• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Dalam dokumen PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (Halaman 58-79)

BAB II GAMBARAN PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM

2.8 Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Sebagai dasar upaya pencapaian SPM adalah Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, yang ditindaklanjuti dengan Perwalkot nomor 77 Tahun 2011 tentang Standar Pelayanan Minimal Badan Layanan Umum Daerah RSUD Kota Tasikmlaya.

SPM adalah ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal.Spesifikasi teknis tentang tolak ukur pelayanan minimum yang diberikan oleh Badan Layanan Umum kepada masyarakat. SPM berisikan indikator-indikator mulai dari penyediaan sumber daya, cakupan layanan

53

dan mutu layanan, yang digunakan sebagai alat ukur keberhasilan. Dengan melakukan pengukuran dan evaluasi secara periodik diharapkan terjadi peningkatan kinerja pelayanan secara terus menerus. Selain itu juga dapat memberikan informasi secara transparan terhadap pencapaian kinerja pelayanan. Guna efektivitas analisa hasil pencapaian SPM di RSUD dr. Soekardjo dikelompokkan dalam 3 (tiga) jenis pelayanan yaitu :

1. Pelayanan Medis dan Keperawatan 2. Pelayanan Penunjang

3. Pelayanan Administrasi Keuangan dan Manajemen

54 1. Pelayanan Medis dan Keperawatan

Tabel 2.13

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Medis dan Keperawatan

No Jenis

Pelayanan Indikator Standar SPM Realisasi Capaian Tahun

2014 2015 2016 2017 2018 2019

1 Gawat darurat

Kemampuan menangani Live Saving Anak dan Dewasa

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Jam Buka

Pelayanan Gawat

Darurat 24 Jam 24 Jam 24 Jam 24 Jam 24 Jam 24 Jam 24 Jam

Pemberian

Pelayanan Gawat darurat yang Bersertifikat yang masih berlaku BLS/PPGD/GELS /ALS

100% 100% 100% 100% 90% 100% 100%

Ketersediaan Tim Penanggulangan Bencana

1 Tim 1 Tim 1 Tim 1 Tim - - -

Waktu tanggap pelayanan dokter di Gawat Darurat

≤ 5 menit terlayani setelah pasien

datang

1,015

Menit 100% 100%

Kepuasan

Pelanggan ≥ 70% 71,12% 73,05% 73% 75.78% - -

55

Kebidanan Kebidanan Kebidanan Kebidanan Kebidana

n Kebidanan Kebidan an

Bedah Bedah Bedah Bedah Bedah Bedah Bedah

56

Jam Visite dokter

Spesialis

08.00 s/d 14.00 setiap hari kerja

08.00 s/d 14.00 setiap hari

kerja

08.00 s/d 14.00 setiap hari

kerja

08.00 s/d 14.00 setiap hari

kerja

Minimal 1 kali sehari maksima

l jam 14.00

55,25% 55,95%

Kejadian Infeksi

Pasca Operasi ≤ 1,5 % 1,63% 1,21% 0,14% - - -

Kejadian Infeksi

Nosokomial ≤ 1,5 % 0,15% 0,16% 0,43% 0.63% 0,42% 0,39%

Tidak adanya kejadian pasien jatuh yang berakibat

kecacatan/kemati an

100% 100% 100% 100% 99.99% 99,99% 99,99%

Kematian pasien >

48 jam ≤ 0,24% 2,12% 2,12% 2,40% 0.20% 0,20% 0,19%

Kejadian Pulang

Paksa ≤ 5% 7,65% 7,65% 3,43 1.62% 1,875% 2.20%

Kepuasan

Pelanggan ≥ 90% 73,05% 85,60% 75.78% 77,84% 76,85%

Rawat Inap TB

Penegakan Diagnosis TB melalui pemeriksaan Microscope TB

60% 100% 100% 90% - - -

57

