• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikator:

Bahasa Indonesia

3.1.5 Menyebutkan nama stasiun sesuai teks bacaan.

3.1.6 Menyebutkan rute angkutan kereta api sesuai teks bacaan. 3.1.7 Menyebutkan jenis pelayanan stasiun.

4.1.4 Menunjukkan pada gambar, lokomotif kereta api 4.1.5 Menunjukkan pada gambar, gerbong kereta api. 4.1.6 Menunjukkan pada gambar, rel kereta api.

PPKn

1.3.4 Mengungkapkan rasa syukur memiliki keberagaman angkutan. 1.3.5 Mengungkapkan rasa syukur terhadap luasnya Indonesia.

2.3.3 Mengungkapkan rasa kagum terhadap kemajuan angkutan kereta api.

2.3.4 Mengungkapkan rasa kagum terhadap kemajuan daerah lain. 3.3.4 Menyebutkan nama awak yang mengemudikan kereta api. 3.3.5 Menyebutkan kegiatan di stasiun kereta api.

4.3.4 Menjelaskan kelebihan kereta api.

4.3.5 Menjelaskan tantangan/kelemahan angkutan kereta api.

IPS

3.1.4 Menyebutkan kenampakan buatan di stasiun. 3.1.5 Menyebutkan kegunaan stasiun.

3.1.6 Menyebutkan kerugian dengan adanya stasiun.

4.1.1 Mengajukan contoh kenampakan buatan di lingkungannya (sept: gedung, jembatan, bendungan, jalan, dsb.).

4.1.2 Menceritakan manfaat kenampakan buatan di lingkungannya. 4.1.3 Menceritakan kerugian kenampakan buatan di lingkungannya.

Media dan Alat Pembelajaran

1. Buku siswa Tema 2 "Terminal, Stasiun, Pelabuhan, dan Bandara".

2. Gambar-gambar tentang stasiun, kereta api, dan gambar kenampakan

buatan sekitar stasiun.

3. Lingkungan nyata stasiun Kereta Api jika dekat

4. Media VCD, Video, Power Point, dll.

51

Pendahuluan:

1. Guru mengondisikan siswa secara klasikal untuk memastikan siswa siap mengikuti pembelajaran. Caranya; misal berdoa, bernyanyi.

2. Guru memberikan motivasi untuk membangun keyakinan siswa. Caranya misal, bercerita, tanya jawab, sehingga pembelajaran dirasakan bermanfaat dan menarik bagi siswa.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

4. Guru bertanya kepada siswa tentang Stasiun Kereta Api yang telah diketahui

siswa.

5. Guru menjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan siswa,

misalnya mengamati, bertanya, mencoba, menalar, menyajikan, refleksi, dan tugas kerjasama dengan orangtua.

Kegiatan Inti:

1. Bimbinglah siswa untuk memahami teks

bacaan tentang stasiun Kereta Api. Selanjutnya siswa dibimbing untuk mengisi format isi sesuai teks.

2. Siswa mengamati gambar gerbong kereta cepat.

3. Siswa dibimbing untuk mengisi format isian

yang disediakan guru.

4. Siswa diajak mengamati apa yang diamati

gambar petugas stasiun kereta api. Siswa dib imb in g untuk m enul is per tany aan berdasarkan gambar tersebut.

5. Salah satu siswa diminta membacakan pertanyaan dan siswa lain diminta menjawab pertanyaan tersebut, lalu dituliskan jawabannya pada format jawaban yang telah disediakan.

6. Bimbinglah siswa untuk berdiskusi dengan

teman-temannya tentang petugas-petugas di stasiun kereta api.

7. Siswa dibimbing agar menuliskan hasil diskusi

18.Siswa dibimbing mengamati gambar lingkungan kereta api, dimana ada sawah, rel kereta api, jembatan, jalan, gunung, sungai dan sebagainya.

9. Bimbinglah siswa untuk menuliskan, kenampakan buatan berdasarkan

pengamatan gambar tersebut.

10. Bantulah siswa memahami contoh menggunakan tabel yang ada.

11. Bimbinglah siswa untuk mencek list jenis kenampakan yang ada pada tabel.

12. Bimbinglah siswa untuk menceritakan pengalamannya tentang

kenampakan buatan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

13. Bagi siswa yang belum memiliki pengalaman, guru hendaknya memberikan

cerita kenampakan buatan di stasiun kereta api.

14. Guru mengulas nilai-nilai yang terkandung dalam perkembangan perkereta

apian di Indonesia. Lalu siswa mengungkapkan pendapat atau perasaannya terkait beberapa daerah yang tidak ada kereta api.

15. Bimbinglah siswa untuk mensyukuri kemajuan angkutan di Indonesia.

Kegiatan Penutup

1. Kegiatan diakhiri dengan menyimpulkan secara bersama-sama peranan

stasiun bagi masyarakat, baik sebagai alat transportasi, sebagai fungsi wisata, maupun sebagai pendorong perekonomian. Terminal juga menunjukkan sejarah dan perkembangan alat transportasi di Indonesia. Masyarakat masih membutuhkan angkutan kereta api karena biayanya relatif murah.

