• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Birokrasi

Dalam dokumen T E S I S. Oleh NELLY FITRIANI /IKM (Halaman 157-0)

BAB 5. PEMBAHASAN

5.1. Analisis Kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Sulaiman

5.1.4. Struktur Birokrasi

Struktur birokrasi atau organisasi dalam penelitian ini terkait dengan penyelenggara JKN di rumah sakit. Hasil pembahasan secara rinci sebagai berikut:

a. Tim Penyelenggara Program JKN

Hasil penelitian menunjukkan sebelum Januari 2014, tim penyelenggara JKN sudah direncanakan dibentuk. Sejak Pebruari 2014 tim ini sudah bekerja memberikan informasi atas masalah apa saja yang ditemui dalam implementasi program JKN.

Secara organisasi tim ini dibentuk untuk mengatasi permasalahan implementasi program JKN rumah sakit. Tim ini diberikan kesempatan mengikuti pelatihan dan

seminar tentang program JKN dan sudah berupaya semaksimal mungkin mengatasi masalah yang ditemui dalam program JKN.

b. Mekanisme Pendelegasian Kewenangan dalam Organisasi

Hasil penelitian menunjukkan setelah terbentuk tim JKN sudah pasti ada pendelegasian wewenang kepada masing-masing individu, namun persepsi diantara petugas kesehatan belum sama atas program JKN ini, sehingga ada yang memiliki persepsi pasien JKN adalah urusan tim JKN dalam implementasi program JKN.

Tupoksi setiap petugas kesehatan tidak memandang asal pasien datang dari mana, pasien JKN juga membayar jasa pelayanan kepada rumah sakit. Hal ini memberikan gambaran bahwa secara individu tim ini belum begitu kompak dan belum sepenuhnya memahami Tupoksi.

c. Kendala yang Dihadapi dalam Penyelenggaraan Program JKN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi adalah tenaga medis masih kurang disiplin, yaitu lamanya kehadiran dokter. Begitu juga tenaga perawat yang bermasalah dalam hal komunikasi kepada pasien dan regulasi struktur organisasi penyelenggaraan program JKN di RSUD Sultan Sulaiman belum baku serta belum ada regulasi yang baku mengatur distribusi jasa pelayanan program JKN.

d. SOP Pelayanan Kesehatan Tiap Unit Layanan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOP pelayanan kan sudah baku untuk masing-masing unit pelayanan. SOP kan tidak membedakan asal pasien, namun belum dijalankan sepenuhnya sesuai SOPnya.

e. Kendala dalam Koordinasi antara RSUD Sultan Sulaiman dengan BPJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala dalam koordinasi RSUD dengan BPJS adalah BPJS belum bayar on time (tepat waktu) dan sosialisasi masih kurang serta masih ada pasien yang datang langsung ke rumah sakit tanpa rujukan.

Seharusnya lurah dan kepala lingkungan yang merupakan ujung tombak pemerintah dan lebih dekat dengan masyarakat, ikut menyampaikan program BPJS serta adanya ketidaklengkapan dan kesalahan terhadap dokumen klaim administrasi.

Berdasarkan aspek birokrasi atau organisasi dapat disimpulkan bahwa RSUD Sultan Sulaiman secara organisasi belum sepenuhnya siap dalam implementasi kebijakan program JKN, ada beberapa hal yang harus dibenahi, yaitu pendelegasian wewenang, SOP tiap unit layanan, regulasi pembagian jasa medik, koordinasi rumah sakit dengan BPJS terkait pengklaiman pasien JKN.

Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Sinaga (2014) di RSUD Djasamen Saragih menyimpulkan bahwa berdasarkan perilaku organisasi implementasi kebijakan program JKN ditinjau dari organisasi rumah sakit belum siap (masih pada tahap pengenalan) dalam implementasi kebijakan program JKN.

Berdasarkan 4 (empat) aspek yang diteliti, yaitu (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi), dari ke empat aspek tersebut aspek birokrasi merupakan aspek yang memiliki kontribusi yang paling besar terhadap implementasi kebijakan program JKN.