3 Rawat Jalan Dokter Pemberi Pelayanan di Poliklinik Spesialis

100% Dokter

Spesialis 99% dokter Spesialis

Klinik Anak Klinik

Anak Klinik

58

Penegakan Diagnosis TB melalui Pemeriksaan Mikroscope TB

≥ 60% 97,99% 97,99% 97,99% - - -

Terlaksananya kegiatan

pencatatan dan Pelaporan TB di Rumah Sakit

≤ 60 % 22,70% 22,70% 22,70% - - -

4 Bedah

Sentral Waktu Tunggu

Operasi Elektif ≤ 2 hari ≥ 2 hari ≥ 2 hari ≥ 2 hari 10% 30 hari 15 %

Kejadian kematian

di Meja Operasi ≤ 1 % 0% 0% 0% 0% 0% 0%

Tidak adanya

kejadian operasi

salah sisi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Tidak adanya kejadian operasi

salah orang 100% 100% 100% 100% 99.05% 100% 100%

Kejadian Infeksi

Pasca Operasi ≤ 1,5 % 1,63% 1,21% 1% 0.05% 100% 100%

Tidak adanya kejadian salah tindakan pada operasi

≤ 1,5 % 0% 0% 0% 100% 100% 100%

Komplikasi anestesi karen aoverdosis, reaksi anestesi dan salah

≤ 6 % 0% 0% 0% 0% 0% 0%

59

Perinatologi Kejadian kematian ibu karena

60

(ICU) Rata-rata pasien yang kembali ke

61 kasus yang

ditangani

dengan kasus yang

ditangani

dengan kasus

yang ditangani

dengan kasus yang

ditangani

sesuai dengan

kasus yang ditangani

100% Perawat minimal D3 dengan sertifikat perawat mahir ICU/Setara D4

73,33% 77% 92,8% 87% 82,45% 76%

7 Intensive

(NICU) Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan

intensive dengan kasus yang sama

< 72 Jam

≤ 3% 0% 0% 0% 0% 0% 0%

Pemberi Pelayanan

Unit Intensive Dokter

Spesialis Anak

Dokter Spesialis

Anak

Dokter Spesialis

Anak

Dokter Spesialis

Anak

Dokter Spesialis

Anak

100% 100%

100% Perawat minimal D3 dengan sertifikat perawat mahir NICU/PICU/S ertifikat Pelatihan NICU/PICU

73,33% 38,46% 35,17% 28.58% 7% 0%

62 8 Intensive

(HCU)

Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan

intensive dengan kasus yang sama

< 72 Jam

≤ 3% 0% 0% 0% - - -

Pemberi Pelayanan Unit Intensive

Dokter Spesialis Anastesi

Dokter Spesialis

Anastesi

Dokter Spesialis

Anastesi

Dokter Spesialis Anastesi

- - -

100% Perawat minimal D3 dengan sertifikat perawat mahir HCU Sertifikat Pelatihan HCU

45,45% 54,54% 70% - - -

9 Pelayanan

Gakin Pelayanan terhadap pasien Gakin yang datang ke Rumah Sakit pada setiap unit pelayanan

100 %

Terlayani 100% 100% 100% 100% 100% 100%

10 Rekam

Medik Kelengkapan pengisian rekam medik 24 jam setelah selesai pelayanan

100% 43% 43% 43% 56% 70% 71%

Kelengkapan

inform Concent setelah

100% 27% 27% 73% 50.93% 100% 75%

63 mendapatkan

informasi yang jelas

Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat jalan

≤ 10 menit 2,33 menit 2,33 menit 2,33 menit 13.93 5 menit 5 menit

Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat inap

≤ 15 menit 17,79

menit 17,79

menit 17,79

menit 22.26Me

nit 15 menit 10 menit 11 Pencegahan

Pengendalia n Infeksi (PPI)

Ada anggota Tim

PPI yang terlatih 75% 100%

- - -

Tersedia APD di setia

instalasi/departem en

60% 50%

- - -

Kegiatan

pencatatan dan pelaporan infeksi nosokomial / HAI (Health Care Associete Infection) di Rumah Sakit (

Minimal 1

parameter )