2. Di sekitar stasiun kereta api ditemukan kenampakan buatan, misalnya:

bangunan rel kereta api, terowongan, areal parkir, peron (ruang tunggu), jembatan kereta api, dan sebagainya. Kegunaannya merupakan fasilitas pendukung operasional kereta api.

3. Penggunaan nama-nama kereta api, dan nama stasiun berkaitan dengan

budaya daerah keberagaman suku bangsa, bahasa, dan budaya daerah yang mencerminkan kekayaan budaya bangsa Indonesia. Selaku bangsa Indonesia, kita mensyukuri dan menikmati keberagaman tersebut.

53

Penilaian

1. Penilaian Sikap

Contoh format penilaian aspek aktivitas siswa atau sikap siswa dalam melakukan Percobaan/mencari tahu/informasi

Nama: ...

No Aspek Baik Sekali Baik Cukup Perlu Bimbingan 1 Disiplin

2 Kerja Keras 3 Kreatif 4 Mandiri

Rubrik kriteria aktifitas siswa

1. Baik Sekali: Jika siswa melakukan kegiatan tepat waktu, atau menyelesaikan tugas tepat waktu, memanfaatkan media, bekerja secara prosedural, dan tanpa bantuan.

2. Baik: jika siswa mengerjakan tugas tepat waktu, memanfaatkan media,

dan tanpa bimbingan.

3. Cukup: Jika siswa mengerjakan tugas tepat waktu, memanfaatkan media, namun dengan bimbingan.

4. Perlu Bimbingan: jika siswa mengerjakan tugas tidak tepat waktu dan tidak prosedural.

2. Penilaian Pengetahuan

Contoh format Penilaian Pengetahuan siswa dalam melakukan Percobaan/ mencari tahu/informasi

Nama: ...

No Indikator Baik Sekali Baik Cukup Perlu Bimbingan 1. Mengisi lembar soal

teks bacaan

2. Mengisi tabel suku bangsa dan asal daerahnya 3. Menjawab

pertanyaan

Rubrik kriteria Penilaian Pengetahuan

1. Baik Sekali: Jika siswa bisa mengisi lembar soal teks bacaan, mengisi tabel suku bangsa dan asal daerahnya; serta menjawab pertanyaan dengan sempurna.

2. Baik: jika siswa bisa mengisi lembar soal teks bacaan, mengisi tabel suku bangsa dan asal daerahnya; serta belum bisa menjawab pertanyaan.

3. Cukup: Jika siswa bisa mengisi lembar soal teks bacaan, belum bisa mengisi tabel suku bangsa dan asal daerahnya; serta belum bisa menjawab pertanyaan.

4. Perlu Bimbingan: Jika siswa tidak bisa mengisi lembar soal teks bacaan, mengisi tabel suku bangsa dan asal daerahnya; serta tidak bisa

Pedoman Nilai: Skor maksimal = 5 Rumus:

Nilai = Skor yang diperoleh X 100 Skor maksimal

Tafsiran:

NILAI PREDIKET TAFSIRAN 80,5 - 100 A SB (Sangat Baik) 65,5 - 80,49 B B (Baik)

50,5 - 65,49 C C (Cukup)

0 - 50,49 D K (Kurang)

Rekap nilai siswa

No. Nama Nilai Sikap Sebutan Nilai Pengetahuan Sebutan Ket 1. Yosep

2. Dito 3. Tomi 4. dst.

3. Penilaian Keterampilan

Contoh format Penilaian Keterampilan bertanya Nama: ...

No Indikator Baik Sekali Baik Cukup Perlu Bimbingan 1. Menggunakan kata

tanya dengan tepat 2. Menggunakan tanda

tanya dengan benar 3. Kesesuaian

pertanyaan dengan gambar yang diamati 4. Konten pertanyaan

mengungkap materi pokok

Rubrik kriteria Penilaian Keterampilan bertanya

1. Baik Sekali: Jika siswa bisa menggunakan kata tanya dengan tepat, bisa menggunakan tanda tanya dengan benar, bisa menyesuaikan pertanyaan dengan gambar yang diamati.

2. Baik: Jika siswa bisa menggunakan kata tanya dengan tepat, bisa menggunakan tanda tanya dengan benar, tapi belum bisa menyesuaikan pertanyaan dengan gambar yang diamati.

3. Cukup: Jika siswa bisa menggunakan kata tanya dengan tepat, belum bisa menggunakan tanda tanya dengan benar, dan belum bisa menyesuaikan pertanyaan dengan gambar yang diamati.

4. Perlu Bimbingan: Jika siswa tidak bisa menggunakan kata tanya dengan tepat, tidak bisa menggunakan tanda tanya dengan benar, tidak bisa menyesuaikan pertanyaan dengan gambar yang diamati.

55

Indikator:

IPA: