STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PEMASARAN OBJEK WISATA CANDI SUKUH DI KABUPATEN KARANGANYAR
A. Strategi Pengembangan Objek Wisata Candi Sukuh
3. Strategi Pengembangan Infrastruktur Candi Sukuh
a. Peningkatan jalan menuju kawasan objek wisata Candi Sukuh, baik pelebaran jalan maupun mutu jalan oleh DPU.
b. Mengkoordinasikan dan mengusulkan pada DPU Bina Marga Propinsi
Jawa Tengah dalam peningkatan mutu jalan.
c. Penyediaan air bersih/swadaya.
commit to user
Disamping arahan strategi dan rencana pengembangan tata ruang dan infrastruktur seperti yang telah diuraikan maka diperlukan arahan pengembangan bagi masing-masing Wilayah Pengembangan Pariwisata (WPP) yang telah terbentuk. Arahan pengembangan ini mencakup pengembangan produk yaitu atraksi (attraction), fasilitas (amenities),
aksesibilitas (accasable), kelembagaan (ancillary) serta arahan
pengembangan ketataruangan wilayah arahan pengembangan produk didasarkan pada hasil analisis.
Strategi dan rencana pengembangan telah disampaikan, sedangkan arahan pengembangan manajemen tata ruang didasarkan pada peruntukan lahan dan rencana tata ruang wilayah, seperti yang tertuang dalam master plan tata ruang wilayah, dikaitkan dengan peruntukannya bagi pengembangan kepariwisataan Kabupaten Karanganyar.
Arahan pengembangan ini diharapkan dapat dijadikan guidline bagi pengembangan masing-masing Wilayah Pengembangan Pariwisata (WPP) yang ada arahan pengembangan ini sebatas pada arahan pengembangan produk dan ketataruangan, sementara itu untuk arahan pengembangan pemasaran, SDM, kelembagaan dan investasi tetap mengacu pada arahan yang telah disampaikan pada masing-masing sektor. (Sumber : RIPP Kabupaten Karanganyar).
commit to user a. Peningkatan pembangunan Infrastruktur.
b. Penyediaan sarana air bersih, listrik, MCK, pos retribusi, parkir.
c. Pembinaan dan penyediaan home stay / pondok wisata pada masyarakat dan pemberian stimulan bantuan dana.
d. Penyuluhan masyarakat sadar wisata agar berperan aktif dalam
pengembangan objek wisata Candi Sukuh, baik secara langung maupun tidak langsung :
i. Penyediaan / pengusahaan angkutan wisata lokal.
ii. Penyediaan / pengusahaan makan dan minum.
iii. Penyediaan / pengusahaan penginapan.
iv. Penyediaan tempat parkir.
v. Penyediaan pramuwisata / guide local.
vi. Pementasan kesenian daerah / atraksi wisata, dll.
commit to user
Candi Sukuh merupakan salah satu aset wisata di Kabupaten Karanganyar. Objek ini mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan karena dari segi peninggalan budaya memiliki nilai sejarah yang tinggi dan mempunyai banyak potensi yang belum digali. Namun daya tarik dari peninggalan budaya ini belum menjamin menjadi sasaran wisatawan domestik maupun mancanegara.
Seperti yang telah diketahui untuk mengembangkan suatu objek wisata harus tetap memperhatikan terpeliharanya kebudayaan dan kepribadian nasional serta kelestarian budaya. Keberhasilan suatu pengembangan dan pembangunan pariwisata banyak bergantung pada swasta dan masyarakat dalam kegiatan usaha pelayanan wisata.
Fungsi dan perhatian pemerintah lebih menitikberatkan kepada penyediaan sarana dan prasarana yang dapat memperlancar kegiatan industri pariwisata di daerah sekitar Candi Sukuh. Namun tidak menutup kemungkinan para investor swasta untuk ikut serta dalam pendirian sarana penunjang. Pemerintah dalam hal ini sedang mencoba mengembangkan sarana yang sudah ada sedangkan pihak swasta adalah investor yang mau menginvestasikan uangnya untuk membiayai pembangunan Candi Sukuh.
Perbaikan dan pembangunan Candi Sukuh sangat perlu untuk dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, agar mau berkunjung ke objek wisata Candi Sukuh. Peran serta dan aspirasi masyarakat sekitar objek akan membantu pengembangan dan pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah, karena
commit to user
pemerintah, swasta dan juga masyarakat sekitar yang nantinya akan timbul sebuah keserasian antar pihak.
