• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS"

Copied!
143
0
0

Teks penuh

(1)

PERUBAHAN

RENCANA STRATEGIS

RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

TAHUN 2021-2022

PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA RSUD dr. SOEKARDJO

Jalan Rumah Sakit Umum No. 33 Kota Tasikmalaya

Telp. 0265-331683 Fax. 0265-331747

(2)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo 2021-2022

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa Karena atas rahmat-Nya semata, penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perubahan RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 telah terselesaikan. Renstra ini disusun berdasarkan sekaligus sebagai penjabaran dari RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022.

Renstra ini merupakan dokumen perencanaan yang bersifat indikatif dan memuat berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh RSUD dr. Soekardjo dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Dengan adanya renstra ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan organisasi RSUD dr. Soekardjo dalam mewujudkan tujuan dan sasaran yang ditetapkan, serta mampu mengantisipasi segala perubahan yang transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Melalui kesempatan ini kami mengajak semua unsur yang terkait untuk saling bersinegi dan berkoordinasi dalam rangka mencapai tujuan bersama.

Akhirnya, kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelesaian Renstra ini, semoga upaya kita senantiasa mendapat rahmat, hidayah dan ridho-Nya dalam mengemban tugas yang mulia ini.Aamiin.

Tasikmalaya, Agustus 2020 Direktur RSUD dr. Soekardjo

Kota Tasikmalaya

dr. H. WasistoHidayat,M.Kes

(3)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo2021-2022

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………. i

DAFTAR ISI……… ii

DAFTAR TABEL……… iv

DAFTAR GAMBAR……….. vi

BAB I PENDAHULUAN……….. 1

1.1 Latar Belakang……….. 1

1.2 Landasan Hukum………. 2

1.3 Maksud dan Tujuan………. 5

1.4 Sistematika Penulisan………. 5

BAB II GAMBARAN PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH………. 7

2.1 Tugas, FungsidanStrukturOrganisasi RSUD dr. Soekardjo………. 7

2.1.1 Struktur Organisasi RSUD dr. Soekradjo…………. 7

2.1.2 Uraian Tugas……….. 10

2.2 Sumber Daya Manusia……… 33

2.2.1 Sumber Daya Manusia (Pegawai)………. 33

2.3Pelayanan RSUD dr. Soekardjo………. 33

2.3.1 Pelayanan Rawat Jalan……… 33

2.3.2 Pelayanan Rawat Inap………. 36

2.3.3 Pola Morbiditas (10 Penyakit Terbanyak)…………. 38

2.4 Sarana dan Prasarana (Assset)……… 39

2.5 Unit Usaha……….. 45

2.6 Diklat………. 49

2.7 Kinerja Pelayanan RSUD dr. Soekardjo……… 50

2.8 Standar Pelayanan Minimal (SPM)………. 51

2.9 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan ...………. 72

2.9.1 Tantangan 72 2.9.2 Peluang 72 BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH………... 75

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan RSUD………. 75

3.2 Telahaan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih……….. 75

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi... 82

3.3.1 Telaahan Renstra K/L………. 82

3.3.2 Telaahan Renstra Perangkat Daerah Provinsi….... 84

3.4Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis………. 89

3.4.1 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah……… 89

(4)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo2021-2022

3.4.2 Telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategi…... 96

3.5 Penentuan Isu-isu Strategis………. 96

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah……….. 99

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN……… 101

5.1 Strategi………. 101

5.1.1 Analisis SWOT……… 102

5.2 Arah Kebijakan……….. 107

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN………. 108

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN……….. 135

BAB VIII PENUTUP………. 137

(5)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo2021-2022

DAFTAR TABEL

2.1 Bagan Struktur Organisasi Rumah Sakit Umum

Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya………. 8 2.2 Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

RSUD dr. Soekardjo Tahun 2017-2019……….. 33 2.3 Alokasi Tempat Tidur Ruang Perawatan Tahun 2019

Berdasarkan ……… 36

2.4 Tingkat Hunian BOR per Kelas Tahun …………. 37 2.5 Pola Morbiditas Penyakit Rawat Inap Tahun 2017-

2019... 38 2.6 Pola Morbiditas Penyakit Rawat Jalan Tahun 2017-

2019... 39 2.7 Gambaran Asset RSUD dr. Soekardjo Kota

TasikmalayaTahun2019... 45 2.8 Jumlah Kerjasama yang dilaksanakan dengan

PihakKetiga Tahun 2017

46 2.9 Jumlah Kerjasama yang dilaksanakan dengan

PihakKetiga Tahun 2018 47

2.10 Jumlah Kerjasama yang dilaksanakan dengan

PihakKetiga Tahun 2019 48

2.11 Kegiatan Pengembangan Kualitas Sumber Daya

Manusia RSUD dr. Soekardjo dari Tahun 2017-2019 50 2.12 Pencapaian Kinerja Pelayanan RSUD dr. Soekardjo

Kota Tasikmalaya Tahun 2013-201...………. 50 2.13 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Medis dan

Keperawatan ………...……….. 53 2.14 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan

Penunjang…... 63 2.15 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan

Administrasi Keuangan dan Manajemen...…………. 70 2.16 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan RSUD

dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya... 67 3.1 Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan RSUD

dr. Soekardjo Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan

Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.... 80 3.2 Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota

Tasikmalaya berdasarkan Sasaran Renstra K/L beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya………. 84 3.3 Permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah Kota

Tasikmalayaberdasarkan Sasaran Renstra Perangkat Daerah Provinsi beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya... 88 3.4 Permasalahan Pelayanan SKPD berdasarkan

Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah beserta 94

(6)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo2021-2022

Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya………...