75% 75%

- - -

12 Pemulasara an Jenazah

Waktu tanggap

(respon time) ≤ 2 Jam 1,5 Jam 1,5 Jam 1,5 Jam 2 Jam 2 Jam 2 Jam

64 2. Pelayanan Penunjang

Tabel 2.14

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Penunjang

No Jenis

Pelayanan Indikator Standar SPM Realisasi Capaian Tahun

2014 2015 2016 2017 2018 2019

1 Radiologi

Waktu tunggu hasil pelayanan

thorax foto ≤ 3 Jam 2-4Jam 2-4Jam 2-3 Jam

42.27 Menit 43 menit 42,47 menit

Pelaksana

Expertise Dokter Spesialis Radiologi

Dokter Spesialis Radiologi

Dokter Spesialis Radiologi

Dokter Spesialis Radiologi

100% 100% 100%

Kejadian kegagalan pelayanan rontgen

Kerusakan Foto ≤

2 % 1,20% 1,20% 1,20%

1.99% 1,58% 0,76%

Kepuasan

pelanggan ≥ 80 % 72,37% 73,05% 86% 80.09% 80,30% 82%

2 Lab Patologi

Klinik Waktu tunggu hasil pelayanan Laboratorium

≤ 140 menit kimia darah dan darah

rutin

<140 menit <140 menit

Tercapainya ≤ 140 menitkimia

darah & darah rutin sebesar

90%

Tercapainya ≤ 140 menitkimia darah & darah

rutin sebesar 90%

61% 81%

pemulasaraan jenazah

65

Pelaksana

Expertise

Dokter Spesialis

PK 100% 100% Dokter Spesialis

PK

100% 100% 100%

Kejadian kesalahan pemberian hasil pemeriksa laboratorium

100% 100% 96% 100,00%

99.99% 99,99% 0,76%

Kepuasan

pelanggan ≥ 80 % 71,15% 73,05% 85% 100% 78% 82%

3 Rehabilitasi

Medik Kejadian Drop Out pasien terhadap pelayanan Rehabilitasi Medik yang di rencanakan

≤ 50 % 10% 10%

10% 10% 10%

Tidak adanya kejadian kesalahan tindakan

rehabilitasi medik

100% 100% 100% 100%

100% 99% 100%

Kepuasan

Pelanggan ≥ 80 % 73,05% 73% 75.78% 74,75% -

4 Farmasi Waktu tunggu

pelayanan

a. Obat Jadi ≤ 30 menit 36menit 45,92 menit 104 menit 99.8 menit 86,23% 44,36%

b. Racikan ≤ 60 menit 67menit 73,16 menit 115 menit 120.08 menit 103,19

menit 61,29%

Tidak adanya

kejadian 100% 100% 99,98% 99,99% 99.99% 99,99% 99,99%

66 kesalahan

pemberian obat

Kepuasan

pelanggan ≥ 80 % 69,83% 72% 73,04% 91.13% 88% 80,99%

Penulisan resep sesuai

formularium 100% 100% 99,99% 92,68%

- - -

5 Gizi Ketepatan waktu pemberian

makanan kepada pasien

≥ 90 % 93% 93% 90%

90% 90% 90%

Sisa makanan yang tidak termakanoleh pasien

≤ 20 % 24% 24% 28%

28% 27% 22,12%

Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian diet

100% 100% 100% 100%

100% 97% 100%

6 Transfusi

Darah Kebutuhan darah bagi setiap

pelayanan transfusi

100 % terpenuhi 100% 100% 100%

- - -

Kejadian reaksi

transfusi ≤ 0,01 % 0% 0% 0% - - -

67 3. Pelayanan Administrasi Keuangan dan Manajemen

Tabel 2.15

Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Administrasi Keuangan dan Manajemen

