• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Organisasi

Dalam dokumen AUDIT INTERNAL SARANA DAN PRASARANA (Halaman 44-0)

BAB IV GAMBARAN PERUSAHAAN

B. Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah suatu sistem yang digunakan untuk mendefinisikan suatu hirarki dalam suatu organisasi. Ini mengidentifikasi setiap pekerjaan, fungsinya dan ke mana ia melapor ke dalam organisasi.

Struktur ini dikembangkan untuk menetapkan bagaimana bisnis beroperasi dan membantu usaha dalam mencapai tujuannya untuk memungkinkan

pertumbuhan di masa depan. Struktur diilustrasikan menggunakan bagan organisasi. Struktur organisasi juga menentukan bagaimana informasi mengalir antar level dalam perusahaan. Misalnya, dalam struktur terpusat, keputusan mengalir dari atas ke bawah, sedangkan dalam struktur desentralisasi, kekuatan pengambilan keputusan didistribusikan di antara berbagai tingkatan organisasi.

Memiliki struktur organisasi memungkinkan perusahaan untuk tetap efisien dan fokus.

Bisnis membutuhkan struktur untuk tumbuh dan menguntungkan, jika tidak, Anda akan membuat orang-orang menarik ke segala arah yang berbeda.

Perencanaan struktur memastikan ada cukup sumber daya manusia dengan keterampilan yang tepat untuk mencapai tujuan perusahaan, dan memastikan bahwa tanggung jawab ditetapkan dengan jelas.

Pada Gambar 2 dibawah ini merupakan struktur organisasi CV Sinar Albasia Utama, dengan kekuasaan tertinggi dipegang oleh direktur yaitu Bapak Sutono selaku pemilik perusahaan yang membawahi general manager yaitu Bapak Hery Yuliansyah. CV Sinar Albasia Utama ini memiliki tiga bidang pekerjaan yaitu bagian sumber daya manusia, umum, logistik dan administrasi produksi, bagian produksi, dan bagian pemasaran dan keuangan. Masing-masing bidang dijabat oleh satu orang yang bertanggung jawab atas pekerjaannya dan membawahi kepada divisi.

Sumber : Data Perusahaan

Gambar 2: Struktur Organisasi CV Sinar Albasia Utama

KA. DIV PRODUKSI BARECORE

KA. SIE KEUANGAN DAN GUDANG

HERMI YULIA

KA. SIE FGS LILIK SUSANTO

Tabel 1 : Daftar Mesin Produksi

Sumber : Data Perusahaan

Jenis Mesin Keterangan

Double planner Produksi barecore

Gangrip Produksi barecore

Bandsaw Mengolah kayu bulat menjadi balken (bahan barecore) Single Planner Produksi barecore

Jumping cross cut Produksi barecore

Finger Joint Produksi barecore

Crosscut Produksi barecore

Radial Arm Saw Produksi barecore

Press Produksi barecore

Glue Spreader Produksi Blockboard & plywood Glue Mixer Produksi Blockboard & plywood Hot Press Produksi Blockboard & plywood Cold Press Produksi Blockboard & plywood Automatic Trim saw Produksi Blockboard & plywood Turn Over Mesin Produksi Blockboard & plywood Lifter Table Produksi Blockboard & plywood Dry Machine Produksi Blockboard & plywood

Sander Produksi Blockboard & plywood

4 feet high speed veener peeling Mesin (Veener Speandles)

Mengolah kayu bulat menjadi veneer (bahan plywood

& Blockboard)

BAB V

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

A. Melaksanakan Survei Pendahuluan

Pada tahap ini, dilakukan observasi dan wawancara dengan Auaditee dengan menjelasakan sasaran dan cakupan audit. Peneliti juga menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan audit, akan melakukan diskusi dengan staff dan karyawan untuk menjadi narasumber selama audit berlangsung. Pada tahap ini, didapatkan informasi mengenai gambaran umum perusahaan, struktur organisasi, jenis jenis mesin yang digunakan untuk produksi kayu lapis serta beberapa informasi mendasar lainnya.

