Indomegah
Struktur Davy Sukamta & Partners
Mekanikal & Elektrikal PT. Metakom Pranata
Manajemen Konstruksi PT. Tripanoto
Solo kota yang dikenal sebagai pusat budaya Pulau jawa. Untuk menunjang perekonomian, pariwisata & perdagangan maka perlu sarana Perbelanjaan, Sentra Bisnis, Rekreasi Entertainment dan High Rise Apartemen yang memadai. Solo Paragon hadir untuk pertama kalinya, areal terbesar, fasilitas terlengkap dan termodern.
Informasi mengenai Solo Paragon untuk detailnya yakni sebagai berikut: 1) Konsep Mix Used Development pertama menggabungkan resort
apartement, citywalk and lifestyle mall.
41.350 m2
3) Memiliki kemudahan dengan 3 akses masuk dari jalan utama, yaitu : Jl. Slamet Riyadi, Jl Yosodipuro, Jl Dr. Cipto Mangunkusumo 4) Direncanakan oleh salah satu konsultan TOP 10 arsitek dunia, yaitu
Indo Megah yang telah mengerjakan proyek-proyek berkelas di Indonesia
5) Dibangun oleh group Gapura Prima yang berpengalaman 20 tahun di bisnis property seperti Apartemen Belagio di Mega Kuningan jakarta, Apartemen Belezza Permata Hijau Jakarta, Apartemen Majesty Bandung, Apartemen Setiabudi Bandung, Apartemen Ciumbuluit Bandung, Solo Grand Mall, Pusat Grosir Solo, Bekasi Trade Center, Jatinangor Town Square, Bandung Trade Center, dll 6) Bekerjasama dengan Group Sunindo Primaland yang sudah
berpengalaman di bidang perhotelan dengan memiliki Novotel Solo, Ibis Hotel Solo, Grand Mecure Jogja, Novotel Semarang
7) 24 hours security (CCTV & Magnetic Card System) 8) Hak milik Strata Title, Sertifikat n0 46 & no 115 9) Smart investasi yang terus meningkat
10)Menggabungkan unsur Nature, Culture and Hi-tech
b. Lokasi
Beralamat di Jalan Yosodipuro No. 133 Solo, Jawa Tengah.
1) Billingroom : berfungsi untuk menerima tamu dan pusat informasi juga sebagai ruang tunggu dan menunggu.
2) Receptionist Area : sebagai tempat menerima tamu sebelum memasuki billingroom, juga sebagai tempat informasi mengenai brochure dan display maket.
3) Cashier Area : terdapat pada area billingroom sebagai tempat pembayaran setelah transaksi jual beli telah disepakati.
4) Meeting Room : Sebagai tempat untuk mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di seputar kantor dan proyek yang sedang berjalan.
5) Office Area : Sebagai ruang perkantoran dimana setiap orang bekerja sesuai dengan masing-masing devisi.
6) Lavatory : Sebagai sarana MCK atau toilet.
Gambar.5.1
Tampak Front Office Solo Paragon
Gambar.5.2 Area Cashier
(Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar.5.3 Area Receptionist
Gambar.5.4 Area Billingroom
(Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar.5.5 Display Bedroom
Gambar.5.6 Display Kitchenset
(Sumber: Dokumen Pribadi)
d. Elemen Pembentuk Ruang
- Lantai
Menggunakan keramik berukuran 600 x 600 mm.
- Dinding
Bersifat permanent dari batu-bata dan menggunakan kaca transparan pada area billingroom untuk dapat berinteraksi dengan suasana di luar ruangan.
- Ceiling
Pada area billingroom menggunakan ceiling yang hanya ditutupi kain putih sehingga pencahayaan tertutup dengan kain putih tersebut.
Sistem pencahayaan pada Solo Paragon pada pagi sampai sore hari memanfaatkan pencahayaan alami yang masuk melalui kaca dan bukaan-bukaan pada bangunan. Sedangkan pada malam hari menggunakan pencahayaan buatan antara lain down light 18 watt dan spot light.