3.5 Permasalahan Pelayanan RSUD dr. Soekardjo berdasarkan Analisis KLHS beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya………... 95 3.6 Kriteria Penentuan Isu-isu Strategi... 95 3.7 Daftar Nilai Skala Kriteria Dalam Penentuan Isu

Strategi RSUD dr. Soekardjo... 96 4.1 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah

Kebijakan………... 99 5.1 Analisa Internal RSUD dr. Soekardjo………... 101 5.2 Analisa Eksternal RSUD dr. Soekardjo………... 102 5.3 Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan RSUD dr.

Soekardjo Tahun 2017-2022………... 107 6.1 Rencana Program, Kegiatan dan Pendanaan

Indikatif RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022… ... 113 6.2 Rencana Program, Kegiatan dan Pendanaan

Indikatif RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

Tahun 2021-2022 (Perubahan)... 126 7.1 Tujuan Sasaran, Indikator Dan Target Kinerja

Tahun 2020 – 2022 Yang Direview

……... 135 7.2 Indikator Kinerja RSUD dr. Soekardjo yang Mengacu

pada Tujuan dan Sasaran RPJMD tahun 2017-

2022……... 136

(7)

Perubahan Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo2021-2022

DAFTAR GAMBAR

1.1 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan……… 35 2.1 Jumlah Kunjungan Rawat Inap………. 37

(8)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan masyarakat di bidang kesehatan memiliki peran yang sangat strategis dimana rumah sakit diharapkan dapat berperan optimal dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Peran tersebut dewasa ini semakin menonjol mengingat timbulnya perubahan-perubahan paradigma dalam kehidupan sosial kemasyarakatan maupun kebijakan-kebijakan pemerintah yang sangat dipengaruhi oleh kondisi global, nasional, regional dan atau lokal.

RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sebagai Institusi Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya pemberi pelayanan kesehatan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya perlu menetapkan Rencana Strategi. Rencana Strategi merupakan satu dokumen resmi perencanaan suatu organisasi dalam kurun waktu lima tahun kedepan. Rencana strategi menetapkanarah tujuan kemana pelayanan organisasi akan dikembangkan, apa yang hendak dicapai pada masa lima tahun mendatang, bagaimana mencapainya dan langkah-langkah strategi apa yang perlu dilakukan agar tujuan tercapai.

Rencana Strategi RSUD dr. Soekardjo Tahun 2017-2022 mensinergikan perencanaan pembangunan kesehatan nasional, provinsi dan daerah melalui program-program kesehatan dan merupakan satu kesatuan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022.

Selama kurun waktu 2 tahun terakhir, kami telah melaksanakan Program dan Kegiatan Renstra Tahun 2017-2022 dan secara umum telah menunjukkan capaian kinerja yang baik sesuai dengan arah dan target yang tertuang dalam Renstra Tahun 2017-2022, baik dalam indikator tujuan, sasaran maupun program kegiatan.

Namun demikian, dari berbagai keberhasilan capaian terhadap target- target kinerja, tentunya masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu mendapatkan perhatian dan segera dilakukan penyesuaian serta percepatan dalam pencapaiannya kedepan.

Dengan adanya perubahan RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 maka diperlukan penyesuaian dengan Melakukan Perubahan Renstra.

(9)

2

Hasil pengendalian dan evaluasi Renstra, terdapat beberapa indikator, target dan kinerja yang perlu dilakukan penyesuaian. Apalagi dengan adanya bencana pandemic covid-19 yang terjadi sekarang ini telah menimbulkan dampak yang luas terhadap tatanan kehidupan baik aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Perubahan Renstra RSUD dr. Soekardjo Tahun 2021-2022 disusun mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya, Rencana Strategi Kementrian Kesehatan, dan Rencana Strategi Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat seperti yang tertuang dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Perwujudan pelaksanaan Renstra akan dilakukan melalui Rencana Kerja (Renja) tahunan tanpa mengesampingkan perubahan situasi dan kondisi kebutuhan dalam upaya optimalisasi pelayanan kesehatan RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Selain itu Renstra RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya merupakan salah satu perangkat dasar pengukuran kinerja atas pelayanan yang diberikan pada masyarakat di bidang kesehatan yang akan dievaluasi setiap akhir tahun dalam Laporan Akuntabilitas kinerja Instalasi Pemerintah (LAKIP).

Tahapan penyusunan rancangan Renstra RSUD dr. Soekardjo sebagai berikut :

1.2 Landasan Hukum

1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Tasikmalaya;

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 ;

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

5. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

6. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

(10)

3

7. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Nasional;

8. Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Sistem Jaminan Sosial;

9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

11. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019;

12. Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

14. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa;

15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

16. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional;

17. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

(11)

4

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

19. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum

20. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013

22. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

23. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tasikmalaya Tahun 2005;

24. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tasikmalaya Tahun 2011-2031;

25. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 12 Tahun 2008 tentang Tata Cara Perencanaan Pembangunan Daerah ;

26. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;

27. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Tata Cara dan Teknis Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan;

28. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 5 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022;

29. Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya Tahun 2017

30. Keputusan Walikota Tasikmalaya Nomor. 900/Kep.113-Keu/2008 tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tasikmalaya Dengan Status Penuh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

(12)

5

31. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah

1.3 Maksud dan Tujuan a. Maksud

Memberikan arah bagi RSUD dalam menjalankan Program dan Kegiatan untuk jangka waktu 2 (dua) tahun kedepan. Sebagai Indikator kunci keberhasilan bagi pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr.

Soekardjo Kota Tasikmalaya dalam melaksanakan fungsinya.

b. Tujuan

- Untuk menetapkan prioritas program dan kegiatan Rumah Sakit yang strategis selama 2 (dua) tahun kedepan;

- Untuk memberikan landasan kebijakan taktis strategi lima tahunan dalam rangka pencapaian visi, misi Kota Tasikmalaya sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan.