Pada tahap ini juga diperoleh informasi mengenai sarana sarana apa saja yang dimiliki oleh CV. Sinar Albasia Utama, berikut merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh CV. Sinar Albasia Utama :

1. Sarana

a. Peralatan Mesin Produksi

Peralatan mesin produksi yang dimiiliki CV. Sinar Albasia Utama sangatlah beragam, dimulai dari berbagai macam kunci, obeng, tang,katrol dan banyak lagi yang digunakan untuk maintenance mesin produksi. CV. Sinar Albasia Utama sangat memperhatikan kondisi peralatan mesin produksi dimana selalu mengontrol penggunaan dan kondisi peralatan dan melakukan pembaharuan peralatan bila terjadi kerusakan atau kehilangan. Hal seperti ini sangat baik karena dapat

mengurangi resiko kerusakan mesin produksi dan juga mengurangi kecelakaan kerja.

b. Mesin Produksi

Mesin produksi yang dimiliki CV. Sinar Albasia Utama sangatlah beragam dengan berbagai fungsi yang berbeda beda sesuai jalur pengerjaan. Adapaun mesin produksi yang dimiliki adalah Mesin Rotary, Mesin Cold Press, Mesin, Mesin Glue Spinner, Mesin Debarker, Mesin Hot Press, Mesin Sanding Kalibrasi, Mesin Seizing/Double Saw. Mesin – mesin tersebut memerlukan perawatan yang extra mengingat tingkat produksi yang sangat banyak sehingga dapat mengurangi resiko kerusakan mesin produksi. Maka sangat diperlukan SOP untuk mengoperasikan setiap mesin produksi dengan benar supaya menghindari resiko kecelakaan kerja dan kerusakan yang akan menghambat proses produksi, mengingat harga dari setiap mesin yang sangat mahal. Diketahui juga bahwa CV Sinar Albasia Utama tidak memiliki inspeksi sebelum mesin dan peralatn produksi digunakan yang mengakibatkan menyimpangan SOP oleh operator mesin produksi maupun peralatan produksi.

2. Prasarana a. Kantor

Kantor yang dimiliki oleh CV. Sinar Albasia Utama adalah tempat dimana terjadinya proses manajemen dan administrasi terjadi, dimana pada kantor di CV. Sinar Albasia Utama masih berada pada

komplek produksi. Kondisi kantor yang berdekatan dengan tempat produksi bisa jadi akan mengurangi kenyamanan untuk melakukan pekerjaan kantor karena polusi suara yang dihasilkan oleh proses produksi. CV Sinar Albasia Utama tidak memiliki SOP untuk kantor sehingga tidak terdapat standar untuk perawatan kondisi Gedung kantor.

b. Gudang

Gudang pada CV Sinar Albasia Utama terbagi menjadi dua bagian dimana Gudang untuk bahan baku produksi dan juga produk jadi dari barecore, plywood, dan blockboard. Kedua kondisi gudang ini memiliki kondisi yang berbeda dimana gudang untuk penyimpanan bahan baku memiliki kondisi yang kurang baik, sedangkan untuk gudang penyimpanan produk hasil olahan memiliki kondisi yang baik.

Hal ini dikarenakan CV Sinar Albasia Utama tidak memiliki SOP untuk gudang sehingga terjadi perbedaan standar gudang dan bahkan kondisi gudang.

B. Merencanakan Audit

CV. Sinar Albasia Utama adalah perusahaan yang telah tersertifikasi ISO 9001 sehingga memiliki SOP dalam sarana dan prasarana terutama dalam pengoperasian mesin – mesin produksi dan dalam hal maintenance mesin produksi. Dalam Menyusun program audit, penulis mengambil pertanyaan dari SOP yang ada di perusahaan dengan disesuaikan dari berbagai sumber yaitu

Bhayangkara (2016), Woods (2007), Waworuntu (1994), dan Moekijat (1978), Pertanyaan- pertanyaan dari berbagai sumber dikombinasikan dan di sesuaikan dengan SOP perusahaan.

Program Audit yang disusun dari berbagai sumber ini sudah sesuai dengan SOP serta check list yang berisi program kerja audit. Penyiapan sejumlah pertanyaan untuk keperluan wawancara dan program audit berupa check list ini sebagai alat melakukan audit nantinya.

C. Melaksanakan Audit

Dalam melaksanakan audit CV. Sinar Albasia Utama memiliki SOP sarana prasarana secara tertulis yang dibuat oleh manajemen CV. Sinar Albasia Utama maka penulis menyesuaikannya dengan berbagai sumber untuk Menyusun Check list yaitu Bayangkara (2006) dan Woods (2007).