Didalam industri pariwisata, kegiatan harus diarahkan untuk
mempersiapkan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat ataupun menikmati objek wisata tersebut. (Salah Wahab, 1989 : 337)
Usaha yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata kabupaten Karanganyar untuk mengembangkan objek wisata Candi Sukuh :
a. Secara prinsip Candi Sukuh tidak boleh dikembangkan dengan pengertian
bahwa Candi Sukuh itu merupakan peninggalan bersejarah yang perlu dilestarikan dan dipelihara apa yang ada dan tidak boleh ditambah maupun dikurangi sedikitpun.
b. Pemkab hanya bisa mengembangkan dan memelihara sarana
pendukungnya saja, seperti sarana parkir, jalan, MCK, dan juga budaya yang ada terkait dengan filosofi berdirinya Candi Sukuh pada saat itu.
Objek wisata Candi Sukuh yang letaknya di kawasan pegunungan dapat menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena pemandangan alam sekitar candi yang masih alami. Hal ini merupakan kekuatan dari objek wisata Candi Sukuh. Kesempatan yang dapat dikembangkan dari objek wisata Candi Sukuh untuk menjadikan objek ini lebih menarik lagi. Pemerintah, swasta beserta
commit to user antara lain :
a. Pasar Seni (cinderamata)
Untuk menarik wisatawan yang datang ke Candi Sukuh, Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar berusaha mengembangkan dan memberikan bekal keterampilan kepada penduduk sekitar untuk membuat cinderamata yang terbuat dari buah pohon pinus yang dapat dijadikan suatu hiasan gantung dan hiasan dinding. Ketrampilan lain yang diberikan adalah yang bahannya terbuat dari bambu seperti seruling, topi anyaman dari bambu (caping), kipas.
b. Jajan Pasar
Jajan pasar yang berupa makanan tradisional. Makanan tradisional yang berupa makanan kecil ini dapat menambah minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Candi Sukuh. Jajan pasar yang dapat diolah menjadi suatu makanan khas Candi Sukuh, bahannya terbuat dari singkong yang dapat diolah menjadi mentho (singkong diparut kemudian dicampur kacang kedelai dengan bumbu kemudian digoreng), gethuk, tape singkong, sawut. Bahan lainnya yaitu dari jagung yang dapat diolah menjadi nasi jagung (tiwul), grontol (jagung yang ditanak kemudian dicampur dengan gula dan parutan kelapa).
commit to user
Hiburan yang biasa disajikan di objek wisata Candi Sukuh adalah kesenian berupa tarian tradisional berupa tari Reog, tari Tayub dan juga pergelaran sendratari yang menceritakan cerita Sudhamala dan Garudeya yang merupakan isi relief Candi Sukuh, dan pergelaran ini harus disajikan secara rutin setiap bulan sekali atau tiap hari pasaran.
Selain kekuatan dan kesempatan yang dimiliki objek wisata Candi Sukuh juga terdapat kelemahan-kelemahan yang harus dihadapi dalam mengembangkan Candi Sukuh. Adapun cara untuk mengatasi kelemahan tersebut anatara lain dengan pengadaan / penyediaan sarana dan prasarana yang dapat mendukung potensi objek wisata Candi Sukuh adalah :
a. Akomodasi
Akomodasi dalam hal ini merupakan penginapan dan warung makan/restaurant. Penginapan sebagai tempat bermalam bagi wisatawan juga dapat berfungsi sebagai tempat peristirahatan sementara untuk sekedar melepas lelah. Pemandangan alam yang indah di sekitar Candi Sukuh akan membuat pengunjung betah dan ingin tinggal lebih lama. Untuk itu pengelolaan penginapan harus lebih ditingkatkan, fasilitas yang disediakan harus memiliki standar nasional maupun internasional.
commit to user
restoran atau warung makan yang dapat menyajikan masakan tradisional maupun masakan internasional yang dapat menarik wisatawan dengan menyajikan menu makanan yang disukai. Untuk itu harus ada kerjasama dengan pihak pemerintah maupun swasta guna meningkatkan sarana dan prasarana yang berada di sekitar Candi Sukuh.
b. Transportasi
Sarana transportasi untuk mencapai objek wisata Candi Sukuh adalah mini bus ke jurusan Candi Sukuh. Pada hari pasaran mini bus tersebut berhenti di samping candi, tetapi pada hari biasa pengunjung harus berjalan dulu sebelum mencapai ke tempat tersebut, tapi jika sudah mulai merasa lelah untuk berjalan sampai atas, di sana juga terdapat ojek yang bisa mengantar pengunjung ke objek dengan harga yang cukup murah dan tanpa perlu negosiasi lagi karena sudah terpampang tarif ke berbagai tujuan. Untuk ke Candi Sukuh cukup membayar Rp. 5000,- saja.
