• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Karakteristik Masyarakat Petani Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Filariasis Di Desa Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Hubungan Karakteristik Masyarakat Petani Dengan Upaya Pencegahan Penyakit Filariasis Di Desa Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara"

Copied!
98
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 3.1. Aspek Pengukuran Variabel Independent dan Dependent
Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Sikap, Keyakinan, Sarana prasarana, Penyuluhan, Perilaku Petugas dan Informasi
Tabel 4.5. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tindakan Upaya Pencegahan  Penyakit Filariasis
Tabel 4.6. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Upaya  Pencegahan Penyakit Filariasis
+7

Referensi

Dokumen terkait

Menjadi bahan bacaan/referensi bagi Petugas Kesehatan Puskesmas di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menyusun rencana strategis dan kebijakan serta

Edukasi protokol kesehatan yang dilakukan oleh Anggota KKN Kelompok 34 UINSU kepada masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Cinta Rakyat sangat penting dan

Penelitin ini menyimpulkan , a).Masyarakat desa Alue leuhop dan Cot girek, pada dasarnya masih sangat kurang informasi tentang hukum jinayat sehingga kurang dalam pemahaman

Malaria merupakan penyakit parasit tropis yang penting di dunia dan masih menjadi masalah kesehatan utama, Desa Mata Air merupakan wilayah dengan kejadian malaria

Menurut Notoatmodjo (2003) perilaku kesehatan adalah suatu respons seseorang (Organisme) terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem

Berdasarkan Profil Kesehatan Nanggroe Aceh Darussalam, diketahui masalah perumahan sehat masih merupakan masalah utama dalam pembangunan kesehatan di NAD, data menunjukkan

Menjadi bahan bacaan/referensi bagi Petugas Kesehatan Puskesmas di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan dalam menyusun rencana strategis dan kebijakan serta

PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Page 988 Tabel 9 menunjukkan bahwa proporsi responden yang kurang terhadap perilaku pencegahan filariasis lebih banyak pada responden yang