- Memberikan pedoman bagi seluruh aparatur di RSUD dr. Soekardjo dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah yang merupakan dokumen perencanaan perangkat daerah tahunan dalam kurun waktu tahun 2021-2022.

1.4 Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan dan susunan garis besar isi dokumenRenstra Perangkat Daerah adalah sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Bab ini berisi tentang latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan, sistematika penulisan Perubahan Rencana Strategis perangkat daerah tahun 2021-2022.

Bab II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah

Bab ini berisi tentang tugas, fungsi, dan struktur organisasi perangkat daerah, sumber daya perangkat daerah, kinerja pelayanan perangkat daerah, serta tantangan dan peluang pengembangan pelayanan perangkat daerah.

(13)

6

Bab III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Perangkat Daerah

Babini berisi tentang identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan perangkat daerah, telaahan terhadap visi misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, telaahan terhadap Renstra Kementerian/lembaga, telaahan Renstra perangkat daerah Provinsi, telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), telaahan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta Penentuan isu-isu Strategis.

Bab IV Tujuan dan Sasaran,

Bab ini berisi tentang tujuan dan sasaran jangka menengah perangkat daerah yang mengacu kepada tujuan dan sasaran jangka menengah daerah yang tertuang dalam RPJMD

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan

Bab ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan perangkat daerah dalam lima tahun mendatang yang mengacu kepada strategi dan arah kebijakan jangka menengah daerah yang tertuang dalam RPJMD

Bab VI Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan

Bab ini berisi rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif perangkat daerah tahun 2021-2022.

Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan

Bab ini berisi indikator kinerja Perangkat Daerah yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam dua tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD

Bab VII Penutup

Bab ini berisi tentang catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, kaidah-kaidah pelaksanaan Renstra perangkat daerah dan rencana tindak lanjut

(14)

7

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Perangkat daerah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah, melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilakukan secara serasi, terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan melaksanakan upaya rujukan, serta melaksanakan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan Rumah Sakit.

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tasikmalaya adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dengan mengutamakan pengobatan dan pemulihan tanpa mengabaikan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit yang dilaksanakan melalui penyediaan pelayanan medis, penunjang medis dan non medis, pelayanan dan asuhan keperawatan, pelayanan rujukan, dan gawat darurat (Emergency).

Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sumber daya kesehatan yang sangat diperlukan dalam mendukung penyelanggaraan upaya kesehatan. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit mempunyai karakteristik dan organisasi yang sangat kompleks.

Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi RSUD diatur oleh Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 105 Tahun 2013 tentang tugas pokok, fungsi dan rincian tugas unit Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo.

2.1.1 Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Adapun struktur Organisasi RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya berdasarkan Peraturan WalikotaTasikmalaya Nomor 105 tahun 2013 adalah seperti dalam bagan 2.1 di bawah ini :

(15)

8

TABEL 2.1

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA

SEKSI ASUHAN DAN PENUNJANG PELAYANAN

KEPERAWATAN

SEKSI ETIKA DAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN

SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN

.

SUB BAGIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

DEWAN PENGAWAS

INSTALASI INSTALASI INSTALASI

INSTALASI INSTALASI

INSTALASI SPI

SEKSI PELAYANAN MEDIS

SEKSI REKAM MEDIS

BIDANG PELAYANAN

DIREKTUR

WAKIL DIREKTUR PELAYANAN

BIDANG KEPERAWATAN

WAKIL DIREKTUR UMUM

BIDANG PENUNJANG

SEKSI RUJUKAN

SEKSI PENUNJANG MEDIS

KOMITE MEDIK KOMITE

KEPERAWATAN WAKIL DIREKTUR KEUANGAN

SUBBAGIAN AKUNTANSI

SUBBAGIAN MOBILISASI DANA SUB BAGIAN

PERBENDAHARAAN

SUBBAGIAN ANGGARAN BAGIAN PERBENDAHARAANDAN

ANGGARAN

BAGIAN AKUNTANSI DAN MOBILISASI DANA

BAGIAN SEKRETARIAT

SUB BAGIAN TATA USAHA

SUB BAGIAN RUMAH TANGGA

SUB BAGIAN PERENCANAAN PELAPORAN DAN

EVALUASI

SUB BAGIAN HUKUM DAN PERPUSTAKAAN

(16)

10 2.1.2 Uraian Tugas

Perangkat Daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilakukan secara serasi, terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan melaksanakan upaya rujukan, serta melaksanakan pelayanan yang bermutu sesuai standar pelayanan Rumah Sakit.

Uraian tugas dan fungsi masing-masing jabatan sesuai Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 105 tahun 2013Tentang Struktur organisasi, tugas dan fungsi perangkat daerah sebagai berikut:

A. Direktur

a. Direktur mempunyai tugas pokok merumuskan sasaran, mengarahkan, menyelenggarakan, membina, mengoordinasikan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan program kerja RSUD

b. Rincian tugas Direktur :

1) meyelenggarakan penyusunan rencana program kerja RSUD;

2) merumuskan dan menetapkan visi dan misi serta rencana strategic dan program kerja RSUD untuk mendukung visi dan misi daerah;

3) menyelenggarakan penyiapan bahan penetapan kebujakan Walikota di bidang pelayanan kesehatan;

4) menyusun kebijakan pengelolaan RSUD meliputi bidang pelayanan medis dan keperawatan, administrasi umum dan keuangan;

(17)

11

5) menyelenggarakan penyusunan program kerjasama dengan unit kerja lain maupun pihak swasta untuk kepentingan pelaksanaan tugas;

6) menyelenggarakan pengoordinasian pelaksanaan kegiatan RSUD;

7) menyelenggarakan pembinaan dan mengarahkan semua kegiatan unit RSUD;

8) melaksanakan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah atau unit kerja lain yang terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas RSUD;

9) memberikan saran dan pertimbangan kepada Walikota dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan;

10) melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaka tugas kepada Walikota melalui Sekretaris Daeah;

11) melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan bidang tugasnya.