c. Komunikasi
Kiranya akan lebih lengkap kalau tersedia sarana telekomunikasi seperti telepon umum agar wisatawan dapat lebih nyaman berada di objek wisata Candi Sukuh. Sebab bagaimana juga sarana telekomunikasi adalah penting bagi setiap orang apalagi jika terjadi suatu halangan seperti ada suatu musibah yang menimpa wisatawan dan hal penting lainnya.
commit to user
Tempat parkir di objek wisata Candi Sukuh saat ini belum tertata rapi. Apabila parkir tertata dengan rapi, luas dan aman maka akan membuat wisatawan yang datang membawa kendaraan pribadi akan merasa lebih tenang meninggalkan kendaraannya sehingga dapat menikmati objek wisata Candi Sukuh sepuasnya. Tempat tersebut berada di samping Candi Sukuh yang lahannya masih merupakan milik masyarakat sekitar Candi Sukuh.
e. MCK
Fasilitas MCK juga sangat diperlukan oleh suatu objek wisata termasuk objek wisata Candi Sukuh ini. Tempat tersebut berada di samping Candi Sukuh yang lahannya masih merupakan milik masyarakat sekitar Candi Sukuh.
f. Taman Candi Sukuh
Fungsi dan tujuan dibangunnya taman ini antara lain :
i. Memperindah bangunan Candi Sukuh.
ii. Untuk memencar arus pengunjung dalam taman sehingga tidak semuanya mendaki candi pada saat yang bersamaan.
iii. Untuk mengurangi jumlah pendaki karena keindahan candi dapat dinikmati dari berbagai sudut.
commit to user
Pemandu wisata / guide di objek wisata Candi Sukuh sangatlah diperlukan karena objek wisata ini sebagai salah satu objek peninggalan
budaya yang digambarkan sebagai relief-relief sangat penting
penjelasannya bagi wisatawan. Sebab kalau hanya dilihat saja wisatawan tidak akan mengerti dan memahami cerita dari relief-relief tersebut. Masyarakat sekitar Candi Sukuh pun juga bisa menjadi guide apabila mau mengikuti kepelatihan guide yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar.
h. Asuransi / Ticket
Setiap akan memasuki suatu objek wisata pengunjung diwajibkan untuk membeli ticket karena selain untuk dana pembangunan juga untuk
mengasuransikan wisatawan yang berkunjung, guna menambah
kenyamanan.
i. Pelayanan Jasa
Tidak kalah pentingnya dalam pengembangan suatu objek wisata adalah pelayanan jasa. Pelayanan jasa yang tidak baik dan ramah sangat diperlukan karena akan membuat kesan yang baik dan puas dari wisatawan dan pelayanan tersebut tidak boleh dibeda-bedakan antara wisatawan domestik maupun mancanegara.
commit to user
Selain pengembangan objek wisata dengan kegiatan-kegiatan pariwisata, juga terdapat kendala yang harus dihadapi dalam pengembangan objek wisata Candi Sukuh. Kendala yang harus dihadapi adalah pemasaran pariwisata yaitu cara mempromosikan objek wisata Candi Sukuh. Sasaran utama pemasaran pariwisata adalah meningkatkan sebanyak mungkin kunjungan wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk mencapai sasaran tersebut, unsur pariwisata baik pemerintah, swasta maupun masyarakat bisa menggunakan pendekatan langsung kepada calon wisatawan melalui surat kabar, radio, televisi, iklan, pameran dan lain sebagainya.
Pemasaran pariwisata yang ditempuh lewat kantor promosi perwakilan wisata di luar negeri menuntut kantor tersebut untuk melakukan tugasnya secara profesional misal dalam jumpa pers atau selebaran-selebaran yang berisi informasi dan berita menarik mengenai pariwisata di negaranya dalam hal ini adalah objek wisata Candi Sukuh (Salah Wahab, 1989 : 176).
Pemasaran pariwisata yang paling efektif adalah “membuat puas” setiap wisatawan yang datang sehingga wisatawan yang pernah datang akan menjadi “iklan hidup” bagi calon wisatawan (Rijanto, 1986 : 15).
Cara pemasaran objek wisata Candi Sukuh harus berbeda dengan pemasaran objek wisata yang lainnya, karena Candi Sukuh saat ini belum cukup dikenal masyarakat luas sehingga pemasaran lewat berbagai media harus dilakukan.
commit to user
kegiatan pemasaran tidak bertindak/melakukan tindakan apapun berarti maut, dan betapapun kecilnya upaya pemasaran, itu lebih baik daripada tidak ada sama sekali upaya pemasaran yang dilakukan (Salah Wahab, 1989 : 251).