Berikut ini adalah hasil audit internal sarana dan prasarana dan check list dimulai dengan mesin produksi yang terdiri dari Mesin Rotary, Mesin Cold Press, Mesin, Mesin Glue Spinner, Mesin Debarker, Mesin Hot Press, Mesin Sanding Kalibrasi, Mesin Seizing/Double Saw, peralatan produksi, perabotan dan peralatan kantor, teknologi perkantoran, Gudang, dan kantor. Check list ini diisi oleh peneliti sendiri berdasarkan dari keadaan sesungguhnya Ketika peneliti melakukan observasi dan berdasarkan wawancara kepada manajer maupun operator mesin.

Tabel 2 : Audit Mesin Produksi

Pertanyaan Mesin

Debarker Apakah terdapat prosedur

penggunaan mesin? _ _ 5

Apakah penggunaan semua jenis mesin produksi dilakukan sesuai prosedur?

7

Apakah setiap mesin dilakukan

pengecekan sebelum digunakan? _ _ 5

Apakah mesin disimpan pada

tempat yang ditentukan? _ 6

Apakah setiap mesin dilakukan

perawatan? 7

Adakah instruksi tertulis untuk

pemeliharaan mesin produksi? _ _ _ _ _ _ _ 0

Apakah setiap mesin memiliki

jadwal perawatan? 7

Apakah dilakukan perbaikan pada mesin yang rusak secara tepat waktu?

7

Apakah mesin diinspeksi sebelum

digunakan? _ _ _ _ _ _ _ 0

Dari hasil audit mesin produksi diatas ditemukan adanya penyimpangan yang sangat beresiko dimana dari ketujuh mesin produksi yang diaudit tidak ada sama sekali inspeksi sebelum mesin digunakan, sehingga hal tersebut memicu adanya penyimpangan di beberapa mesin produksi seperti pada mesin hot press dan mesin glue spinner, dimana pada kedua mesin ini tidak terdapat prosedur penggunaan mesin sehingga hal tersebut menambah resiko untuk terjadinya kelalaian dan kesalahan pengoperasian mesin yang bisa saja terjadi hal fatal.

Selain itu juga terdapat penyimpangan pada mesin rotary dan mesin glue spinner dimana pada saat dilakukan audit, operator mesin tidak melakukan pengecekan pada mesin sebelum digunakan dan saat ditanya kenapa tidak dilakukan pengecekan, operator tersebut menjawab karena berpatokan pada hari sebelumnya dimana mesin baik – baik saja dan tidak terjadi kendala, padahal kerusakan bisa saja terjadi kapanpun sehingga pengecekan ini sangat penting dilakukan sebelum mesin digunakan untuk meminimalisir adanya kerusakan pada mesin produksi.

Penyimpangan juga terjadi pada mesin glue spinner dimana mesin tidak disimpan kembali sesuai SOP yang ada, sehingga hal ini sangat beresiko terhadap daya tahan mesin dimana setiap mesin yang digunakan harus disimpan, dibersihkan sehingga tidak terdapat kotoran saat mesin sudah selesai digunakan karena mesin mesin yang ada sensitive terhadap kotoran, contoh untuk mesin seizing dimana mata pisau harus selalu bersih agar saat untuk memotong tetap tajam.

Dari penyimpangan yang terjadi pada mesin produksi di CV Sinar Albasia Utama ini dikarenakan tidak adanya inspeksi sebelum mesin digunakan, bahkan untuk inspeksi terhadap penggunaan mesin sangatlah jarang dilakukan oleh pihak manajemen sehingga beresiko terhadap kualitaas mesin produksi. Untuk dapat memaksimalkan mesin - mesin produksi ini perusahaan perlu melakukan control pada para operator mesin tersebut agar tidak terjadi kelalaian pada SOP perusahaan.

Tabel 3 : Audit Peralatan dan Perabotan Kantor Nama Perusahaan: CV Sinar

Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Peralatan dan Perabotan Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

perawatan khusus untuk perabotan kantor?

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Peralatan dan Perabotan Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan request kepada bagian rumah ditata dengan rapi?

9. Apakah perlengkapan kantor ditata dengan rapi dan disimpan pada tempatnya?

Diaudit Oleh:

Edgar Dhanuastra Kasita

Jumlah Jawaban

% Jawaban Ya (Index Check

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Peralatan dan Perabotan Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

Tanggal: 02 Juli 2021

Ya Tidak List) :

7 2

Sumber : Data Primer Juli 2021

Berdasarkan proses audit yang dilaukan atas, perbotan dan perlengkapan kantor di atas, diperoleh pertanyaan yang jawaban “Tidak”

berjumlah tiga dan diperoleh pertanyaan yang jawaban “Ya” berjumlah enam.