BAB 6

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. RSUD Sultan Sulaiman belum siap dalam implementasi kebijakan program JKN ditinjau dari aspek komunikasi, yaitu dalam kejelasan penyampaian sosialisasi program JKN dan ketegasan manajemen rumah sakit tentang kedisiplinan petugas kesehatan serta pelaksanaan SOP pelayanan.

2. RSUD Sultan Sulaiman belum siap dalam implementasi kebijakan program JKN ditinjau dari aspek sumber daya, yaitu jumlah tenaga perawat perlu disesuikan dengan kebutuhan, kedisiplinan dokter terhadap jam kerja, pemahaman petugas kesehatan terhadap SOP, pengetahuan tim JKN rumah sakit tentang JKN dan regulasinya, serta mekanisme pengelolaan anggaran

3. RSUD Sultan Sulaiman belum siap dalam implementasi kebijakan program JKN ditinjau dari aspek disposisi, yaitu sikap dokter umum, spesialis, perawat, petugas administrasi, petugas obat dalam memberikan pelayanan kepada pasien JKN.

4. RSUD Sultan Sulaiman belum siap dalam implementasi kebijakan program JKN ditinjau dari aspek birokrasi yaitu; pendelegasian wewenang, SOP tiap unit layanan, regulasi pembagian jasa medik, koordinasi rumah sakit dengan BPJS.

6.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan maka disarankan kepada:

1. Manajemen RSUD Sultan Sulaiman

a. Mengupayakan peningkatan komunikasi secara efektif dalam mensosialisasikan program JKN secara internal kepada petugas kesehatan rumah sakit secara terarah, terprogram dan kontinu melalui pertemuan rutin.

b. Mengupayakan menambah tenaga perawat sesuai kebutuhan dan melengkapi regulasi yang diperlukan secara internal.

c. Mengupayakan penguatan anggaran rumah sakit dalam implementasi program JKN melalui pengusulan anggaran bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.

d. Perlu ketegasan manajemen rumah sakit tentang kedisiplinan petugas kesehatan melalui pendekatan secara persuasif dengan proses sanksi disiplin secara bertahap dan berjenjang melalui teguran lisan sampai dengan tertulis kemudian sanksi ringan, sedang dan berat.

e. Mengupayakan peningkatan pemahaman tentang SOP bagi petugas kesehatan dengan mengikuti pelatihan dan seminar.

140

f. Mengupayakan peningkatan peran aktif Promkes dan tim JKN rumah sakit dalam memberikan sosialisasi tentang JKN kepada pasien yang berobat ke rumah sakit.

g. Mengupayakan koordinasi dalam rangka persiapan BLUD rumah sakit.

2. Tim JKN RSUD Sultan Sulaiman

Meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti seminar dan pelatihan tentang JKN dan berkoordinasi dengan tim BPJS untuk mengatasi hambatan dalam implementasi program JKN.

3. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai

Mengupayakan dukungan terhadap RSUD Sultan Sulaiman sebagai rumah sakit rujukan untuk berkomitmen membantu pengimplementasian program JKN seperti mengupayakan realisasi anggaran tepat waktu, regulasi program JKN rumah sakit, dan sosialisasi program JKN.

DAFTAR PUSTAKA

Adenantera D, Ari N, dan Panji Y Prasetya, 2012. Jamkesmas dan Program Jaminan Kesehatan Daerah: Laporan Pengkajian di 8 Kabupaten/Kota dan 2 Provinsi. Partisipatory Development and Governance dan International Budget Partneship (IBP), Bandung.

Agustino., L, 2008. Dasar-dasar Kebijakan Publik, Penerbit Alphabeta, Bandung Cangara, H, 2010. Pengantar Ilmu Komuniasi. PT. Raja Grafindo, Jakarta.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, 2013. Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka 2013, Medan

Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, 2013. Profil Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2012, Sei Rampah.

Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara, 2013. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2013, Medan.

Gatot. Soetotno, 2006. Program Penyusunan Panduan Jasa Medik. Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta

Gatot. S, Dien K, 2013. Metode Membayar Dokter Layanan Primer dalam Era JKN.

Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta

Gibson, J.L., John M. Ivancevich, James H. Donnelly Jr., and Robert Konopaske 2003. Organization : Behavior, Structure, and Processes, 11th Ed., New York: McGraw-Hill.