No Jenis

Pelayanan Indikator Standar SPM Realisasi Capaian Tahun

2014 2015 2016 2017 2018 2019

1 Pengolahan Limbah

Baku mutu limbah cair

BOD < 30 mg/l 57,5 32,5 25,6 47,28 30,34 -

COD < 80 mg/l 115,2 66,1 54.598 104,62 67,27 -

TSS < 30 mg/l 12 12 25,09 57,7 23,4 -

PH 6 - 9 7,13 7.026 6,99 7,43 -

Pengelolaan limbah padat infeksius sesuai dengan aturan

100% 7,44 7,44 3.308 100% 100% 100%

2 Administras i dan

Manajemen

Tindak lanjut penyelesaian hasil

pertemuan direksi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Kelengkapan laporan

akuntabilitas kinerja 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

Ketepatan waktu pengusulan kenaikan

pangkat 100% 100% 100% 100%

100% 100% 100%

Ketepatan waktu

pengurusan waktu berkala

100% 100% 100% 100% 90% 100% 100%

68

Karyawan yang

mendapatkan pelatihan

minimal 20 jam setahun ≥ 60 % 75% 75% 75%

7% 14,79% -

Cost Recovery ≥ 40 % 64% 91% 80,77%

Ketepatan waktu

penyusunan lanporan

keuangan 100% 100% 100% 100% 90% 70% 70%

Kecepatan waktu pemberian informasi tentang tagihan pasien rawat inap

≤ 2 Jam ≤ 2 Jam ≤ 2 Jam ≤ 2 Jam

100% 100% 100%

Ketepatan waktu pemberian imbalan (insentif) sesuai kesepakatan waktu

100% 100% 100% 100%

- - -

3 Ambulance dan Kereta Jenazah

Waktu pelayanan ambulance /kereta

jenazah 100% 100% 100% 100%

24 Jam 24 Jam 24 Jam

Kecepatan memberikan pelayanan

ambulance/kereta jenazah di Rumah Sakit

100% 100% 100% 100%

1 Jam 1 Jam 1 Jam

Respon time pelayanan ambulance oleh

masyarakat yang membutuhkan

100% 100% 100% 100%

- - -

4 Pelayanan Pemeliharaa n Rumah

Kecepatan waktu menanggapi kerusakan alat

≤ 80 % 60% 60% 60% 80% 80% 80%

69 Sakit Ketepatan waktu

memeliharaan alat 100% 50% 50% 50% - - -

Peralatan laboratorium dan alat ukur yang digunakan dalam pelayanan terkalibrasi tepat waktu sesuai dengan ketentuan kalibrasi

100% 50% 50% 50%

- - -

5 Pelayanan laundry

Tidak adanya kejadian

hilang linen 100% 100% 100% 100% - - -

Ketepatan waktu

penyediaan linen untuk

ruang rawat inap 100% 100% 100% 100% - - -

70

Jumlah indikator kinerja SPM RSUD dr. Soekardjo sebanyak 116 indikator dari 23 jenis pelayanan. Capaian indikator SPM yang mampu dicapai oleh RSUD dr. Soekardjo pada tahun 2016 adalah 77,59%, yakni 90 dari 116 indikator sudah mencapai target sehingga Masih ada 26 indikator yang belum mencapai target.

Dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat dalam hal pemberian pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dr.

Soekardjo masih banyak harus dibenahi dengan demikian Indikator SPM akan menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama dalam 5 tahun kedepan (2018-2022).

71 Tabel 2.16

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 ANGGARAN REALISASI

1. JASA LAYANAN 83.992.596.000,00 120.437.826.000,00 110.848.064.000,00 115.290.837.805,00 130.989.000.000,00 123.262.456.206,00 99.648.935.154,00 75.101.597.321,95 124.400.705.995,07 97.621.524.081,00 93.896.310.362,37 109.988.052.571,76 106.492.732.512,00 86.296.797.721,20 89,41 103,29 88,07 81,44 83,97 86,40 86,60 112.067.102.166,43 99.113.960.080,76 Tindakan Operasi 7.688.337.000,00 14.382.988.000,00 13.398.710.000,00 12.309.100.000,00 5.877.993.538,07 14.754.292.160,61 10.787.590.584,00 11.006.136.194,00 76,45 102,58 80,51 89,41