B. Wakil Direktur Pelayanan

a. Wakil Direktur Pelayanan mempunyai tugas pokok membantu dan menyelenggarakan sebagian tugas Direktur dalam bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan.

b. Rincian tugas Wakil Direktur Pelayanan :

1) mengkooordinasikan penyusunan program kerja RSUD dalam bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan;

2) menyelenggarakan penyusunan pedoman pembinaan teknis bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan serta instalasi yang berada di bawahnya;

(18)

12

3) merumuskan konsep kebijakan pelaksanaan tugas dalam bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan serta instalasi yang berada di bawahnya sebagai bahan penetapan kebijakan direktur;

4) menyelenggarakan penyusunan sistem pemantauan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan serta instalasi yang berada dibawahnya;

5) menyelenggarakan penyusunan rencana kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

6) menyelenggakan pembinaan teknis dalam bidang pelayanan, penunjang pelayanan dan keperawatan serta instalasi yang berada dibawahnya;

7) mengoordinasikan pelaksanaan tugas unit serta instalasi yang berada dibawahnya;

8) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Wakil Direktur Pelayanan;

9) menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

10) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan

c. Wakil Direktur Pelayanan membawahkan : 1) Bidang Pelayanan;

2) Bidang Penunjang Pelayanan;

3) Bidang Keperawatan.

1. Bidang Pelayanan

a. Bidang pelayanan mempunyai tugas pokok merumuskan dan melaksanakan kebujakan dalam bidang pelayanan medis dan rekam medis.

(19)

13

b. Rincian tugas Bidang Pelayanan :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Bidang Pelayanan;

2) menyelenggarkan penyusunan rencana kebutuhan tenaga, fasilitas pelayanan dan obat-obatan dalam rangka mencapai efektivitas dan efisiensi serta kualitas pelayanan optimal;

3) menyelenggarakan pemantauan dan pengawasan penggunaan fasilitas pelayanan, kegiaan pelayanan serta rekam medis;

4) menyelenggarakan pembinaan teknis dalam bidang pelayanan medis dan rekam medis;

5) melaksanakn pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bidang Pelayanan;

6) menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

c. Bidang Pelayanan membawahkan : 1) Seksi Pelayanan Medis;

2) Seksi Rekam Medis.

 Seksi Pelayanan Medis

a. Seksi Pelayanan Medis mempunyai tugas pokok menyusun bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang pelayanan medis.

b. Rincian tugas Seksi Pelayanan Medis :

1) melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Pelayanan Medis;

2) melaksanakan inventarisasi kebutuhan pelayanan medis berdasarkan standar yang berlaku;

(20)

14

3) menyusun konsep usulan kebutuhan meliputi tenaga medis, fasilitas pelayanan, dan peralatan kesehatan;

4) melaksanakan penngelolaan pelayanan medis;

5) melaksanakan pemantauan, pengawasan dan pengendalian kegiatan pelayanan medis;

6) melaksanakan evaluasi dan pelaporan yang berkaitan dengan tugas Seksi pelayanan medis;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Seksi Rekam Medis

a. Seksi Rekam Medis mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan dan penetapan kebiajkan teknis serta melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang Rekam Medis

b. Rincian tugas Seksi rekam Medis:

1) menyelenggarakan penyusunan rencana kerja Seksi rekam medis;

2) melaksankan penyusunan konsep bahan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan prosedur pelaksanaan Rekam Medis;

3) melaksanakan pengelolaan pelayanan rekam medis;

4) melaksanakan pengelolaan berkas rekam medis;

5) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Seksi rekam medis;

6) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan

2. Bidang Penunjang Pelayanan

a. Bidang Penunjang Pelayanan mempunyai tugas pokok merumuskan dan melaksanakan kebijakan dalam bidang penunjang pelayanan

(21)

15

b. Rincian tugas bidang Penunjang Pelayanan :

1) menyelenggarakan penyusunan program kerja Bidang Penunjang Pelayanan;

2) menyelenggarakan penyusunan rancangan standard an tata cara kerja penunjang pelayanan;

3) mengkoordinasikan penyusunan rencana kebutuhan penunjang pelayanan dan tenaga penunjang pelayanan;

4) menyelenggarakan pengelolaan data statistik di bidang penunjang pelayanan;

5) menyelenggarkan pembinaan teknis dalam kegiatan rujukan serta penunjang medis;

6) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bidang penunjang pelayanan;

7) melaksankana koordinasi dengan unit kerja terkait;

8) melaksankana tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan

c. Bidang Penunjang Pelayanan membawahkan : 1) Seksi Rujukan;

2) Seksi Penunjang Medis.

 Seksi Rujukan

a. Seksi rujukan mempunyai tugas pokok menyusun bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan dalm bidang Rujukan.

b. Rincian tugas Seksi Rujukan :

1) melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Rujukan;

2) melaksanakan pengelolaan dan pelayanan rujukan;

3) melaksanakan kerjasama dengan unit pelayanan kesehatan lain untuk kelancaran sistem rujukan;

(22)

16

4) melaksanakan pemantauan, pengawasan dan pengendalian kegiatan bidang rujukan dan pemasaran rumah sakit;

5) melaksanakan evaluasi dan pelaporan yang berkaitan dengan tugas Seksi Rujukan;

6) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan

 Seksi Penunjang Medis

a. Seksi Penunjang Medis memiliki tugas pokok menyusun bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang penunjang medis.

b. Rincian tugas Seksi Penunjang Medis :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Seksi Penunjan Medis;

2) melaksanakan inventarisasi kebutuhan da penyusunan konsep usulan kebutuhan penunjang medis berdasarkan standarisasi yang berlaku;

3) melaksanakan pemantauan, pengawasan dan pengendalian pengendalian penggunaan fasilitas penunjang medis;

4) melaksanakan pemantauan dan pengawasan kegiatan pelayanan penunjang medis;

5) melaksanakan evaluasi dan pelaporan yang berkaitan dengan tugas Seksi Penunjang Medis;

6) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

3. Bidang Keperawatan

a. Bidang Keperawatan mempunyai tugas pokok merumuskan dan melaksanakan kebijakan dalam bidang asuhan dan penunjang pelayanan keperawatan serta etika dan mutu pelayanan keperawatan.