Hendrartini J. 2007. Alternatif Mekanisme Pembayaran Provider dalam Asuransi Kesehatan.http://www.desentralisasikesehatan.net/id/doc/, diakses tanggal 21 Februari 2014

Heryana, Ade. SDM Kesehatan Belum Siap Menjalankan JKN. Tersedia di htpp://www.kompasiana.com, diakses tgl 31 October 2014

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2004. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Republik Indonesia, Jakarta

________,2009. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.Republik Indonesia, Jakarta.

________,2010. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2010 tentang Kesehatan.Republik Indonesia, Jakarta.

________,2010. Peraturan Presiden No 12 Tahun 2013. Jaminan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI, 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 340/Menkes/Per/III/2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

_________,2011. Data dan Informasi. Pusat Data danInformasi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

_________,2013a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 69 Tahun 2013 tentang tarif Pelayanan Kesehatan program JKN,.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

_________,2013b. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor. 71 Tahun 2013 tentang tarif Pelayanan Kesehatan Pada JKN,.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

_________,2013c. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor. 326/Menkes/SK/IX/2023 tentang tarif Penyiapan Kegiatan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

_________,2013d. Buku Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. 2013. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta

143

_________,2014.Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tersedia disitus

www.ppjk.depkes.go.id/index.php?...sosialisasi-jaminan-kesehatan-nasional, diakses 21 Januari 2014.Kementerian Kesehatan RI, Jakarta

_________,2014. Panduan Praktis Administrasi Klaim Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI, tersedia di http://www.bpjs-kesehatan.go.id, diakses tanggal 03 Maret 2014.

Khariza.H.A, 2014. Studi Deskriptif tentang Faktor Faktor yang dapat Mempenggaruhi Program JKN di RSJ Menur Surabaya . Tesis S2, IKM, UNAIR , Surabaya

Moelong, L., 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Muhlis.H.A, Haselman, dan Hamsinah, 2012. Administrasi , Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Daerah Di Kabupaten Sinjai. Jurnal penelitian Fakultas Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin, Makasar, tersedia di http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/4634b5317e024865cb07df8d49a6f2ea.

pdf, diakses pada 28 Maret 2014.

Mulyadi. M, 2014. Sosialisasi Ketentuan Jaminan Sosial 2014. Info Singkat Kesejahteraan Sosial Volume VI, No.02/P3DI/Januari 2014. Pusat Pengkajian, Pengolahan Data dan Informasi (P3DI) Sekretariat Jenderal DPR RI, Jakarta

Nawawi, Islail, 2006. Public Policy: Analisis, Strategi, Advokasi, Teori dan Praktek.

PMN, Surabaya

Notoatmodjo, S, 2012. Pengantar Pendidikan dan Ilmu Perilaku Kesehatan, Edisi Revisi 2012. Rineka Cipta, Jakarta.

Nugroho R, 2006. Kebijakan Publik untuk Negara-negara Berkembang, Penerbit PT Elex Media Komputido Kelompok Gramedia, Jakarta

Simanullang, S.M, 2014. Analisis Perencanaan Kebutuhan Obat Dalam Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Medan. Tesis. PS S2 IKM, FKM USU, Medan.

Sinaga, E.K, 2014. Analisis Kesiapan Rumah Sakit Dalam Implementasi Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Berdasarkan Perilaku Organisasi Di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar. Tesis. S2 IKM, FKM USU, Medan.

Suharto, E., 2008. Analisis Kebijakan Publik. Bandung. Alfabeta

Suharto, dan Retnoningsih. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang. Widya Karya.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Administrasi. Bandung. Alfabeta

Solly, M.L. 2007. Kebijakan Publik. Bandung. Penerbit CV. Mandala Maju.

Winarto, B., 2012. Kebijakan Publik Edisi dan Revisi Terbaru. Yogyakarta. CAPS Yuningsih, R., 2013. Info Singkat:Permasalahan dalam persiapan pelaksanaan

Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: P3DI Setjen DPR RI, Jakarta.