-Rawat Jalan 1.508.027.000,00 2.149.473.000,00 2.029.748.000,00 2.167.662.000,00 1.379.953.770,00 2.213.706.600,61 1.761.126.869,00 1.892.433.200,00 91,51 102,99 86,77 87,30

-Rawat Inap Umum 8.706.566.000,00 16.891.380.000,00 14.459.433.000,00 14.082.313.000,00 8.075.945.330,22 17.972.069.517,44 14.475.087.100,17 14.924.338.902,00 92,76 106,40 100,11 105,98

-Obat-obatan RSU 29.999.072.000,00 42.151.804.000,00 37.854.139.000,00 33.357.894.000,00 23.400.888.334,00 42.159.834.420,23 30.528.937.727,42 30.416.394.092,00 78,01 100,02 80,65 91,18

-Radiologi 2.028.150.000,00 3.336.599.000,00 2.922.622.000,00 3.121.202.000,00 2.058.972.458,40 3.351.041.628,35 2.286.105.429,00 2.138.180.432,00 101,52 100,43 78,22 68,51 -Ambulance 63.022.000,00 53.318.000,00 63.528.000,00 78.423.000,00 56.191.600,00 57.869.200,00 67.860.002,00 39.323.900,00 89,16 108,54 106,82 50,14

-Jasa Pelayanan 27.185.510.000,00 39.493.003.000,00 38.142.494.000,00 48.524.093.805,00 27.563.008.050,21 41.825.913.752,40 36.259.131.019,41 32.406.956.512,37 101,39 105,91 95,06 66,79

-Obat-obatan ASKES 5.641.442.000,00 - - - 5.849.833.735,55 - - - 103,69 - - - -Kereta Jenazah 76.182.000,00 52.728.000,00 69.880.000,00 64.049.000,00 82.063.600,00 56.925.000,00 56.281.000,00 44.993.000,00 107,72 107,96 80,54 70,25 -Status Pasein 461.732.000,00 893.811.000,00 873.157.000,00 932.485.000,00 297.008.600,00 914.537.406,47 617.107.074,00 591.011.500,00 64,32 102,32 70,68 63,38 -Hemodialisasi 317.149.000,00 412.115.000,00 422.322.000,00 - 192.956.000,00 449.371.464,13 322.381.238,00 - 60,84 109,04 76,34 - -Laboraturium PA 317.407.000,00 620.607.000,00 612.031.000,00 653.616.000,00 266.782.305,50 645.144.844,83 459.916.038,00 436.542.630,00 84,05 103,95 75,15 66,79

-2. HIBAH - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -3. HASIL KERJASAMA 6.102.718.000,00 8.910.198.000,00 8.052.912.000,00 13.402.341.000,00 108.000.000,00 110.000.000,00 110.000.000,00 5.010.074.373,60 8.971.120.826,89 7.785.243.058,00 7.420.204.749,00 110.000.000,00 108.000.000,00 114.000.000,00 82,10 100,68 96,68 55,36 101,85 98,18 103,64 5.256.595.571,43 4.216.949.001,07 Laboraturium 6.062.476.000,00 8.869.956.000,00 8.012.670.000,00 8.557.099.000,00 4.969.832.373,60 8.930.878.826,89 7.745.001.058,00 6.904.433.749,00

Parkir 40.242.000,00 40.242.000,00 40.242.000,00 45.242.000,00 108.000.000,00 110.000.000,00 110.000.000,00 40.242.000,00 40.242.000,00 40.242.000,00 49.888.500,00 110.000.000,00 108.000.000,00 114.000.000,00