(23)

17

b. Rincian tugas Bidang Keperawatan :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Bidang Keperawatan;

2) menyelenggarakan penyusunan rancangan standar asuhan keperawatan dan sistem pengelolaan sarana penunjang pelayanan keperawatan;

3) menyelenggarakan penyusunan kebutuhan tenaga perawat dan usulan penempatan tenaga perawat;

4) menyelenggarakan pengembangan kualitas tenaga keperawatan;

5) menyelenggarakan pengawasan, pengendalian, penilaian dan pendayagunaan tenaga keperawatan;

6) menyelenggarakan penyusunan kebutuhan sarana penunjang pelayanan keperawatan;

7) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bidang Keperawatan;

8) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

9) melaksankan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan

c. Bidang Penunjang Keperawatan membawahkan :

1) Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan;

2) Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan.

 Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan

a. Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan mempunyai tugas pokok menyusun bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang asuhan keperawatan dan penunjang pelayanan keperawatan.

b. Rincian tugas Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan :

(24)

18

1) menyeleenggarakan penyusunan program kerja Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan;

2) melaksanakan penyusunan rencana asuhan keperawtan sesuai dengan pola dan jenis pelayanan keperawatan;

3) melaksanakan penyusunan instrumen pengumpulan dan pennganalisaan data pelaksanaan asuhan dan penunjang pelayanan keperawatan baik ketenagaan maupun sarana dan prasarana;

4) menyusun dan melaksakan program bimbingan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan;

5) melaksanakan analisis kebutuhan tenaga keperawatan dan peralatan keperawatan dan menyusun konsep pengusulannya;

6) melaksanakan program pengembangan dan pembinaan staf keperawatan seesuai dengan kebutuhan tenaga keperawatan;

7) melaksanakan program orietasi bagi tenaga keperawatan dan praktek kerja lapangan;

8) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan denga tugas Seksi Asuhan dan Penunjang Pelayanan Keperawatan;

9) melaksakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

10) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan

a. Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis serta melaksankan

(25)

19

kebijakan teknis dalam bidang Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan.

b. Rincian tugas Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan;

2) melaksanakan penyusunan instrument pengumpulan dan penganalisaan data pelaksanaan etika dan mutu keperawatan sebagai data dasar pengembangan pelayanan keperawatan;

3) menyusun dan melaksanakan program pengembangan etika dan mutu keperawatan untuk peningkatan kualitas pelayanan keperawatan;

4) melaksanakan penyusunan instrument dan melaksanakan penilaian etika dan mutu keperawatan;

5) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Seksi Etika dan Mutu Pelayanan Keperawatan;

6) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

C. Wakil Direktur Keuangan

a. Wakil Direktur Keuangan mempunyai tugas pokok membantu dan menyelenggarakan sebagai tugas Direktur dalam bidang pengelolaan keuangan.

b. Rincian tugas Wakil Direktur Keuangan :

1) mengoordinasikan penyusunan program kerja RSUD dalam bidang pengelolaan keuangan;

(26)

20

2) merumuskan konsep kebijakan pelaksanaan tugas dalam bidang pengelolaan keuangan sebagai bahan penetapan kebijakan direktur;

3) menyelenggarakan penyusunan rencana kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

4) menyelenggarakan pembinaan teknis dlam bidang pengelolaan keuangan;

5) mengoordinasikan pelaksanaan tugas unit;

6) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Wakil DIrektur Keuangan;

7) menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

8) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

c. Wakil Direktur Keuangan membawahkan : 1) Bagian Perbendaharaan dan Anggaran 2) Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana 1. Bagian Perbendaharaan dan Anggaran

a. Bagian Perbendaharaan dan Anggaran mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan kebijakan dalam bidang perbendaharaan dan anggaran.

b. Rincian tugas Bagian Perbendaharaan dan Anggaran : 1) menyelenggarakan penyusunan rencana program

kerja Bagian Perbendaharaan dan Anggaran;

2) menyelenggarakan penyiapan bahan kebijakan dan pembinaan direktur dalam bidang keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

3) menyelenggarakan penyusunan pedoman teknis penyusunan anggaran, administrasi keuangan dan pertangungjawaban pengguna anggaran;

(27)

21

4) menyelenggarakan pembinaan teknis dalam bidang perbendaharaan dan anggaran;

5) mengoordinasikan penyusunan angaran RSUD;

6) menyelenggarakan pemantauan pelaksanaan anggaran, pengadministrasian dan pertanggungjawaban keuangan;

7) menyelenggarakan penyusunan laporan dan evaluasi pelaksanaan penngelolaan keuangan;

8) menyelenggarakan pengelolaan data statistic di bidang bagian perbendaharaan dan anggaran;

9) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan denagn tugas Bagian Perbendaharaan dan Anggaran;

10) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

11) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

c. Bagian Perbendaharaan dan Anggaran membawahkan : 1) Sub Bagian Perbendaharaan;

2) Sub Bagian Anggaran

 Sub Bagian Perbendaharaan

a. Sub Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan penetapan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang administrasi keuangan.

b. Rincian tugas Sub Bagian Perbendaharaan :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Perbendaharaan;

2) melaksanakan penyusunan rencana realisasi penerimaan dan daftar skala prioritas pelaksanaan anggaran belanja bersama-sama dengan Sub Bagian Anggaran;