Tiga pertanyaan yang jawaban “Tidak” ini merupakan penyimpangan yang ada pada perusahaan.

Pertanyaan yang dijawab “Tidak” ini sangat beresiko untuk keadaan perabotan dan perlengkapan kantor karena tidak adanya pemeliharaan terhadap perabotan kantor, saat melakukan audit, auditor bertanya kepada HRD perusahaan kenapa tidak ada pemeliharaan perabotan kantor, mereka menjawab karena kalau perabotan digunakan, dan disimpan dengan baik maka akan bertahan lebih lama, dan mereka pun akan mengganti perabotan yang sudah rusak jadi tidak memerlukan pemeliharaan. Padahal pemeliharaan ini sangat penting supaya perabotan tidak cepat rusak. Di CV Sinar Albasia Utama juga tidak memiliki prosedur untuk mendapatkan perlengkapan kantor, setiap karyawan atau staff yang memerlukan perlengkapan kantor hanya perlu meminta by request kepada bagian rumah tangga perusahaan. Sebenarnya prosedur untuk mendapatkan perlengkapan kantor ini sangat penting karena akan meminimalisir dalam penyalahgunaan perlengkapan kantor, sehingga

setiap mengeluarkan perlengkapan kantor dapat dipertanggung jawabkan penggunaannya. Karena jika tidak ada maka karyawan maupun staff bisa dengan mudah menyalahgunakan perlengkapan kantor untuk kepentingan pribadi.

Pada CV Sinar Albasia Utama setiap perabotan dan pelengkapan kantor ditata dengan rapih dan disimpan dengan benar sehingga umur perabotan bisa lebih lama dan perlengkapan kantor dapat dengan mudah didata. Perabotan dan perlengkapan kantor pun cukup memadai untuk kegiatan manajemen dan administrasi.

Tabel 4 : Audit Teknologi Kantor Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Teknologi Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

1. Apakah teknologi

perkantoran memadai?

2. Adakah instruksi tertulis penggunaan setiap teknologi perkantoran?

√ Pihak

manajemen tidak

mementingkan instruksi tertulis karena

menganggap karyawannya sudah bisa mengoperasika n teknologi

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Teknologi Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

kantor.

3. Apakah setiap teknologi perkantoran dilakukan perawatan?

√ Pihak

manajemen tidak

memberikan Tindakan tegas terkait

perawatan teknologi

kantor, dimana setiap teknologi kantor

merupakan tanggung jawab staff kantor kantor memiliki jadwal perawatan?

√ Tidak ada

jadwal perawatan, teknologi kantor akan dilakukan perawatan atau pengecekan

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Teknologi Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan untuk perawatan setiap teknologi perkantoran?

√ Teknologi perkantoran merupakan tanggung jawab setiap staff yang menggunakan.

6. Apakah setiap teknologi perkantoran berada sesuai dengan tata letaknya?

7. Apakah keamanan

teknologi perkantoran terjamin?

Diaudit Oleh:

Edgar Dhanuastra Kasita

Tanggal: 02 Juli 2021

Jumlah Sumber : Data Primer Juli 2021

Berdasarkan proses audit yang dilaukan atas teknologi perkantoran diatas, diperoleh pertanyaan yang jawaban “Tidak”

berjumlah empat dan diperoleh pertanyaan dengan jawaban “Ya”

berjumlah tiga. Empat perpertanyaan yang jawaban “Tidak” ini

meupakan penyimpangan yang ada pada perusahaan.

Pertanyaan yang dijawab “Tidak” ini beresiko rusaknya teknologi kantor jika digunakan tanpa mengikuti aturan penggunaan dan tidak dapat bertahan lama jika tidak dilakukan perawatan berdasarkan instruksi dan jadwal perawatannya. Dengan tidak adanya perawatan dan jadwal perawatan merupakan resiko tinggi yang akan dihadapi perusahaan dan jika sudah terlanjur rusak maka bisa menghambat kegiatan kantor hingga tidak berjalan.

CV Sinar Albasia Utama memiliki teknologi perkantoran yang memadai seperti printer, mesin fotocopy, wifi, facsimile, scanner, telpon kantor, laptop dan computer kantor. Pihak manajemen tidak terlalu mementingkan intruksi tertulis karena menganggap para staff bisa mengoperasikan teknologi-teknologi tersebut dengan baik.