Hemodialisasi - - - 4.800.000.000,00 465.882.500,00

4. PENDAPATAN LAIN-LAIN 300.000.000,00 90.000.000,00 1.590.000.000,00 90.000.000,00 60.000.000,00 84.089.689,00 756.765.773,00 559.735.458,00 96.785.116,07 1.598.065.907,11 59.037.590,32 75.386.338,31 238.437.796,09 1.212.605.407,27 186,58 107,54 100,51 65,60 125,64 283,55 160,24 424.407.923,14 548.579.087,60 Lainnya 300.000.000,00 90.000.000,00 1.590.000.000,00 90.000.000,00 60.000.000,00 84.089.689,00 756.765.773,00 559.735.458,00 96.785.116,07 1.598.065.907,11 59.037.590,32 75.386.338,31 238.437.796,09 1.208.490.273,27 186,58 107,54 100,51 65,60 125,64 283,55 159,69 424.407.923,14 547.991.211,31

Penerimaan Jasa Giro/ Bunga

ESKROW (0075405413001) 4.115.134,00

587.876,29

5. KORPORASI - - - - 729.000.000,00 495.033.175,00 1.558.614.672,00 - 588.360.684,00 1.053.128.824,00 1.248.957.096,00 - - - - 80,71 212,74 80,13 397.521.121,00 412.920.943,43 TOTAL 90.395.314.000,00 129.438.024.000,00 120.490.976.000,00 128.783.178.805,00 131.886.000.000,00 123.951.579.070,00 102.074.315.599,00 80.671.407.153,55 133.468.611.938,03 107.004.833.046,11 101.375.552.701,69 110.761.799.594,07 107.892.299.132,09 88.872.360.224,47 89,24 103,11 88,81 78,72 83,98 680,87 430,60 118.145.626.782,00 104.292.409.112,86

RATA-RATA PERTUMBUHAN

URAIAN PAGU ANGGARAN REALIASASI ANGGARAN TAHUN: RASIO ANTARA REALISASI DAN PAGU ANGGARAN TAHUN :

72

Realisasi penerimaaan pendapatan yang bersumber dari dana fungsional dari tahun ke tahun terus meningkat sampai tahun 2017. Hal ini disebabkan karena telah diberlakukannya sistem yang terintegrasi, adanya upaya penagihan klaim, upaya kerjasama dengan pihak ke 3 penjamin, serta pada tahun 2017 adanya pemberlakuan kenaikan tarif pelayanan rumah sakit, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah sakit.

Sedangkan penerimaan dana dari APBD dan APBN bersifat fluktuatif.

Akan tetapi mulai dari tahun 2018 sampai 2019 mengalami menurunan pendapatan, hal tersebut dikarenakan oleh pembongkaran ruang tulip di Tahun 2017-2018, pembongkaran Gedung MB di Tahun 2019 yang menyebabkan berkurangnya pemasukan rumah sakit. Ditambah lagi oleh keterlambatan pembayaran piutang dari pihak BPJS.

Realisasi rata rata pertumbuhan pendapatan selama lima tahun terakhir masih perlu ditingkatkan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan yang harus direalisasikan. Dengan rata-rata pertumbuhan belanja Rumah Sakit yang semakin meningkat tersebut diperlukan anggaran, baik yang bersumber dari APBD, APBN maupun dari dana pinjaman pihak ke tiga.

Yang mempengaruhi tidak terpenuhinya pencapaian rencana pendapatan dari tahun ke tahun disebabkan adanya piutang dari beberapa sumber seperti PT Jamsostek, Askes Sosial, Jamkesmas, Gakin Kota, Gakin Kabupaten, Perorangan dan Jamkesda APD, pada tahun 2013 adanya perubahan kepesertaan asuransi Askes menjadi BPJS, Tahun 2014 adanya piutang Jamkesmas di tahun 2013 yang masuk di tahun 2014, Pada tahun 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 adanya piutang yang tidak tertagih serta penurunan pendapatan khusus BPJS dipengaruhi oleh kepesertaan atau pasien yang memilih tempat pelayanan baik kepada dokter keluarga, Puskesmas dan RS Swasta atau praktek

73

Swasta yang melakukan kerjasama dengan BPJS sehingga menjadi pesaing baik RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Dalam dokumen PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (Halaman 58-79)

Dokumen terkait