- Sistem Penghawaan
Memanfaatkan penghawaan alami dan buatan yaitu dengan AC split. - Sistem Akustik
Sistem akustik diterapkan di luar ruangan dengan memanfaatkan vegetasi buatan yang diatur sesuai dengan tingkat kebisingan yang ditimbulkan.
3. PT. INTERNI TRI LINTAS ASIA a. Sejarah Singkat
Interni Asia berdiri pada tanggal 16 Agustus 1994 dipimpin oleh Ibu Hireka Vitaya selaku Executive Chairman, Ibu Alinda G. Thohir selaku Finance Director dan Ibu Elizabeth T. Thohir selaku Marketing Director. Interni Asia memiliki badan konsultan perancangan interior yang diberi nama PT. Figuramas Gubah Rancang yang bergerak di bidang Desain Interior yang meliputi commercial, corporate, residential, apartment dan hospitality. Interni Asia sendiri merupakan kontraktor dari PT. Figuramas dan bergerak di bidang retail meliputi pengadaan fabric dan wallpaper beserta asesoriesnya.
b. Lokasi
Jl Barito II/ 39 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 - indonesia. Telp. (+62.21) 723 2650, Fax. (+62.21) 739 6121.
c. Fasilitas Interni Asia
4) Gudang : berfungsi untuk meletakkan kain-kain import yang telah stock list.
5) Area Jahit : berfungsi sebagai tempat untuk penyimpanan kain yang akan di jahit dan sebagai tempat menjahit dan mengobras kain.
6) Receptionist Area : sebagai tempat menerima tamu yang ingin melihat produk-produk dan koleksi wallpaper serta fabric Interni Asia.
7) Area Display Produk : sebagai tempat untuk memamerkan beberapa contoh karya interior interni asia.
8) Area Display Wallpaper : sebagai tempat untuk memajang beberapa koleksi wallpaper dalam bentuk buku dan wall panel.
9) Area Display Fabric : sebagai tempat untuk memajang beberapa koleksi fabric dalam bentuk buku dan wall panel.
10)Ruang Rapat : sebagai tempat untuk mendiskusikan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan desain proyek.
11)Ruang Direktur : merupakan area kerja sekaligus library pimpinan. 12)Office Area : merupakan area kerja tim project dan bagian
administrasi.
13)Kitchen : merupakan tempat untuk menyiapkan minuman dan makanan juga sebagai tempat istirahat karyawan saat jam istirahat kantor.
Gambar.6.1 Gambar 6.2
Area Penyimpanan Kain dan Menjahit Area Receptionist
(Sumber: Dokumen Pribadi) (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar.6.3 Gambar 6.4
Display Acessories Curtain & Foyer Display Fabric & Diningroom
(Sumber: Dokumen Pribadi) (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar.6.5 Gambar 6.6
Display Fabric Display Wallpaper
Gambar.6.7 Gambar 6.8
Ruang Rapat Display Brochure
(Sumber: Dokumen Pribadi) (Sumber: Dokumen Pribadi)
d. Elemen Pembentuk Ruang
- Lantai
Menggunakan Parquet, Marmer
- Dinding
Bersifat permanent dari batu-bata dan sebagian memakai konstruksi gypsum.
- Ceiling
Menggunakan gypsum board dan list gypsum sebagai aksen. - Interior System
Sistem pencahayaan pada PT. Interni Asia pada pagi sampai sore hari memanfaatkan pencahayaan alami yang masuk melalui kaca dan bukaan-bukaan pada bangunan serta lampu spotlight pada area display produk, fabric dan wallpaper. Sedangkan pada malam hari menggunakan pencahayaan buatan antara lain down light 18 watt dan spot light.
- Sistem Penghawaan
- Sistem Akustik
Sistem akustik diterapkan dengan memasang wall to wall carpet pada
area office untuk mengurangi suara bising pada area kerja karena membutuhkan tingkat mobilitas yang relatif tinggi.
4. Marketing Office Rasuna Epicentrum