Tabel 5 : Audit Peralatan Produksi

Pertanyaan Operator 1 Operator 2 Operator 3 Operator 4 Operator 5 Operator 6 Operator 7 Jumlah Apakah semua peralatan produksi

yang digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna?

7

Apakah setiap peralatan produksi dibersihkan setelah digunakan?

7

Apakah setiap peralatan produksi dilakukan pengecekan sebelum digunakan?

_ _ _ 5

Apakah mesin disimpan pada

tempat yang ditentukan? _ _ 5

Apakah tersedia prosedur tertulis

setiap penggunaan peralatan? _ 6

Adakah instruksi tertulis untuk

perawatan peralatan? _ _ _ _ _ _ _ 0

Apakah setiap peralatan memiliki

jadwal perawatan? 7

Apakah setiap peralatan memiliki

jumlah yang memadai? 7

Apakah peralatan diinspeksi

sebelum digunakan? _ _ _ _ _ _ _ 0

Keterangan : 1. Checklist lengkap berada di lampiran

3. Instruksi tertulis perawatan peralatan bukan merupakan tanggung jawab operator

Berdasarkan proses audit yang dilakukan atas peralatan produksi di atas, diperoleh beberapa jawaban “Tidak” dimana merupakan penyimpangan dari SOP peralatan produksi.

Pertanyaan dengan jawaban “Tidak” ini dapat beresiko kepada rusaknya peralatan produksi karena penggunaan peralatan yang tidak sesuai karena tidak adanya inspeksi sebelum peralatan digunakan dapat memicu penyimpangan di berbagai aspek, seperti di beberapa operator tidak melakukan pengecekan terhadap peralatan sebelum menggunakannya, selain itu juga beberapa operator tidak menyimpan peralatan produksi di tempatnya semula, hanya meletakannya didekat mesin produksi dengan alasan agar lebih dekat jika ingin menggunakannya esok hari. Hal – hal seperti ini sangat beresiko maka sangat penting inspeksi oleh supervisor atau kepala produksi sebelum peralatan digunakan.

Semua peralatan produksi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan produksi. Setiap peralatan juga dibersihkan setelah digunakan walaupun ada beberapa operator yang tidak melakukannya, pengecekan juga dilakukan sebelum digunakan juga setelah selesai digunakan peralatan produksi disimpan kembali ditempat yang telah ditentukan. Pihak menajemen tidak membuat prosedur tertulis setiap penggunaan peralatan produksi karena menganggap peralatan produksi yang digunakan sangat mudah dipelajari dengan lisan pun bisa, sehingga tidak dibuatlah prosedur pengoperasian peralatan produksi.

Selain itu semua operator juga telah memahami cara perawatan setiap peralatan produksi, perawatan peralatan pun dilakukan setiap setelah peralatan tersebut digunakan. Jumlah peralatan yang ada pun sangat memadai karena perusahaan memiliki cadangan peralatan sehingga apabila terjadi kerusakan bisa menggunakan cadangan peralatan produksi sementara peralatan yang rusak tersebut diberbaiki.

Tabel 6 : Audit Kantor

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan sesuai dengan aliran pekerjaan?

4. Apakah setiap ruangan didalam kantor cukup luas?

√ Hanya

bagian direksi yang luas

5. Apakah memiliki ruang berjalan yang cukup luas?

6. Adakah penerangan

didalam kantor memadai?

7. Apakah dilakukan kantor memiliki system keluar

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

masuk udara yang baik?

8. Apakah keadaan udara didalam kantor baik?

system drainase yang baik?

√ khusus yang bertugas membersihkan kantor?

14 Adakah fasilitas tempat pembuangan sampah di kantor?

15 Apakah jumlah tempat pembuangan sampah memadai?

16 Adakah fasilitas toilet √

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Kantor

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan system keamanan yang baik?

19 Apakah kantor dilengkapi dengan CCTV?

20 Adakah alat pemadam kebakaran didalam kantor?

21 Apakah jumlah alat pemadam kebakaran didalam kantor memadai?

√ Didalam

Edgar Dhanuastra Kasita

Tanggal: 02 Juli 2021

Jumlah

Sumber : Data Primer Juli 2021

Berdasarkan proses audit yang dilakukan atas kantor diatas, diperoleh pertanyaan dengan jawaban “Tidak” berjumlah dua dan diperoleh pertanyaan

dengan jawaban “Ya” berjumlah Sembilan belas. Dua pertanyaan dengan jawaban “Tidak” merupakan penyimpangan yang ada pada perusahaan.