Lampiran 1. Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM

ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN SULAIMAN DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN

KESEHATAN NASIONAL DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

TAHUN 2014 Nomor Informan : _______

Nama Informan : ___________________________________________

Umur Informan : ___________________________________________

Pendidikan Informan : ___________________________________________

Masa Kerja Informan : ___________________________________________

Unit Tugas di Rumah Sakit : ___________________________________________

Jabatan dalam Struktur Organisasi Rumah Sakit : _____________________________

Jabatan dalam Struktur Organisasi Penyelengaraan Program JKN :

: ___________________________________________

A. Komunikasi

1. Bagaimana mekanisme yang dilakukan manajemen rumah sakit dalam mensosialisasikan kebijakan program JKN dilingkungan RSUD Sultan Sulaiman ini?

2. Media apa saja yang digunakan untuk memberikan informasi tentang program JKN?

3. Kepada siapa saja informasi tentang program JKN ini di sampaikan?

4. Apa saja isi (content) dari informasi kebijakan program JKN yang disosialisasikan?

5. Bagaimana evaluasi yang dilakukan terhadap informasi tentang program JKN di RSUD Sultan Sulaiman

Informan

1. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan 2. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan

146

B. Sumber Daya

1. Bagaimana ketersediaan tenaga dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

2. Bagaimana ketersediaan tenaga keperawatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

3. Bagaimana ketersediaan tenaga kebidanan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

4. Bagaimana ketersediaan tenaga penunjang medik dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

5. Apakah sudah dilakukan pendidikan dan pelatihan pengelola program JKN?

a. Jika ada, kapan dilakukan b. Jika tidak, kenapa?

6. Bagaimana ketersediaan fasilitas kesehatan untuk penegakan diagnosa penyakit bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman

7. Bagaimana pengadaan obat, ketersediaan obat dan bahan habis pakai dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

8. Bagaimana mekanisme pengelolaan obat dan bahan habis pakai dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi peserta JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

9. Bagaimana mekanisme pengelolaan pembiayaan untuk program JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

a. Darimana sumber anggaran untuk program JKN di RSUD Sultan Sulaiman

b. Apa saja kendala yang dihadapi dalam pengelolaan anggaran program JKN di RSUD Sultan Sulaiman?

c. Bagaimana sistem pemberian jasa medis bagi pemberi pelayanan kesehatan dalam program JKN di RSUD Sultan Sulaiman

10. Apa dasar rujukan penetapan tarif pelayanan bagi peserta program JKN di RSUD Sultan Sulaiman

Informan

1. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan 2. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan 3. Kabag Tata Usaha

C. Disposisi

1. Bagaimana pendapat bapak/ibu tentang sikap dokter spesialis dalam memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman

2. Bagaimana pendapat bapak/ibu tentang sikap dokter umum dalam memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman

3. Bagaimana pendapat bapak/ibu tentang sikap perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman

4. Bagaimana pendapat bapak/ibu tentang sikap petugas administrasi dalam memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman

5. Bagaimana pendapat bapak/ibu tentang sikap petugas apotik dalam memberikan pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Sulaiman

Informan : Pasien Rawat Inap (Kelas IIII) dan Pasien Rawat Jalan

6. Bagaimana pandangan bapak/ibu tentang kondisi objektif sikap petugas kesehatan yang ada di RSUD Sultan Sulaiman dalam memberikan pelayanan kepada pasien peserta program JKN?

Informan:

1. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan 2. Ketua Komite Medik

D. Struktur Organisasi

1. Apakah di RSUD Sultan Sulaiman sudah ada tim penyelenggara (organisasi pengelola) program JKN?

2. Bagaimana mekanisme pendelegasian kewenangan masing-masing individu dalam organisasi pengelola program JKN?

3. Apa saja kendala yang dihadapi dalam pengorganisasian penyelenggaraan program JKN?

4. Bagaimana SOP pelayanan kesehatan tiap unit layanan di RSUD Sultan Sulaiman?

5. Apa saja kendala dalam koordinasi antara RSUD Sultan Sulaiman dengan BPJS ?

Informan

1. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan 2. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan 3. Kabag Tata Usaha

Dalam dokumen T E S I S. Oleh NELLY FITRIANI /IKM (Halaman 157-0)

Dokumen terkait