(28)

22

3) melaksanakan pengelolaan administrasi belanja langsung dan tidak langsung;

4) melaksanakan pengendalian dan evaluasi realisasi penerimaan dan pengeluaran bersama-sama dengan Sub Bagian Anggaran;

5) melaksanakan penusunan laporan realisasi penerimaan dan pengeluaran;

6) melaksanakan penyusunan dan penyampaian pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

7) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Pernbendaharaan;

8) melaksanakan koordonasi dengan unit kerja terkait;

9) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Sub Bagian Anggaran

a. Sub Bagian Anggaran mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang penyusunan, pengendalian, dan evaluasi anggaran.

b. Rincian tugas Sub Bagian Anggaran :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Anggaran;

2) menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) serta Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA/DPPA);

3) melaksanakan penyusunan rencana realisasi pendapatan dan daftar skala prioritas bersama- sama dengan Sub Bagian Perbendaharaan;

4) melaksanakan pengendalian dan evaluasi realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran bersama- sama dengan Sub Bagian Perbendaharaan;

(29)

23

5) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Perbendaharaan;

6) melaksanakan koordinsi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

2. Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana

a. Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan kebijakan dalam bidang akuntansi dan mobilisasi dana.

b. Rincian tugas Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana : 1) menyelenggarakan penyusunan rencana program

kerja Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana;

2) menyusun rencana kegiatan mobilisasi dana, evaluasi anggaran serta akuntansi dan verifiksi;

3) pengendalian, pengawasan dan evaluasi anggaran serta kegiatann akuntansi dan verifikasi;

4) menyelenggarakan penyusunan laporan dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan keuangan;

5) menyusun laporan realisasi anggaran, neraca, laporan catatan keuangan, laporan aktifitas dan laporan arus kas pada RSUD sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

6) menyelenggarakan pembinaan teknis dalam bidang akuntansi dan mobilisasi dna;

7) menyiapkan bahan untuk penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan dalam bidang akuntansi dan mobilisasi dana;

8) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana;

9) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

(30)

24

10) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai denga perintah atasan.

c. Bagian Akuntansi dan Mobilisasi Dana membawahkan : 1) Sub Bagian Akuntansi

2) Sub Bagian Mobilisasi Dana

 Sub Bagian Akuntansi

a. Sub Bagian Akuntansi mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan/penetapan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang akuntansi.

b. Rincian tugas Sub Bagian Akuntansi :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Akuntansi;

2) melaksanakan pemantauan pencatatan pendapatan dan laporan penerimaan maupun pengeluaran;

3) melaksanakan penjurnalan semua transaksi baik melalui kas maupun transaksi yang mengakibatkan utang piutang;

4) melaksanakan penyusunan dan analisa neraca untuk dilaporkan kepada direktur;

5) melaksanakan penyusunan laporan keuangan dan arus kas;

6) melaksanakan pencatatan terhadap aliran kas meliputi aktivitas operasi, aktivitas investasi dan aktivitas pembiayaan serta aktivitas non anggaran;

7) melaksanakan pengelolaan data base pengembangan sistem informasi layanan RSUD;

8) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Akuntansi;

9) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

10) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai perintah atasan.

(31)

25

 Sub Bagian Mobilisasi Dana

a. Sub Bagian Mobiliasai Dana mempunyai tugas pokok menyyiapkan bahan perumusan/penetapan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam mobilisasi dana.

b. Rincian tugas Sub Bagian Mobilisasi Dana :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Mobilisasi Dana;

2) melaksanakan pemantauan pendapatan terhadap pendapatan dan pengeluaran;

3) melaksanakan pencatatan semua transaksi yang menyebabkan utang piutang;

4) melaksanakan penyiapan surat penagihan dan melaksanankan penagihan trhadap direktur;

5) melaksanakan penyiapan surat perjanjian dengan pihak-pihak terkait;

6) melaksanakan identifikasi pendapatan sesuai dengan jenis pelayanan;

7) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Mobilisasi Dana;

8) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

9) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perntah atasan.

D. Wakil Direktur Umum

a. Wakil Direktur Umum mempunyai tugas pokok membantu dan menyelenggarakan sebagian tugas Direktur dalam bidang administrasi umum.

b. Rincian tugas Wakil Direktur Umum :

(32)

26

1) mengoordinasikan penyusunan program kerja RSUD dalam bidang kesekretariatan dan sumber daya manusia;

2) merumuskan konsep kebijakan pelaksanaan tugas dalam bidang kesektariatan dan sumber daya manusia sebagai bahan penetapan kebijakan direktur;

3) menyelenggarakan penyusunan rencana kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

4) menyelenggarakan pembinaan teknis dalam bidang kesekteriatan dan pengelolaan sumber daya manusia serta instalasi yang berada dibawahnya;

5) menyelenggarakan pengembangan dan pengelolaan sistm informasi layanan RSUD;

6) menyelenggaraan pengelolaan asset;

7) mengoordinasikan pelaksanaan tugas unit serta instalasi yang berada dibawahnya;

8) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Wakil Direktur Umum;

9) menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

10) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

c. Wakil Direktur Umum membawahkan : 1) Bagian Sekretariat;

2) Bagian Sumber Daya Manusia.

1. Bagian Sekretariat

a. Bagian Sekretariat mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan kebijakan dalam bidang tata usaha, rumah tangga serta perencanaan, pelaporan da evaluasi.

(33)

27

b. Rincian tugas Bagain Sekretariat :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Bagian Sekretariat;

2) menyusun bahan kebijakan teknis pengelolaan ketatausahaan, rumah tangga serta perncanaan;

3) mengelola ketatausahaan, dan kerumahtanggaan RSUD;

4) menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan RSUD;

5) menggoordinasikan penyusunan program kerja RSUD;

6) menggoordinasikan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kerja RSUD;

7) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bagian Sekretariat;

8) melaksanakan koordinasi denga unit kerja terkait;

9) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

c. Bagian Sekretariat membawahkan : 1) Sub Bagian Tata Usaha;

2) Sub Bagian Rumah Tangga;

3) Sub Bagian Perencanaan, Pelaporan dan Evaluasi.