Pertanyaan dengan jawaban “Tidak” ini bersiko tidak efisiennya pekerjaan kantor, mudahnya staff mengalami stress dan ketidaknyamanan dalam bekerja dan menggunakan fasilitas kantor. Kurang nya alat pemadaman api jika terjadi kebakaran juga sangat beresiko besar bagi perusahaan karena akan membuat pemadaman api menjadi lambat dan akhirnya menimbulkan kerugian perusahaan.

CV Sinar Albasia Utama memiliki bangunan kantor yang baik, kantor yang luas, dan, akses jalan yang cukup luas, penerangan yang baik, sirkulasi udara yang baik, tetapi untuk ukuran setiap ruangan kurang luas melihat dimana seharusnya luas ruangan bisa memberikan kenyamanan untuk beraktivitas didalamnya dimana juga disesuaikan dengan jumlah orang yang ada di ruangan tersebut, dikarenakan pihak manajemen hanya memisahkan ruangan para direksi yang terpisah sedangkan untuk setiap divisi di kantor tersebut lain menjadi satu dalam satu ruangan dan itu cukup sempit melihat banyaknya staff yang ada di ruangan tersebut juga perabotan yang ada. Kantor di perusahaan ini tidak terbebas dari polusi suara karena lokasi kantor berdekatan dengan lokasi produksi. Sistem drainase dan sirkulasi udara yang baik karena memang kantor di CV Sinar Albasia Utama besar. Kebersihan di kantor juga termasuk baik karena dibersihkan sebelum dan setelah kegiatan kantor selesai. Keamanan di kantor ini juga baik karena memiliki CCTV disetiap sudut dan adanya satpam untuk berjaga.

Tabel 7 : Audit Gudang Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Gudang

NO. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

1. Apakah kondisi Gudang secara umum baik?

penerangan di dalam Gudang memadai?

4. Apakah Gudang memiliki system drainase yang baik? apabila terlihat

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Gudang

NO. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

kotor 8. Adakah tenaga

kerja yang khusus bertugas membersihkan Gudang?

√ Yang bertugas

membersihakan Gudang adalah staff Gudang setiap periode tertentu?

√ Tidak ada

pengecekan pada periode tertentu hanya jika rusak

Nama Perusahaan: CV Sinar Albasia Utama

Periode Audit: 2021

Program yang Diaudit : Gudang

NO. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan

kebakaran didalam Gudang memadai?

kebakaran hanya 3 unit.

Diaudit Oleh:

Edgar Dhanuastra Kasita

Tanggal: 02 Juli 2021

Jumlah

Sumber : Data Primer Juli 2021

Berdasarkan proses audit yang dilakukan atas Gudang di atas, diperoleh pertanyaan dengan jawaban “Tidak” berjumlah empat dan diperoleh pertanyaan dengan jawaban “Ya” berjumlah Sembilan. Empat pertanyaan dengan jawaban “Tidak” ini merupakan penyimpangan yang ada pada perusahaan.

Pertanyaan yang dijawab “Tidak” ini beresiko terhadapan ketidaknyamanan siapapun yang masuk ke Gudang karena tidak adanya jadwal pembersiham Gudang, Gudang dibersihkan hanya apabila terlihat kotor, padahal Gudang adalah tempat penyimpanan produk yang sudah jadi sebelum dikirim ke pembeli yang bisa saja mempengaruhi kualitas produk. Tidak adanya tenaga kerja yang bertanggung jawab terhadap kebersihan Gudang juga dapat beresiko, mengingat para staff Gudang secara otomatis diberi tanggung jawab membersihkan Gudang padahal pekerjaan mereka sudah terlau padat.

Tidak adanya pengecekan berkala terhadap kondisi Gudang juga beresiko

terhadap umur Gudang. Tidak adanya jumlah pemadam kebakaran yang memadai juga sangat beresiko jika terjadi kebakaran, mengingat barang barang disana mulai dari bahan baku, alat produksi, dan produk yang sudah jadi merupakan barang mudah terbakar, sehingga sangat diperlukan jumlah alat pemadam yang memadai sesuai dengan kondisi Gudang dan luas Gudang.

Kondisi Gudang saat dilakukan audit dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan, tempat yang luas juga sangat memadai karena hasil produksi yang

Kondisi Gudang saat dilakukan audit dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan, tempat yang luas juga sangat memadai karena hasil produksi yang

Dalam dokumen AUDIT INTERNAL SARANA DAN PRASARANA (Halaman 44-0)

Dokumen terkait