 Sub Bagian Tata Usaha

a. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis serta melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang tata usaha.

b. Rincian tugas Sub Bagian Tata Usaha :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Tata Usaha;

2) melaksanakan pengelolaan ketatausahaan;

(34)

28

3) melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan pengembangan ketatalaksanaan;

4) melaksanakan kegiatan keprotokolan;

5) melaksanakan pemantuan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Tata Usaha;

6) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Sub Bagian Rumah Tangga

a. Sub Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan kebiajakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang perlengkapan dan rumah tangga.

b. Rincian tugas Sub Bagian Rumah Tangga :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub bagian Rumah Tangga;

2) melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan serta harga barang medis dan non medis yang diusulkan oleh tiap-tiap ruangan/unit berdasarkan prioritas;

3) melaksanakan pengelolaan kerumahtanggaan RSUD;

4) melaksanakan pengelolaan barang milik daerah di lingkungan RSUD;

5) melaksanakan penyiapan bahan pembinaan dan pengembangan kerumahtanggaan;

6) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan denga tugas Sub Bagian Rumah Tangga;

7) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

(35)

29

8) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Sub Bagian Perencanaan, pelaporan dan Evaluasi

a. Sub Bagian Perencanaan, pelaporan dan Evaluasi mempunyai tugas pokok mengoordinasikan penyusunan rencana kerja, evaluasi dan pelaporan kegiatan RSUD.

b. Rincian tugas Sub Bagian Perencanaan, pelaporan dan Evaluasi :

1) melaksanakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Perencanaan, pelaporan dan Evaluasi;

2) melaksanakan pengordinasian penyusunan program kerja RSUD;

3) menyiapkan bahan penyusunan laporan kineja RSUD;

4) melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan analisa data statistic untuk bahan perencanaan, pelaporan dan evaluasi di lingkungan RSUD;

5) melaksanakan penyajian informasi dan data stastistik berhubngan dengan kegiatan RSUD beserta penunjangnya;

6) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Perencanaan, pelaporan dan Evaluasi;

7) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

8) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

2. Bagian Sumber Daya Manusia

a. Bagian Sumber Daya Manusia mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan kebijakan dalam bidang pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia.

b. Rincian tugas Bagian Sumber Daya Manusia :

(36)

30

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Bagian Sumber Daya Manusia;

2) menyusun bahan kebijakan teknis pengelolaan dan pengebangan sumber daya manusia;

3) menyelenggarakan pengelolaan kepegawaian;

4) menyelenggarakan penyiapan bahan perumusan, pengkajian dan evaluasi produk-produk hokum;

5) menelenggarakan pengelolaan perpustakaan;

6) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Bagian Sumber Daya Manusia;

7) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

8) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Sub Bagian Kepegawaian

a. Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis serta melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang kepegawaian.

b. Rincian tugas Sub Bagian Kepegawaian :

1) menyelenggarakan penyusunan rencana program kerja Sub Bagian Kepegawaian;

2) melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan kepegawaian di lingkungan RSUD;

3) melaksanakan pengelolaan urusan kepegawaian;

4) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Kepegawaian;

5) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

6) melasanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

(37)

31

 Sub Bagian Pendidikan dan Pelatihan

a. Sub Bagian Pendidikan dan Pelatihan mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dan melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang pendidikan dan pelatihan.

b. Rincian tugas Sub Bagian Pendidikan dan Pelatihan : 1) menyelenggarakan penyusunan rencana program

kerja Sub Bagian Pendidikan dan Pelatihan;

2) melaksanakan penyiapan bahan kebijakan teknis pendidikan dan pelatihan;

3) menyelenggarakan pelatihan di lingkungan internal;

4) melaksanakan pemrosesan permohonan penelitian dari pihak eksternal di lingkungan RSUD;

5) memfasilitasi pegawai yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di lingkungan eksternal serta ujian dinas;

6) melaksanakan penyiapan administrasi dan mengkoordinasikan pelaksanaan praktek belajar lapangan sesuai dengan jenjang pendidikannya;

7) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

8) melasanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

 Sub Bagian Hukum dan Perpustakaan

a. Sub Bagian Hukum dan Perpustakaan mempunyai tugas fungsi pokok menyiapkan bahan perumusan/

penetapan kebijakan teknis serta melaksanakan kebijakan teknis dalam bidang penyusunan peraturan dan perundang-undanga, pengelolaan masalah hukum dan perpustakaan.

(38)

32

b. Rincian tugas Sub Bsgian Hukum dan Perpustakaan : 1) menyelenggarakan penyusunan rencana program

kerja Sub Bagian Hukum dan Perpustakaan;

2) menyiapkan bahan perumusan, pengkajian, dan evaluasi produk hukum;

3) melaksanakan pengelolaan produk hukum;

4) melaksanakan pengelolaan perpustakaan;

5) melaksanakan pemantauan, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan tugas Sub Bagian Hukum dan Perputakaan;

6) melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

7) melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan.

2.2 Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia merupakan elemen penting dalam suatu organisasi yang merupakan penggerak roda organisasi dalam upaya mewujudkan visi dan misi organisasi. Sumber daya manusia yang ada di rumah sakit terdiri dari tenaga kesehatan yang meliputi tenaga medis (dokter), paramedis (perawat), non keperawatan (apoteker, analis kesehatan, asisten apoteker, ahli gizi, fisioterapis, radiographer dan perekam medis) dan tenaga non kesehatan (bagian keuangan, administrasi, personalia).

(39)

33

PNS Non

PNS PNS Non

PNS PNS Non

PNS

1 SD 5 14 19 - 14 14 - 12 12 2 SMP Sederajat 10 20 30

12

20 32 -

21 21 3 SMA Sederajat 138 147 285

57

147 204 93

137 230 4 D1 - 7 7 - 6 6 - 6 6 5 D2 - 1 1 - 1 1 - 1 1 6 D3 204 264 468 213 260 473 184 260 444 7 D4 27 - 27 27 - 27 26 - 26 8 S1 175 100 275 141 88 229 150 88 238 9 S2 17 1 18 56 36 92 49 36 85 10 S3 - - - - - - - - - Jumlah 576 554 1.130 506 572 1.078 502 561 1.063

2017 2018 2019

Kategori Kategori

Jumlah Jumlah

Kategori

Jumlah Tingkat

Pendidikan No

2.2.1 Sumber daya Manusia (Pegawai)

Dibawah ini dapat dilihat jumlah SDM berdasarkan tingkat pendidikan.

Tabel 2.2

Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan RSUD dr. Soekardjo dari Tahun 2017-2019

Sebagian besar tenaga adalah lulusan Diploma III ke atas. Hal ini juga menggambarkan bahwa ketenagaan di RSUD dr.

Soekardjo Kota Tasikmalaya tingkat kompetensi dan profesionalisme cukup baik.

2.3 Kinerja Pelayanan RSUD dr. Soekardjo 2.3.1 Pelayanan Rawat Jalan

Produksi jasa layanan medis secara poliklinik di RSUD Kota Tasikmalaya di selenggarakan dan dilaksanakan secara professional di Instalasi Rawat Jalan yang terdiri atas berbagai jenis jasa layanan meliputi :

 Pelayanan Medik dasar/umum

 Pelayanan Mediik Gigi Mulut

 Pelayanan KIA/KB

 Pelayanan Gawat Darurat Umum 24 jam & 7 hari seminggu

 Penyakit Dalam

(40)

34

 Kesehatan Anak

 Bedah

 Obstetri dan Ginekologi

 Anestesia

 Radiologi

 Patologi Klinik

 Patologi Anatomi

 Rehabilitasi Medik

 Mata

 Kulit dan Kelamin

 Kedokteran Jiwa/Psikiatri/Psikogeriatri/NAPZA

 Orthopedi

 Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher

 Saraf

 Jantung dan Pembuluh Darah

 Urologi

 Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat

 Bedah Mulut

 Konservasi Gigi

 Orthodonti

 Prosthodonti

 Bedah Saraf

 Perinatologi

 CT Scan

 Pelayanan Farmasi

 Bank Darah

 Sterilisasi/CSSD

 Rekam Medik

 Pengolahan Limbah/Kesehatan Lingkungan

 Sistem Informasi dan Komunikasi/SIRS/IT

 Pemulasaran Jenazah

(41)

35

 Bedah Digestif

 Pelayanan Intensif PICU

 Pelayanan Intensif ICU & NICU Gambar 1.1

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan

112354

76287

64936

2017 2018 2019

(42)

36 2.3.2 Pelayanan Rawat Inap

Tabel 2.3

Alokasi Tempat Tidur Ruang Perawatan Tahun 2020

Berdasarkan Keputusan Direktur Nomor 445/Kep-17-Huk/2020 Tanggal 17 Februari 2020

Rawat Inap:

Ruang Perawatan Khusus:

Kapasitas tempat tidur kelas III terhitung paling banyak dibanding dengan tempat tidur kelas lainnya di RSUD dr.

Soekardjo kota Tasikmalaya dimana untuk kelas III (58,94%), kelas II (9,05%), Kelas I (14,57%), VIP (6,18%), VVIP (1,77%).

VVIP VIP I II III Non

Kelas

1 Wijayakusumah 5 10 15

2 Dahlia 10 10

3 Melati 2 A 25 25

4 Melati 2 B 24 24

5 Melati 3 50 50

6 Melati 4 50 50

7 Melati 5 50 50

8 Anyelir 2 4 10 16

9 Mawar 17 17

10 Bougenvill 3 12 21 36

11 Aster 22 22

12 Cempaka 2 4 15 21

13 Kenanga 2 8 10 20

14 Perinatologi 32 32

15 Kamar Bersalin 1 1 11 13

16 Tulip Lt 2 26 26

17 Tulip Lt 3 26 26

8

28 66 41 267 43 453 JUM LAH

JUM LAH TEM PAT

TIDUR KELAS

NO RUANG

NO RUANG JUMLAH TEMPAT TIDUR

1 ICU 7

2 NICU 7

3 PICU 5

JUMLAH 19

(43)

37 Tabel 2.4

Tingkat Hunian BOR per Kelas Tahun 2017– 2019

Gambar 2.2

Jumlah kunjungan Rawat inap

VVIP VIP UTAMA + UTAMA B KELAS I KELAS II KELAS III

2019 52,02 108,54 76,21 146,28 140,94

2018 63,78 47,12 53,40 66,96 70,40

2017 57,60 129,21 35,01 33,85 58,79 107,41 64,54

TAHUN KELAS

2017 2018 2019

29377 29833

59421

Referensi

Dokumen terkait

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang, yang selanjutnya disingkat RSUD, adalah Badan Pemerintah Daerah yang melakukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan perorangan

44 Tahun 2009 tentang rumah sakit yang dimaksud dengan rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai sebagai institusi pemberi jasa pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Dumai di harapkan dapat memberikan pelayanan prima sesuai dengan

Dari beberapa pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan

Rumah sakit islam siti khadijah merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang

Sesuai dengan Undang-undang No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan

Menurut Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, rumah sakit mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara

Rubini Mempawah adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dengan mengutamakan pengobatan dan pemulihan tanpa